[ff SooWon] Married Again! (Part 6)


ma

Title    : Married! Again? Chapter 6

Rating : pg

Genre : Romance, family

Author : Iyank3

Cast    : Choi Sooyoung

Choi Siwon

Other cast : Yuri, Kyuhyun etc

Lenght : Chapter

Happy Reading

Sooyoung melangkah semangat setelah letih mengajarkan para malaikat kecil kesayangannya di kelas. Lorong tempat ia berjalan seolah menjadi saksi bisu bahwa guru bertubuh tinggi nan langsing miliknya tengah bahagia. Semua karena mereka. Para murid itu, ia bisa mulai bangkit dari keterpurukan. Pasti sangat sulit baginya melupakan Siwon. Mantan suaminya. Walau bagi dirinya mantan hanya ada satu, yaitu Changmin itu-pun karena belum terikat janji suci sebuah pernikahan.

“Kenapa sulit sekali melupakan pria itu” Mata bulatnya menerawang ke-langit lepas melihat burung-burung beterbangan ke langit lepas. Sungguh membahagiakan jika ia bisa sama seperti mereka, terbang bebas tanpa beban sedikitpun. Wanita itu berjalan sendiri di keramaian pasar Deongjin. Taeyeon mengajaknya ber-karaoke tapi ia menolak, bukan saatnya lagi bermain-main ia sudah dewasa. Sudah bersuami walau suaminya pergi entah kemana.

Jajanan pasar yang begitu menggiurkan membuka jiwa shiksin miliknya muncul. Penjual kue beras itu tersenyum menawarkan penganan yang dijualnya.

“Nona kue beras ini sangat enak cobalah.” Sooyoung terhenti tepat di toko kue itu, melihat proses pembuatannya yang ia pikir sangat mudah. Ternyata harus melalui proses pemasakan yang rumit.

“Emm,, enak” Bibi penjual kue itu tersenyum. “Kue-nya masih hangat pas di makan di sore hari seperti ini” Sooyoung kembali meraupnya, mulut kecilnya tak berhenti mengunyah. Betapa nikmat masakan ini.

“Baikalah bungkuskan aku 10 bungkus…” Terpikir olehnya memberikan Ibu dan Ayahnya makanan itu.

Waktu berbelanja berselang cukup lama. Karena banyak sekali makanan menggiurkan di dalam sana membuatnya menunda kepulangannya. Sooyoung menjinjing tas plastik itu kerepotan, bodohnya kenapa hari ini dia tidak membawa mobil-nya. Akhir-akhir ini pemikiran wanita itu terlalu dangkal dan praktis ia tak mau merepotkan siapa-pun lagi.

“Ya ampun berat sekali..”

Seorang pria berkaca mata mulai memelankan laju kemudinya dilihatnya kebelakang dengan mata bulat-bulat untuk memastikan siapa wanita yang terlihat sangat susah disana. Yah. Ia yakin sekali itu Sooyoung istrinya.

Siwon menginjak gas mobil-nya perlahan ke berjalan mundur. Dibukanya kaca mobil itu dengan terburu, ia merindukan Sooyoung. Wanita yang sudah membuatnya menjadi pria kejam tidak tahu diri.

“Sooyoung-ah..” Sooyoung menoleh, seketika tatapannya membeku. Seketika ia serasa mati. Semua terlihat begitu nyata. Benarkah itu Siwon? Pria yang selama ini Sooyoung rindukan.

“O-Oppa..” Ucapan terbata-nya membuat jantung Siwon serasa remuk, sungguh sakit melihat wanita itu terlihat kurus kering. Wajah riang yang selalu tergambar manja. Tingkah menyebalkan yang membuatnya gemas rasa-nya hilang sudah.

“Apa kabarmu?” Sooyoung mematung tak mampu berkata satu kalimat-pun. Ia bahagia namun kecewa, apakah pria di depan itu hanya menyapa dalam basa-basi semata.

“Aku merindukanmu, aku sangat merindukanmu..” Desah Siwon begitu serak, ia membuka pintu kemudinya dan memeluk erat tubuh ringkihnya tanpa terduga pria itu justru menangis. Menangis haru, karena sulit sekali bertemu dengan Sooyoung. wanita itu sudah membuatnya gila. Karena perasaan bersalah.

Sooyoung terdiam merasakan kehangatan yang menjalar di rongga dadanya. Ia ingin tetap seperti ini. Dipeluk mesra oleh suaminya, seseorang yang sudah membuatnya mati karena kesepian setiap saat.

“Oppa..” Sapa-nya lagi. kembali ia rasakan aroma maskulin milik Siwon yang sudah menjadi candu. Wangi kegemarannya yang kini tlah lama ia rasakan. Dengan suka cita ia mendekap pria itu.

“Aku juga rindu padamu Oppa..” Siwon mengangguk membiarkan tubuhnya menjadi sandaran kesedihan Sooyoung. Tangan kanannya beranjak mengelus halus rambutnya penuh kelembutan.

“Ikutlah denganku…”

“Kau ingin mengajakku kemana Oppa..”

^^^^

Desiran angin dan bunyi ombak mengantarkan kedamaian dihati keduanya. Siwon dan Sooyoung duduk diantara bebatuan menjulang ditepi pantai.

Siwon seolah kembali pada kenangan manis bersama Sooyoung dulu, dimana wanita itu terus bergelayut manja meminta-nya memuji kecantikan miliknya. Sungguh itu hal yang sangat ia rindukan darinya. Namun kali ini begitu lain. Pria itu harus kecewa karena sedari tadi Sooyoung hanya diam, seolah sibuk dengan berbagai pemikirannya. Dengan ragu pria itu membelai rambutnya membuat Sooyoung tersentak-bingung. Harus bagaimana memulai situasi aneh seperti ini.

“Apa kau baik-baik saja..” Kenapa pria itu bicara begitu, jelas-jelas keadaan Sooyoung sedang dalam keadaan tak baik. Hatinya berteriak seolah ingin meluapkan kekesalannya pada Siwon. Bagaimana mungkin ia terlihat baik, jika hatinya sudah hilang terbuang entah kemana.

“Kau tak perlu cemaskan keadaanku… aku baik-baik saja Oppa..” Siwon mendesah lega. Pria itu sedikit-lebih tahu bahwa wanita disampingnya sedang berbohong. Berbohong untuk membuat dirinya tak mencemaskan Sooyoung.

“Bagaimana istrimu. Apa dia sehat?” Sooyoung mulai mengubah raut wajah kecewa-nya menjadi wanita-ceria lagi.

“Bisakah kau tidak menanyakannya disaat kita sedang berdua..” dengan marah Siwon melangkah menjauh dari jangkauannya. Sooyoung terus menatap kagum langkah pria itu. Dia masih sama tampan dan mengagumkan.

“Biar bagaimana-pun aku tetaplah seorang fans-nya. Titipkan salamku padanya. Dia tetaplah seorang idola yang mengagumkan” Hati Siwon teriris. Mungkinkah? Seseorang yang jelas-jelas disakiti dan sering terluka hatinya karena orang itu telah membuatnya hancur. Merampas kebahagiaannya. Merampas hak milik kepunya’annya. Mengambil semua yang seharusnya Sooyoung miliki.

“Aku tidak percaya kau bicara seperti itu..” Sooyoung tersenyum halus, baginya tidak ada yang tak mungkin. Permasalahan rumah tangga-nya tak bisa disangku pautkan pada hal yang ia suka. Fasionista seorang Yuri tetap menjadi kebangga’an tersendiri baginya.

“Bunuh saja aku..” Siwon merangkul kedua pundak Sooyoung. Sorot mata-nya begitu dalam menatapnya. Memberikan isyarat bahwa ia begitu sangat terpuruk sekarang. Sooyoung menggeleng, pertanda kelemahan seorang wanita sedang ia tunjukan padanya.

“Oppa berbahagialah dengannya..” Pria itu menangis mendengarnya. Gurat nadinya mengeras, meminta wanita itu untuk diam, dari pada mengatakan sesuatu yang justru merusak akal sehat miliknya.

“Diam! Dan jangan katakan apa-pun”

“Yuri begitu cantik aku menyukai gaya berbusana-nya…”

“Sudah ku bilang diam..!!” Sooyoung tersentak batinnya meronta untuk menangis namun masih bisa ia tahan, bagaimana mungkin pria itu membentaknya dengan sangat keras.

“Aku merestui kalian berdua, biar bagaimana-pun. Biar bagaimanapun kalian memang sudah ditakdirkan untuk bersama..” Sooyoung berlari meninggalkannya, menangis keras dalam langkah itu. Hatinya sakit membiarkan mulut lancang miliknya berkata seperti itu. Bukankah itu terlalu naif. Mana mungkin ia merestui hubungan Siwon dan Yuri begitu saja. Sementara dari lubuk hati terdalam ia masih sangat mencintainya.

Siwon menggeleng dalam tangisnya melihat kepayahan Sooyoung dalam berlari ditambah tubuhnya yang mulai basah oleh tetesan hujan. Pria itu berlari mengejarnya.

“Sooyoung-ah..” wanita itu semakin keras berlari. Sekuat yang ia bisa untuk menghindari kejaran Siwon yang semakin terasa dekat.

“aaaah..” Tubuh Sooyoung terhuyung sempurna, ia hampir jatuh karena Siwon menariknya dengan sangat keras. Siwon mendekap tubuh kaku itu lebih lekat memeluknya. Bibirnya membungkam kasar milik wanita itu. Yang sejak tadi ia larang untuk berkata apa-pun. Nafas Sooyoung tercekat karena Siwon makin dalam menciumnya menggigitnya dengan rakus lalu mengakhirinya dengan ciuman yang lebih dalam lagi.

Angin berhembus semakin kencang, kilatan petir menyambar halus. Rona jingga kegelapan langit mulai tampak. Tetesan air mulai bergemericik dengan keras. Hujan deras tak membuat keduanya terganggu mereka justru larut dalam ciuman memabukan itu.

“Pernikahanku dan Yuri adalah sebuah kesalahan..” Desah Siwon disela ciumannya. Sooyoung samar mendengarnya tak mengerti sedikitpun perkataannya. Bibir wanita itu terlalu sibuk membalas lumatan kecil yang ditujukan dibibirnya.

TBC 

Pendekah? Janji deh kalo yang komen nambah.. saya panjangin. RCL chingu^^

17 thoughts on “[ff SooWon] Married Again! (Part 6)

  1. Pingback: Library FF | iyankz ffection ^^

  2. Next ,, ∂ķΰ dah nunggu nih ff sejak lama X3
    Wkwkwk
    Siwon oppa makanya gk usah gengsi donk
    Soo unnie baik bgt tuh

  3. Ya nih pendek banget…

    Trus aku juga bingung seingat aku Soo cma tanda tangan surat cerai dan gak ada pembahasan klo mereka resmi cerai… Trus gak da pembahasan juga klo Siwon ma Yuri nikah,,, tapi kok bilangnya udah nikah…
    Aduh,,, jadi mumet sendiri.. mungkin karna dah lama jadinya agak lola.. mian

    Next part,, update soon!!!

  4. Wuaahhh kenapa ini kenapa ???
    Jujur aku sedikit tidak suka dgn genra cerita ini. Ceritanya bagus cuma ga suka yg sedih sedih aja hehehe
    Terus kapan sion nikah sama yuri ??
    Sebel sama siwon yg plin plan
    Ditunggu selanjutnya
    Semoga happy ending ya🙂

  5. Akhirnyaaaaaaaaaaaaaaaa..lama bgt nunggu satu ini..KEPENDEKAN BGT!!!!!! Hehehhehehee..jangan lama2 donk updatenya author sayaaaaank.. ;*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s