Marry is Preferred (bagian 9)


Gambar

Marry is Preferred (bagian 9)

Cast : Cho Kyuhyun

Choi Sooyoung

Lenght : Chapter

Rated : G

Genre : Romance, Marriage life

Autor : iyank3

Happy Reading^^

Kyuhyun benar-benar sudah beku hatinya. Telinganya yang sudah memanas mendengar usaha istrinya yang terus merajuk padanya ia hiraukan begitu saja.

“Oppa jangan seperti ini kumohon hik…” Hati Kyuhyun sangat perih memperhatikan raut kesedihan Sooyoung, namun ego dalam dirinya mengalahkan segala.

“tidurlah, aku tidak mau kau sakit!” kyuhyun benar-benar mengabaikannya sekarang. Tuhan tengah menguji cinta mereka.

Hati Sooyoung merosot terhempas jatuh pada jurang paling dalam. Pandangannya kelam, wajah muramnya enggan ia tampakan. Ia mencoba berbesar hati sekuat mungkin menerima perlakuan menyedihkan dari suaminya.

“aegi Appa dan Eomma sangat menyayangimu” lirihnya dalam rintihan menyedihkan.

Sedang dalam kamar mandi tubuh Kyuhyun merosot, hati  penuh luka dan rasa kesal membuatnya begitu menyedihkan. Semua pikiran buruk bergelayut sudah. Ia menangis sedih. Rasanya sangat kecewa melihat buku pribadinya sudah terbaca seluruhnya oleh Sooyoung. Kyuhyun ingin –Sooyoung mencintainya tanpa tahu seberapa besar cinta yang ingin ia torehkan padanya. Ia –kecewa –kecewa –kecewa. Salah siapa? menumpahkan berjuta curahan rasa itu dalam sebuah memo panjang di bukunya.

“kenapa kau belum tidur?” Sooyoung tertegun melihat Kyuhyun hadir melintasinya, wanita itu tersenyum memandang harap Pria itu untuk tidak melanjutkan perkara kecil itu.

“Bagaimana mungkin mataku terpejam jika kau saja belum merebahkan tubuhmu disini” Kyuhyun hampir goyah, ia dilema. hatinya terbelah, disatu sisi ia ingin sekali membelai dan memeluk kasih istrinya namun ada satu sisi buruk yang tidak bisa ia tutupi. Ia tengah egois.

 “aku akan tidur di luar!”

“Tidak oppa, tidurlah disini, disampingku!” Sooyoung tersenyum manis. Mata itu lagi-lagi membelenggu, Kyuhyun menyadari dalam senyuman tulus itu terkubur rasa perih hati di dalam sana. Kyuhyun bungkam, tubuhnya beranjak naik ke sisi ranjang namun wajahnya enggan menatap pandangan Sooyoung. Sungguh ia tak berani.

“Tidurlah, aku sudah disini…” Sooyoung mengangguk menatap perih punggung suaminya. Kenapa Kyuhyun tidur membelakanginya. ‘kau selalu membelaiku, meresahkanku, merayu dan merajuk kata cinta padaku. Tidak apa-apa, mungkin kau mulai sadar betapa tak pantasnya aku untuk kau cintai’ Sooyoung  membatin sedih sambil mengelus perutnya. Kontraksi yang sangat menyakitkan fisiknya seolah menjadi penguat hatinya. Ada yang sedang membela ibunya di dalam sana.

Kyuhyun menutup mulutnya melesak telapak tangan miliknya agar lebih dalam membungkam, ia berusaha tegas tidak lagi mempedulikan hati istrinya yang pilu. Namun ia menangis sedih mendengar isak tangis istrinya. Sungguh ia tak tega. ‘Sooyoung? kenapa malam ini kau buat aku menjadi orang paling menyedihkan, kecil, bodoh dan tak layak pandang dihadapmu. Tidurlah, ku mohon tidur…!!’ Pria itu tak sanggup bicara apapun. Mulutnya seakan terkunci rasa kecewa.

Mata Sooyoung mulai terpejam saat janinnya mulai melemah berkontraksi. Anak dalam rahimnya tak tega, tak sanggup membiarkan Ibunya kesakitan lagi.

Kyuhyun mendekap buku tebal berlempengkan kayu coklat itu dengan payah. Berkali-kali tangan miliknya menggeram. Ingin rasanya ia hancurkan moment saat ia mulai –mellow. Tanpa sadar telah menulis berlembar-lembar kata menyedihkan di buku itu. Ia mendekap penuh birahi, amarah, nafsu –kejamnya sudah menyulut.

*****

“Kau tidak perlu menyiapkan pakaian kerja-ku. aku bisa membereskan sendiri..!” Sooyoung terdiam, tidak bisa lagi melanjutkan langkahnya, lemari yang ia buka –ia biarkan membuka. Wajahnya terkatup lelah. Wanita pendiam sepertinya bisa apa? Ia mengangguk dan mencoba melangkah keluar dari kamarnya.

“Sooyoung..” dalam lirih, kyuhyun ingin menjangkau tubuh itu. Tubuh yang telah bersatu, -darah dan nadi dalam janin itu adalah separuh jiwanya. Namun gagal. Ia gagal menjangkaunya. Sooyoung tak terlihat lagi.

Cermin dalam lemari pakaiannya merefleksi sebagian wajah muram miliknya. Bahkan mimik mendung itu tengah menegurnya. ‘mintalah maaf padanya’ Kyuhyun menggeleng. Tidak! Ia masih belum bisa meredam rasa kecewanya.

;

Ny.Cho makan dengan gelisah. Mata elangnya janggal melihat dua manusia itu hanya saling diam. Tidak berisik seperti biasa-nya. Kyuhyun yang bawel, tukang goda dan bicara serampangan penuh rayuan tidak lagi ia perlihatkan pada Sooyoung.

“Ehem..” Wanita tua itu berdeham cemas. Raut miliknya kecewa melihat lingkar-lingkar hitam menghias kelam disepanjang daerah mata Kyuhyun –Sooyoung. Mereka bahkan sehati, menyerupa dalam ekspresi yang sama. Ia mendesah lelah. Bibir itu tersenyum melihat menantunya terus tertunduk, Sooyoung tidak banyak berubah, ia selalu saja diam. Misterius memang.

“Sooyoung-ah, makanlah bubur ini. Eomma buat khusus untukmu.. lihatlah wajah cantikmu, sangat disayangkan jika mata bendul itu terus ada disini. Kau tidak boleh stres sayang..”

Pria itu mengaduk-aduk makanannya. Sesekali matanya melayang untuk sekedar melirik wanita disampingnya. Apa dia baik-baik saja. Tangannya gatal ingin sekali mengusap biji keringat di pelipis istrinya. Matanya terpejam sedih melihat mata indah istrinya tak terlihat menyapanya.

“Kyuhyun kau juga harus makan buburnya. Aku buat dua porsi khusus. Kau kan selalu ingin sama dengannya. Tidak mau kalah dengan wanita yang sedang hamil seperti ini..”

Kyuhyun melotot, tidak seharusnya Ibunya bicara seperti itu, semakin mempermalukan dirinya dihadapan istrinya. Harga dirinya seolah dijatuhkan begitu saja oleh ucapan Ibunya sendiri. Tidak begitu lama ia menggeram jengkel karena urat kesalnya seolah turun –melemah mendengar ibunya berteriak.

“Aigo.. Youngi badanmu panas..” Kyuhyun langsung menatap jelas wajah Sooyoung, dahinya mengkerut cemas.

“gwenchana.. Eommonim. Aku baik, kau tidak perlu cemas..” Sooyoung melepas halus tangan mertuanya wajahnya menoleh menatap suaminya membuat pria itu terdiam. Kyuhyun terperangah dengan tatapan itu sedetik kemudian ia membuang wajahnya asal membuat Sooyoung harus ekstra sabar dengan tingkah Kyuhyun yang masih menyebalkan. Istrinya berduka lagi.

“Benarkah?” Ny.Cho bertanya. Kyuhyun langsung melempar pandang padanya. Wanita tua itu seakan mengerti tatapan khawatir putranya. Disaat seperti ini naluri seorang ibu memang kuat jika anaknya sedang dalam masalah. Ny.Cho masih mengelus rambut menantunya menata ulang helaian liar yang keluar dari sanggulan rambut Sooyoung.

“Arkh..”  Jerit Kyuhyun mendapati tangan keras tengah mencubitnya. Ny.Cho tertawa renyah. Akhirnya suasana hening ini terpecahkan.

“Eomma sakit..!!” Kyuhyun merespon penuh rengekan. Kyuhyun mengelus bagian punggungnya yang sakit. Ia hampir tersenyum melihat Sooyoung yang sudah tertawa. Sebisa mungkin ia tahan dan ekspresinya dingin lagi.

“Bilang pada Ayahmu, sampai kapan dia sibuk bekerja.. suruh dia pulang jika terlihat kelelahan. Eomma tidak mau mengurus orang sakit lebih banyak lagi..” Kyuhyun mengangguk.

“Eomma cukup mengurus Sooy-..” hem.. Kyuhyun nyaris hilang akal. Sepertinya ia tak akan bertahan lama jika mengacuhkan istrinya lebih lama lagi. Ny.Cho gemas melihat putranya yang tak bisa melanjutkan perkataannya. “Siapa? Sooyoung? Kenapa tidak kau saja.. dia kan istrimu..”

“Eomma..” Teriak Kyuhyun, ia jengkel sejak tadi Ibunya terus saja menggodanya. Pasangan Ibu dan Anak itu selayaknya menjadi tontonan gratis yang mengasikkan bagi Sooyoung, namun tidak, wanita itu tidak menganggap ini lucu. Ia tidak berani menatap suaminya. Takut. Yah..Ia masih takut.

;

“Baiklah aku berangkat..” Kyuhyun hampir mati karena malu. Sedikit saja bibir itu menciumnya, ia meruntuk kejam pada dirinya. Kebiasaan yang tak pernah hilang, jika akan pergi pria itu pasti mencium pipi Sooyoung. Dengan jengkal jarak dua centi mereka saling menatap dekat. Gurat kesedihan Sooyoung membuat pria itu ingat lagi jika ia tengah marah padanya. Kyuhyun langsung membuang nafas asal dan mengacuhkannya lagi. ia berlari tanpa pamit pada siapapun. Sambil memegangi jantungnya pria itu meruntuk. ‘bodoh..bodoh..’

“Kyuhyun..!!” Jeritan Ibunya bahkan ia abaikan. Pria itu tidak menyadari bahwa sejak tadi perlakuannya benar-benar membuat hati istrinya pilu. Sakit sekali melihat perubahan sikap suaminya. Acuh dan abai padamu. Itu lebih menyakitkan di banding apapun.

“Sooyoung-ah, nanti ku panggil Ahra kemari untuk menemanimu berobat setelah itu kau harus menenangkan pikiranmu. Shoping atau apa? Aku tidak mau kau stres berdiam diri disini. Carilah angin segar diluar sana, nde? Eomma menyayangimu..”

“Gomawo Eomma..” Sooyoung mengangguk tersenyum sungkan menerimanya, matanya terus menatap pilu pintu yang tadi Kyuhyun lewati. ‘Oppa maafkan aku..’ sedihnya lagi.

*****

Sejak tadi tidak ada aktivitas berarti yang Kyuhyun lakukan. Ia hanya melamun, mencorat-coret asal lembar kerjanya. Matanya sedih memperhatikan foto kecil itu lagi. “Sooyoung, aku tahu semalam kau tidak tidur kan? Wae?” Kyuhyun menangis, kali ini ia benar-benar tidak tahan, bahkan belum ada sehari pria itu sudah tidak tahan dengan ini semua. Ia yang sudah menyalakan api pertengkaran, ia juga yang harus memadamkannya.

“Kulihat kau tidak menyantap buburmu dengan semangat” Kyuhyun benar-benar dilanda mood buruk ia tak berselera kerja. Gairahnya hilang. Semua begitu menyiksanya. Ia tersiksa.

CKLEK

Kyuhyun memandang sungkan sekertaris pribadinya. “Sajangnim, ini jadwal meeting anda” ia mendesah kesal, rasanya malas sekali mendengar sekelebat tumpukan kerjanya di sini. Tidak menyenangkan sama sekali. Otaknya sudah penuh dengan wajah muram Sooyoung. Ia merasa bersalah. Sangat.

“Tidak bisakah kau membatalkan semua rapat hari ini” Sekertaris itu terperangah. “tapi sajangnim. Presdir bilang-“

“Kumohon..” sekertarisnya mengangguk ragu. “baiklah. Kalau begitu saya permisi” Wanita cantik dengan tubuh berbobot lemak itu tersenyum padanya, hanya saja dibalik senyum itu ia merasa takut kalau-kalau Ayah Kyuhyun akan marah. Kyuhyun mengabaikan pekerjaannya lagi.

“tunggu! Bisakah kau membantuku..” Sekertarisnya menoleh dan tersenyum ramah. “nde..”

Kyuhyun mulai bersemangat mendapati sekertarisnya menyanggupi permintaannya. Sesaat bibirnya tersenyum pada foto Sooyoung. “sekuat apapun aku berusaha dan bertahan untuk acuh, aku selalu kalah. Kau selalu saja mengalahkanku chagi..” ia mengelus figura kecil itu lagi. Baiklah menunggu sekretarisnya menyiapkan sesuatu untuknya, ia beralih menatap tumpukan map. Pekerjaan sudah menantinya untuk ia garap.  Kyuhyun mulai giat membuka lembar berkas kerjanya.

“Sajangnim hidangannya sudah saya persiapkan..” wajah Kyuhyun cerah seketika, kebahagiaan tergambar sudah “benarkah?”

“Anda bisa mengeceknya jika ada yang kurang mohon hubungi saya..”

“baiklah, aku mengerti”

Mata Kyuhyun terperangah takjub melihat ruang yang sudah dipersiapkan oleh sekertarisnya. Ada banyak makanan di meja kotak itu. Makanan bergizi untuk ibu hamil. lilin kecil menghias cantik disepanjang kotak mejanya. “aku akan mengatakannya disini” Ia melirih, sambil terus tersenyum.

“jika istriku datang, tidak ada seorangpun yang boleh masuk termasuk Ayahku…”

“nde saya mengerti sajangnim..!!”

Kyuhyun melangkah lagi ke ruang kerjanya. Sekertarisnya bisa diandalkan. Dengan cekatan ia benar-benar mempersiapkan konsep makan siang romantis di kantornya. Berangkai permintaan maaf sudah ia persiapkan dengan matang nantinya. Kejutan untuk Sooyoung.

Matanya kesal menatap jengah buku coklat itu lagi. Diary Kyuhyun.

“gara-gara ini aku bertengkar hebat dengan istriku” Ia membanting buku itu kasar di mejanya. Tangannya cekatan sudah hampir merobek dan memporak-porandakan isi di dalamnya. Namun tercekat mulutnya menganga dengan mata yang terbelalak tajam melihat tulisan yang berbeda dari tulisan miliknya. Yakin, itu tulisan Sooyoung.

Perlahan namun pasti ia membukanya dengan seksama. Hatinya bergetar gelisah. Rasanya takut berselang sesal karena ia benar-benar melakukan kesalahan besar pada Sooyoung. Lamat-lamat ia buka tulisan-tulisan itu. Matanya tak mau berkedip. Ia fokus. Tulisan Sooyoung begitu indah. Ia selalu mengagumi apapun tentangnya.

Sayang,

Rasanya sulit mengucapkan kata itu.
Tidakkah kau merasa saat kita bermesraan aku masih terlihat kaku.

Dan untuk pertama kalinya aku merasa dihargai oleh seorang pria. Harga diriku seolah terangkat, setinggi-tingginya. Kau angkat derajatku sebagai seorang wanita.

Suamiku

Dia seorang teman yang melebihi sahabat. Dialah suamiku. Aku merasa sangat memalukan jika sedang bersamanya.

Aku bingung, mulut ini sulit bicara padanya karena aku selalu diserang rasa gugup luar biasa.

Tuhan, mengapa kau sangat baik! Disaat aku ragu memilih sebuah arti pernikahan, kau mempertemukan aku dengannya. Hatiku terus memilih, menimbang matang.

Apa benar?  Apakah dia jodoh terbaikku? Sungguh saat itu aku meragukannya.

Kyuhyun! Nama seorang sahabat dan aku menyayanginya. Sulit rasanya mengungkapkan betapa bahagianya aku memiliki pria sepertinya.

Maaf jika aku selalu mengecewakanmu. Oh.. bukumu harus ku coret. ^^ Apa kau marah? Maaf yaa.. aku penasaran bagaimana mengungkapkan perasaan kita dalam sebuah tulisan. Ternyata seperti ini. Damai dan menenangkan. Pantas saja kau pandai merangkai kata indah.. ^^

Perih hatiku melihat tulisanmu. Apa hebatnya aku? Kau tak boleh mencintaiku secara berlebihan. Aku hanya orang bodoh yang selalu menyusahkanmu. Saat aku benar-benar yakin bahwa aku mencintaimu, kau semakin menguatkanku.

Mata? Kau menyukai mataku? Jika kau menyukai mataku, aku menyukai hatimu. Kau tahu, sakit sekali rasanya saat kau meninggalkanku, saat itu aku benar-benar yakin bahwa aku juga mencintaimu. Aku lebih sakit mendengarmu pulang dengan tubuh penuh luka. Apa kau pikir aku menyukainya.

Oppa.. aku ingin sekali memanggilmu seperti itu.

Oppa aku mencintaimu. Sebisa mungkin aku menyeimbangkan sifat kita yang terlampau jauh berbeda. Kau yang slalu aktif bicara dan aku pasif membuatku merasa sangat bersalah padamu. Saat kau menciumku, nyawaku serasa hilang kau bawa pergi. Sungguh aku gugup luar biasa jika sudah berada di sisimu. Kau pria pelindung yang sangat sempurna.

Aku janji, aku berjanji sekuat tenaga yang kumiliki untuk bisa berubah. Membuatmu senang, dan tak lagi mencemaskanku. Kyuhyun Oppa apa kau tahu? Hidup dengan sikap tertutup sangat sulit. Aku akan berusaha merubah sikapku. Mungkin kau tidak percaya, karena sifatku yang diam dan tertutup seperti ini aku nyaris tak punya kawan saat sekolah dulu.

Oppa mianhae.. Jeongmal mianhae aku membuatmu kecewa lagi. Aku harus bagaimana untuk membuatmu bahagia bersamaku. Yang jelas saat ini kau yang selalu memenuhi rongga hatiku, tak ada lain. Hanya kau Cho Kyuhyun! Suami yang akan slalu ku hargai pendapatnya. Apa kau marah jika aku mengusikmu dengan ini. Aku bangga padamu. Kau menulis dengan sangat indah Oppa, apa kau mau mengajariku. Oppa apa kau tahu aku tengah mengandung anak kita. Dia akan menjadi semangat kita. Kau dan aku akan membesarkan anak kita dengan penuh cinta.

:

Sudah sejak lama saat halaman tulisan baru itu ia baca. Air mata Kyuhyun sudah membanjir, rasanya sesak luar biasa. ‘Aku kejam aku sangat kejam padamu Sooyoung’ Kyuhyun merintih sedih. Ya Tuhan, hanya karena buku ia marah besar, dan karena buku itu pula ia merasa di tampar keras. Sesal.

Sebisa mungkin ia menghubungi Sooyoung. Hal yang sama dengan raut kesedihan yang sama. ‘tangisan pedih’ ia menangis sejadi-jadi, entahlah rasanya bodoh dan memalukan mengacuhkan istrimu karena masalah sepele dan kini masalahnya sudah tak lagi sepele. Ia merasa sangat bersalah sekarang.

Sungguh ia menginginkan permintaan maafnya tersampaikan.

“yeobseyo..” hati Kyuhyun gentar mendengar suara lembut itu. Tangisnya makin menjadi. Bukankah Sooyoung sedang hamil. ‘aku sudah menyakiti 2 hati manusia yang paling berarti, sekaligus..’ Kyuhyun masih setia dalam isak tangisnya. Sooyoung bisa merasakan isak tangis itu.

“Oppa.. Jangan menangis..” Hati Kyuhyun benar-benar teriris sekarang. Seolah merobek palungnya lebih dalam Kyuhyun terperosot dari tunggangan kursi kerjanya. Bibirnya tak bisa terkatup ia sibuk menyiapkan kata maaf namun sulit, rasanya sulit sekali. Ia sudah berdosa sekarang.

“Oppa mianhae, jeongmal!” Kenapa justru istrinya yang bicara kata maaf. Bagaimana ini, Kyuhyun tidak mampu berkata-kata. Perasaannya makin terpuruk. Ia sangat bersalah.

“hik..” Kyuhyun makin gila dalam isak tangisnya. Sooyoung terkesiap, telinganya tak ingin mendengar belahan jiwanya menangis.

“kumohon Oppa hentikan. Aku tidak sanggup lagi seperti ini, Oppa.. Jangan menangis, hik..” Ahra bingung memperhatikan raut mendung Sooyoung, ‘siapa yang sudah membuat adik iparku menangis?’ karena rasa penasaran itu Ahra mencoba merampas ponsel Sooyoung yang masih menempel di telinganya.

“yeobseyo siapa ini?” tidak ada jawaban, namun Ahra bisa mendengar jelas rintihan di sebrang telfon sana. Ia mulai mengecek nama sipenelfon itu ‘Kyuhyun?’ kenapa adiku menangis.

“Kau kenapa Kyu? Jangan seperti itu kau membuat istrimu menangis di tempat ramai seperti ini” tubuh Kyuhyun bergetar sebisa mungkin ia lakukan untuk tak lagi menangis namun sulit.

“hik.. Nuna~” Ahra membelalak, tangisan Kyuhyun justru makin pecah. “ada apa ini? Kau punya masalah dengan istrimu?”

“Kau dimana? Bagaimana Sooyoung? Dia baik-baik saja kan? Apa dia masih menangis. Hik..” Ahra bingung berkepalang, “ya Tuhan kalian ini ada-ada saja..” Ahra mencoba menenangkan pasangan itu.

“Kami sedang di supermarket, memilih baju bayi yang lucu, bukankah prediksi dokter, Sooyoung melahirkan dua atau tiga minggu lagi” Ceria Ahra memecahkan kesedihan, namun gagal mereka berdua benar-benar kompak membuatnya sakit kepala.

“hik.. Nuna~ya”

“nde, Hey Kau! pria dewasa tidak boleh menangis. Bukankah kau akan jadi calon ayah..”

“aku tidak bisa mengatakannya…!!”

“mengatakan apa? Katakan saja?”

“Kumohon Nuna~ bawa dia kemari, bawa Sooyoungku kemari, hik..”

“Wae?”

“aku ingin sekali memeluknya. Aku harus memeluknya sekarang” Kyuhyun langsung mendekap buku Diary miliknya begitu sambungan telfonnya ia putus. Tubuhnya bergunjang hebat memeluk buku kecil itu. “Mianhae jeongmal mianhae Yebbo~ya”

_

“ck! Ku rasa adikku akan mati jika tidak melihatmu sedetik saja” ia terkikik menatap jalanan di hadapannya. Ahra melajukan mobilnya dengan pelan.

“adik ipar kau tidak boleh menangis lagi” Sooyoung mengangguk dan tersenyum. “kita mau kemana unnie~” tiba-tiba ia bertanya. Sooyoung khawatir pada suaminya namun ada yang mengganjal hatinya.

“Kantor!” Sooyoung membelalakan mata ‘apa tidak apa-apa jika aku berada di kantornya. Bagaimana jika aboji melihatku? Ia akan semakin marah padaku, karena kerjaku hanya menghancurkan kinerja putranya saja’ Sooyoung meremas jemarinya cemas. Pandangannya hampa, melintas diberbagai pemandangan, kebun-kebun yang indah, rasanya semua gelap, tidak indah lagi.

“Youngi~” Ahra menggenggam jemari Sooyoung. Mata Ahra makin membulat cemas.

“Suhu tubuhmu makin panas saja, apa kita tak usah kesana. Kau istirahat saja di rumah.. bagaimna?”  Ahra tidak yakin pada kondisi Sooyoung sekarang, ia terlihat sangat lemah dan rapuh. Namun Sooyoung menyangkal dan tersenyum.

“gwenchana unnie~ aku merasa baik sekarang!” bohongnya lagi. “Baiklah. Setelah kau selesaikan masalahmu dengan Kyuhyun kau harus istirahat cukup. Ingat kan Dokter bilang janinmu sedang lemah sekarang. Kau tidak boleh stres adik ipar. Lihatlah sedang hamil besar begini tubuhmu makin kurus saja” Sooyoung tertawa ringan menanggapinya.

“nde unnie~ aku mengerti” Sooyoung merasa sangat beruntung terlindungi oleh kakak perempuan Kyuhyun. Sifatnya yang ramah sama persis dengan Ibu mertuanya. Dua wanita itu selalu mengurusnya dengan sangat baik.

“Kita sampai…” Sooyoung tersentak, lamunan panjangnya membuyar entah kemana. Matanya panas ingin sekali ia menangis menatap gedung besar nan kokoh di depan matanya.

“Unnie, kau antar aku sampai sini saja. Aku masih bisa ke ruang kerja suamiku sendiri” Ahra tersenyum mengangguk mengerti. Langkah Sooyoung mulai menjauh dari jangkauan matanya. Wanita bertubuh mungil itu masih memperhatikan cara Sooyoung berjalan. Ia berjalan tertatih sambil mengelus perutnya setiap saat.

Tiba-tiba saja ada yang mengetuk hatinya berkali-kali, ia jelas merasakannya. Matanya melorong panjang memperhatikan langkah tertatih Sooyoung. Ada suatu titik dimana rasa sesal itu akan muncul jika ia tidak mengejarnya. Sebuah firasat.

Tanpa sadar kaki Ahra berlari kencang mengejar Sooyoung. Rok pendek berumbai miliknya sudah tersibak terjuntai kemana-mana, ketukan hight hill begitu menggema di kabin putih itu.

“haah!” Ahra merasa sangat lega, saat tangan miliknya berhasil mencegah pintu lift yang hampir tertutup. Sooyoung terlonjak kaget sampai mundur beberapa langkah. Bibirnya tersenyum melihat Ahra begitu tersengal,  ia kesulitan bernafas.

“hah akhirnya” Lega Ahra lagi.

“Unnie~ ku pikir kau sudah pulang” Ahra menggaruk tengkuknya ia bingung harus bicara apa padanya. Padahal ia memang berniat meninggalkannya “aaa.. itu, eum.. aku tidak enak pada adikku. Bukankah Kyuhyun memintaku mengantarkanmu.. aku harus membawamu sampai dihadapannya. Arachi..” Sooyoung tertegun dan menjangkau tangan Ahra. Ia mendongak menatap cemas wajah adik iparnya.

“Aku selalu merepotkanmu..”

“Tidak! Jangan sungkan padaku.. kau kan adikku.. lagipula kau sedang hamil besar, aku tidak mungkin membiarkanmu sendiri..”

Tiba-tiba saja tubuh mereka terhuyung karena mesin lift yang macet. Alat vertikal itu tak lagi berjalan semestinya, Ahra menekan tombol lantai yang ia tuju lagi. “Kenapa tidak bisa jalan?.. ada apa ini.” Keduanya mulai menunjukan kecemasan. Ahra langsung merangkul tubuh Sooyoung. Ia tak mau wanita hamil itu panik melebihi kepanikannya.

“Unnie.. Aku takut!” Tidak! Ahra terpejam keras. Ini tidak boleh terjadi. Ayolah ada yang tengah hamil besar disini. Melihat wajah adik iparnya yang dibalut mimik kecemasan membuat Ahra membatin sedih. ‘Apa jadinya, jika wanita ini terkurung di tempat menyedihkan seperti ini’ Sekuat tenaga Ahra berusaha mengacuhkan rasa takutnya, hal yang bisa ia lakukan saat ini adalah membuat Sooyoung lebih rileks. Ia tidak boleh tegang. Akan sangat berbahaya bagi kondisinya yang tengah hamil besar.

;

“Cek..cek.. kami dari bagian teknisi, menemukan ada kendala di dalam mesin lift. Kami akan segera menghimbau para pekerja agar tidak menggunakan alat itu untuk beberapa jam..

“Sepertinya sudah ada himbauan sebelumnya, kurasa semua pekerja sudah tau.. kemungkinan besar tidak ada yang akan masuk..!!”

Divisi dari bagian operating, memantau pada monitor. Layar sisi tv terekam jelas. Seseorang menganga, ia tak sanggup mengucapkan kalimatnya. Begitu kaget dan bingung melihat siapa yang ada di dalam sana.

“Gawat…!!”

“Ada apa?”

“Bagaimna ini?” Sungguh ia tak sanggup bicara lagi. ia mengutuk dirinya sendiri melihat dua wanita disana tengah ketakutan.

“Gawat!!” Jeritnya dengan lantang. Empat orang pekerja langsung berhambur mendekat matanya mereka hampir terjatuh dari sarangnya. Kaget dan shock. Melihat dua orang wanita yang terperangkap dalam ruang kecil itu.

“Bukankah itu putri dan menantu presdir…!!”

“Tidak! Bagaimana jika Kyuhyun sajangnim sampai tahu hal ini..!! Tidak tahukah kau, betapa sensitifnya perasaan orang itu jika sudah menyangkut tentang istrinya..”

“Arkhhh.. kenapa tidak ada orang yang mencegah mereka masuk!!”

“Apa tidak ada yang berjaga di bawah..”

“Aku bisa gila, pekerjaan kita bisa terancam. Terlebih istri sajangnim tengah hamil besar..”

“Jangan hanya bicara cepat lakukan sesuatu..”

Sebagian kariawan tersebut langsung berlari ke tempat kejadian. Hari ini seakan petaka pada mereka semua. Mereka berlari tergesa melakukan sesuatu sebisa mungkin yang bisa mereka lakukan. Nafas mereka tersengal setengah berteriak prustasi. “Bagaimana bisa mesin lift-nya rusak, cepatlah kau perbaiki lakukan sesuatu cepat..” Seorang kariawan tengah mencengkram kemeja seorang teknisi itu.

“Aku sedang memperbaikinya memang ada apa?”

“Anak dan menantu presdir terperangkap di dalam sana…!!” Ia berteriak kesal, sekesal perasaannya, mereka tidak bisa hidup tenang lagi. Ini benar-benar kelalaian kinerja kariawan tersebut.

“Apa? Siapa yang sedang kalian bicarakan?..” Tanpa di duga Tn.Cho tengah melintas diantara kerumunan kariawannya yang sedang mengurat tegang.

“Pre..Presdir..!!” Semua mata kaget melihat kehadirannya.

Mata Tn.Cho membelalak lebar, jantungnya melengos hampir hilang. Dentuman dan detak jantung sudah tak seirama dengan denyut nadinya. Semua begitu sesak dan perih ia rasa. Matanya memanas dan berkaca melihat dua wanita itu dari balik sisi tv yang ia lihat sekarang. Bahkan raut ketakutan Sooyoung membuatnya ingat pada perkataan kejamnya tempo lalu. Benar-benar menyedihkan.

“Bagaimana mungkin aku berkata kasar pada wanita yang tengah hamil tua seperti itu, hik… Ku mohon.. Ku mohon selamatkan dua putriku.. hik..”

:

Sementara Kyuhyun masih setia menunggu. Wajahnya masih menyedihkan, tangan itu masih mendekap buku yang sangat ia sayangi sekarang. “Kenapa Sooyoung belum sampai. Lama sekali..” gelisahnya, matanya janggal menatap lilin hiasnya lagi-lagi mati walau dirasa tak ada angin menelusup. Ruangan ini sudah sangat sempurna menyambut kehadiran istrinya.

“Lilin ini harus di ganti. Kualitasnya sangat buruk..!!” Kesalnya, karena berulang kali ia menyalakan merah api yang harus terbakar di sumbunya.

“Sayang.. kau dimana?” ia sudah gusar, karena penantiannya menunggu begitu menyiksanya. “Apa Nuna tidak mengantarnya kemari..” ia mendesah lelah. Padahal hari ini ia akan lebih bersikap baik. Lebih manis dan lebih romantis di hadapan istrinya.

BRAKK!!

“Sajangnim…!!”

TBC

232 thoughts on “Marry is Preferred (bagian 9)

  1. waduh….
    ini yang bikin deg-degan….
    bagaimana ya, kelanjutan ceritanya…
    next unnie…

  2. Pingback: Library FF | iyankz ffection ^^

  3. Appa Kyu sadar juga kalo dia udah keterlaluan dengan berkata kasar sama Soo eonni apalagi dia sedang hamil …

    Semoga aja mereka berdua gak apa”😦😦

  4. Aduuuh part ini sedih banget dapet banget feelnya huaaa pengen nangis pas baca tulisan soo sedih amat
    Yah kasian soo aduh ko bisa sih kejebak di lift mana lagi hamil
    Pasti kyu kalut banget deh

  5. Mian ne author sebenernya ku udah baca sampai End tp belum sempet comment, tp sekarang mumpung ku free jd q comment sekarang. .😉
    kasian syoo eon, kyu appa kok gt. . Huh

  6. Well….
    no comment about the ff coz ini FF Udah SEMPURNA!!!
    Aigoo…Kyu Cepat selamatkan Sooyoung dia dalam bahaya *hebohsendirixD

  7. aaarrgghhhh tuh tulisn TBC pake nangkring d situ lg hiks hiks hiks author tega deh pdhl lg tegang bgt tuh bcax …. Author buruan ne d lnjt,

  8. Hiks..kyu jahat..
    kenapa mereka harus terkurung di lift??
    semoga saja soo dan ahra tdk apa
    ah..semoga Tn.Cho sadar atas semua kata2 kejamnya..
    next partnya yah..

  9. ya ampun kyu jahat,..
    soo sama ahra eonni terjebak di lift?? firasat ahra benar.
    gimana reaksi kyuhyun yaa?
    next eon.. jangan lamalama ya eonni..🙂

  10. Hueeeeeee ini menyedihkan
    Waktu kyu sadar kalo semua salah paham soo malah dalam bahaya
    Next part thor

  11. Untungnya kyu am aoo brtngkarnya cm shari..nyesek bgt klo lihat mreka ad konflik..

    Appa kyu jhat bgt c, mnantunya lg hmil bsar malah dbkinstress,, kyu dobrak liftnya ajj y biar soo am ahra bs slamaat….
    Lnjut eonni dtnggu..

  12. wah… soo dalam bahaya😯
    tp tn. cho jd sadar tuh kykna.. ckck
    knp hrs liat dy menderita dlu.. ckck
    ayo cpat slamatkn soo dan ahra noona..

    lanjuuuttt chinguuu…
    ini sangat mendebarkan…

  13. Yay! Ada konflik, makin seru unn! Akhirnya ayahnya gyu sadar haha
    Nice part, yuk dilanjut unn. Makin bagus ffnya ^^

  14. Huueeee author bikin aku galau dengan rasa penasaran ini. Aku suka aku suka ff ini cepet updatenya

  15. tuhkan bneran part ini mewek hueeee T.T
    kyu kau seharusnya bisa tau jika sooyoung itu tak semudah dirimu dlm menyampaikan persaannya dia lebih diam.. knp kau menghakiminya sepihak…
    catatannya soo hueee kena bgt feelnya….
    disini semua sudah tersadarkan cho kyuhyun. appa…. semoga ahra sooyoung baik2 saja…. syoung kasihan sekali… yg dia bs lakukan hnya meminta maaf.. kyuuuuuu
    cpet publish next part nya heheehehe
    semngat semangat^^

  16. yaaaa stlh tangis ak bgnti dgn senyuman utk hub kyuyuong eh mlah hub mreka dcba dg pristwa d.lift t…

    smga soo bserta anak.dan Ahr selamat.

    akhrny tuan cho nydar dg skap.kerasny pd soo

    nexy dtnggu

  17. Itu kenapa kyuhyunya mewek trz?kasian sooyoung dicueki,orang hamil kan butuh perhatian,haha
    Daebak chingu,
    Hayoooo semangat lanjut lagi

  18. yes finally tuab cho sadar kalo yg dia lakuin itu salah.. aigoo engga bisa ngebayangin deh seberapa paniknya kyuhyun nanti pas tau sooyoung sama noonanya keperangkap di lift

  19. Aigoooo…..bagaimana ini??
    Kenapa mereka bisa menaiki lift yang sedang rusak??

    Sepertinya appa kyuhyun oppa sudah menyadari kelakuannya yang terlalu ama soo eonnie
    Selamat kan mereka b’2 (ahra eonnie ama soo eonnie),,ehhh b’3 dunk ama babynya
     H̶̲̥̅̊є̲̣̥є̲̣̣̣̥  h̶̲̥̅̊є̲̣̥є̲̣̣̣̥.  h̶̲̥̅̊є̲̣̥є̲̣̣̣̥ 
    Jgn biarkan merena kenapa2

    Kyuhyun oppa selamatkan anaemu dan aegymu
    Dan jgn marah2 lg ama soo eonnie
    Arraso!!

     H̶̲̥̅̊є̲̣̥є̲̣̣̣̥  h̶̲̥̅̊є̲̣̥є̲̣̣̣̥.  h̶̲̥̅̊є̲̣̥є̲̣̣̣̥ 
    Lanjut chingu

  20. tbcnya muncul diwaktu yg tdk tepat..
    seneng sma ff ini konfliknya gk begitu berat. sedih lht soo dicuekin sama kyu tp untungnya kyu cpt sadar klo dia salah..
    kyu lebay pake nangis tersedu-sedu..
    aku ketawa-tawa bayangin muka kyu nangis, gimana ya mukanya. bukannya sedih malah ketawa..

  21. Uwahh
    Ad aja kndala kyuyoung -_-
    Pdhal kyuppa udh mau mnta maaf ma soo eonn
    Pnasaran ma reaksi kyuppa😀
    Nextt

  22. huaaa…kenapa sih disaat kyuyoung baikkan ada aja musibah
    tapi ga apa deh..kan aboejinya jadi ngerti keadaan sooyoung plus inget kondisi soo yg lagi hamil tua
    daebak thor…next!!!!!

  23. akhirnya kesalah pahaman kyuppa ma soo selesai..
    soo kejebak di lift ma ahra eonni..
    gmn nasib soo dan ahra eonni?
    deg2an pas baca bag akhir…
    penasaran ma reaksi kyuppa..
    appa kyuppa merasa bersalah ma soo..
    penasaran..

  24. rada sedih kasian soo nya
    kyu sampe segitunya elah untung aja cepet sadar
    udah keren pokoknya ff ini
    keep writing^^

  25. Author kejammmm jinjaaaaa…… knp tbc nya harus disana, pokoknya benar2 butuh lanjutannya. part ini bener2 bikin sedih, lega, takut, dan akhirnya khawatir. jantung aku serasa copot dan merosot disaat ada tbc huh
    seneng baca ff ini selain bagus tp ceritanya rapih, good author…
    jgn lupa lanjutannya.. jika bisa secepatnya ne, jebalyo….. #.fighting

  26. Hik~
    *elap kringet
    Eh .. hahahhaha
    Ni keren thor ..
    Nggu’a lama ya ff ni ..
    Ni bkin bngung ..
    Smoga soo selamat ..
    Akhir’a ayah’a ku sadar jg sama ucapan’a ..
    Smoga ni kluarga baik” ja deh ya ..
    Keep writing thor

  27. Eii. Presdir cho nyesel niyee udah marahin syofgg😀 nice fanfic. Keep writing🙂 next part jgn lama lama ya. Kasih cium dulu ahh :*

  28. ya ampun TBC di saat yg tidak tepat. astgaa apa yg akan terjadi dengan ahra eonni dan soo.haduhh soo lg hamil besar pula:(
    unni next chapnya update cepat nde,kalo bisa next chap lebih pnjang lg^^wkwk
    hwaiting!!

  29. aishh sebel bgt liat tulisan ‘TBC’ orang pas baca bagian tegang2nya eh tiba2 tbc pulak:/
    lanjut secepatnya !

  30. sumpah demi apapun aku nangis kejer baca cerita ini keren bgt.. yaampun
    jangan lama lama ya thor ngepost part abis ini… gasabar bgt aku berasa lg nonton drama gilaa

  31. Msalah’a nggak slesai”,,blum klar msalah per1,,udah ada msalah bru,,kasian sooyoung’a,,
    ikut nangis dech,
    wkwkwk
    next next,,

  32. walah untung aja ahra eonni ikut msuk lift, kalau gak kasihan soo eonni sendiri aja di lift. .
    crt.a nambah seru aja eonni,
    lanjutkan crt.a eonni . . .🙂

  33. Waaa padahal mereka udah mau baikan tpi syo sama ahra unnie kejebak di lift.
    Smoga aja ga ada apa2 sama baby kyuyoung

  34. thor d tunggu part 10 nya……cpet ya……..lagi seru nich…….bikin penasaran…aja
    panjangin part nya…………….

  35. thor…
    g kepanjangan a??
    napa g sekalian paragraf pertama ja lngsung tbc…????
    puinter nich author…

    #ekspresi yg tegang mndadak bad mood gra2 TBC..
    nexttttt….

  36. Ono…omo…. Ngs kali I I. Pas baca yang bagian tulisan kata hati soo di diary kyu… Emg sih sikyu Ini Mai jog cr masalah AMA istrinya padahal cm krn masalah steeple

  37. hiks.. huaa onni.. gmna kelanjutan ceritanya aq hrap soo onn baek2 ajj. kasiann soo onn sma bayinya. hiks..hiks..hika.. nexxt thor nextt..

  38. aaaahhhhhhhhhhhh!!!!!
    kenapa pas tbc nya bkin greget !!!!!!!!
    ok ak baru baca pas bagian 7 smpe bagian ini dan tbc nya bkin org pnasaran smpe2 g konsen ngerjain tgs …
    bgus n sukses deh thor:/

  39. Gawat.. Gmna nih nasib sooeon dan ahra eonni??
    Tn. Cho akhr.a sadar klo dy udh nyakitin hati soo
    Kyuppa ayo cpt slamatin mrka..
    Next.a di tunggu

  40. Ff ini emg nyebelin, pasti klo lagi panik2’a ato jdi konflik’a selalu tbc kan jdi greget sendiri..
    Akhir’a tuan cho sadar juga, ya lagi sih maen marahin soo aja..
    Tuh kan kyu makan’a dengerin dulu penjelasan soo jgn asal marah aja..

  41. huaaaa bsok hrz post lagi ya thor….
    ini menegangkan ….kasian soo eonni….
    hik hik hik

  42. makin bikin penasaran sama soo eon nya . ayoo dong cepet lift nya dibenrin kasian soo eon .
    next part

  43. iisshh gemes juga sama ini ff soo kasian ahra juga dan lagi itu itu appa kyu? khawatir tuh? kyu kasian bgt tapi ga tau knp kyu antara lebay tapi lucu nangis2 hahaha

  44. kyya nyesek banget chingu!!! serius deh, aku kalau baca dirumah pasti nangis nih, sayang lagi diangkutan umum, hehe. ahhh bagus banget banget banget ya! keren, romantis juga, alurnya mudah dipahami pokoknya jjang!! daebak!! banget deh!! ^^
    ahh, jadi favorit ini mah! wkwk. gomawoyo ya chingu! aku ngga tau lagi mau bilang apa soalnya keren bangett!! ^^

  45. kyu nya mellow bgt dehh..
    saking cintanya ma soo eonni..
    nah lohh..c.presdir cho ahirnya tobat juga ..nyesel kan udh kejam ma soo eonni..
    semoga gk terjadi apv” ma mreka d dlam lift..
    d tunggu yooo next partnya..

  46. aigoo thorrr keren banget ffnya …aku udah ngikutin dti awak.keren bgt dah.. ditunggu next partnya yahh..jangan lama lma thor :(( heheh gumawo.terua berkarya yaaa

  47. Aa .. Pingin nangis aja kalau tau penderitaan nya Soo eonni.
    Ini nggantung banget.
    Next😀

  48. Kyu melow total ya? Kenapa dibuat sedih trus sih kisah mereka. Kan kasihan. Bahagiakan mereka ya author:'(

  49. Oh ya ampun TUHAN!!!!
    Eonni Plis NEXT
    hhuuuuaaaaa…..
    Nyesek banget ini😥
    terus gimana?
    NEXT!!!

  50. aishh kenapa udab tbc padahal lagi seru serunya…

    untung ahra punya firasat jadi soo ga sendirian kekurung.. dan abonim jadinsadar sikapnya..

    kyu juga jadi lebih ga egois.. tapi gmna mereka kekurung di lift.. semoga ga ada apa2 sama soo dan janinnya..

    lanjutannya jangan kelamaan ya thour.. prnasaran bgt nihh

  51. Daebaaaaaaaakkkk,, fanfiction favorite gue… next part nya langsung posting dah thor. Lol.. ditunggu next part nyaaaaaa

  52. ff nya daebak bikin penasaran sama kelanjutannya kasihan sooyoung dang kakak nya semoga gk apa apa di tunggu part brikuynya

  53. lho lho kok mereka jadi diem”an gitu sih yaampun kyu kekanakan ah😀 ckckck giliran menyesal akhirnya gitu kan😦 semoga nggak ada sesuatu buruk terjadi sama soo & ahra eonni🙂 ditunggu ya eon…

  54. yah tbc lagi T.T
    jalan ceritany bagus,konflikny jga bagus
    smga gra2 sooyoung kejebak d lift appany kyu jdi sadar,kga sadis lg sma soo
    ditunggu klanjutanny,jgn lama2 hoho

  55. Mwo????
    Kenapa disaat penting harus rusak lift nya????
    Semoga soo ga ngelahirin di dalem elevator, kasian anaknya nanti….

    Next~
    Hwaiting

  56. I hate TBC !!l lagi seru thor, kenapa harus ada kata terlarang itu ?! Pokoknya harus selamat soo eonnie sama bayinya, terus selesain masalahnya sama kyuppa. Thanks for ahra eonnie yang punya firasat sesama wanita. Next secepatnya thor !!

  57. Ihhh .. lg seru-seru nya baca ehh mr.tbc dateng ..
    Next part klo bisa jangan lama-lama ya thor .. aku penasaran sama reaksi nya kyu klo tau soo kejebak di lift ..

  58. Hwaaa nangis smpe se-ember(?) Kerennnn bgtttt ga bisa brkata2 lagi next eonniiiiii smg ga lama yah hehe pnsaran soalnya

  59. aiihhh lagi seru juga kenapa TBC thor -,- next panjangin yaa thor, ini masih kependekan hehe

  60. Bacanya subuh2 gini bikin nangis thor
    Sedih😥
    Gimana nasib soo eonni dan janinnya
    Kenapa skrg semuanya br sadar dan menyesal dg sikap mereka
    Apalagi soo eooni yg lg sakit gitu terus skrg harus ketakutan di dlm lift
    Ditunggu nextnya ya thor
    Fighting!!

  61. Huwaaa akhirnya q bisa baca ff nie …. sumpah deh thor ni ff yg pling q tnggu2 kw buka KSI … lnjut y thor q suka bgt crtanya …. part ni tegang bgt …. q jd pnsran gmna reaksi kyu… lnjut n moga cpt dipost . Hwaiting

  62. Nda tau knp suka bgt sama krakter kyu dsni.. Kasihan soo udah kandunganx lemah lagi.. For the next semoga hubungan kyuyoung langgeng lg..

  63. andwe nggak bisa byngin pasti kyu klo tau soo kejebak di lift paniknya pasti ngeri …moga* nggak knapa :’)eh itu tuan cho merasa bersalah ya ? moga* nggak ngebuat soo stres lgi..

    next chap ditunggu ^^ fight thor

  64. selamatin soo sama baby nya jebal:(( knp disaat kyu mau minta maaf hrs ada kejadian ini:( next part ditunggu jgn lama2 ya thor penasaran :’)) hwaiting!!

  65. Hhuhuu….aduh gawat, slametin dong T.T
    cpetaann, kasian syoo eon~
    next cpat publish yya thor, paiting!!!

  66. Aduh…sy jadi ikut nangis ngeliat Kyuyoung nagis.
    Semoga Soo dan Ahra eonni bisa diselamatkan.
    reaksi Kyu gmanna ya ?
    Next thor..
    ini makin seru.

  67. Kyu salah paham sama soo, makannya jangan marah dulu. Ckck! Ya soo sama ahra ke jebak di lift itu? Semoga kandungan soo gpp, kenapa abojienya kyu baru sadar skrang? Payah! Gmana ya reaksinya kyu pas tau ahra sama soo ada lift ya rusak? Next part yg cepet ya chingu, penasaran banget sama cerita hehe😀 kalo bisa lebih panjang lagi, keep writing ^^

  68. ffnya bner2 bikin ku nangis lohh
    kasihan bnget soo saat kyuppa cuek padanya
    harusnya kyuppa baca dulu diarynya sebelum marah kayak itu..kn udah nyesel skrg

  69. Huaaa.. Haaa.. Haaa..😥😥😥
    d.saat semua akan membaik ini mlah makin memburuk… Bgaimana prasaan kyu nnti jika mngetahui kondisi istri.A… Lagi.. Smoga ini bisa mnjadi pukulan bwat ayah kyu yg bicara s.enak jidat’. Pokok.A d.part slanjut.A author harus bkin readers senyum” (.) g’boleh yg kek gni.. Terlalu nyesekkk..!!! *Maksa’😉

  70. Errrgghh… Makin gemes aja, makin penasarannn…!!!!
    Ahra unnie, bnr2 sayang soo
    Hehehe… Tn. Cho akhirnya sadar akan kslhnnya, wlau harus dkasih shock therapy dlu. For next part tentunya lebih seru donk ya, gak sabar nih nunggunya. Ttp dilsnjutin ya, gomawo thor, fighting..!

  71. Rencana mau dibuat brp chapter lg thor? Makin ga sabar pengen tau kelanjutannya nih huhuhu.. Selalu lg klimaks2nya ada 3tulisan TBC ( ̄. ̄) Jangan lama2 ya thor.. Fighting…

  72. Huwa~😦
    Bneran ini crta bwt aqu nangis,huhuhu u,u
    Aduh,soo eonni and ahra eonni ksian bgt.. Mga mrka gg knp2..
    And jga mslah’@ kyuyoung biar cepet kelar..
    Next thor next,jgn lm2 ne!!
    Fighting😉

  73. Yaelah padahal kyuyoung udah mau baikan, pake acara lift macet sgala lagi aduhhh
    Eh tapi kayaknya appa kyu udah mau sadar deh hihihi
    Next ya thorrr….jangan lama”

  74. Ngenes bgd baca ff nie…
    Ksian soo pdhal ge hamil tp tekanannya bnyak bgd…
    Pdhl kandungannya lemah aduh semoga babynya sehat” ja g knpa”…
    Penasaran q sama part selanjutnya..
    Ditunggu part selanjutnya Di…
    Fighting…!!

  75. Cuman bisa berharap sooyoung,ahra sama bayinya sooyoung selamat! Dan kyuyoung bisa baikan lagi kyk dulu

  76. Aduuh ngecutnyaaaa pas bgt di moment yg genting
    Liftnya rusak knp ya btw??
    Kyu udh kyk mayat hidup pasti tuh wJahnya. Udh begadNg tambahin sm nangis plus emosi… udhlah berantakan bgt pasti

  77. Akhirnya keslhphman itu terselesaikan juga diantara kyu-soo…tp knpa hrs inside lift ???mudah2an soo selamatbersama bayinya…part 10 lanjut

  78. Kenapa saat meraka mau baikan,,, musibah menimpa lagi sih,,,,,
    Ya ampuun semoga soo dan ahra eunni baik2 saja…..
    Di tunggu next part ya chingu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s