[ff Soowon] Married Again! (Part 3)

maried again

Tittle : Married Again (Part 3)

Cast : Soowon

Taeyeon

Yuri

Changmin

Genre : Romance

Rating : G

Lenght : Serries

Happy Read*******

Part 3

###########################

Sooyoung pov:

Aku benar-benar bodoh telah mempercayai pria itu, seseorang yang menyandang status sebagai suamiku tapi nyatanya dia bermain api dengan gadis lain. Aku tidak tahu mengapa perasaan ini muncul, bukankah bagus jika dia berselingkuh tapi rasanya aneh jika aku tidak marah padanya. Bukankah statusku adalah istrinya. Aku tidak tahu apa yang sedang terjadi padaku, hanya saja rasanya sangat sakit aku seperti tertipu oleh pria sepertinya. Choi Siwon mengapa kau lakukan ini padaku?

“Gwechana?” Aku tersenyum samar, Taeyeon terus menggenggam tanganku. Aku benar-benar rapuh. Dia jahat? Atau aku yang terlalu naif?

“Sooyoungie.. gwechanaeyo?” katanya lagi. Aku hanya mengangguk perasaanku sudah cukup tenang sekarang. Aku sangat berterimakasih pada sahabatku walau aku terus merepotkan namun dia masih mau menerimaku di rumahnya.

“Kau tidurlah… jangan terlalu dipikirkan!” Kepalaku begitu sakit, sesakit hatiku saat ini. Taeyeon masih menungguku sampai benar-benar terhenti dari tangis ini, mataku tlah berat rasanya sudah menangisi pria itu seharian.

“Sooyoung, apa tadi kau tidak mendengarnya?” Aku menatap perempuan bertubuh mungil dihadapanku bibirnya terukir senyuman ramah, aku menggeleng tidak tahu maksud dari ucapan yang dikatakannya.

“Emm… Sooyoung, sepertinya aku mengenal perempuan itu”

“Benarkah, memang dia siapa??” Sambil sesegukan aku berusaha menjawabnya. Aku harap aku tidak mengenalnya, kenapa seperti ini?? Aku benci hari ini aku sangat sial.

“Dia… itu kan??” mataku masih memandangnya walau telingaku tak tertarik sedikitpun untuk mendengarkan ucapannya. “Dia…” Taeyeon memang aneh dari tadi ucapannya terus menggantung tak jelas. Aku menunduk tak mau lagi menghiraukan.

“Ah.. sudahlah kau istirahat saja nde?” Dia memapahku kedalam kamarnya. Suaminya leeteuk masih disibukan dengan kegiatan wamilnya hingga dia mengijinkanku menginap disini.

“Tidurlah.. ini sudah malam..”

“Taeng kau harus berjanji padaku, kau tidak boleh memberitahukan ibuku tentang ini”

“Mwo?? Oh.. baiklah.. “ Aku percaya padanya, sudahlah, tubuhku sedang lemah sedang tidak ingin main-main. Kurebahkan tubuh ini dikasurnya. Taeyeon mulai mengelus rambutku. “Tidur.. saja, kau tidak perlu khawatir aku akan merahasiakan ini semua pada ibumu”

“Nde,,, Gomawo” jawabku lirih.

Autor pov:

Siwon memondar-mandirkan jalannya, pria itu terus menatap pintu rumahnya berharap seseorang yang diharapkan itu dapat segera pulang, namun nihil Sooyoung istrinya tak kunjung menunjukan batang hidungnya. Hati pria itu mulai gelisah menyesal tlah datang ketempat itu menuruti keinginan seseorang yang pernah singgah dihatinya.

“Dimana kau sekarang Soo-ah” desahnya sedikit kesal. Ditiliknya jam dinding rumahnya dengan gusar. “Sulit sekali membuatmu mengerti, kau sudah salah sangka” katanya lagi.

Sooyoung dan Taeyeon tidur berbarengan. Mata Taeyeon perlahan terbuka setelah dengan terpaksa mendengar bisingnya suara alarm dikamarnya, diperhatikan Sooyoung yang masih tertidur dengan senyum simpul. Langkahnya terhenti saat akan membuka kamar begitu tahu suara Sooyoung yang merancau dalam tidur. “aku benci kau..”

+++++

“Kau sudah baikan bukan??” Sooyoung mengangguk dan kembali bersemangat mengajar. Taeyeon melihatnya dengan perasaan lega. Walau sedikit takut namun perempuan bermarga Kim yang berpangkat kepala sekolah itu menelpon seseorang.

“Gomawo… Tae-ah aku akan kesana”

Siwon melangkah dengan semangat kesekolah tempat Sooyoung mengajar. Bibirnya tersenyum mendapati Sooyoung mulai berubah. Perempuan itu tengah mengajarkan anak didiknya bernyanyi membuat Siwon tersenyum puas, diperhatikannya dengan raut bahagia perempuan bertubuh tinggi itu.

“Oooh… Kau sudah datang?” Tanya Taeyeon begitu melihat Siwon yang sudah berada tepan didepan kelas Sooyoung mengajar, satu hal yang menggambarkan perasaannya hari ini, rindu.

Sooyoung tidak mengetahui keberadaan Siwon berasal, ia justru fokus berkeliling kelas membantu siswa-siswanya yang kesulitan menerima tugas darinya, berhitung.

“Lihatlah istrimu… dia jadi berubah sejak kejadian itu..” Siwon termenung, tidak tahu harus bagaimana. Ia memang salah tlah mengecewakan istrinya. Taeyeon mengajak pria itu keruang kerjanya.

“Sooyoung sering menangis akhir-akhir ini, aku tidak tahu harus bagaimana,… seperti yang kau suruh, aku memberinya fasilitas rumahku padanya tapi kau tahu dia menolaknya, dia bilang dia ingin belajar mandiri.. aku seperti melihat sosok yang berbeda darinya”

“Tae-ah… terimakasih sudah menjaganya, aku memang jahat” Ucap Siwon dengan lirih disertai perasaan campur aduk. Kini pria itu hanya bisa pasrah berharap Sooyoung mau menerima penjelasannya. Keduanya terdiam memikirkan hal yang sama suasana hening menyelimuti mereka.

“Taeng, aku pulang ya… kau tenang saja aku pergi kerumah Eommonim dan kau-“ Langkah dan ucapan perempuan itu terhenti seketika melihat pria yang duduk dihadapan Taeyeon. Siwon berbalik, wajahnya menoleh kearah Sooyoung yang sekarang hanya bisa terdiam. Wajah cerianya mendadak hilang perempuan itu menatap benci pria itu.

“Taeng, malam ini aku menginap dirumah orangtuaku kau tidak perlu cemas”

“Ooh… nde” Dengan ragu Taeyeon tersenyum, ditatapnya siwon secara perlahan menyuruhnya untuk bertindak.

“tapi kau harus ikut aku-” Belum sempat Siwon bicara perempuan itu sudah berlari pergi.

“Aku naik taxi”

“Haah? Yah, hati-hati..” Taeyeon menggaruk kepalanya, dia pusing dengan suama yang dihadapinya. Permasalahan rumah tangga yang seharusnya tidak aku tahu, seharusnya mereka tahu dan bisa menyelesaikan dengan kepala dingin.

“Kenapa diam saja, susul istrimu…” Sungutnya, Siwon mengangguk dan berlari mengikuti Sooyoung pergi.

+++++++

“Sooyoung kau datang? Apa kabarmu?” Nyonya Choi begitu gembira melihat kehadiran putri bungsunya. Sooyoung menatapnya dengan lesu membuatnya bingung. Perempuan itu berjalan lunglai tanpa tanpa menanggapi reaksi menggebu dari orangtuanya.

“Sayang kau kenapa?” Kini Tuan Choi, ayah dari perempuan tersebut ikut bingung melihat putri yang sudah lama dirindukannya sejak dia menikah. Matanya memandang tajam kearah istrinya pertanda khawatir dan hanya dibalas gelengan darinya.

“Gwechana Appa” lirihnya, kembali Sooyoung berjalan kearah pintu kamarnya.

“Kenapa lagi dengan anak manja itu??” Ibunya melipat kedua tangannya tanda kesal. Tuan Choi memandang sedih putri kesayangannya itu dari balik pintu, sedetik kemudian langkahnya terhuyun untuk mendekat. “Kenapa dia jadi berbeda, biar aku urus dia”

“Dia sudah besar, kau tidak perlu ikut campur, dia harus menyelesaikan urusannya sendiri… sudah biarkan saja”

“Apa ini menyangkut pernikahannya, apa ada masalah rumah tangga” Tuan Choi benar-benar penasaran, begitu ingin putrinya berbagi duka padanya.

“Sudah biarkan…! Ayo lanjutkan makanmu saja yebbo..” Nyonya Choi menghalangi langkah suaminya mendekati pintu kamar anaknya, dengan terpaksa lelaki paruh baya itu menurutinya.

“Ting Tong..”

“Siapa yang datang??..” Tanyanya. Nyonya Choi tampak gelisah memperhatikan raut wajah suaminya. Ia tahu jika dia tengah marah padanya karena menghalangi untuk bertemu rindu pada putrinya.

“Anyeonghaeseyo” Sapa Siwon begitu masuk dalam rumah mertuanya, Tuan Choi kesal dengan kelakuan menantunya, entah mengapa lelaki paruh baya itu merasa dialah yang membuat putrinya sesedih sekarang, walau itu kenyataannya.

“Oww Siwoni~ kau datang mari ikut makan” Nyonya Choi tidak begitu tahu permasalahan putri yang ia tahu hanya Siwon pria bertanggung jawab yang bisa membuat putrinya berubah menjadi wanita dewasa dan mandiri.

“mian Ommonim, mian Aboji… apa Sooyoung ada disini??” Nyonya Choi mengangguk dan tersenyum ramah padanya. “Bocah itu ada dikamarnya” Tukasnya asal, sementara lelaki disampingnya hanya mendengus kesal pada sikap istrinya, matanya menatap tajam pada Siwon.

“Apa yang kau lakukan pada putriku??” seketika Nyonya Choi menghentikan aktivitas makannya.

“Kau ini kenapa, jangan berteriak-teriak. Kenapa tiba-tiba kau jadi pemarah begini” Siwon terus menundukan wajahnya, ia tahu ayah mertuanya begitu menyayangi Sooyoung sebagai satu-satunya anak kesayangan semenjak Soojin jauh di Jepang sana.

“Sudahlah Siwon, kau tidak perlu takut.. pergilah kekamarnya dan selesaikan urusan rumah tanggamu” Siwon mengangguk mengerti dan denagan ragu ia langkahkan kakinya.

“Ingat! Pernikahanmu baru seumur jagung, aku tahu putriku berbeda dia manja dan susah diatur, tapi melihatnya begitu sedih aku tidak tega bagaimanapun juga aku adalah orangtuanya. Aku sangat tahu jika dia sedang stres”

+++++

Cukup lama Siwon memperhatikan Sooyoung dikamarnya, suasana begitu sunyi hanya ada keheningan malam yang menemani mereka.

“Eungghh..” Lenguhan kecil keluar dari bibirnya. Mata Sooyoung membelalak saat tahu Siwon sudah dekat tepat dihadapannya.

“Soo-ah..” Ucap Siwon mencoba menyapanya dengan lembut. Sooyoung tidak peduli lagi, perempuan berponi itu kembali tidur dengan menyibakkan selimut tebalnya menutupi seluruh permukaan tubuh.

“Sooyoung, percayalah.. kau hanya salah paham…” Sooyoung diam, sepuluh hari sudah perempuan itu berbeda, dia terus diam mendengarkan pembelaan suaminya atas perbuatannya. Hanya ciuman? Tapi cukup membuat hati Sooyoung sakit. Mungkin perempuan itu tlah memahami isi hatinya sekarang dan bukankah itu sudah menjadi haknya bahwa Siwon adalah pria miliknya.

 “Terserah kau mau dengar atau tidak, aku akan tetap bicara… dia memang kekasihku..” Siwon terdiam setelah mengatakannya. Hancur sudah perasaan Sooyoung, pria itu benar-benar tidak mau mengerti perasaannya. Siwon menatap Sooyoung yang masih tak bergeming. Sooyoung meremas pergelangan jarinya ‘jahat’ batinnya.

“Dulu… dia memang kekasihku bahkan kita sudah hampir bertunangan, hanya saja aku tidak begitu menyukai dunianya yang sangat glamour. Dia gadis cantik yang ceria sama seperti dirimu” tidak ada seorang perempuanpun yang mau dibanding-bandingkan dengan perempuan lain, terlebih yang mengatakannya adalah suaminya sendiri.

“Jujur kami memang masih berhubungan baik, dia selalu berkomunikasi denganku bahkan saat aku menikahimu dia dengan ikhlas merelakanku… aku-“ Siwon menggantungkan kalimatnya.

“Aku mencintaimuuu sama seperti aku mencintainya”

Tanpa sadar Sooyoung menangis, air mata yang menganak hanya bisa ia seka. Ini benar-benar menyakitkan. Hatinya perih bercampur pilu. ‘Jadi siapa yang kau pilih? Aku atau dia?’

TBC  

Holla ff ini datang lagi… mian kalau hasilnya aneh, banyak typo dan gaje… Please yaaaa… jangan Siders!! Keep RCL sayangku J hhooohoo…

28 thoughts on “[ff Soowon] Married Again! (Part 3)

  1. dasar si siwon brengsek udah soo minta cerai aja masa namja yg udah menikah masih aja nemuin mantan’a berarti itu namja brengsek

  2. ish pgn jambak rambut chingu eh salah siwon mksdnya. hehe…
    kesen dgn siwon ky gampang ja dgn seenaknya ngmong bgtu. udah usir ja siwon. cih

    chingu ish greget ih… tanggung bgt c.

  3. eummm maaf nih author, q sekedar sedikit mengkritik, kalo menurut q ini alurnya kecepetan, tp over all udah bagus,, ditunggu kelanjutannya ;-)

  4. Ya ampun Siwon…masa sihh masa cinta sama pacar lamanya
    udah dong siwon….kamu itu udah nikah tapi masih mikirin cewek lain
    kasihan Soo….
    meningan kalo udah kayak ini gak usah nikah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s