Dating Prestigious (Part 2)


Tittle : Dating Prestigious (Part 2)

Cast : Choi Sooyoung

Cho Kyuhyun

Lee Donghae

Jung Jessica

Rating : G

Lenght : Series

Autor : iyank3

Happy Reading semua^^

Part 1 ==>   https://kyuyoungshipperindo.wordpress.com/2013/09/24/dating-prestigiuous-part-1/

Part 2

Neomu-neomu yeppuda… Sepertinya namja itu benar-benar tertarik padanya, bodohnya kedua yeoja itu tak tertarik untuk menanggapi reaksi aneh mereka. Sooyoung benar-benar kesal sekarang lagipula kenapa pula ia harus mengenakan pakaian se sexy itu, menyebalkan… yah ini lebih parah dibandingkan dengan pekerjaannya dulu sebagai baby-siter, pelayan atau semacamnya. Disingsingnya pakaian ala penari itu bahu yang terekspos sempurna benar-benar membuatnya risih ini pakaian dansa yang tidak mewah atau pakaian itu lebih pantas disebut pakaian salsa.

Donghae tersenyum kecil menahan kejolak aneh yang ia rasakan saat Kyuhyun benar-benar terlihat tolol di depan yeoja yang tidak tahu asal usulnya itu.

“Kyu, gwechanayo?” Tanya Donghae pelan agar tak didengar dua yeoja asing itu. Kyuhyun tak bereaksi menanggapi keresahan Donghae, wajah sumringahnya justru makin terpancar, ia makin gencar untuk sekedar menatap yeoja itu lebih dalam. Apa bagusnya berada di tempat seperti ini, yeoja itu kian ringsang dengan suasananya. Melihat dua namja yang terkesan buas baginya membuatnya harus ekstra hati-hati. Matanya membidik geram pada pandangan Kyuhyun yang aneh. Aish.. yeoja itu bahkan tak bisa bersantai di tempat ini. Bagaimana mungkin dua heina betina terperangkap dikandang Srigala jantan?

Ia masih berhati-hati. Think Careffully..  Sooyoung dengan kasar menutup sedikit paha yang terekspose sempurna. Jessica makin gerah dengan suasana ini namun apa daya bukankah mereka berdua yang menerima begitu saja pertolongan mendadak dari dua pemuda tadi.

“Kyu…” Namja itu terhenti menatap dua manik mata yang enggan melihatnya. Kemudian menoleh pada Donghae yang sejak tadi berteriak kecil, dia benar-benar mengganggu. Jika saja tidak ada orang lain didalam mobil ini, suasana akward tidak akan terjadi, ia masih penasaran dengan yeoja itu.

“Wae?? Kenapa memanggilku terus?” ia mendesis bersikap tak bersahabat padanya, Donghae menghela napasnya perlahan dan kembali menerawang jalan di depannya.

“Kau sedang mengemudi, kenapa melamun?” Tukasnya, Kyuhyun kembali membimbing laju kendaraannya. “Aku tidak melamun..” ia menyangkal malas.

“Apa kau mengenal mereka?” Bisiknya lagi, Kyuhyun mengulum bibirnya. Sungguh sahabatnya sedang dilanda penasaran besar padanya.

“Apa kau sedang bermain-main? Apa karena ini kau tidak mau punya kekasih, hah??” Donghae menunjuk-nunjuk pada dua yeoja dibelakangnya membuat Kyuhyun terhenyak, apa maksudnya? “Kenapa bicaramu seperti itu?” Donghae tersenyum miring menyunggingkan senyuman mengejek pada namja tersebut.

“Mereka langgananmu..??” Lagi pertanyaannya membuat Kyuhyun melotot tajam, ingin sekali menyiram wajah inocentnya dengan oli bekas yang berjejer di garasi rumahnya.

“Mwoya??” Kesal Jessica dan Sooyoung, teriakannya cukup mengagetkan indera pendengaran milik namja itu. Kyuhyun menggertakan deretan giginya. Tidak bisakah Donghae bicara lebih pelan, kalau sudah seperti ini membuat ia tak enak hati pada yeoja-yeoja itu.

“Sooyoungi bagaimana menurutmu??” tanyanya setengah berbisik. Ia menanggapi komentar kecil Sica dengan gelengan lemah. Yang ia pikirkan adalah bagaimana cara untuk keluar dari sini, membebaskan diri saja tidak bisa. Sementara yeoja disebelahnya mulai terlihat santai. ‘kurasa mereka hanya pemuda biasa yang tak biasa’ Mata tajam Sica membidik wajah tampan itu dalam pantulan cermin diatas dasbord mobil milik namja tersebut..

“Menarik!!”

 “Apanya??” Protes Sooyoung lagi, ia sudah tidak betah berlama-lama di dalamnya. Tangan kanan Sica bergerak merangkul pinggul  Sooyoung membimbingnya agar bergerak lebih lekat kearahnya.

“Apa kau tidak sadar, sepertinya namja itu menyukaimu?” Sooyoung turut mengikuti arah pandang Sica pada cermin atas dan seketika pandangannya bertemu pada sorot mata Kyuhyun yang penuh misteri, Jesica menyeringai lebar memperhatikan pertemuan bola mata itu. Keduanya bertatapan mesra penuh kecanggungan, tubuh Sooyoung seketika menegang, ini tidak sesuai seperti yang ia harapkan, niat ingin bekerja justru bernasib sial karena kebodohan dan kecerobohannya sendiri.

Sadar sedang diperhatikan Sooyoung mulai berpaling dari tatapannya. Giginya meringis kesal hampir menggigit bibirnya sendiri.

“Kau pikir aku ini bodoh.. aku yakin namja-namja itu sama saja dengan semua namja yang sering kita temui. Mereka hanya namja hidung belang menyebalkan!!”  Suasana mulai legang keempat manusia itu mulai terdiam bersama.

Sica mengangguk dalam hati ada niatan untuk memperdaya mereka, dilihat dari lekuk wajah mereka memang bukanlah seorang milioner namun jika diperhatikan lagi barang-barang yang ia lihat di sekitar tubuhnya adalah merek branded terkenal setidaknya ia pernah membaca dari katalog milik majikan-majikannya dulu. Ia melebarkan pandangannya melihat barang-barang kualitas atas itu berceceran disudut mobil seperti barang yang sudah tidak berguna, terpesona dan takjub itu logikanya.

“Sooyoungi aku punya ide bagus..” Lagi, Sica berbisik nyaris tanpa suara. Sooyoung mendekatkan telinganya, ia yakin ide temannya bisa membuatnya cukup kenyang dalam sehari ini. “Kita curi saja barang-barang ini..” Sooyoung melotot tak percaya, itu tidak mungkin. Kedua yeoja itu masih siaga melihat perdebatan kecil antara Kyuhyun dan Donghae yang makin menjadi.

“Kau ingin kita kelaparan…ingat uang sewa kita sudah limit.. lihat jam tangan ini” takut-takut yeoja itu memperlihatkan sesuatu yang berada digenggamannya. Ia hanya memungut benda yang tergeletak tak berdaya di lantai mobil Silver itu. Sica menggaruk tengkuknya yang dirasa masih halus baginya, wajahnya menampilkan ketidak berdayaan menerawang keatap mobilnya, ekspresinya begitu sulit untuk diartikan. Sooyoung melihat yeoja itu memasukan jam tangan Casio putih kristal bermerk itu kedalam celah pertengahan dadanya. Mata Sooyoung membelak lebar memperhatikan tingkah konyol sahabatnya. Apa tidak ada tempat lagi, yang bisa disembunyikan dengan aman?

“Ommo.. kau gila..” Teriaknya berbarengan dengan mata bulatnya yang terbelalak sempurna.

“Gwechanayo…?” Sica mengedip-ngedipkan matanya menyuruhnya tidak berkomentar lagi, Sooyoung mengangguk. Tiba-tiba ia tersenyum lebar pada Donghae yang memperhatikannya aneh. Kyuhyun memalingkan wajah Donghae dengan kasar.

“Yaaa..” Ujarnya lagi cukup keras. Kyuhyun menjentikan jemarinya sambil berbisik. “diamlah…”

Wajah Jesica mungkin terlihat santai tapi lihatlah keringat sebiji jagung itu terus bermunculan, Sooyoung ikut panik, biar bagaimanapun ini rencana bersama. Ia tahu benar jika Sica tidak nyaman dengan benda didalam pakaiannya. Terlintas ide kecil dalam otaknya. Seketika wajah Sooyoung mulai pucat.

“Dingin sekali…” Kyuhyun langsung menoleh memperhatikan wajah letih milik Sooyoung. Seketika ia melepas jaket coklat yang ia kenakan.

“Nona pakailah ini…” Sooyoung mengulum senyum,

“Sica mungkin kau lebih membutuhkan ini..” Jaket milik Kyuhyun langsung ia sandarkan untuk menutup tubuh Jesica. Kyuhyun terpana melihat kebaikan Sooyoung. Donghae mulai tak peduli lagi, ia justru sibuk dengan musik ditelinganya.

“Ow.. apa yang kau lakukan hah?” Teriak Donghae kejam saat Kyuhyun berusaha melucuti mantel yang ia pakai. “Cepat buka…!”

“Mwoya..??”

“Kubilang cepat buka…”

“Arkh… aku juga kedinginan, aku tidak mau!!” Kyuhyun mulai geram padanya. Dengan satu tarikan tangannya ia berhasil melepas mantel miliknya.

“Nona pakailah, bukankah kau juga kedinginan?..”  Sooyoung terlonjak, mengangguk dan menuruti perkataan Kyuhyun.  “Gomawo.. tapi aku tidak apa-apa, temanmu lebih butuh ini” Kyuhyun menggeleng menolak. “Tidak… pakai saja untukmu..”

“Jinja..?” Sooyoung memakainya dengan ragu. Kyuhyun tersenyum kilas setelah melihat Sooyoung tlah memasang mantel itu di tubuhnya.

“Nde, angin malam tidak baik untuk tubuhmu..”  Ucap Kyuhyun hangat, Sooyoung tersenyum malu sementara Donghae menatap Kyuhyun tidak percaya. Ia jarang melihat Kyuhyun bicara sehalus itu dengan lawan jenis.  Jesica melirik sinis kearah Donghae, namja itu tidak terlihat baik sekarang.

“Nona.. dimana rumahmu biar kuantar kau pulang?” Lama Kyuhyun mengitari jalanan Seoul namun ia baru ingat bahwa ia sedang membawa dua yeoja cantik dalam mobilnya. Tanpa sadar ia membawanya sejauh ini.

“Rumah kami.. emmp..” Sica dengan cepat mencegah ucapan Sooyoung, akan sangat bahaya jika mereka tahu tempat mereka tinggal, terlebih ia tinggal di penginapan kumuh. Ia benar-benar akan di cap sebagai yeoja buruk dimata dua namja itu.

“Kami sedang tidak ingin pulang…!!”  Sica menajamkan tatapan pada sahabatnya, Sooyoung yang cepat sadarpun mengerti.

“Benarkah?” Bagus! Ini yang Kyuhyun inginkan, itu artinya dia bisa lebih intim mengenal yeoja yang sudah membuatnya penasaran selama ini.

“Lalu kami harus mengantar kalian kemana? Ku lihat kalian sedang berlarian tadi, siapa mereka? Apa kalian punya masalah dengan namja-namja yang mengejar kalian??” Sica gemas setengah mati dengan pertanyaan retoris Donghae yang menyudutkannya.

“Mereka adalah bodyguard ayahku, kami pergi dari rumah…? dan mereka mengejar kami beruntung kalian datang, sekali lagi kami ucapkan terimakasih” gugup Sooyoung saat mulai menjelaskan kronologisnya, berharap mereka tidak menjebak pertanyaan-pertanyaan aneh lainnya.

“Jinja? Aku tidak percaya!” Sanggah Donghae membuat Kyuhyun kesal. “Diam kau..!!”

“Lebih baik kalian menginap saja dirumahku…!!” Donghae mendecih heran dengan sikap Kyuhyun dua yeoja asing sudah membuat perubahan besar pada sikap Kyuhyun.

******

Dua yeoja itu menatap takjub pada sesuatu yang dilihatnya. Pemandangan yang sangat luar biasa. Eksotika alam yang tak pernah ia lihat tergambar dengan sempurna. Bahkan untuk melihat ini mereka harus merogoh beberapa won di kebun safari. Rumput hijau itu menjulang diikuti selang bunga lily putih, dedaunan itu memenuhi taman maha luas meski malam tlah legang namun masih bisa dirasakan indahnya oleh Sooyoung dan Sica.

Beberapa pelayan keluar membukakan pintu kemudi milik tuannya. Drastis suhu tubuh yeoja itu meningkat drastis menerima sambutan luar biasa yang tak pernah mereka alami bahkan untuk sekali saja. Apa yang bisa dilakukan oleh dua yeoja polos itu hanya mencoba bersikap santai atas penerimaan sambutan ini. Really Fantastic.

Tak hentinya dua yeoja itu berdecak kagum terlebih saat pintu utama bangunan mewah itu terbuka lebar, beberapa pelayan kembali menyambutnya dengan membukuk memberi salam pada mereka. Sooyoung dan Jesica saling pandang tak percaya pada apa yang dilihatnya sekarang.

‘Aku bahkan tidak pernah bermimpi berada di istana, ini benar-benar seperti negeri dongeng’ hati Keduanya bahkan mengucapkan hal yang sama. Sooyoung hampir membuka mulutnya jika saja Sica tidak mencegahnya dengan menyikut pergelangan tangan miliknya. “Bersikaplah biasa..!!” instruksinya  dengan isyarat mata. Sooyoung mendengus malas lalu kembali mengikuti kedua namja itu.

“Kalian bisa tidur di kamar Noona ku atau kalian pilih saja kamar yang kalian suka, jangan sungkan anggaplah rumah kalian sendiri…” Keduanya mengangguk ragu.

“Nde, gomapshimida…” Pelayan-pelayan itu pun mengantar mereka ke kamar atas, dilihatnya ornamen-ornamen dinding itu dengan seksama, mereka masih melihatnya, takjub.

_

“Hey bodoh, kenapa kau membawa mereka ke rumahmu… kau pikir ini tempat penampungan..” Kyuhyun masih membasuh wajahnya di wastafel kamarnya, ia tak menghiraukan teriakan Donghae yang terus kelimpangan dengan perasaan anehnya. Namja itupun mengusap wajahnya yang mulai terlihat lebih fresh dengan handuk mini itu dan membuangnya asal.

“Tidurlah… nanti saja kuceritakan…!” Tukasnya dan ikut merebahkan tubuhnya dekat namja itu. Dongahe memukul kepala Kyuhyun dengan bantal miliknya merasa tidak suka dengan sikap acuh darinya.

“Apanya yang harus kau ceritakan, kau bahkan tidak mengenal mereka berdua, ingat jaman sekarang marak sekali dengan tindakan kriminalitas modusnya adalah gadis-gadis seperti  mereka, yah aku akui.. kurasa mereka terlihat seperti model tapi apa kau tidak merasa janggal??..”

“Seribu kali kau bertanya pun tidak akan ku jawab, tidur dan diamlah atau kau bisa pergi jika tidak ingin tidur denganku..” Kyuhyun mulai mengatupkan matanya.

“Kapan orangtua mu pulang? Jika mereka ada di sini yeoja-yeoja itu akan dicecar habis oleh Ibumu..” Kyuhyun kembali membuka matanya merasa tak nyaman dengan penuturan namja tersebut, hatinya mulai resah.

“Mereka masih lama di Amerika, Ahra noona juga masih ingin tinggal di Jepang aku tidak tahu kapan mereka akan pulang, aku tidak pernah menanyakannya..” Donghae menatap Kyuhyun dalam walau di hatinya sedikit kesal namun dia berusaha mengerti sahabatnya. Yah.. lagipula dua yeoja itu masih asing baginya, semoga saja mereka tidak salah menolong yeoja-yeoja itu.

“Kyu.. kau akan dapat masalah besar..!”

_

“Ommo… Huwah.. aku bisa gila… Wah…” Sica memamerkan baju-baju sexy milik Ahra yang dikenakannya. Model dan perpaduan warnanya sangat serasi melekat ditubuhnya.

“Wah… Sooyoung kau juga sangat cantik dengan piyama itu, sederhana tapi sangat elegant..” Sooyoung pasrah saja dengan perilaku yeoja didepan matanya, hampir seluruh lemari pakaian itu nyaris terubrag-abrig oleh tangannya. Tak tanggung-tanggung semua peralatan make up bermerk itu pun di jajalnya tanpa sungkan.

“Sica-ya bagaimana kita bisa membereskannya kau membuat seluruh kamar ini berantakan…!!” Jesica masih tertawa riang berbeda dengan Sooyoung yang tampak enggan menunjukan sedikit senyumannya.

“Sooyoung-ah nikmati malam ini, Arasho..!!”

“Tidak, kita harus pergi Sica, aku tak nyaman dengan ini.. dan kembalikan saja jam tangan yang sudah kau curi..”

“Aku tidak mencurinya, aku tidak jadi mengambilnya…!”

“Benarkah? Kenapa tidak jadi?” Entahlah pertanyaan ini benar atau salah, yang jelas Sooyoung hanya asal bertanya.

“Untuk apa aku mengambil benda seperti itu jika masih ada yang lebih istimewa seperti ini, ini dan ini Waaah,,, aku mencintaimu…!!”  Sooyoung menelan salivanya, ia jengah setengah mati pada tingkah Sica seperti terhipnotis dengan semua kemewahan itu. Sooyoung merebahkan tubuhnya kesal matanya menerawang kepenjuru kamar  pelan-pelan di tatapnya foto keluarga yang terpampang besar di bilik dinding kamar itu.

“Kau melihat foto namja itu terus, kau menyukainya kan??” Sooyoung hanya diam saja, terserah yeoja itu mau berkomentar apa. Yang jelas dia hanya merasa aneh di istimewakan oleh namja yang baru saja dikenalnya.

“Kyuhyun, Cho Kyuhyun namanya…” Sica kembali tertawa, namun Sooyoung mendesis  sebal.

“Aku juga tahu namja itu bernama Kyuhyun”

“Jinja?? Wah kurasa kalian saling suka..!” Kagumnya lagi, Sooyoung sama sekali tak tertarik pada keadaan ini. Terlintas sekelebat pikiran aneh yang menggandrungi hatinya bahkan perasaannya menjadi sangat was-was.

“Sica-ah, bagaimana jika namja itu seorang psikopat dan dia akan melukai kita.. sekarang kita sudah tertangkap, apa yang bisa kita lakukan hah??” Paniknya membuat Jesica menghentikan aksi dandannya. Ia menatap Sooyoung dengan geram ..,” cepat Sica, kita harus pergi dari tempat ini..” ujar Sooyoung lagi dibarengi dengan kepanikan miliknya.

“Hussst.. berhentilah berpikiran macam-macam..kapan lagi kita bisa berada di tempat semewah ini..”

“Malam ini adalah malam paling sial yang pernah ku lalui..” Sica menepis pernyataannya.

“Tidak juga, ini malam keberuntungan kita…!”

“Apa yang ada di otakmu hah? Baiklah jika kita harus mencuri cepat kau curi barang-barang yang kau inginkan.. dan kita pergi, cepat…lakukan! aku menunggumu..!” Jesica lantas beranjak kesisi ranjang untuk membaringkan tubuhnya.

“Apa yang kau lakukan? Kenapa malah tidur… cepat kita harus pergi dari sini…!”

“Andwae youngi, aku menyukai tempat ini…”

“Dan aku tidak menyukainya, ayolah Sica,, palliwa..!”

“Kita tidak perlu mencuri barang-barang miliknya, lagipula kita tidak mahir dalam hal ini…” Sooyoung mengangguk membenarkan perkataannya. “Baiklah kau benar, kita tidak bisa melakukan apapun, mencuri yah… orang tua kita akan mati jika mereka tahu kita masuk penjara..”

“Tidak juga, buktinya kau sudah mencuri tapi masih selamat sampai sekarang, kau baik-baik saja bersamaku disini… haha..”

“Aku?”

“Nde, kau..”

“Apa yang sudah kucuri?”

“Hati Kyuhyun…!!”

“Mwo??”

“itu suatu kehormatan besar karena seseorang sepertimu bisa membuat namja kaya raya jatuh cinta padamu..”

“tapi aku tidak mengenalnya”

“Sayangnya dia seperti sudah mengenalmu dengan sangat baik…!”

“Aku tidak peduli…!!”

“Ayolah Sooyoung, kau harus pintar memanfaatkan situasi ini…!” Jesica memohon padanya dengan tatapan memelas, Sooyoung enggan melihat sahabatnya itu yang kini membuat moodnya naik turun.

“Aku bahkan tidak tahu apapun tentang kemewahannya…!!”

TBC  

Mohon maaf jika lanjutannya terlalu lama. RCL ya. Gomawo..

84 thoughts on “Dating Prestigious (Part 2)

  1. ooh…..
    cie..cie…cie
    Kyuppa lgi Falling in Love sama Soo Eon..
    Pasti nanti Haeppa sama Sica Eonni couple-nya
    Hehehe….

  2. Pingback: Library FF | iyankz ffection ^^

  3. Serem juga punya temen kek sica. Kalo ketawan gimana coba? Syoo, kabur aja sendiri. Bukan kabur keluar rumah tapi ke kamar kyu biar aman😀

  4. Pingback: Datting Prestigious (Part 8) | iyankz ffection ^^

  5. Ahh smoga kyu ga di manfaatin deh,, agak ga suka sih sifat sica disini._.v tp ttp penasaran nexttt nextt

  6. Huh.. chingu buat Sooeon jga jatuh cinta sama Kyuppa yaa? tapi Sooeon jgn gila harta *nyusahin. Oke, feelnya dpet.. keren. Next..

  7. Sikon soo eonn disini bner” beda, biasanya kn soo eon berasal dari keluarga kaya lah skarang malah kebalikannya, penasaran gimana nanti kisah cinta mereka🙂

  8. Pingback: Lovesoo4ever

  9. sica kya g ada t4 lain aj nyioen jam tgnnya -_-
    ecieee kyuyoung tatap2an dikaca ihirrrrr
    next chingu^^

  10. suka bgt ma nu ff tp update’a lama amat….cie kyu terpesona ni ke soo…cepat dilanjut chingu…

  11. Aduhh.. Si sica ngompor”in sooeon nih
    Kyu kena syndrom love at first sight
    Hae kyk.a udh mulai curiga nih
    Next.a jangan lma” ya
    Ngomong Bokutachi No Unmei gk di lanjt?? #Akupenasaran..

  12. keren!!! Aku suka jalan ceritanya!!! Tpi pendek..😦 Next part di tunggu nee?? Jgn lama2 nee?? HWAITING~!!!😀

  13. Ya ampun.. Sica matre disini! Kekeke~
    kyu langsung suka aja sama syoo..
    Tapi syoo masih biasa aja gt ya?😀
    lanjut lanjut.. Menarik banget!

  14. tbc nya mengganggu hehe, sica unni kocak haha wah sica unni udah mulai meracuni pikiran soo unni, lanjutan pasti bakalan lebih kocak lg, penasaran.. ditunggu lanjutannya ya..

  15. Wow..perasaan serba salah sooyoung,kasian banget dikomporin sica mulu,kekeke..kyu hati”lah terhadap 2 yeoja itu..hae kau tak tertarik dengan sica eoh?next

  16. Woah apa yang mau diceritakan kyu.
    Sica kok jadi matre. Soo pasti ga nyaman bgt. Next cingu ditunggu

  17. WhoaaAa lama bgt publish nya thor…aduh makin penasaran..di tunggu next partnya Ɣɑ̤̥̈̊α̣̣̥α̍̍̊α̇̇̇̊

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s