Datting Prestigious (Part 4)


Gambar

Datting Prestigious Part 4

Cast : Choi Sooyoung

Cho Kyuhyun

Jung Jessica

Lee Donghae

Cho Ahra

Rate : general

Lenght : Series

Autor : iyank3

Happy Reading @@

Tubuh mungil itu terdiam kaku matanya membelalak tajam, mulut menganga-nya tak berhenti terkatup, sungguh gadis itu sangat marah sekarang. Ahra mengambil satu persatu baju yang berceceran miliknya.

“Ada apa kenapa teriak-” ucapnya mulai tercekat ia sama shock-nya dengan gadis tadi, mata Donghae membulat tidak percaya dengan pemandangan buruk dihadapannya.

“Siapa yang melakukan ini” Ahra meruntuk, suaranya meninggi menunjukan betapa kesalnya dia. “Haah… Ini baju kesayanganku”

Donghae mengelus punggung gadis itu, menepuknya beberapa kali berusaha meredam aura kesetanan dalam diri gadis berperangai cantik itu, amarah Ahra makin membuncah saat matanya kembali menangkap keganjilan kamar-nya.

 “hiaa apa-apa’an ini” Make up dan alat-kecantikan milik gadis mungil itu terlihat kacau balau, barang kesayangan miliknya ikut andil diporak-porandakan dalam kamar bercorak pastel tersebut.

“tidak bisa dibiarkan!” sekali terusik pria itu tak akan pernah membiarkan siapapun mengacaukan kedamaian gadis itu, Donghae menggertak, rahangnya mengeras. Rasa kesal dan marah juga ia rasakan.

Terpampang jelas Jesica tengah berada disudut kamar itu, ia melihatnya juga.

Dilihatnya gadis itu dengan wajah lesu tertunduk, ekspresi ketakutannya tak menyurutkan Donghae untuk melayangkan pandangan galak padanya, yah siapa lagi. Gadis itu? Jesica. Si gadis yang tlah membuat onar dalam sehari saja.

 “Jelaskan pada kami, apa yang sudah kau lakukan semalam…” Jantung manusia normal saja bahkan tak bisa menerima bentakan seperti itu. Oh Ayolah! Jesica juga gadis biasa yang memiliki kadar salah- walau ini cukup fatal.

“Sudahlah Lee, kenapa kau membentaknya begitu?” Jelas raut kemarahan Ahra berganti nada cemas. Sica memprihatinkan dengan wajah bersalah seperti itu. Gadis itu membatin meminta pertolongan Tuhan.

 “inilah yang tidak ku suka dari gadis-gadis sepertinya” Soojin menerawang dalam kekesalan pria yang sudah beranjak meninggalkan mereka. Ada apa dengan Lee muda? Ahra menggelengkan kepala, acuh pada sikap Donghae. Kenapa dia yang terlihat tak terima?

 “Gwechana?” Jesica terdiam tak bisa berkata satu patah-pun. Aku salah dan aku menyesal. Kemungkina kalimat itu bergelayut dalam benaknya. Tangannya gemetaran meraih tangan Ahra. Dingin dan berkeringat, sekelebat rasa takut itu memuncak, ia tak tahu bagaimana cara-nya di ampuni si pemilik barang premier itu.

 “Bibi Han…!” Seketika datang dengan raut tergesa wanita paruh baya  yang menghampiri kebisuan keduanya, Ahra menyerngit tersenyum pasi detik  kemudian merangkul pundak Sica mencoba memberi atmosfer ketenangan padanya. Walau nyatanya gadis itu bergetar, tubuh yang gemetaran miliknya nyaris Ahra rasakan.

“Bereskan semua barang-barangku…” kurang dari tiga detik wanita tua itu mengangguk mengerti, tangan cekatan-nya mulai bergerak membereskan barang-barang kacau balau itu. Berharap nona muda-nya tak akan melatup-kan kalimat serapah yang tak ingin di dengarnya.

 ***

“Jessie-ah. Berhentilah bersikap canggung begitu. Aku lelah melihatmu merasa bersalah. Aku tak mempermasalahkan-” Mata Kyuhyun terkesiap. Pria itu benar-benar melewatkan adegan mendebarkan tadi namun saat ini magnet kesedihat sangat nampak dari dua gadis asing itu.

 Lagi dan lagi gadis itu menundukan badannya. Lontaran kata maaf tak pernah terlewat sedikitpun dalam ucapannya. “Mianhae unnie, aku sangat lancang. Aku pantas mati…” Ahra tak sampai hati mendengar, telinga-nya hampir tak peka karena ribuan kata maaf tadi. Ia bisa-bisa mati bosan.

Donghae meredam aura kemarahannya, tangannya dengan bebas mengaduk malas soup dan berbagai penganan yang tersaji sempurna di ruang makan itu. Sooyoung tak enak hati melihat Jesica yang sibuk menyalahkan dirinya sendiri.

“Ma-af..” seketika ketiga pasang mata mulai menatapnya. Tanpa aba-aba gadis jangkung itu mengucap tulus permintaan maaf pada semua orang disana. Sooyoung meragukan percaya diri-nya.

 “Aku minta maaf, kamar anda menjadi seperti itu juga karena-ku” Kyuhyun tercengang, pria itu mulai paham topik bicara di meja makannya. Ahra balas menatap adiknya. Cho Kyuhyun, yang memintanya memaafkan kedua gadis itu, dengan bahasa isyarat seadanya yang entah terlihat menggelikan di mata Ahra. Spoon dan gagang pisau hampir ia layangkan pada-nya.

“PERMINTAAN MAAF DITERIMA” Sooyoung dan Jesica setidaknya bisa bernafas lega, namun belum lama mereka menerima kelegaan batin yang baru saja mereka rasa, kedua-nya seolah tertohok dengan pernyataan lain yang terlontar dibir mungil Ahra. Pernyataan yang kembali menyesakan dada.

“DENGAN SYARAT KALIAN HARUS MENGGANTI KERUGIAN-KU!! a-ra” Donghae lantas tersenyum, kemudian menatap Kyuhyun yang justru terlihat cemas. Mencemaskan kedua gadis asing itu. Sangat tidak masuk akal memang. Donghae ingin sekali menyeret ratusan dukun dan paranormal agar pria yang kata-nya teman itu sadar. Tersadar dari otak bodohnya.

 “Noona” rajuknya. Kyuhyun khawatir jika Nuna-nya sama, sama-sama kejam dan jahat! Ahra pasti sudah mulai sadar. Berhati-hati dengan orang asing. Bukankah moto hidup orang-orang seperti mereka! Berbeda dengan Kyuhyun, pantang terkontaminasi otak Donghae yang mudah meremehkan. Bukankah  kedua gadis itu hanya melakukan kesalahan kecil.

 “Tapi…!” Protes gadis itu secara halus menolak, ia berusaha membela diri. bagaimana cara menggati kerugiannya. Uang saja tidak punya. Namun aksinya kandas karena Cho-Ahra acuh tak merespon sama sekali. Sakit bukan menjadi si-miskin.

“Tidak baik bicara saat makan, setelah ini perdebatan kita lanjutkan!” Serasa ada banyak paku yang menghunjam dikepala Sooyoung dan Sica. Keduanya menelan saliva-nya dengan susah payah. Mungkin ini karma atau balasan setimpal atas ulah terkutuknya, setelah ini! Setelah  merasakan makanan lezat ini mungkin Cell tahanan menantinya. Mendekam dan merayap tubuh-tubuh itu hidup-hidup.

“Bagaimana ini…” desah Sooyoung lirih dengan keresahan luar biasa. Donghae tertawa puas. Kedua gadis bodoh itu sudah terperangkap. Kyuhyun menatap Nuna-nya kecewa yang justru dibalas senyuman miring darinya.

“Makanlah tumisan daging ini nona” Jesica terperanjat, mangkuk nasinya tlah penuh dengan daging cincang yang Donghae berikan. Dengan takut Sica menoleh menatap Donghae datar. dengan tawa mengejeknya ia benar-benar terlihat picik.

“Selagi kau masih bisa bernafas lega, nikmati hidangan ini..” tambat-nya lagi. Sungguh tipikal pria kejam dimata gadis itu. Tak adakah, parang milik Ayahnya. Ingin sekali Jesica mencongkel mata menyebalkan milik Donghae.

 “Jangan cemaskan! Nuna-ku hanya menggertakmu saja” Kyuhyun mengusap punggung gadis disampingnya. Tangannya menepuk-nepuk pelan dan terhenti, mendarat dipundaknya. Sooyoung mendesah lega, ia tidak salah bukan? Semua bukan sepenuhnya kesalahannya. Sooyoung mengangguk dan menyantap makanan yang sayang sekali jika dilewatkan. Masalahnya seolah hilang seketika begitu mendapatkan kenikmatan cita rasa makan itu.

 “Kyuhyun berhentilah main-main, dan lepaskan tangan nakalmu dari pundaknya” ia tercekat, tulang rahangnya menyempit sesak. Kenapa seperti ini jadinya. Kyuhyun memicing tajam, kesal sekali dengan sikap Nuna-nya yang mendadak berubah 180 derajat. Ia menurut dengan langsung menanggalkan tangannya dari pundak Sooyoung.Pria itu mulai menyantap makanannya malas.

Aura berbeda dari pria lain. Hal yang memuaskan jiwanya, satu-satunya hati yang merdeka, memenangkan ketidaksuka’an-nya pada kedua gadis itu, siapa lagi jika bukan Donghae. “Permainan akan segera di mulai..” DEG! Entah sudah kesekian kali Jesica tertekan mendengar penuturan pria penyiksa perasaannya.

Kini tak ada suara apapun di meja makan itu, hanya dentingan pisau dan garpu yang saling bersahutan. Lama kelima orang itu mengisi kekosongan obrolan makan siangnya. Menyantap sajian itu dalam kebisuan.

 “braak!”

sampai semuanya harus terlonjak karena tiba-tiba saja Ahra menggebrak meja makannya. “Gadis-gadis setelah makan selesai segera datang ke kamarku!” Ucapnya sedikit memandang Sooyoung dan Jesica yang masih bertahan dalam tahap perenungannya. Tuhan tak mau membantu mereka sama sekali.

“nde.,” jawab keduanya dengan suara lemah. Terdengar serak dan tercekat. Sepertinya Ahra tidak main-main dalam kemarahannya. Mata kecoklatan miliknya seolah menegur kedua gadis itu agar tak mengulang lagi perbuatannya.

“Lee dan kau-Kyuhyun tetap diam di tempat, mengerti!” seperti mendapat pukulan keras hati Kyuhyun panas, kakak perempuannya itu mudah sekali berubah-ubah moodnya.

Donghae tertawa mendapati wajah cemas Kyuhyun, untuk apa pula pria itu mencemaskan kedua gadis itu.

“Paling tidak kedua gadis liar itu memang harus diberi pelajaran” Dongahe bicara sekenanya tapi tak mengena sama sekali di hati Kyuhyun. mendengar pria itu bicara sama saja membiarkan tingkat stres-nya bertambah.

Kyuhyun panik bukan main melihat pintu kamar Ahra secara tiba-tiba tertutup. Sebenarnya apa yang dilakukan Nuna-nya didalam sana. Mata Kyuhyun seolah ingin keluar dari sarangnya teramat bosan melihat Donghae yang tertawa puas, melihat gadis-gadis itu tersiksa.

 “Bodoh! Berhentilah tertawa ini tidak lucu sama sekali” Kyuhyun menggeram kesal melihat Donghae yang antusias mengejeknya.

“Sudahlah Kyu ubah selera gadismu, apa tidak ada-” ucap Donghae tersendat. Kyuhyun benar-benar menyebalkan tidak mengindahkan perkataannya sama sekali. Dengan terburu pria itu berlenggang meninggalkannya.

 “Kau lihat saja nanti kedua gadis kesayanganmu akan segera meninggalkanmu” Ketusnya dengan mata berkilat marah, melihat Kyuhyun berjalan terburu, pergi kearah lain.

Langkah Kyuhyun justru terhenti disebuah kamar yang dilewati. Mengapa sulit sekali menguping pembicaraan gadis-gadis di dalam sana. “Ada apa dengan otak Nuna-ku.. Hah!” –  -_-

Sooyoung dan Sica melangkah kecil mendekat kearah Ahra yang memunggungi mereka. “Kalian tahu, berapa harga barang-barang yang sudah kalian acak-acak di kamarku? Bahkan sebagian ada yang rusak” Perasaan Jesica menepis seingatnya ia tak merusak barang apapun kepunya’aannya. Hanya mengeluarkan semua gaun-gaun berkilat itu tanpa membereskannya lagi. Lupa! Satu kata itu yang mengantarkan dirinya dalam tanda bahaya.

Lantas keduanya menggeleng. Bingung harus bagaimana menjawabnya. Hanya kepasrahan yang ada dibenak masing-masing. Sudah sewajarnya gadis mungil penggila fasionista itu memberi mereka pelajaran.

“Maafkan kami,” Ahra mendesis tak terima, dua kalimat pendek itu bukanlah jawaban yang ingin Ahra dengar. “kalian benar-benar sudah membuatku marah..” walau bernada santai pernyataan dari mulut kerucutnya kembali membungkam Sooyoung dan Sica. Mungkin maksud perkataannya mereka (Sooyoung_Jesica) benar-benar harus merasakan kejamnya terdekam dalam jeruji penjara.

Tidak mungkin bukan? mereka menggati rugi atas barang-barang elite itu.

“Lalu apa yang harus kami lakukan?” Sica menginjak kaki Sooyoung, matanya meneriaki-nya dengan makian seperti: ‘Bodoh! Kau ingin mati ya’. Seketika saja Sooyoung sadar atas ucapan bodohnya. “Maaf, maafkan kami..”

Lagi Ahra tersenyum puas, pertanyaan Sooyoung tadi benar-benar menantangnya. Gadis itu terduduk di ranjang miliknya, matanya menatap kedunya tenang namun tegas.

“kalau tidak mau menggantinya Kalian harus melakukan hal yang ber-arti untukku. sesuatu yang jarang bahkan akan sulit kumiliki..!” Kening Sooyoung mengkerut tidak mengerti, Jesica membalas tatapan Sooyoung dengan gelengan kecil. Hal yang ber-arti untuk Ahra. Memang apa?

“baiklah, kami akan lakukan apapun yang kau mau, kami memang tidak bisa menggantinya” Sooyoung mendesis lelah, rasanya sudah tidak kuat berlama-lama di kamar itu, atmosfernya berbeda dari sebelumnya. Dulu. Mereka yang memandang nyaman kamar indah itu kini terasa mengerikan bagai neraka.

“Mudah saja itu tidak sulit” Ahra tampak berpikir kecil memikirkannya, bibirnya meniupkan kuku-kuku lentik miliknya, dengan jelas kutek dengan lukisan abstrak mewah itu terpampang. Ia sedang pamer rupanya.

 Lupakan hal itu. Lakukan sesuatu! Cukup memikirkan hal apa yang tepat untuk mereka kerjakan

“Eumm.. Apa ya?” ucap Nuna-Kyuhyun tampak berputar-putar, mengganjar keduanya lebih lama lagi.

Sica menyesal, benar kata Sooyoung, seharusnya mereka meninggalkan tempat mewah itu lebih cepat. “Kalian tahu, aku paling benci orang-orang yang menyentuh barang kesayanganku tanpa permisi” Matilah! Ahra terlihat memiliki kepribadian ganda, kadang baik kadang lancang. Tahu benar dengan perkataan gadis itu,  keduanya masih tertunduk. Bulu kuduknya serasa meremang, takut karena Ahra mulai mendekatinya. Mata-nya tersorot tajam sekali.

 “Kalian harus menjadi adikku dan tinggalah lebih lama disini” ucap gadis itu tegas, Kedua-nya mengangguk pasrah tampak tak paham bahwa hukuman untuknya begitu ringan.

“Nde, kami mengerti..”

“Yeahh.. benarkah?” Ceria Ahra, pasti menyenangkan memiliki dua adik gadis sekaligus.  Sooyoung dan Sica bahkan tak dapat mengatupkan mulutnya yang menganga. Kenapa jadi seperti ini. Bingung mereka dengan mata saling pandang mencoba saling menjelaskan namun yang terjadi hanya bingung. Bingung dan bingung lagi.

 “bukankah bagus. Spektakuler! aku ingin sekali memiliki adik perempuan” Hah! Kedua-nya terpana menampilkan sikap keterkejutan masing-masing, bahwa mereka selamat. Selamat  dari neraka yang akan menjeratnya.

Sica tertawa lega. Benarkah? Ini diluar penalarannya.

“aku ingin mengatur jadwal kencan adiku denganmu, Sooyoung-ah berpacaranlah secara sehat…” Mworago! Kenapa lagi ini. Sooyoung! Gadis itu benar-benar tertohok nyaris mati. Kenapa melibatkan dia lagi. Sooyoung terdiam merenungi nasib buruknya. Sudut pelipisnya dibanjiri keringat kecil.

“Aku ingin sekali melihat adiku berkencan dengan gadis pilihannya. Jika dipikir-pikir aku tidak pernah melihat si-bodoh itu akrab dengan gadis manapun..” reflek Sica mengangguk dengan semangat gadis itu menyanggupi pernyataan Ahra tanpa melihat ekspresi putus asa dari wajah Sooyoung.

“Ah, sepertinya itu tidak sulit” Jesica dengan wajah tanpa bersalah tertawa menggelikan saat menjawabnya. Sooyoung kesal bukan main.

“hem, benarkah! Jessie kau mau membantuku kan?” Sica kembali mengangguk, menyanggupi hal yang begitu sangat mudah. Nalar-nya berpikir picik ia baru sadar namanya terdengar keren, saat Ahra menyebutnya.

“tidak masalah”

“aaah, baguslah” kontan saja Ahra memeluk gadis itu.

“Aku dan kau akan mengatur gaya kencan mereka. Sesuatu yang berkelas dan tidak banyak pasangan lain lakukan. ‘Kencan Bergengsi’ Sooyoung kau mau kan?” tawar Ahra antusias, Sooyoung terdiam tak ingin. Tak sudi dirinya menjadi objek sengsara dari dua gadis itu. Dahinya menyerngit. ‘Aku dibuat pusing oleh mereka’ batin Sooyoung kelimpangan.

Cklek!
“Kenapa kau disitu, kau menguping pembicara’an kami ya?” Pria itu menggeleng. Memposisikan tubuh yang sejak tadi ia condongkan di gagang pintu, sialnya. Tak ada suara apa-pun yang bisa ia dengar. Kyuhyun mendumel tak jelas sedari tadi. Biarlah ia terlihat bagai robot idiot di depan gadis-kebanggaannya.

“memang apa yang kalian bicarakan aku tidak mendengar apapun” Sungut-nya kesal. Tubuhnya bahkan nyaris semutan jika ia tak berganti-ganti posisi saat menguping.

“robot bodoh, ini aku kembalikan boneka-mu” tangan Kyuhyun reflek menangkap tubuh Sooyoung, kenapa Ahra mendorongnya dengan sangat keras, tubuh Kyuhyun tak bisa menyangga-nya lebih lama lagi. Oleng oleh posisi yang kurang pas. Merekapun terjatuh. Sicca membulatkan matanya tak percaya. Tubuh Sooyoung tersungkur tepat diatas tubuh Kyuhyun. dada mereka bergesekan. Mata mereka saling menangkup satu sama lain. Keduanya merasakan ada yang berbeda. Rasanya keras sekali, tak ada yang terkendali. Debaran jantung-nya. Cepat dan menggila. berdentum-dentum tidak karuan di dalam sana.

 “Gwenchana?” Tanya Ahra khawatir menyesal atas tindakannya . Jessica menggeleng masih menatap keduanya tak percaya. Kyuhyun tersenyum begitu bibir miliknya tanpa sengaja menggesek halus bibir gadis diatasnya. Sooyoung tersentak, cepat-cepat gadis itu bangun, mendirikan tubuhnya secara reflek.

“ini sakit sekali..” Keluh Sooyoung mendapati tubuhnya seperti ditimpa benda berat,  kram terasa di bagian tubuh kanannya. Sejujurnya tubuh Kyuhyun juga sangat sakit. Tapi pria itu masih bertahan merebah di lantai itu, bibirnya tersenyum cerah… sambil tangan kanannya mengelus lembut bibirnya sendiri. Ia tersenyum..

Ahra tersenyum cerah  melihat adegan tadi. “Pemanasan yang luar biasa..” decak gadis itu puas.

TBC

Hai saudaraku, *sksd! terimakasih sudah menyempatkan baca, kritik dan saran-nya yaa3.. gomawo..^^

106 thoughts on “Datting Prestigious (Part 4)

  1. ou…ou…ou….
    Ahra eonni bikin deg2an ajah waktu Sica sm Soo eon dimarahi…
    Tapi ngk nyangka kalo bakal kayak gitu jadinya…
    Hahahah…
    Lucu banget dech

  2. Pingback: Library FF | iyankz ffection ^^

  3. Pingback: Datting Prestigious (Part 8) | iyankz ffection ^^

  4. ahra eoni lucu.. yes akhirx mnyetujui..
    kyuyoung ciuman scra tdk sngja oleh ahra eonni..
    emg daebak..

  5. udah dag dig kira-kira bakal di hukum apa soo eon sama jessica ternyata cumam di hukum jadi adik nya doang

  6. OMO😮 Ahra eonn bner” bikin gregetan, aq kira tadi youngsic mau diapain ehh ternyata cuma disuruh buat tinggal lebih lama dirumahnya ckckckc😀
    Aigoo… smenjak ada soo eonn kyuppa jadi semangat banget ne, bner” pasangan yg kocakk🙂
    DAEBAK eonn🙂

  7. yaampun ternyata part 4nya juga enak banget, sekarang aku mengerti tentang yang cium2 itu di part 5 wkwk
    chingu ffnya keren, seru, romantis, lucu, alurnya gampang dipahami, pokoknya semuanya deh, dan ahra eonnie juga baik banget tadi disitu, love ahraeon!! wkwk
    ffnya jjang dan daebak banget chingu!! sumpah deh keren banget!! gomawoyo ya chingu untuk ffnya ^^ love this!

  8. Pingback: Lovesoo4ever

  9. Ahra unnie sama aja jailnya. Kekeke~
    soosica malah di suruh tinggal sama dia tuh😀
    ahra unnie n sica pake ngejodohin kyuyoung lagi. Bagus~

  10. ya ampun, ahra eonn bikin spot jantung aja,😀
    kasian soo, haha.. Beuh kyu untung sangat tuh, hahaha

    daebakk chingu, keren..
    lanjuuuttt
    moga happy ending,😉

  11. Mwehehehe…
    Ntu Ahra eonnie klo Modus Jenius bnget’!! *greget
    Thor.., Aq rasa bang Ikan trlalu evil dehhh.. apa evil.A kyu pndah bang Ikan ye..???!! *LoL -_-“

  12. Kirain Ahra eonni beneran marah, eh trnyata malah menghukum SooSica agar mau menjadi adiknya.
    Baguslah Ahra setuju dgn hub. KYUYOUNG.
    next…

  13. Kereen bngt, kirain ahra beneran marah
    Hae kok jahat mulu sih sma sica
    Kyuppa seneng tuh bsa ciuman breng sooeon
    Mskipun gk sengaja..
    Next.a jgn lama” yaa

  14. Daebak thor….:D
    Keren…..dkra q ahra bkal ngehukum soo unnie sma sica yng brat2….
    Trnyta bkin kyuyoung kencan kekeke~
    Dtnggu ne klnjtn’a?

  15. makin keren aja nih ff.. Tpi pendek…😉 Next part di tunggu nee??!! HWAITING~!!😀

  16. “Pemanasan yang luar
    biasa..” wkwkwkw kocak nih.. kurain soosica mo diapa2in ama ahra, trnyata hukumannya enak banget. donghae kejem banget, –” baguss.. lanjutt thor..

  17. Omona..
    Hukuman dr Ahra eonni trnyta cuma bgtu.. Haha
    kaya’a kyuyoung bakal disetujui oleh semua pihak nih..
    Waaw.. Daebak.!
    Next .

  18. donghae kyknya seneng bgt ngeliat mereka2 menderita gitu, ahh sicca kena jahat sekali kau~
    soo yg sabar yaa.wk reaksi ahra wktu bilang mereka jd adiknya seneng bgt.astagaa kiyuu seneng ya?haha
    next unn, ffnya ditunggu.penasarann sama cerita uri ky selanjutnya ^^

  19. Ikut deg”an pas denger ahra eonnie bilang mau hukum mereka ,, tp ehh ternyataa … -_-
    Hukuman nya enak benerr Lol
    Wkwkwkwkk
    Cie … KyuYoung cuit cuittt xD
    Next ditunggu !!!!!!

  20. Krain ahra mau ngpain ekh tnyta😀 seneng tuh jessie dijdiin ade m ahra😀 dongeee jgn galak gtu dund ksian kn jessie jd mngkirut gtu😀 next part dtggu yah

  21. Udah smpat deg”an kirain mau diapain.ternyata mau dijadiiin adik..heheeheh..kyu sneng tuh bisa cium hahhah

  22. Aku kira ahra eonni mau usir soo sama sica eonni eh ternyata hihihihi
    Lanjut thor aku suka banget sama ini ff

  23. AAA!! Pnjut kocak bngt
    kiraiin ahra mau ngasih syarat apaan tapi yg lbh kocak lgi ahra mlh nyuruh soo sama kyu jdi psngn wkk bener* punya kepribadian ganda😄

    next next

  24. Kalo bisa bagian haesicanya dikurangin ya, nae bukan haesica shipper soalnya._.v
    Kasian soo wkwk yg ngeberantakin sica, dia malah ikut nanggung, tapi ahra evil juga nih

  25. Ya cho kyuhyun kau sangat berungtng karna eonni mu mau membtu kncn mu dgn gds pujaan mu
    Ditunggu part slnjtx

  26. wkwkwk pacaran yg sehat ala ahra g tau macam apa. klo pemanasannya aj kya gt kkkkkk
    cieeeee kyuhyun seneng tuhhh

    next yo chingu🙂

  27. yahhhh pndek bgt thor….
    pdhal bru panes ni…
    lgi seru2’a….
    lnjut thor…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s