I Still Love (Part 2/End)


ist

 Tittle : I Still Love (Part 2 of 2)

Genre : Romance

Lenght : Twoshot

Cast : Kyuhyun

Sooyoung

Victoria

Siwon

Rating : Pg 21

Autor : iyank3

Happy Read The Story :

 

Sooyoung menggeleng tak mengerti sedikitpun ucapan Kyuhyun. Hatinya berdesir hebat tersirat wajah ketakutan yang nampak dalam raut sendu miliknya. Pria itu tersenyum miring tak peduli lagi dengan hal yang mengganggunya walau dering ponselnya terus berbunyi menampakan nama seseorang yang mencemaskannya namun pria itu tetap pada posisinya. Persetan, dengan hal yang membuatnya muak.

Tangan Kyuhyun tlah meraba lembut pahanya, beralih hingga punggung Sooyoung mendorong tubuh gadis itu sampai ke kaca mobil menyudutkan sisi tubuh keduanya. Sooyoung begitu terpojok paru-parunya semakin menyempit dada begitu sesak untuk ia rasa. Betapa tidak, Kyuhyun  pria yang berstatus sebagai mantan tunangannya kini begitu mahir membimbingnya dalam perasaan aneh. Entah nafsu atau cinta? Yang sedang mereka lakukan.

Kembali bibir tebal itu memagut, mengulum lembut mempertemukan dua sudut yang baginya nikmat. Mata gadis itu membelalak lebar. Sooyoung terus diam, takut… Sungguh gadis itu merasa takut luar biasa, keadaan semacam ini tak pernah sekalipun terpikir dalam benaknya. Meski dulu dialah yang terlalu sering menggoda pria itu. Namun kini Kyuhyunlah yang terus mengejarnya. Semakin sering Sooyoung mengacuhkannya semakin gencar pula pria itu membuntutinya.

“Hmmmp..Hhh…” hilang sudah pasokan oksigen milik gadis itu walau desahan itu mulai timbul tak menyurutkan Kyuhyun untuk berhenti mengeksplor bibir itu, Pria itu hanya menyeringai menatap Sooyoung yang begitu ketakutan.

“Kenapa kau terus menghindar? Aku tidak suka”  tanyanya disela ciuman panas itu, belum sempat Sooyoung membalas perkataannya Kyuhyun kembali mencium  keindahan bibirnya, keindahan yang sering ia tahan saat dulu. Disaat-saat dia begitu acuh bahkan tak sedikitpun peduli padanya. Tapi kini keinginan itu begitu kuat, besar keyakinan bahwa cara ini adalah langkah menuju bahagianya. Dari dulu sampai sekarang dia tetap mencintai Sooyoung.

Kyuhyun merobohkan tubuhnya, Sooyoung menatapnya sedih, sesedih perasaannya. Kedua   tangannya terarah menyentuh kedua pipi Sooyoung. “Saranghae.. percaya padaku aku akan membantu kesulitanmu, bukankah kita sudah berjanji untuk saling bersama!” Gadis itu kembali menangis, ia tertunduk dengan isak tangis mengharukan. “Ini tidak seperti yang kau bayangkan!”

“Apa yang membuatmu takut? Ayahku? Ibuku? Perkataan pedas mereka kala itu? Kau sakit hati? Kau marah? Dan kau menjauhiku karena mereka begitukan?” Geramnya, namja itu masih memperhatikan wajah muram Sooyoung. Semakin lama gadis ini semakin membuatnya jatuh hati, namja itu semakin mencinta bahkan semakin besar rasa cintanya ketimbang dulu. Rasa sayang ini tak bisa ia pendam, bukankah Sooyoung memang sudah ditakdirkan untuk menjadi miliknya? apapun yang terjadi!

Kyuhyun mulai bangkit dan meraihnya. Ia membawa Sooyoung  kedalam apartemennya. Dipeluknya tubuh kurus itu dengan hangat olehnya. “Kau semakin kurus saja, apa bekerja di Kafe murahan membuatmu kehilangan bobot tubuhmu? Lihatlah kau, mana pipi gembilmu… Kau jadi terlihat tua…” Canda tawa yang terlontar dari mulutnya seolah barang fana yang tak lagi berarti bagi gadis itu. Sooyoung semakin diam tak sedikitpun bergeming menanggapi ucapan Kyuhyun.

“Heyy nona? Kau marah ya? Aku hanya bercanda bagiku kau tetap cantik dari dulu sampai sekarang kau yang aku butuhkan dalam hidup!”

“Kyu, aku harus pulang?”

“Wae? Tidak boleh! Kau menginap disini”

“Eomma sedang sakit!”

“Sudah ada Soojin disana yang merawatnya. Dan kau tenang saja Ahra juga ada disana, aku menyuruhnya untuk menjaga ibumu..dan mereka semua mendukungku untuk melakukan apapun yang kumau bersamamu, Arasho!!”

“Melakukan apa? Apa maksudmu?” Tanya Sooyoung mulai panik, ia berusaha menjauhi tubuh Kyuhyun yang mulai mendekat kearahnya.

“Berapa usiamu? Apa kau masih seorang balita.. tentu saja kita akan melakukan sesuatu yang seharusnya kita lakukan… ditanggal ini tepat dimalam ini seharusnya kita tlah bahagia… Kau dan aku bisa saling bercengkerama, saling mengisi satu sama lain. Tapi karena orang tua ku semuanya berantakan. Mereka yang memaksaku untuk menikahimu tapi mereka juga yang memaksaku untuk memutuskan pernikahan kita… rasanya aku juga ingin marah, melihatmu yang saat itu menangis, dihina dan dicaci oleh mereka.. tapi apa boleh buat aku hanya anak bodoh yang tega membiarkan seseorang yang sudah sangat kucintai itu hilang, hingga aku menemukanmu yang sekarang sangat menyedihkan”

Sooyoung memekik karena tiba-tiba saja Kyuhyun  mencengkeram pundaknya. “Kenapa kau diam saja?” tanyanya dengan nada terluka. Membuat Sooyoung kembali membisu dengan rasa bersalah yang menghempasnya dari langit ketujuh. “Apa kau benar-benar ingin meninggalkanku Soo-ah?”

Pertanyaan lirih itu membuat Sooyoung membelalakan matanya. “Apa kau akan meninggalkanku dan meninggalkan semuanya, kenangan bersamaku? Apa tak ada artinya sama sekali di hidupmu?” Kyuhyun bertanya dengan nada yang semakin terdengar menyakitkan dihati Sooyoung. Tuhan, ia juga tak tahu apa yang harus ia lakukan, semuanya membuat gadis itu dilema.

“Mianhae..” Akhirnya sesuatu yang sulit dan mengganjal untuk Sooyoung lontarkan itu keluar, hanya itu yang bisa diucapkannya. Mata mereka kini bertatapan dan Sooyoung mulai sakit karena tubuhnya mulai terjepit diantara tubuh Kyuhyun yang tlah menindihnya.

Tidak! Gadis itu tidak mungkin menolaknya, ia juga mencintainya, masih sangat mencintainya. Ia tidak ingin pergi dari Kyuhyun namun ada banyak pihak yang menginginkan mereka berpisah.

“Mm..” Sooyoung berusaha agar ringisannya tidak keluar dari mulutnya namun gadis itu tak pandai menyembunyikan rasa takutnya.

“Katakan sesuatu… apa kau masih mencintaiku??” Apa? Kedua mata Sooyoung membelalak lebar mendengar pertanyaan itu, hatinya berdesir sejuk mendengarnya karena seolah namja itu berusaha menuntunnya untuk bersikap terbuka, jujur apa adanya.

“Ti..Tidak Kyu,,” Sooyoung begitu gugup sekaligus takut saat mengucapkannya. Hati Kyuhyun terasa tercabik saat mendengarnya didekatkan wajah itu tepat diwajah Sooyoung, berbicara tepat berada disudut bibir miliknya.

“Kau bohong..!!” Sooyoung menggeleng cepat, membiarkan bibirnya dikecup lepas berkali-kali oleh namja yang masih menindih tubuhnya.

Tubuhnya melemas, benar-benar lemas karena ulah Kyuhyun. Namja itu kian gencar mengeksplor bibir. Keduanya tenggelam dan larut dalam dunia itu. Aliran darah yang berdesir hebat rupanya menjadi penghubung bahwa rasa cinta itu memang ada, dan itu sangat nyata.

“Aku tidak tahu apa alasanmu  berubah tertutup dan menjadi yeoja pendiam, namun aku tak pernah takut lagi, karena kau benar-benar akan menjadi milikku..”

Sooyoung terkejut, matanya membelalak… “Apa maksudmu??”

“Aku akan membuatmu hamil..” Tidak! Mustahil bukan? Namja itu mungkin hanya sedang menggertaknya saja.

“Aku akan membuatmu mengandung anakku.. dengan mengikatmu seperti ini kau tidak akan bisa lari kemanapun meskipun kau mau..”

Kedua insan itu masih saling menatap, deru napasnya memburu … Kyuhyun tidak memberikan ruang sedikitpun karena tangannya mendekap tubuh itu dengan sangat kuat. Tangan Kyuhyun tlah menjamah,, menggerayang di balik tubuh tak berdaya itu, Kyuhyun terus berusaha menyingkap pakaian yang dikenakan Sooyoung… hingga semuanya lolos..”

.

.

.

Seluruh tubuh Sooyoung pasrah menghadapi serangan Kyuhyun yang mendominasi. Instingnya menuruti reflek begitu pasrah menerima setiap permainan bibir Kyuhyun di tubuhnya. Sooyoung hanya bisa mendesah, sesekali merintih nikmat atas respon dari segala perlakuan istimewa namja tersebut.

Sooyoung merasa tersengat jutaan aliran listrik, namja itu begitu agresif mencambuknya dalam percintaan ini, tak membiarkan sedikitpun  lolos dari bibirnya.

“Haahh..” Kyuhyun menggigit kuat cuping Sooyoung, menghisap nipple kemerahan kepunyaannya. Ini benar-benar diluar batas diluar kendalinya… mana mungkin ia sadar bahwa hal senikmat ini bisa ia biarkan begitu saja!~ “Oh.. engh.. ouh” Kyuhyun benar-benar sedang mengikatnya. Kenyataannya bahwa gadis itu juga menikmatinya.

“Kyuh..” Deru napas Sooyoung terdengar lemah.. pergerakannya benar-benar lemah.. ia mati, mati oleh perlakuan namja diatasnya.

Kecupan..kecupan kasar itu seakan tak terhenti dan sepertinya tidak akan ada seorangpun yang mampu menghentikannya. “Uughh..” Kembali Kyuhyun menyedot nipplenya berulang kali memainkannya secara perlahan, Antara sakit dan candunya rasa nikmat itu benar-benar menghipnotis Sooyoung untuk membiarkan namja itu mempermainkan tubuhnya.

“Kyuuuh… hah..haaah” Jeritan kuat tak mampu lagi membendungnya, Ia melayangkan nama Kyuhyun  saat batang kejantanannya menyentak miliknya dengan sangat kuat sampai gelombang indah miliknya serasa meledak dari dalam tubuhnya. Gosh… Tentu saja rasanya sakit, bahkan sangat menyakitkan!

Bodoh sekali, ini pengalaman pertamanya, namja itu terdiam sesaat mendengar pilu rintihan keras dari bibir Sooyoung.. tangisan yang begitu dalam, terlalu sedih atau terlalu bahagia? Entahlah..tapi Kyuhyun seakan tak membiarkan semuanya sirna. Hal ini benar-benar ia lakukan.

Kedua tangan Sooyoung mendekap keras tubuh telanjang milik Kyuhyun, rasa hangat membujur dan membaur menjadi satu, satu kesatuan yang indah… inilah nikamatnya. Bercinta dengan orang yang saling mencintai adalah sesuatu yang menggairahkan.

Pandangan Sooyoung sempat mengabur namun wajah teduh milik Kyuhyun sedang tersenyum hangat padanya, rambutnya yang terlihat acak-acakan karena Sooyoung benar-benar tak mampu membendung rasa sakit itu.

“Gwechana sayang…??” bisiknya lembut sebelum mencium bibirnya dengan gairah yang tak pernah surut. Sooyoung terdiam dan tersenyum ibu jari miliknya membelai bibir Kyuhyun yang memerah dan terlihat sexy. Kyuhyun benar-benar siap atas segala konsekuansinya. Bahkan harapan itu terlambung tinggi, berharap Sooyoung benar-benar hamil dengan cepat.

Untuk kesekian kalinya Sooyoung menyerahkan dirinya melebur menjadi satu dengan namja itu. “Saranghae..” Ucapannya sangat serak namun terdengar menggoda terbesit dalam pikirannya untuk tidak melepas kontak nikmat itu, berharap tak akan ada esok… ia menginginkan malam ini berlansung lama… bahkan memohon pada Tuhan agar malam ini diperpanjang sampai kesekian jam.

Sooyoung melingkarkan tangannya dipunggung Kyuhyun  matanya terpejam menikmati gerakan Kyuhyun yang semakin menggila. “Haaaaah,,,” Kyuhyun menggenjotnya dengan ritme yang luar biasa.

“mmmphh.. hh hah..” Tak ada yang bisa dilakukan Sooyoung selain mendesah  dan membalas antusias saat Kyuhyun meredam desahannya dengan menciumnya kembali.

“Saranghae Youngih.. Jeongmal saranghaeyo Sooyoungh..-ah..” Mereka sama-sama terengah ditengah suasana panas. Kyuhyun menghapus peluh-peluh yang bercucuran dikening indah Sooyoung.

Sooyoung menghirup aroma maskulin Kyuhyun, miliknya benar-benar kokoh menghantam kepemilikannya… tak hentinya namja itu menggenjot walau kini gerakannya mulai pelan namun tetap saja Sooyoung tak kuasa untuk menolak.

“Sooyoung…” namaja itu mengerangkan namanya berkali-kali senada dengan rasa nikmat yang ia rasa, malam ini benar-benar tak akan terlupakan bagi keduanya. Bercinta dengan sangat lama dengan penuh kasih membuat hidup mereka terasa damai.

Terlebih Sooyoung yeoja itu benar-benar larut dalam kegiatan itu. Mereka sama-sama terengah, napas memburu dan desahan itu lagi-lagi muncul. Gerakan maju mundur milik Kyuhyun benar-benar membuat Sooyoung gila.

:

Terik matahari membuyarkan retina Kyuhyun, namja itu terbangun dan tersentak, perasaan takut itu muncul namun seketika sirna melihat yeoja itu masih tertidur dalam damainya syurga. Sudut bibir Kyuhyun terangkat menyungging senyum bahagia. “Aku pikir semalam hanya mimpi! Syukurlah..!”  Kyuhyun masih memperhatikan wajah malaikat itu dengan tenang sesekali jarinya mengelus penuh kelembutan di pipinya.

“Hari ini aku semakin yakin jika kau adalah cintaku…”

Sooyoung mulai menggeliat, dia menatap aneh suasana kamarnya, wangi… indah…sejuk dan teduh, seteduh pikiran dan perasaannya saat ini. Saat menatap wajah menawan Kyuhun..

Cuup.. Sooyoung kembali memejamkan matanya menahan gejolak aneh saat Kyuhyun mencium puncak kepalanya dan beranjak turun kebibirnya. Cukup lama mereka berciuman hingga Sooyoung mulai terengah dan mendorongnya.

“Haah…Kyu?” Kontan gadis itu bergegas untuk membangun senyawa dalam pikirannya. Otaknya seakan lumpuh, ingatannya tlah menumpul sesaat gadis itu terdiam melihat pakaian yang ia kenakan semalam berserakan dilantai, bagai rotasi gerakan yang melamban. Ditatapnya dengan takut sesuatu dibalik selimutnya.

Ia terdiam, cukup kaget pada apa yang terjadi… Tidak! Apa yang dia lakukan? Tubuh polos tanpa terbungkus apapun mata takutnya sedikit menangkap bercak merah dibalik selimut coklat muda itu.

“Apa yang kau lakukan…??”

“Tentu saja kita sudah melakukannya… Sekarang kau tidak bisa lagi menghindar dariku “ Seringainya yang membuat hati Sooyoung makin panik. Ia menangis sejadi-jadinya. “hik..Kau jahat Kyu,,”

“Bercinta denganmu sungguh menyenangkan, Kau memang pantas mendapatkannya, mendapatkan sesuatu yang berharga dariku… Apa kau lupa semalam kita melakukannya. Kau dan aku sama-sama puas, bagaimana? Kau keberatan? Mau menangis lagi? Menangis saja…”

“Hik… kau jahat Kyu…”

“Apa kau pikir aku main-main? Semuanya sudah terjadi sudah kubilang aku serius denganmu… apapun akan aku lakukan agar kau bisa kembali padaku… bagaimana? Kau tidak menginginkan pertanggung jawabanku?”

PLAAKK!

Amarah Sooyoung benar-benar memuncak. Sementara Kyuhyun tersenyum samar. Kau benar-benar sudah berbohong pada perasaanmu sendiri. Yeoja itu mengambil beberapa helai kain miliknya yang tersibak dilantai.

“Jika kau mau aku bisa menikahimu sekarang juga…”

“Andwae..! Kau benar-benar keterlaluan, aku benci padamu..hik..” Sooyoung membenarkan selimut untuk menutup seluruh tubuh telanjang miliknya, yeoja itu berlari dan menghilang dari pandanagan Kyuhyun.

Kyuhyun terdiam sesaat menghempas dengan kasar tubuh miliknya. Senyumnya kembali menyeringai “Kau tidak akan pergi kemanapun…”

Terlintas bayangan-bayangan dan kenangan kecil bersama Sooyoung dulu,  saat masalah ini belum serumit sekarang…

Flashback

“Anyeong Eommoni apa Kyuhyun ada?“

“Waah.. baguslah kau datang pada waktu yang tepat, calon menantuku. pergi dan bangunkan pria malas itu sudah puluhan kali aku menyuruhnya bangun tapi tetap saja dia tetap asik membuat peta-peta antartika di bantalnya” Suasana pagi yang cerah, Sooyoung tlah berdandan serapi mungkin agar terlihat baik dimata calon keluarga barunya nanti. Canggung, tentu saja gadis itu rasakan, baru tiga minggu yang lalu ia dijodohkan dengan pria sejuta pesona itu, tidak bisa dimengerti namun entah mendapat keyakinan dari mana ia langsung menyukainya. Mungkin karena Kyuhyun tampan, menarik dan rasa penasaran lain membuat Sooyoung enggan menolak perjodohan itu. Sooyoung si gadis dengan rambut sedikit bergelombang itu juga tampak yakin bahwa hatinya bisa belajar untuk menerima semua tuntutan orangtuanya. Bisnis usaha? Perjodohan? Seolah menjadi barang lumrah yang kini marak beredar bagi pesohor pengusaha.

Gadis itu membungkuk menyalami satu persatu keluarga dari pria berkulit pucat itu, Sementara Pria yang dimaksud itu kini masih setia memeluk erat bantal guling miliknya seolah barang tiada banding yang tak tergantikan oleh apapun. Posisi tidurnya benar-benar dalam tingkat kenyamanan tertinggi. Tidak peduli pada keadaan dan situasi di rumahnya.

Semuanya tersenyum keramah tamahan yang membuat hati Sooyoung begitu terasa hangat dapat diterima dengan baik tengah-tengah keluarganya.

“Buka saja pintunya, kurasa bocah itu jarang mengunci pintu kamarnya. Kau harus waspada saat menikah nanti jangan sampai kalian memberi kami tontonan gratis saat perperang di malam pertama kalian” Ayah Kyuhyun yakni Tuan Cho Jino melotot pada Ahra setelahnya berdeham saat mendengar putri sulungnya itu terus berceloteh tak jelas. Walau ia juga terkekeh melihat istrinya begitu senang dengan candaan sederhana seperti ini.

Sooyoung menerobos meletupkan satu persatu suara nyaring sepatunya. Langkahnya terus menyusur kearah kamar calon suaminya. Walau telinganya masih bisa mendengar suara mereka yang tengah menyerukan perbincangan pagi ini. Sudut bibirnya terulas senyum bahagia saat suara teriakan Cho Ahra begitu menggaung ditelinganya.

“Kalau dia tidak bangun, siram saja dengan air es” Sooyoung menggeleng dan terus berjalan, tangan kanannya terus meremas bagian jantungnya yang sedikit gugup. Dia gugup bukan main saat masuk ke dalam kamar Kyuhyun untuk pertama kalinya. Walau rasa gugup itu datang namun ia tak mau memperlihatkan padanya, akan sangat memalukan jika Kyuhyun tahu, Sooyoung sudah menyukainya.

Sooyoung berhenti sesaat, dalam hati ia mendumel dengan tubuh tlah bersandar ditembok kamar…kedua tangannya bersedekap. Mata tajamnya mendelik menahan emosi yang sedikit muncul melihat kelakuan pria tersebut. “Inikah calon suamiku nanti… aku bisa gila!”

“Kyuhyun… bangunlah” Kaki jenjang itu tengah menendang-nendang kecil badan yang terbujur dengan selimut tebal yang menutup seluruh permukaan tubuhnya.

“Ayo bangun, kau ini malas sekali terkadang aku menyesal dijodohkan dengan pria sepertimu!” Rutukan kecil yang keluar dari bibir Sooyoung begitu menakutkan bagi dirinya sendiri, tapi ketakutan itu muncul dalam benak gadis itu. Seketika ia kunci mulutnya rapat-rapat. Bagaimana mungkin ia melepaskan pria tampan di depan matanya. Meski kelakuannya liar namun dia tahu betul watak pria itu yang sesungguhnya. Baik dan Romantis! Feelingnya berkata sepoerti itu.

Kyuhyun mengerjapkan matanya malas, meski hatinya tersenyum melihat siapa orang yang tlah lancang membangunkan dari kebiasaan mengasikan selain bermain PSP itu. Pria itu terbangun sejenak mengumpulkan nyawa-nyawa baru di pagi ini… Dilihatnya Sooyoung dengan tatapan tak suka. Kedua manusia itu hanya saling pandang, entahlah perjodohan membuat mereka saling canggung. Mereka tidak bisa memaksakan untuk membangun Cemestery lebih dalam lagi, biarkan semuanya mengalir apa adanya. Ada baiknya semua mengalir begitu saja. Toh.. keduanya sudah sama-sama saling suka walau belum tahu cara menyampaikannya.

“Kau datang?” Tanyanya menatap kontak mata gadis itu sontak membuat Sooyoung menyunggingkan setitik senyum. Semburat rona merah muncul di kedua pipinya. Pria yang melihatnya itupun sedikit canggung. Kyuhyun menahan dehaman yang begitu serak dalam laringnya. Ucapan sedingin Ini terlalu aneh.

“Aku kemari untuk melihat calon suamiku… Apa kau akan selalu seperti ini? Setiap hari selalu begini, malas kekanakan tidak mandiri dan aku-“ Ucapan itu begitu lancar ia keluarkan. Kyuhyun memperhatikan gadis itu yang terus bicara dengan sedikit kikuk.

“Dan apa?” tanya pria itu retoris. Sooyoung mengerjapkan mata berualang kali.

“Dan aku benci dengan pria malas sepertimu..”

“Siapa yang malas?” Tanyanya lagi

“Kau..”

“Kau ini tahu apa soal aku? Ini hari minggu, tentu saja aku bisa bersantai dirumah. Lagipula siapa yang menyuruhmu datang membangunkanku. Kau tidak punya kerjaan lain. Apa kau calon pelayan dirumahku?” Sooyoung membelalakan matanya lalu mendecih kesal. Sungguh Kyuhyun tak bermaksud menyindir, memaki, apalagi mengusirnya. Hanya saja ia terbiasa dengan ucapan alakadarnya itu.

“Baiklah sepertinya aku yang salah kali ini, Ya sudah aku pergi! permisi…” Hati Kyuhyun mencelos melihat kepergian gadis itu, sepertinya dia harus belajar untuk memperlakukan wanita dengan baik.

*****

Sudah beberapa bulan terakhir ini, hubungan mereka mulai menunjukan perkembangan baik, keduanya makin dekat dan terbuka satu sama lain terbukti saat makan malam tiba dirumah Sooyoung.

Kyuhyun menatap Sooyoung sejenak sebelum pandangannya mengarah pada beberapa hidangan mewah di meja makan itu. Lobster tiram, Bulbogi, Kimchi serta menu lain tlah tersaji di ruang makan itu.

“Apa kau yang memasak ini semua?” Tanyanya seolah tak percaya. Ditatapnya gadis itu yang kini tersenyum hangat padanya.Ahra yang kebetulan ada disana merasa jengkel dengan sikap adiknya. Soojin tertawa kecil melihat tingkah calon adik iparnya. Pria yang begitu kaku seperti dirinya, apa mungkin Sooyoung mampu bertahan dengan sikap Kyuhyun.

“Kau jangan membuatku malu dan jangan suka protes, tinggal makan saja apa susahnya. Kalau kau ingin tahu memang Sooyoung yang sudah memasaknya aku melihat sendiri calon adik ipar yang memasaknya” gerutu Cho Ahra. Suara  lirihnya menahan emosi dengan nada penuh penekanan. Kyuhyun yang mengerti reaksi kemarahan kakaknya hanya terdiam kini   matanya mulai fokus menatap gadis itu lagi, gadis di depan matanya yang kini berdandan dengan sangat cantik. Paduan gaun dress mini bermotif polkadotputih gading membalut tubuh ramping miliknya.

“Adik ipar hari ini kau begitu luar biasa cantik, Kyuhyun  saja sampai tidak berkedip melihatmu. Ckck..” Kyuhyun membelalakan matanya kemudian memandang kakaknya sendiri denagan tatapan setan miliknya. Ahra menjulurkan lidahnya tak peduli dirinya tlah mempermalukan adiknya didepan calon keluarganya.

“Apa yang sudah kau katakan!!” Kesalnya,. Membuat Sooyoung bernapas lelah.

“Sudahlah sayang kau tidak perlu malu, bukankah aku memang cantik??” Kyuhyun mengerutkan keningnya, bisa-bisanya Sooyoung bicara seperti itu, sebagai namja yang kaku ia tak terlalu mempedulikan ucapannya. Sooyoung tersenyum miris melihat gelagat Kyuhyun, payah sekali. Namja itu terlalu gengsi untuk memujinya.

FLASHBACK END

*****

Sooyoung pov:

Kuat.. yah aku harus kuat untuk ini, untuk tidak menemuinya, untuk tidak mempedulikannya. Meski hidupku tlah rapuh setidaknya aku tidak memperlihatkan kelemahanku kepada siapapun.

“apa yang kau pikirkan” Aku tersentak, cukup kaget karena seseorang tlah membuyarkan lamunanku. Siwon, dia tersenyum dan memberikan kopi hangat padaku. “tidak ada yang aku pikirkan Oppa” Dia kembali tersenyum dan membelai rambutku lembut.

“Kyuhyun!” jantungku bergemuruh saat dia menyebut pria itu, aku menoleh pada pria yang tengah melihat ke arah pintu. Aku mengikuti ekor matanya, DEG! dia? Pria itu lagi kenapa selalu datang. Aku tidak bisa, yah.. Cepat-cepat ku berbenah dan hampir lari menjauh dari jangkauannya, namun sesuatu menahanku. Tangan siwon menghentikan langkahku. Aku menggeleng menatapnya dengan raut sedih, sesedih kenyataan bahwa pria menawan di ujung sana sudah tidak boleh ku cinta. Dia sudah akan menjadi miliknya, wanita jahat itu.. Qian’

“Sooyoung kau tak harus selalu menghindarinya, jangan pernah lari dari kenyataan bahwa kau masih..”

“masih apa?” bentakan hebat darinya membuatku takut, mata yang berkobar penuh kebencian pada Siwon selalu saja ia tampakan. “aku pergi youngi, selesaikan masalahmu dengan hati yang tenang. Semua pasti ada jalan keluar yang baik” Kyuhyun bersedekap menatap sengit punggung Siwon yang mulai menjauh. Seketika aku terdiam dan tertunduk saat dia mulai menatapku, tanganku terasa hangat karena genggamannya. Ia menggandeng paksa diriku lagi, berbuat sesukanya, sifat serakah yang baru aku tahu setelah hubungan pertunanganku berakhir dengannya. Kami keluar dari Kafe tempatku bekerja. Ia terus menarik tanganku, walau langkahku harus terseok karena cukup sulit mengimbangi langkahnya yang terlalu cepat. Diam, yah aku tak mau buka suara. Biarkan pria itu berbuat sesukanya lagi. Ia membuka pintu mobilnya setelahnya mengacak rambutku pelan dan menuntunku untuk masuk. Aku terus menuruti keinginan namja ini.

“Sooyoung-ah” ucapnya sambil matanya terus fokus menyetir. Raut wajah cerianya seketika mulai pudar, wajah muram yang samar-samar dapat kulihat dari pantulan kaca pintu mobil ini. “Hari ini kita ke apartement ku lagi. Kau menginap lagi di tempatku arasho!” Mataku membulat seketika jantung dan hati ini mulai berdesir. Untuk apa dia membawaku ke tempatnya lagi. Apa dia akan berbuat macam-macam lagi.

Ya Tuhan, sungguh aku takut pada arogansinya. Kenapa Kyuhyunku mulai berubah, protective, perhatian yang dulu aku nantikan, senyuman menawan yang selalu ku tunggu. Kenapa hal yang seharusnya membuatku bahagia harus kandas, karena satu orang, dan kenapa pula aku begitu takut padanya.

“Cup” aku menatapnya kosong kontak matanya. “Kyu..” Takutku.

“Kau tidak perlu khawatir, aku hanya ingin mengajakmu makan malam bersama… jangan takut, aku bukan musuhmu… aku seseorang yang akan melindungimu..”

*****

Sulit sekali menghindari namja sepertinya, sebesar apapun usahaku hasilnya tetap saja sama. Terkadang aku seperti orang gila saat memikirkan itu, apa yang namja itu lakukan padaku? Dengan reflek aku mengelus perut datarku, entahlah.. aku benar-benar takut berpisah dengannya, walau dia sudah mengikatku berulang kali.

“Sooyoung… !!” Aku tercekat mendengar suara yang sangat menakutkan itu. Dia? Victoria?

“Nde..” jawabku takut, dia orang yang sangat aku takutkan, karena aku takut ayahku dipenjara lebih lama, karena kasus suap yang terlibat  diperusahaan milik yeoja itu. Dan aku berharap keluarganya tidak akan berlarut untuk menghakimi ayahku. Meski nyatanya ayah terbukti bersalah. Aku memang tidak begitu tahu apa yang sebenarnya terjadi.

Tapi seseorang dengan baik hati menawarkan bantuan, sayang bantuan itu harus aku terima dari seorang yeoja bernama Victoria. Yeoja itu memang baik ingin membantu membebaskan ayahku dari belenggu terkutuk itu, apa ayahku baik-baik saja disana?

“Ada berita baik dan buruk untukmu?” apa lagi ini, semoga dia tidak akan mengancam hal aneh lagi. Sudah cukup aku menjauh dari  Kyuhyun karenanya.

“Tidak usah berbasa-basi kau ingin bicara apa??”

“Aku akan segera menikah dengan Kyuhyun Oppa!” Deg! Kenapa rasanya sakit sekali, ini lebih menyakitkan dari apapun. “Entahlah ini kabar baik atau buruk untukmu.. Ayahmu akan segera terbebas dari penjara, dan kau tahu semua karenaku, aku yang membujuk ayahku agar mau melakukan pembelaan pada ayahmu…” seketika hatiku bergetar, rasa lega ini benar-benar membahagiakanku. Aku benar-benar berterima kasih padanya.

“Vict-ssi gomawo… ini kabar baik untukku..”

“Kau pikir aku membantumu secara Cuma-Cuma, tentu saja ini tidak gratis…” Aku tertunduk menerima amplop pemberiannya. “Apa ini?” Tanyaku penasaran.

“Jauhi dia jika kau menginginkan ayahmu bebas, kau tahu kan tidak mudah melakuakan pembelaan pada terdakwa sementara Ayahku yang menuntutnya.. aku memang tidak tahu ayahmu benar-benar melakukannya atau tidak, tapi setidaknya keselamatan ayahmu ada ditangan keluargaku bukan??”  Dia benar, aku harus bagaimana… Ibuku sangat merindukannya, terlebih aku dan Soojin.

“Lalu bagaimana caranya agar kau mau membebaskan ayahku…” dia menyeringai dan membisikan sesuatu padaku. “Aku punya satu syarat.. Pergilah ke tempat itu, disana Ayahmu bisa bekerja dengan pekerjaan baru, dan segala fasilitas tlah aku sediakan untuk keluargamu…  Kau tak ingin melihat mereka susah bukan…” Aku mengangguk, tapi untuk apa dia melakukan ini semua.

“Sooyoung, aku sangat menyukai Kyuhyun… apa kau tahu apa saja yang dia suka…” Aku tersenyum miris, inikah alasannya.

“Kalian sudah putus bukan? Aku ingin kau memberitahukanku segala hal tentangnya, kau pasti sudah mengenalnya dengan baik… dan ingat jauhi Kyuhyun karena sebentar lagi dia akan menjadi suamiku” Aku mengangguk mengerti.

“Jauhi, jika kau menginginkan kebebasan ayahmu…” Tuhan! Aku mencintainya, sampai kapanpun aku akan tetap mencintainya

:

1 month later

Aku berjalan rapuh dengan lemah, Kami sudah mengasingkan diri dari jangkauan Kyuhyun walau kami masih berada disekitar Seoul, aku bahkan melarang Soojin berhubungan lagi dengan Cho Ahra. Kyuhyun? apa aku benar-benar akan meninggalkanmu!

Aku tersenyum melihat canda tawa mereka, senyuman yang dulu sangat kunanti-nantikan, semua memang perlu pengorbanan… dan aku korbankan cintaku untuk kebahagiaan keluargaku. Bahkan Siwon selalu datang menyambangi kami, menghiburku, dan semanagt yang luar biasa. Dia memang selalu tahu.. dan mengerti tentangku…

“Kita harus segera pindah dari tempat ini Eonni, Eomma.. Aku bahagia melihat Appa sehat dan ini tiket keberangkatan kita…”

“Nde.. Youngi kami mengerti” Aku tertegun sambil menangis oleh pelukan mereka. Aku rasa akan sangat sulit untukku, karena didalam rahimku….

“Huek…”

“Sooyoung..!!!”

******

2 Years Later

“Kenapa kau datang ke tempat ini lagi?” ucapnya dengan cemo’oh kesal yeoja berponi itu mengikuti jalan setapak Kyuhyun yang melemah. Matanya menatap sebuah kafe kosong yang sudah 2 tahun ini tak berpenghuni.

“Kyu…” sapa Vict lagi. Yeoja itu kini mulai merangkul lengan suaminya dengan lembut namun dilepas lagi oleh Kyuhyun. “Pergilah aku masih ingin di sini” Yeoja itu mendecih dan mendengus kesal. “Kau masih menunggu yeoja menyebalkan itu” Vict tersenyum kecut setelah mendapat tatapan membunuh dari suaminya. Sungguh ini tak sesuai harapannya. Menikah dengan Kyuhyun adalah impiannya tapi nyatanya namja itu terus saja bersikap dingin. Dia istrinya namun dianggapnya layaknya patung tak bernyama. Jika dia tidak cinta, sudah sejak lama perceraian itu terjadi.

Vict masih setia menunggu gerak-gerik tak berarti suaminya. Sebenarnya apa yang dia lakukan. Namja itu benar-benar kurang kerjaan, setiap hari mendatangi Kafe tempat ia makan, karena pelayan favoritnya akan memberi pelayanan padanya. Vict menggeleng, tidak disangka yeoja itu selalu membuat pembuluh darahnya mendidih.

Sooyoung! Meski dirinya sudah tenang karena yeoja itu tlah jauh dari jangkauan Kyuhyun, namun nyatanya hati dan perasaannya semakin dekat. Namja itu masih menantinya tak peduli pada apapun. Meski orangtuanya akan membuangnya sekalipun.

***
Kyuhyun Pov:

“Sooung kau dimana?” teriaku begitu kencang dari bibir pantai ini. Sungguh aku prustasi menghadapi yeoja dibelakang yang terus saja membuntut tak jelas. “Aaarkh… Kenapa kau pergi Youngi, sudah kubilang aku hanya mencintaimu selamanya aku tetap menunggu dirimu. Dimana? Kau dimana sekarang” Banyak sekali orang-orang berlalu lalang yang menatapku aneh, mungkin mereka menganggap aku sudah gila.

Yah tentu saja aku memang sudah tidak waras. Terlebih saat pernikahanku dan Vict terjadi rasanya aku sudah mendustakan seseorang yang sangat berharga dalam hidup. Sudah dua tahun dia bersamaku namun rasanya hidupku sangat hampa, tak ada sedikitpun celah yang bisa menempati posisi tertinggi di sini, tepat di hatiku, hanya ada dia satu nama yeoja yang benar-benar membuatku sangat rindu. Aku tlah berupaya mencarinya ke seluruh penjuru Korea. Bahkan aku tlah menyewa beberapa detektif bodoh yang hanya mengatakan. “kami gagal mencarinya” bukankah itu sebuah ucapan tak masuk akal. Ada kejanggalan saat aku menatap yeoja itu, saat dia tersenyum dan segala rasa kasih sayang yang ia curahkan padaku semuanya omong kosong bagiku.

“Oppa ini sudah hampir malam, ayo kita pulang!” ucap Vict riang tangan kanannya berusaha meraih lenganku namun ku tepis, mataku tetap vokus pada keindahan sunset disana. “Pulanglah jika kau merasa bosan”

BRAKK

aku menatap kaget reaksi yeoja tersebut, aku memang ingin membuatnya marah, bosan, dan aku sangat berharap agar dia menyerah untuk mempertahankanku. “Kyuhyun oppa apa istimewanya yeoja itu, aku bisa melakukan 10 kali lipat hal yang bisa dilakukannya, kau ingin membuatku marah hah? Kau pikir dengan sikapmu yang acuh bisa membuatku menyerah. Tidak!” Kemarahan Vict benar-benar diatas puncak, namun reaksi Kyuhyun hanya datar tanpa ekspresi. Sejenak mereka semua terdiam, terhenyak dalam suasa pantai disana.

Mata Kyuhyun cukup panas hingga tak mampu lagi membendung air matanya. Kyuhyun menatap tajam mata Victoria, namun berangsur sayu. Tatapan nanar milik Kyuhyun benar-benar membuat Vict takut. Yah… Dia takut jika dia akan kalah menghadapi namja itu. Kyuhyun berlutut dihadapan istrinya sambil terisak, rasa gengsi dan hal memalukan lain ia kubur dalam-dalam, mungkin menghadapi yeoja seperti Vict memang tak harus dengan sikap arogan namun penuh kelembutan.

“hik… Vicky-yaa percayalah sebagai seorang pria aku tak pernah menangis dihadapan siapapun, setakut dan sesedih apapun aku masih sanggup menahannya. Tapi tidak untuk ini, mungkin ini tak berarti apapun untukmu” Sesak di bagian hati terdalam seorang yeoja blasteran Cina itu setelah mendengar penuturan Kyuhyun. Kenapa dia begitu terus terang. “Apa yang sedang kau lakukan Oppa, cepat bangun dan kita pulang”

Kyuhyun menggeleng  “Tidak, kumohon lepaskan aku, kau tidak bisa menjeratku terus menerus, aku mencintainya. Bukankah kau tahu aku hanya mencintai Sooyoung” Vict menangis, kedua manusia itu terisak dalam kebisuan, seolah larut dalam desiran ombak yang begitu kencang. “Tapi aku mencintaimu Oppa!” Kyuhyun mendirikan tubuhnya, senyuman namja itu begitu hangat diraihnya kedua pundak Vict, matanya menatap dalam memberi pengertian secara lembut padanya.

Yeoja itu masih terisak, sungguh ia tak siap untuk berpisah dengan Kyuhyun. “Qian… Mengertilah, ini bukan cinta kau hanya akan menyakiti hatimu sendiri” Vict menunduk dan Kyuhyun meraih kedua pipinya agar kembali menatapnya. “Kau hanya mengagumiku, itu hanya sebuah obsesi. Diluar sana akan ada banyak namja yang bisa menerimamu apa adanya. Katakan pada orangtuaku bahwa kau sudah tak lagi menyukaiku, ceraikan aku qian kumohon”
“hik.. Andwae oppa, aku hik.,”
“Katakan dimana Sooyoung, aku merindukannya.

“aku akan membantumu mencarinya?”
“Jadi kita ke Amerika maksudmu?”
“Tentu saja, dia dan keluarganya tinggal di New York” Vict menepuk punggung Kyuhyun. “Maafkan aku Oppa membuatmu sulit” Kyuhyun menggeleng dan tersenyum. “gwechana” “setelah bertemu dengannya aku akan minta maaf padanya”
“Jadi kapan kita berangkat?” tanya namja itu.

“besok”

***
Pesawat yang mereka tumpangi lepas landas. Kini keduanya tlah sampai di Negeri Pamansam. Vict masih terus menatap punggun mantan suaminya dengan sedih, jujur dia masih tak ingin melepaskan Kyuhyun. Untuk apa dia menuruti keinginan Kyuhyun jika hanya untuk menyakiti hatinya. Sudahlah, ia memang harus belajar melepaskannya. “Ini alamatnya kita naik taxy saja”

Sebuah distrik hunian mewah terpampang di depan mata mereka. “Apa yang Sooyoung lakukan di tempat seperti ini?” Kyuhyun terus melangkah ketempat itu. “Huwah Kyungsan sayang, kau lucu sekali” samar-samar ucapan itu begitu nyata di dengar oleh Kyuhyun. Yah, suara Sooyoung begitu lekat, bibir Kyuhyun terulas senyum karena seseorang yang dirindukan benar-benar tlah dekat. Namun ada hal lain yang membuatnya takut. Apa Sooyoung benar-benar sudah menikah? Kyuhyun mengetuk-ketukan pintu itu dengan ragu sementara Vict masih setia menunggu pintu masuk itu terbuka.

Cklek

Seorang yeoja dengan tubuh kurus itu membelalakan mata menatap kedua tamunya dengan raut wajah ketakutan. Sementara Kyuhyun? Tentu saja namja itu terlihat bahagia melihat seseorang yang dirindukannya namun kebahagian itu hancur, serasa sirna saat tahu bahwa Sooyoung tengah menggendong seorang anak. “Youngi siapa tamunya?” namja bertubuh tinggi dengan lesung pipit indah itu mendekat. Ia sama terkejutnya melihat siapa yang datang. “Kau?” tanya Siwon tak percaya. Kyuhyun benar-benar tersulut kali ini. “Kau sudah punya anak? Hah..” Sooyoung tertunduk lesu tak sanggup membendung kesedihannya. “Pergilah jika kau hanya datang untuk mengganggu kami” Vict yang tahu tentang hal itu hanya terdiam, bukankah lebih baik Kyuhyun juga menyerah dan namja itu akan kembali lagi padanya. “Kau sedang sakit masuk dan istirahatlah, bawa anakmu untuk tidur” Kyuhyun benar-benar nestapa, yeoja itu benar-benar tlah menghancurkan hatinya.

“Kau tega sekali padaku Sooyoung!!” Yeoja itu menoleh dengan mata berkaca melihat namja itu menangis. “Aku berusaha keras mencarimu, menunggumu, membuang segala pikiran buruk tentangmu. Hik… Aku selalu memohon pada wanita ini untuk bisa menemuimu, tapi apa inikah hasilnya, meski aku tlah menikah tapi tak pernah sekalipun aku menyentuh wanita itu, dan aku benar-benar bodoh dan terlihat menyedihkan sekarang! Kau sudah berkeluarga dan punya anak?” Sooyoung berusaha tersenyum, senyuman itu begitu tulus. “Oppa tolong bawa Kyungsanku masuk”

“Tapi”
“aku ingin menyelesaikan masalahku dengan mereka…” Siwon menggeleng dan tetap pada pendiriannya. “aku akan masuk jika kau juga ikut aku masuk” Kyuhyun mendecih, sangat muak dengan namja sok perhatian seperti Siwon. “apa aku harus mengemis cinta lagi? Sudah berapa kali aku melakukannya. Aku sudah sangat memalukan demi mengejarmu”

“Kau tidak mengerti, dan kau tidak tahu apa-apa!” mata Sooyoung mendelik tajam pada yeoja disamping Kyuhyun, begitu tahu dirinya tersudut Vict tersenyum simpul. “Sooyoung dengarkan dulu ucapan Kyuhyun. Dia datang untuk kembali padamu bukankah kau juga masih mencintainya. Kembalilah, aku juga ingin meminta maaf karena ku hubungan kalian menjadi serumit ini”

“bagaimana mungkin aku kembali padanya. Kalian sudah menikah mana mungkin aku bisa bersamanya?” Kyuhyun mendekat kearahnya dengan langkah tak pasti. “kau juga sudah menikah bukan? Kau lebih parah dariku” Vict tersenyum tangannya terulur menyentuh tangan Kyuhyun. “Apa kau percaya, jika anak yang berada di tangan Sooyoung adalah anakmu?”

Sooyoung dan Siwon saling menatap, bukankah Vict yang menyuruh mereka bungkam namun kenapa justru dia sendiri yang membocorkan rahasia ini. “Kyuhyun Oppa seberapa besar aku menaruh perasaan padamu rasanya itu sia-sia. Aku lelah menghadapimu seperti ini” Siwon menghela napasnya dengan kasar. “Vict-ssi apa maksud ucapanmu?” yeoja itu tersenyum “apa kita akan tetap berdebat ditempat ini, apa ini gaya orang Amerika menjamu tamunya”
“masuklah…”

***
Diruang tengah itu kini tlah berkumpul keluarga besar Sooyoung termasuk kedua orang tua nya dan Soojin kakaknya, sementara bocah berumur dua tahun itu tengah berceloteh dengan ceria di pangkuan Kyuhyun. “Jadi Kyungsan benar-benar putraku?” ucapnya pada mereka. Semuanya tersenyum. “Syukurlah kau datang kau tahu Appa terus membujuk Siwon untuk menikahi adikku kalau sampai itu terjadi, matilah kau”

“hahaha” Semuanya terselesaikan. Vict menunduk, wajahnya pucat tak kuasa menahan rasa takut yang menyeruak didasar hatinya. “Qian kenapa kau diam saja, bagiku kau telah membesaskan ayahku dari tuntutan hukum sudah membuatku senang” Vict menggeleng. “aku sudah sangat keterlaluan, hik., Ajushi, Ajuma, Soojin unnie dan kau Siwon, maaf, maafkan aku yang terlalu kekanakan” Semuanya menatapnya sedih. “Sudahlah.. setidaknya kau sudah menolongku nak..” Ucap Tuan Choi bijaksana.

“Sekarang yang terpenting adalah, bagaimana kita merancang pernikahan untuk mereka..?” Dilihatnya Kyuhyun dan Sooyoung yang tengah asik bermain dengan putranya.

“Mereka tidak akan berpisah jika aku tidak memisahkannya dan aku selalu menakuti Sooyoung…” Vict kembali bersedih. “Kau tidak perlu menyalahkan dirimu yang sudah terjadi biarlah terjadi, anggaplah kenangan sebagai masa lalu kita”

Kyuhyun menggendong anaknya dengan penuh cinta, tangan kanannya terus memeluk dan mengusap lembut punggung Sooyoung.

“Maafkan aku Soo-ah… Kau pasti sangat menderita mengurus anak kita sendiri” Sooyoung tersenyum dan memeluk bahu Kyuhyun.

“Aku sangat merindukanmu kyu…” Yeoja itu tersenyum dan mengecup dalam bibir Kyuhyun.

“Aku tidak sendiri… banyak orang-orang yang terus menguatkanku.. disini..” Kyuhyun mengangguk dan dan mencium puncak kepalanya. “Sesegera mungkin aku akan menikahimu…”  Yeoja itu tersenyum dan meraih Kyungsan dalam gendongan Kyuhyun.

“Apa itu perlu..”

“Tentu saja, Status kita belum jelas… bagaimana nasib putra kita nanti…” Keduanya tertawa. Semua menatap bahagia keluarga kecil itu. Cinta memang rumit!

END

226 thoughts on “I Still Love (Part 2/End)

  1. Daebak…
    Akhirnya perjuangan kyuppa mendapat jan hasil..
    Walau mereka sempat berpisah selama 2th..
    Tapi akhirnya bersatu lagi..
    Dan vict juga menyerah…

  2. dan dengan kesabaran, akhirnya cinta mereka abadi jreng jreng..
    thanks ya yank, udah ngasih pw.y kkeke
    sempet mikir klo ini sad ending. kke
    semangat utk menulis lg ya yank..

  3. 2 tahun sempet terpisah , akhirnya ketemu lagi . Hiks ˘̩̩^˘̩) tapi akhirnya happy end . Daebak authorrr . Trus berkarya ya , aku tunggu FF , ff yang lainya ^^

  4. HWaaaAAa……..!!!!
    Aq sneng bnget liat perjuangan kyu yg membuahkan hasil… Untung siwon tdk jadi menikahi syoo… Buat AS.A donkkK..!!! Kasih dongsaeng buat kyungsan kkkke~😀

    Sebelumnya thank’s thor Atas PW.A thor…

  5. Woahh, love this ff❤ Muachh.
    Gomawo buat pw nya .
    Beneran baik kau Thor .
    Jeongmal gomawo …

  6. Happy ending. Lega rasanya kyuyoung bisa bersama lagi. Ceritanya menyenangkan walaupun awal2nya menegangkan. Gomawo clue & pw’a. Di tunggu ff selanjutnya

  7. vic eonie udah ngelerain kyupa buat soo eonie.
    seneng deh jadinx kyuyoung bersatu terus punya anak yg imut lucu.

  8. Waw disini aku suka-suka sama karakter kyu😀 tapi kasian tetep ditinggal soo ya walaupun tetep balikan lagi dan disini juga aku suka vic akhirnya relain yeeyy happy ending paling pas deh hehe, semangat buat ff lainnya eonni annyeong-gomawo-fighting ^.^

  9. Krain bkln sad ending .syukur deh vic nya akhrnya sadar jg .tp ksian jg yh dya nkh dh 2th tp cm danggep patung doank.mirissss😀
    Ence nya errrrr deh😀
    #efek dh lm ga bc nc😀

    Mksh bt pewe nya .

  10. annyeong thor, makasih ya thor uda kasi pw.nya.. hehe
    ffnya bagus thor.. akhirnya part end juga dan happy ending.. yeaa…. dan aku minta maaf ya thor baru coment skrg, abis banyak tugas huhu… maklum kelas 12 hehe..
    aku tunggu ff author selanjutnya..🙂

  11. Akhirny kyuyoung bersatu. ..jd ikut seneng hehe….ditunggu next ff chingu…oy trima ksih udh diksh pwny…:)

  12. Wahhhh seruuuuu bgetttt ney part.a , syukur kyu soo berakhir bersma, oh ya thor, rada gntung ney crta.a d.buat sequel donk, hehe
    mksih thor pw.a

  13. akhirnyaa happy ending, ke egoisan emang gak pernah bikin orang jadi bahagia, untung vic eon cepet sadar..😀

  14. mau sequel donk thor..
    masih penasaran sama keluarga nya kyuhyun ke sooyoung n keluarnganya,sama penasaran victo nanti akan sama siapa..
    gomawo atas pwnya thor🙂

  15. Miannn.. Baru komen sekrang, padahal udh baca dri kemren”#lagibnykTO#
    Akhrnya ni ff kluar jga..
    Usaha kyuppa akhrnya gk sia” deh
    Kesell deh pas tau kyu nikah sma vict.. Tpi untungnya mereka berceraii
    Alurnya terlalu cepet pas si vict ngelepasin kyu gtu aja
    Sequel ya thorr,, Nice FF
    #aku juga kesel kenpa se*kyu harus main drama musikal breng,, mana aku udh liat lgi fotonya#

  16. Gomawo pwnya thor. Akhirnya semua berakhir sesuai keinginan. Thor bikin.sequelnya dong. Keep writing

  17. iya tho,kyknya kecepetan nih endnya🙂
    tp gpp yg penting happy ending.. haha

    daebak.. keren..😉

    #iya bener bgt thor,apalg klo ngbayangin ada adegan kisseunya.. huwee..
    gk rela..😦

  18. fyuhhh akhirnya aku dapet pw juga ^^ gomawo chingu🙂
    senengnya akhirnya mreka bersatu lagi, agak sedih sih karna kyu ga nemenin soo pas hamil..
    tapi gapapa deh yg penting mreka bahagia sm anak mreka akhirnya ^-^

  19. wew aku fikir waktu di teaser itu anak kyu ama vict haha😀
    oke ini akhir yg bahagia🙂
    kenapa di part akhir ini anaknya soo ga di buat berbicara walaupun baru 2thn seengganya dia bisa dikit2, pasti lucu *haha😀 ngayal-_-

  20. akhh q lupa blm baca ff ini.. pdhl dah dpt pw nya lama.. ㅋㅋㅋ maaf ya thor..

    pokoknya slalu suka ff bikinannya author…

  21. gomawo buat pw nya…
    ceritanya daebakkk… kyuyoung adalah takdir, jdi cobaan dlm bentuk apapun nggak akan mengubah takdir… kekeke~
    aku juga galau gra” seo eonni sama kyupil bakal nge dramus breng.. sampe nangis akunya, tpi ak mulai ikhlas, konsekuensi jadi Knight itu haruslah berlapang dada.. tau ndiri kyuyoung moment udah mulai jrang, walopun bgitu, sekali kyuyoung tetap lah kyuyoung..bagaimanapun takdir mreka kedepannya..
    knight harus kuat nee, msih ada hrapan kyuyoung bersatu dlm khidupan nyata… kyuyoung jjang !! Author jjang !!

  22. first ,,, thank thor pwnya ….🙂
    ff nya daebakkkk ,,, bkin cmpur aduk yg baca ,,,,
    lanjut dong thor as nya ,,,,,
    kerennnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn

  23. untung aja kyu oppa sempet datang, kalo gak bisa nikah ya Soo sama siwon oppa..
    kyu oppa bner2 setia menunggu cinta dari Soo
    dan penantiannya berhasil

  24. geleng-geleng hasilnya bagus ko thor, hahaha sama thor berita itu memang bener2 bikin galau tp ga apa2 lah toh forever kita tetap kyuyoung right.. #pasti jawabsendiri keke
    Happy ending yeah, sempet o_o shock pas ending soounnie tanya apa perlu mereka nikah kekeke soo unnie udah nganggep kyupa suami jd aja begitu hehehe untungnya kyupa jd lebih dewasa itu kerasa pas di endingnya. pokonya keren thor.. daebak daebak, buat fanfic2 lg yg banyak ya.. ditunggu update-annya ya.. hwaiting..

  25. akhirnya kesabaran dan penantian soo terbalaskan jg,,,
    wah anakx kyu ama soo ternyata kyungsan ya,, pasti lucu deh..
    tapi mereka jadi menikah kan ya??? ortunya kyu pasti setuju donk ya,,, kan masalhnya udah selesai…
    andaikan ada squelnya ya min,,,hehehe

  26. Panjang bgt alurnya unnie jadi bingung bacanya hhihii
    By the way gumawo pw nyaa :*
    Sedih yaa gg sanggup deh jadi soo unnie
    Tapi salut sama kyuppa masih setiaa.gg tahan godaan dr vict unnie hhi

  27. kyaa akhirnya kyuyoung bersatu happy ending
    good job banget thor
    thanks ya udah ngasih pwnya
    \

  28. suka bgt ma end’a tp agak cepet ya alur’a gak detail bgt gitu…tp seneng ternyata siwon belum menikahi soo…dan kyu licik bgt untuk ngedapetin soo dia make cara yg licik ngehamilin soo tp aku suka…

  29. Waaa daebak!! happy ending hmm aku pikir awalnya vict gabakalan jdi nikah sma kyu eh taunya jdi juga next ff ditunggu thor😀

  30. gimana sma orang tua kyu?? apa mereka jga sdh merestui kyuyoung???
    vict akhirnya nyerah jga..
    akhirnya happy ending..
    buat author makasih pw nya…🙂

  31. Ceritanya bagus thor, tp maaf aku rasa alurnya kecepatan karena kurangnya cerita vict sama siwon, hhe jgn marah ya ^^v
    Makasih ya thor pwnya, ditunggu ff lainnya

  32. Omg..finally vict nyerah juga –” soo jg knp lari dr kyu -_- kasian kyu nya hahaha good thor. Thanks pw nya

  33. akhirnya kyuppa bisa ketemu ma sooeon,and ma kyungsan jg…itu siwon cuma jadi cameo aj y?ada beberapa bag. yg typo,but it’s okey…
    chingu AS crazy sisternya masih ada gk,atau udah berhenti d part yg terakhir dpost itu???
    keep writing..!!

  34. Sblumx trma ksih utk pwx, bgus thor tp q kra knflikx bkalan lbih rumit trxt tdak. Victx cpt bgt sdar.

  35. Huaahh ternyata Happy End, daebakk (y)
    nae kira Sooyoung udh nikah sma Siwon, trnyata enggk ..
    hehe bgus lh ^^
    mau minta ASnya thor, dngan aegy mereka bnyk prmintaan keekee ~
    boleh yaa.. boleh.. puppy eyes

    Dan gomawo jg udh ksh PWnya😉

  36. Akhirnya happy ending juga, yeay ! Coba vict saar dr dulu -,- kirain soowon uda nikah >< author ini kependekan banget😦 aku minta ASnya dong, pen tau gmna kelanjutan hub kyuyoung selanjutnya🙂 gomapta buat pwnya, ne? ^^ keep writing !😉

  37. Author-nim aku dpet pw dr tmend ku..
    Abis lama bgt deh ngasih pwnya..pdahal aku komen trs..
    Daebakk critanya..walopun kaya ngebut bgt ya..
    D tunggu dehh ff laend nya..

  38. Happy end!
    Kyuhyin benar2 berubah, dari sebelumnya immature, menjadi mature.

    Nc-annya hot dah!
    Ditunggu ff lainnya author..

  39. sama thor, saya juga galau TT
    but, ffnya tetep keren, cuma agak kependekan aja gitu .
    thanks pw nya yaa

  40. Huaa…
    Happy ending…
    Seneng banget..
    Tapi…

    Galau beratt..
    Kenapa Kyu Oppa harus sama Seohyun Drama musikalnya..
    Gak reeellllaaa…

    Sebagai Knight..
    Aku tetap Dukung Kyuyoung..

  41. huaaaa… happy ending yeaeey🙂
    aku ikut curhat boleh? hehehe
    klo masalah si polos main dramus itu cuma buat laku aja gimana ya kan mrk berdua cuma
    couple kontrak eh maaf😀 klo lagi ada kerjaan ya berdua, awalnya jg yaah mrk lagi. tapi itu cara sm ngeruk duit dr mrk. coba kyk couple2 lain, misal haesica, yoonhae atau apalah, mrk emang dibikin kerjaan brg?? pdhl mrk keliatan bgt kyk ada sesuatu, sementara seo-kyu yg para penggemarnya bilang real, wew sm hebat bgt klo iya mrk real dipasangin mulu. klo gtu yg lain jg bisa dong sama mrk doang?? hehe yakinkan hati klo kyu ehmm cuma buat syoo lalala😀

  42. daebak… keren abis…
    campur nih perasaan abis baca ni ff. ya kyu jadi duda dulu ru nikh ma soo unnie….
    tpi aneh nya udah punya anak 2thun malah… ckckck anak muda di perfanfiction…ckckckc

  43. Hwaaa…
    Nice FF :*
    tapi gantung thor😦
    terus gimana mereka nikah?
    Keluarga Cho gimana?
    Terus itu cerai atau gimana?
    Meraka balik ke korea gak?
    #plakkk ni anak bnyak tanya :v

    sequel..sequel..sequel.. Juseyo😀
    FIGHTING!!

  44. Sempet ga terima Kalo sooyoung ma siwon
    Kenapa kyuhyun masih nikah ma vict
    Endingnya bgus.
    Hwaiting thor buat cerita perjodohan sooyoung ma kyuhyun dong

  45. aigooo…. Makasih thor pwnya, dan kalau bisa kalau tapai wajib sih kkkk~ itu harusnya nikah nikah…… Sekalian sequel liat si baby tumbuh kkk eh berati berhasil tu dong wkwkwk xD

  46. Apa kluarga kyuhyun oppa nerima soo eon?? … msh ngeganjal jadi.y…

    Nice ff durunggu ff lainnya eon

  47. Eon, saya juga galau denger berita itu (˘̩̩̩⌣˘̩̩̩) kenapa hrs sm dia sih ?? …
    Cerita nya bgs😀 aku kira sad end trnyata happy end (ˆ▽ˆ)/
    Gomawo for the pw eon~(‘,’~)
    Ditunggu ff lainnya !
    Hwaiting !

  48. Agak kpendekan sih thor tp ttep keren kokk!! Ehiya hwaaa si kyu mau main drama musical sama *** udah galau tingkat akutt guee hwhwh #galau bareng author😄

  49. Mangharu biru….
    bayangkan, kalau bukan karena cinta’a pada soo eon,,
    bagaimana mungkin kyupa tahan tak menyetubuhi vict eon selama dua tahun.
    aigooo… dan terus, siwon oppa pasti sayang banget sama soo eon… aq kira mereka saudara, ternyata sahabatan dengan siwon yg sepertinya menyukai soo eon,

    aishh… victoria-ssi, kenapa baru sadar akan kenyataan cinta saat dua tahun lamanya membuat soulmate itu pisah, eoh?!
    well, geundae… itu lebih baik dibadingkan kau tak sadar selamanya, *wkwkwkwk..

    as always,
    ff-mu sllu membuatku berdebar eonni-ya,…..
    sukkaa sangat… pake banget lagi!

    so, wait the after story of this, nde eon?
    wahh jinja!! aku terbawa suasana!:D

    . (y)

  50. huwaaaaa!!! daebak sekali ffnya chingu! aku suka dan sangat suka!!!
    ffnya jjang! daebak!! gomawoyo ff kecenya!! ^^ ㅋㅋㅋ

  51. what !!!
    yg bnr s..kyu mw main drama ?? andwae !

    huaaaa ak mw nangis. smga aj cma akting dan prasaan kyu cma bwt soo..
    tp doain aj dh rncna main drama brengny btal. amin…..

    hmmm kren crtany wlaupn kyu dkt maksa kkk tp it lh gya kyu nyampeein cintany ke soo. trus,wlaupun rumit jln crta mrka tp ttp happy ending.
    rp bgus lg klo ad sequelny..:-)

    gk bruk kok crtany cuz crta yg dbwt spnuh hati pasti mghsilkan ssuatu yg bgus

  52. Vict ternyata ngelepasin Kyu juga..
    Akhirnya kyuyoung bersatu..
    Kalau bisa tambah sequel lgi thor
    Makasih pw nya ^^

  53. akhir na happy ending…. Hore#prokprok
    oh iya,trims bwt PW na yah thor..
    Keep writing! D’tnggu krya slnjt na^^

  54. huah selesai juga. siwon knapa ikut soo ke US? mereka hubungannya apa sh?
    akhrnya kyuyoung bareng lagi deh ^^

  55. Trharu ama skap victoria nih, salut deh buat dia
    kyuyoung kapan married??? Butuh AS nih kyaknya hehe
    Alurnya membingungkan thor
    tp gppa deh tetep bgus kok
    mksh ya pw nya
    keep writing:-)

  56. Miane chingu , kenapa aku jadi bingung..?sepertinya aku melewatkan part 1 nya hehehe..tapi part 2 nya kereeeen bgt gomawo for PW

  57. Wahhhh….daebbakkk!!!!bkin ASnya donk chingu,pengen kyuyoungnya mnkah..,aq jg lgi gundah gra2 seokyu mw main musical…

  58. bersusah dahulu, bersenang kemudian » kisah cinta kyuyoung -__-”
    emg sih soo hamil akhirnya, tp kyu jd hrs nikah sama vic krn ancaman vic ke soo. endingnya jg hampir aja vic berubah pikiran X-(
    tp agak gantung~ krn belom bnyk bahagianya hahah

  59. Keren thor endingnya
    suka banget akhirnya mereka bersama
    untung vict bisa ngelepasin kyu
    ditunggu ff yang lainnya thor😀

  60. Finally happy ending
    Aku kira bakal sad ending karena pas di tengah cerita kyu sama vict nikah
    Eh gataunya hehehehe
    Ditunggu karya selanjutnya ya
    Semangat !!!

  61. Hmm,, emank banyak typo thor.. Beda dgn ff sebelum”.y..
    Tp tetep daebak koq.. ^^
    Ngomongin masalah DraMus itu,, aiss,, bikin galau super..

  62. Makasih deh buat vict yg udh mau ngerelain kyu buat soo ,, akhir’a happy end
    sequel ?? hehe
    di tunggu fanfic kyuyoung yg lain dan Gomawo buat PW’a😄

  63. ending yg menegangkan…. Kyuyoung bhagia bnget bs bersma lg… Gomawo vic udah relain kyu…. N gomawo pwnx..

  64. first kah ?
    huwaa daebak!
    bisa banget mencampur aduk prsaan nih😄

    daebak thor, keep writing yaa ^^

  65. Pingback: I Still Love | Kyuyoung Shipper Indo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s