Datting Prestigious Part 7


Sooyoung-Double-M-2

Datting Prestigious Part 7

Cast : Choi Sooyoung

Cho Kyuhyun

Jung Jessica

Lee Donghae

Cho Ahra

Rate : general

Lenght : Series

Autor : iyank3

Happy Reading..

^^^

“Mau lari kemana kau yeoja manis?..”

Sooyoung menggelengkan wajahnya, ia sudah lelah. Kelelahan berlarinya membuat seluruh staminanya luruh, terkuras habis oleh kepedihan. Ia tak sanggup lagi berlari. Diseretnya pelan tubuh tak berdaya miliknya agar namja itu berjaga jarak. Sayangnya disaat posisi seperti ini justru sangat menguntungkan untuknya.

“Kau sexy dan sangat manis, kenapa bisa namja itu bisa menurunkanmu di sini… apa dia sudah bosan padamu, membuang yeoja jalang sepertimu kesembarang tempat, seperti kotoran yang tak berharga saja..” Sooyoung ingin berteriak, rasanya sesak luar biasa menahan nasib menyedihkan ini. Ia ingin mati saja. ‘Kenapa Tuhan tidak mencabut nyawaku saja’

“Ku mohon tuan, jangan sakiti aku.hik..” Namja dengan tubuh tegap sempurnamya itu terlihat lebih menyeramkan, dengan nafas terengah ia menahan hasrat gilanya. “tentu saja aku tidak akan menyakitimu.. seperti namja yang membuangmu. Aku akan lebih pelan menyentuhmu..dan kita akan menikmatinya bersama-sama”

Sooyoung merintih sakit saat kakinya diremas sempurna oleh tangan namja itu. Kasar dan sangat menyakitkan. Ia teringat Ibunya. Disaat seperti ini hanya dewi hidupnya-lah yang membuatnya makin merintih.  Sangat menyedihkan! Ia lalai. Yah.. Memang tidak sepatutnya ia dekat dengan orang kaya. Orang kaya hanya membawa dampak buruk. Orang kaya lebih kejam dari apapun di dunia.

“Jangan, hik.. Ku mohon!!” Setelah namja itu berhasil menarik paksa Sooyoung dan melemparnya asal ke semak belukar yang kotor. Kini dengan seringai tajamnya ia bangga membuka kaos yang membungkus tubuhnya. Tubuh telanjang itu makin membuat jantung Sooyoung menyerngit sakit. Namja itu tersenyum sadis bagai iblis yang akan merenggut nyawanya. Bukan hanya nyawa, mungkin mahkota yang paling berharga sekalipun.

“Hik..Eomma..”

“Haha.. ya, sebut Ibumu manis, mungkin hanya dia manusia yang masih peduli denganmu setelah kau dibuang seperti sampah..!!”

Sooyoung berlutut dengan tubuh gemetar ia kumpulkan segenap tenaga yang ada, berharap belas kasih pada manusia yang sudah sangat lapar memandangnya.

“ssst.. jangan menangis sayang kau bersamaku, Tuhan sangat baik ya.. setelah aku berhasil menerobos tralis besi penjara. Sekarang aku dipertemukan oleh yeoja sexy sebagai hadiah di malam yang memabukan seperti ini..” Telinga Sooyoung memekik. Ia seorang narapidana. Ya Tuhan, kenapa bisa ia dipertemukan dengan keadaan menyedihkan seperti ini.

“Mungkin kau perlu tau, aku adalah psikopat ulung yang paling di cari di berita-berita. Aku bangga itu!!” Suasana malam itu makin mencekam, Sooyoung letih.. ia bahkan tak tau seberapa banyak air mata berderai yang ia tumpahkan. Wajahnya bergidik ngeri melihat seringaian tajam namja itu.

“Ku mohon, hik..!!” Rintih Sooyoung mulai tercekat. Otaknya sudah tidak berfungsi apapun lagi. ia  butuh keselamatan. Ia ingin lepas dari jeratnya.

“Baiklah sayang, pertama aku akan membuka bajumu dulu…” Namja itu mulai melangkah pelan, suaranya menggeram sempurna. Parau yang menambah kegilaan wajahnya.

SRAKK

“Tidak. Ku mohon jangan!!” Sooyoung memajamkan matanya. Baju miliknya dirobek paksa olehnya. Rasanya dunianya sudah hancur. Setelah ini ia benar-benar tak ingin lagi hidup.

“Wah Tubuhmu indah. Akan lebih indah jika aku mencicipinya..” Dan setelah namja itu tlah siap menindih tubuh Sooyoung.

“BUK>>BUK>>BUK!!”

Namja itu terkapar dengan luka penuh darah dikepalanya. Kyuhyun menghela nafas berkali-kali, ia tak akan pernah menyesal, sekalipun namja yang sudah dipukulnya dengan balok kayu itu tengah meregang nyawa saat itu juga. Di tatapnya Sooyoung dengan pandangan bersalah.

“Sooyoung-ah!!”

“Andwae! Jangan menyentuhku…hik..” Kyuhyun mengguncang-guncang tubuh Sooyoung yang masih setengah telanjang, bra hitam miliknya masih melekat membungkusnya. Entah mengapa Kyuhyun mendesah lega. Sooyoung belum sepenuhnya totally nacked.

“Ini aku Sooyoung. Aku Kyuhyun..” Kyuhyun melepas jaket hitam miliknya menutup sebagian tubuh atas yeoja itu dan ia terus mencoba menenangkannya. Tubuh Sooyoung gemetaran membuat Kyuhyun panik.

“Ayo kita pergi dari sini, sebelum si gila ini bangun lagi!!”

Kyuhyun membawa tubuh lemah Sooyoung. Menggendong bridal dengan kuat. Ditatapnya yeoja itu yang masih terisak dalam tangisan panjangnya. “Maafkan aku… maafkan aku!!”

Mobil Jazz hitam itu kembali berjalan menembus jalanan sepi yang menegangkan…

+++

Kyuhyun mendesah dengan penuh rasa syukur.. begitu  melihat halaman rumahnya menyambut kedatangannya, nafasnya tercekat. Ditatapnya yeoja itu yang kini terlelap dalam mobilnya. Ia tidur dengan sangat pulas.

“Aku tidak akan membiarkanmu pergi dari rumahku… Kau bahkan tidak pernah bisa menjaga diri. Gegabah dan semaunya” Kyuhyun meruntuk menatap pilu yeoja itu. Ia sibuk menyalahkan diri. “kenapa aku harus meninggalkanmu dalam keadaan marah!!” Prustasinya, suaranya berat menahan tangis.

Tubuh Sooyoung mulai menggeliat. Matanya mengerjap mencari cahaya. Begitu ia teringat kejadian beberapa jam yang lalu.  Matanya memanas, ia mulai panik dan menangis lagi.

“Aku sudah menelfon polisi untuk menangkap orang gila itu disana!!..” Sooyoung menoleh mendapati suara membuyarkan tangisannya yang pecah. Matanya menerawang dalam padanya. Tangannya terkepal kuat-kuat.. Ia menggeram kesal padanya.

PLAKK!!

Kyuhyun terpejam menerima pukulan telak yang Sooyoung layangkan di pipinya. Ia tersenyum berusaha menerimanya. Di elusnya lembut pipi memar yang sangat perih ia rasa.

“Setelah aku berhasil menyelamatkanmu, kau memukulku tanpa rasa berdosa..!!”  Tanpa sadar ucapan Kuyuhyun membuat Sooyoung tertunduk. Ia terluka menyalahkan dirinya sendiri. Yah… Ia tau itu. Seharusnya ia berterimakasih bukan menamparnya.

“hik.. Maaf!!” Kyuhyun menganggukan kepalanya. “Diterima!!” Jawab Kyuhyun tegas, disaat seperti ini adalah hal paling tepat untuk menjerat yeoja itu. Yeoja yang mudah terpedaya namun selalu ingin Kyuhyun lindungi. Terhitung dari detik itu.

“Apakah aku?”

“Kau baik-baik saja. Dia tidak melakukan apapun.. aku bersaksi demi Tuhan.. kau masih terlindungi..” Kyuhyun menggenggam jemari Sooyoung, wajah itu kian pucat. Tentu saja! Ia pasti trauma berat.

“Jangan menangis!!” Ia menggeleng dan makin menumpahkan air matanya. Namja itu merintih dalam hati, ikut merasakan rasa sakit yang yeoja itu rasakan.

“Seharusnya aku tidak meninggalkanmu!!”

“hik. Tidak. Aku yang terlalu keras kepala!!”

Hening. Tak ada suara untuk mereka lanjutkan… lama mereka terdiam di dalam mobil. Hanya ada isakan-isakan Sooyoung yang masih tersisa. Kyuhyun masih memandangnya. Yeoja serampangan itu benar-benar mengetuk hati dan perasaannya. Dulu ia menyukainya karena rasa penasaran, kini hatinya mulai bertambah rasa.. rasa sayang yang entah dari mana datangnya. Ia muncul begitu saja tanpa terkendali. Kyuhyun menarik tengkuk Sooyoung mencium lembut bibir miliknya.

Sooyoung membelalakan mata tak percaya. Seharusnya ia berontak dan berteriak seperti biasa. Mungkin karena lelah, emosi yang tak bisa ia luapkan hingga membuatnya lemas… yah.. ciuman ringan itu membautnya lemas untuk beberapa saat.

“Jika kau masih berniat untuk pergi dari rumahku, silahkan saja… pergilah dengan angkuh tanpa pikirkan seberapa rasa khawatirku padamu..!!” Sooyoung menerawang mata tajam itu, ucapan itu masih samar-samar ia cerna. ‘apa maksudnya?’

Kyuhyun tersenyum manis, tangannya bergerak mengangkat lembut dagu yeoja itu membuatnya mendongak menatap wajah Kyuhyun yang sudah tepat berada diatasnya.

“Dengar nona miskin, aku sudah sangat lama memperhatikanmu.. aku bahkan berpikir setiap hari bagaimana caranya membawamu kerumahku.. tidak ku sangka kau datang dengan sendirinya menghampiriku meski waktu itu dengan cara yang sama menyedihkannya..” Sooyoung terdiam lalu tersenyum begitu mengingat awal pertemuannya dengan Kyuhyun.

“Kau sudah tau kalau ak-“

“Tentu saja! Bukankah aneh, seorang namja sepertiku mendambakan yeoja sepertimu..” Kata-kata itu terlihat kasar, tapi entah mengapa terdengar begitu manis ditelinga Sooyoung.

“Kau miskin, tidak pandai, tidak berpendidikan, tidak berkasta, kelakuan dibawah rata-rata, semuanya!! tidak ada yang bisa membantah bahwa kau seharusnya bukan tipe yeoja idamanku. Ku pikir aku memang sudah tidak waras” Sooyoung mengangguk membenarkan ucapannya, matanya memanas lagi. ia memang menyedihkan.

“Melihatmu berteriak seperti orang gila, bersenandung aneh lalu berlenggang bebas dengan tawa cekikikan seperti hantu di taman kampus, membuatku benar-benar terobsesi. Siapa yeoja gila itu?” Kyuhyun melirik sekilas kearahnya, yeoja itu masih tertunduk mendengar ucapannya.

“Well. Aku menyukaimu… bersyukurlah karena kau memiliki wajah yang manis, wajah cantik menyebalkan yang selalu membuatku gila karena penasaran..!!” Sungguh Kyuhyun-pun mengakui jika ucapan yang dilontarkan begitu kasar, namun ia merasa geli mengucapkannya. Rasanya dengan cara inilah ia bisa menghiburnya.

“Aku minta maaf, karena sudah mengganggu hidupmu..!!”

“Ya, kurasa memang begitu!”

“Dan aku akan keluar dari rumahmu bersama Jesica. Besok!”

Kyuhyun terperanjat. menghela nafas yang sudah tak bisa diatur karena emosinya akan meledak lagi. Lalu untuk apa seharian penuh ia menggelandang yeoja itu.. seharian penuh. Sampai-sampai ia harus tersiksa karena hampir saja membuat Sooyoung kehilangan harta yang paling berharga dihidupnya. Ya Tuhan, yeoja itu memang terlahir bodoh atau apa. Kyuhyun mengusap wajahnya kesal.

“Kau berhutang padaku!! Sebelum kau melunasi hutang-hutangmu.. kau tidak boleh pergi dariku..!!” Tanpa aba-aba Kyuhyun membuka pintu mobilnya membiarkan yeoja itu tertinggal didalam sana. Langkahnya terhentak kesal. “Sooyoung memang bodoh… dan aku lebih bodoh mempertahankan yeoja bodoh seperti dirinya, dirumah ini!!” Umpatnya setengah berteriak.

Sooyoung meremas jemarinya memikirkan matang-matang ucapan Kyuhyun yang penuh nada menuntut,

“Hutang? Bagaimana caranya aku membayarnya? Aku saja tidak punya uang! Hik.. Eomma.. aku ingin pulang dan memelukmu. Aku merindukan rumah kita!!”

+++

Sooyoung memasuki lorong kecil menuju kamarnya, wajahnya yang tertunduk masih meredam kesedihan akan nasib sialnya malam ini. Ia berlari ingin rasanya menumpahkan segala kesedihan ini pada Jesica.

“Aww..” Donghae mengerang, saat tubuhnya bertubrukan tanpa sengaja dengan yeoja itu. Namja itu tidak bisa tidur, memikirkan keberadaan Kyuhyun dan Sooyoung yang sudah selarut ini belum juga menampakan batang hidungnya. Sooyoung tak merespon teriakannya, langkahnya justru semakin panjang meninggalkan Donghae yang penuh tanda tanya melihat ekspresi sedih miliknya.

“Kau kenapa?” Donghae menahan langkahnya, ditatapnya dengan dalam wajah sesegukan milik Sooyoung. Ia tak berhenti menangis membuat Donghae iba padanya.

“Apa kau bertengkar dengan Kyuhyun?” Jika dipikir-pikir aneh rasanya mengingat mereka yang masih baru dalam tahap penjajakan. Meskipun Donghae tau Kyuhyun sudah mengenal yeoja itu lebih dari apapun.

“Tidak.. Jangan menyentuhku..” Teriak Sooyoung menolak genggaman tangan Donghae, ia masih enggan menerima sentuhan namja, namun saat kyuhyun menciumnya tadi kenapa terasa lain, ditambah perkataan kasarnya membuatnya makin benci namun ia masih memikirkan bagaimana caranya melunasi hutangnya. Balas budi setelah diselamatkan dari namja mengerikan saat di hutan tadi.

“Sooyoung kenapa kau menangis?” Donghae bertanya cemas, hatinya seperti tertohok saat Sooyoung balas menatapnya. Gurat sedih itu? Tatapan nanar itu? Semua kepedihan dari sirat matanya mengingatkan pada Ayahnya. Sudah lama sekali ia tak menginjakkan kaki dirumahnya. Ia rindukan Ayahnya saat ini.

“Aku baik baik saja..hik..” Sooyoung menepis tangan Donghae yang akan menyentuhnya lagi. yeoja itu berlari dan benar-benar meninggalkannya saat ini.

Donghae menghela nafas lelah. “Kenapa aku justru memikirkan Ayahku melihat yeoja itu menangis? Appa pasti sedang merindukanku..” Donghae tersenyum miris begitu ingat kecemasan Ayahnya padanya yang tak pernah kunjung pulang ke rumahnya.

+++

Sica langsung terjaga melihat isak tangis Sooyoung. Ia memberikan segelas air putih untuk menenagkannya.

“Ceritakan padaku Sooyoung kau kenapa?” Sica membelai lembut puncak kepala Sooyoung berharap ia tenang, namun tidak bisa tangisan Sooyoung makin tumpah dalam pelukannya. Hanya padanya ia bisa menumpahkan rasa sedihnya mengingat Ibunya yang sangat jauh di desa.

“Hik.. Sica aku hampir saja diperkosa..!!!”

“Apa?” Sica berteriak cemas, ia langsung menatap marah Sooyoung.

“Maksudmu Kyuhun-“ Sooyoung menggelengkan kepalanya, ia menepis jauh-jauh pikiran negatif Sica yang langsung mengambil kesimpulan singkatnya.

“Tidak, Kyuhyun justru menyelamatkanku..” Sooyoung mulai bisa menahan emosinya. Ia langsung menjelaskan dari awal kejadian memiukan itu. Jesica mendengar dengan minat yang tinggi. Bahkan ia terus mengusap air mata Sooyoung sampai akhir ceritanya.

“Dan aku berhutang pada namja itu Sica.. bagaimana caranya agar aku melunasinya?”

“hutang? Jadi dia menolongmu dengan iming-iming agar kau merasa berhutang budi padanya..” sica mulai marah, andai saja ia menyaksikan kejadian itu. Ia akan menolong Sooyoung tanpa pamrih.

“Sebenarnya tidak juga. Ia ingin aku bertahan dirumahnya. Ia menahan kita untuk pergi. Aku juga tidak tau Kyuhyun itu orang yang seperti apa? Tadi saat melihatnya marah semua kerongkonganku seperti tercekik, dihantam begitu saja. Menakutkan sekali. Ia bahkan memukul namja itu sangat keras aku yakin orang gila yang  akan menyakitiku sudah mati…hik” Sooyoung mulai gemetaran dalam pelukan hangat sahabatnya. Sica berfikir keras mungkin Kyuhyun memang menyukai Sooyoung.

“Mungkin kau bisa melunasi hutangmu dengan bekerja dirumah ini.. aku kaget mendengar ceritamu. Namja itu sudah tau kalau kita hanya seorang miskin yang hidup dikontrakan murah yang kotor dan becek..” Sooyoung mengangguk. Sooyoung merenung sesaat ‘bekerja dirumah ini’ lalu ia tersenyum mengambil kesimpulan.

 “Nde Sica, Ku rasa Kyuhyun sudah gila mau melakukan itu semua demi mengamatiku..”  Jesica tertawa.

“Orang kaya memang aneh jika sudah jatuh cinta..”

+++

“Sooyoung kenapa kau hanya mengaduk-aduk makananmu, kau sakit?” Semua mata menoleh kearahnya. Dilihatnya Sooyoung yang tampak sibuk dengan pikiran buruknya. Meja makan diruang tengah itu selalu menyambut tuan-tuannya untuk menyantap sajian pagi yang sehat. Namun selalu seperti ini.. hanya keheningan tanpa suara, dan selalu Ahra yang memecahkan keheningan itu.

“Sica, Sooyoung kenapa?” Ahra makin cemas melihat gelagat Sica yang tidak bisa langsung menjelaskan mengapa Sooyoung terlihat lemas pagi ini. Yeoja itu justru gelagapan menjawab ia sudah berjanji untuk merahasiakan hal buruk yang menimpa sahabatnya itu.

“Apa kau habis menangis? Kau kenapa adik ipar, kau baik-baik saja kan?”  Ahra mengamati wajah lesu Sooyoung. Yeoja itu menggeleng dan tersenyum sembari menyingkirkan tangan Ahra yang bergerak menelusur di wajah pucatnya. “Unnie aku baik-baik saja..”

“Kau jangan bohong, kau pasti merahasiakan sesuatu dariku..”

Kyuhyun diam-diam mengamati Sooyoung, ia masih mencemaskan yeoja itu setengah mati.. walau wajahnya tak mengeluarkan ekspresi berlebihan seperti biasanya. Ia tetap makan, menyantap hidangan itu dengan santai.

“Apa kau sakit?” Donghae bertanya cemas, matanya melirik sesaat kearah Kyuhyun. namja itu mengedikan bahunya seolah acuh. Donghae benar-benar ingin tau apa yang sebenarnya terjadi, Kenapa Kyuhyun membuatnya menangis semalam?

Tiba-tiba Sooyoung berdiri hal yang selalu mengagetkan semua orang disana. Yeoja itu tampak memaksa untuk tegar. Matanya melayang menatap kesal ke arah Kyuhyun.

“Aku akan melunasi hutang-hutangku padamu?” Kyuhyun yang tau maksud ucapannya hanya tertawa. Namja itu tersenyum misterius.

“Benarkah? Dengan cara apa?” Sooyoung menggeram menanggapi sikap santai yang terlihat menyebalkan di matanya. Namja itu seolah tau, yeoja sepertinya memang tidak akan bisa melakukan apapun. Ia bodoh persis seperti apa yang Kyuhyun teriakan semalam.

“Aku bisa menjadi pelayan… pelayanmu…!!” tegasnya, sigap, siap, sarkatis.. seolah bisa menyelesaikan semua dengan mudah. Setelah ini ia akan benar-benar meninggalkan rumah ini tanpa beban. Secepat mungkin ia akan meninggalkannya.

Hening. Tak ada yang merespon sikap Sooyoung yang terlihat antusias.

“Bagus. Diterima…!!” Kyuhyun berseru senang menanggapinya.

“Aku menolak!!” Dongahae langsung protes dengan mengangkat tangannya. Entahlah rasanya tidak terima jika Sooyoung harus bekerja di rumah ini. Terlebih sebagai pelayan Kyuhyun.

“Sooyoung kau kan calon adik iparku untuk apa kau meminta dirimu sebagai pelayan?”

“Sudahlah Nuna, biarkan saja…”

Sooyoung tersenyum menyiratkan bahwa ia baik-baik saja.

“Seorang pelayan yang akan berubah menjadi Cinderella tiap malam untuk menerima kencan butanya bersama sang pangeran!!” Kyuhyun tersenyum miring, tertawa geli dalam hati. membayangkan betapa mudahnya yeoja itu diperdaya. Baguslah… ia akan semakin dekat tanpa menutupi rasa canggung seperti dulu.

“Apa maksudmu Kyu?”

“Aish.. sudahlah… kau harus di kursuskan dulu sebelum menjadi pelayanku.. Otakmu yang sempit harus diperluas dengan wawasan..!!.” Kyuhyun-pun pergi meninggalkan sejuta kebahagiaan di hatinya.

 ‘Sooyoung tidak akan kemana-mana!!’

TBC

Hai, maaf lama post… maaf juga kalo masih kependekan. Typo  dan lain-lain.. komen yaaa…terimakasih..

99 thoughts on “Datting Prestigious Part 7

  1. Huuuhhh…
    Lega dech, tau SooYoung Unnie gk kenapa2
    Makin menarik ajha ceritanya!!!
    Next Part-nya, Unnie!!!!

  2. Pingback: Library FF | iyankz ffection ^^

  3. Pingback: Datting Prestigious (Part 8) | iyankz ffection ^^

  4. wkwkwk ngakak baca kalimat kyu yg kluar dari mobil buat ninggalin syoung…
    syoung bner2 pabbo… dan kyu lebih pabo krn jatuh cinta dgn org bodoh haha dasar cinta memang kadang2 tdk ada logika

    cieeee yg seneng syoung bakal jadi pelayannya dan g akan pergi hahahahaha
    moment romantis juseyo ><
    semangat semangat buat next part…

  5. Anyeong onnie,,,, aku baru baca ff ini ternyata ceritanya menarik yaa,,,
    Penasaran sama crita sblmnya,, aku ijin baca part sebelumnya ya eon🙂

  6. waduhh,,, jadi pealayan kyuhyun???
    yeayy,,,,
    next part di tunggu~!!!
    HWAOTING~!!!!😀

  7. Aigoo
    Untung ajaa soo eonn nggk kenapa”😀
    Hae oppa kok peduli ma soo eonn ?? Mulai sukak yaa o.O
    Psti mkin seru nih klo soo eonn jd pelayan kyuppa xDD
    Next !!!

  8. iyang,tumben kali ini bikin ff nya kependekan -_- apa karna kurang ide banyak ya😦 tp aku suka soo jd pelayannya kyu,dengan begitu lebih banyak moment kyuyoung nya daripada haesoo😉 next part..dan kuharap part selanjutnya lebih panjang daripada yg sebelum2 nya :*

  9. ckckck eonni2….klo eonni jdi pmbntu’a kyu ppa…kyu ppa pasty ngambil ksmpatan lbh byk…hahaha

  10. Hwaaaa,meskipun pendek tp tetep daebbakkkkk!!!!!!ayo kyu maju terus pantang mundur(?)Hahahaha.mmdtggu nextnya

  11. mwooo..
    soo eon mau jadi pelayan kyuppa???
    untung aj kyuppa dateng tepat waktu,tapi kata2ny kasar k soo eon…
    tapi bagus juga sih jadi pelayan,biar soo eon makin deket sama kyuppa,dan jauh dari hae ppa

  12. yah… oenn.. kependekan. tpi gk ppa dh..

    kkkk kyu lucu dh ngebayain soo jd pelayan. pelayan pribadi pasti t kya jun pyo & jan di

    hueh. untung ad kyu. klo gk hampirrrrr aj. next part dtnggu

  13. Sedikit saran, gmna klo disetiap kalimat ‘tanda seru’ nya diilangin thor? Jd hanya dipake di klimat kyak perintah gtu pas Kalo lg mrah? Mian Sok tau
    Next thor

  14. kereen,daebak,kece,cool,saiko,oke,the best dan bwrbagai kata lainnya
    next nya jgn lama2 ya thor plisssss

  15. Ahhhaaa daebak
    Kyu licik bgt masa mau soo ttp di rumahnya pake cara itu g elit bgt
    Hae suka y sama soo semoga g deh meskipun akan lbh seru klau iya •_•v
    Nextnya cpt ne🙂

  16. Seblmnya, aku mo mnta maaf to iyank3-ssi, entah knpa di part2 sblmnya aku ga bgitu tertarik ma ff ini, tpi stelah baca part ini, sprtinya ff ini mulai membuatku tertarik, dilanjut ya, n gomawo

  17. Sooyoung eon selain keras kepala ternyata polos banget ya? Aduh penasaaran sama akal bulus kyuppa dinext part

  18. kyu pinter sumpah-_- syoo nya juga bodo :p lanjutannya ditunggu secepatnya, dan berharap dipanjangin😀

  19. akal2nya si kyu bisa baee😄 oh soo kau emng polos ato gimana sih?
    dan hae mulai resspon sama sikap soo td.aihh hae kau sama sica saja!!~~
    next unn^^

  20. sebenernya ini kependekan thor hhihii,,
    tapi dipart ini rada kasian sama soo,,
    udah mau diperkosan,dan skap kyu yang >.< AA~sebenernya bikin ngakak,,XD
    next chap ditunggu,jangan lama* ne thor,,

  21. Kyaaa eonn ceritanya tambah daebak aja, I like it ^^ seruu, menegangkan, bikin senyum” gaje🙂

    Dasar sii Kyu evil, masih sempet”nya ngambil kesempatan dalam kesempitan -_- bukannya nenangin dan meringankan beban soo eonn malah kerjaannya nyiksa batin soo eonn teruss…
    Eonn aq takut terjadi cinta segitiga nihh, kyaknya haeppa semakin perhatian dehh sama soo eonn..

    Ditunggu kelanjutannya eonn, harus lebih panjang lg OK🙂

  22. uwooo.. akhirnya soo nggk knapa napa..
    kyknya hae sma soo kakak adek yg kepisah ya thor, hahaha ngarang..

  23. Syo kurang peka atau emang kurang nyambung ya sama smua kisi2 perkataan cinta kyu.. Kekeke
    donghae sama sica aja deh, biarin aja kyu sama syo, ok hae?

  24. kyyaa keren (y) tapi aku sebel sama kyuhyun disini! ihh pengen aku pites palanya, kejam banget sama sooeon!! rasanya pengen dibejek2 kyuhyunnya –“v wkwk
    chingu, aku nunggu ff mu ini tau, hehe dan betapa bahagianya aku tadi setelah ada ff ini :3 chingu ngga lama ko nextnya tapi lebih ffnya lebih pendek dari kemaren kayanya, ya nggasih? wkwk –“v
    chinggguuu, like ff ini! bagus banget! jjang! daebak!! gomawo ya chingu untuk ffnya ^^ dan aku tunggu next nya :3 jangan lama-lama ne? xoxo

  25. kiyu keras kepala bgt nggak pingin syoo kluar dri rumahnya. hhoho. syoo jdi pelayan kyu juga… itu mah enak di kyu nya ajaaaa. wkkk

  26. eonnie mian ya aku bca ff nya lngsung limpat ke part 7 enggK dri awal jdi mungkin eonnie nggak bkalan nemuin koken aku di part2 kmaren jdi mian ya eonn..
    aku baca ini ff wlau ngelangkauin pun tetap aja suka bnget sma nie ff.
    untuk next part cpetanya eonn…

  27. aduh knp donghae harus menyukai soo juga sih ,, chingu buat donghae suka sma sica ya biar soo buat kyu hehehe
    next ya ..

  28. Itu mah bisa” Kyu aja agar Soo gak prgi.
    aduhh tapi hae keliatannya sdh agak peduli sama Soo. Hae sama sica aja ya, gak usah jadi org ketiga antara KYUYOUNG.
    makin seruuu thor.
    ditunggu next partnya..Semangatt!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s