Marry is Preferred (AS)


marry

Marry is Preferred (AS) -satu-

Cast : Cho Kyuhyun

Choi Sooyoung

Lenght : Oneshot

Rated : G

Genre : Romance, Marriage life

Autor : iyank3

Happy Reading

Sooyoung memperhatikan buah hatinya dengan tenang. Tidurnya yang damai mengingatkan ia pada kenangan manis masa lalunya. Mata kecil itu yang tertutup damai dalam rengkuhan mimpi.. menyiratkan betapa ia juga pernah merasakan tidur dalam kelelapan mendekap hangat tubuh orangtuanya, dulu.

Kyuhyun mendesah setelah sekian lamanya ia menunggu istrinya datang. Ia bahkan merasa suntuk luar biasa menantikan hadirnya istri untuk datang dalam pelukan. Kyuhyun terduduk disisi ranjang memperhatikan dua perempuan sempurnanya. Sooyoung yang terus meneliti wajah kecil dengan keteduhan itu setengah terganggu melihat kehadiran Kyuhyun. Dahinya mengerut kecil memperhatikan gurat kecewa milik pria itu.

“Kau lebih memperhatikan dia dibanding aku sekarang!” Sooyoung hampir tidak bisa berkata-kata lagi. Memang benar kehadiran putri kecilnya terlalu memberi kesan mendalam baginya, terlebih cara dia melahirkan anak itu sangat rentan dan ekstrem membuatnya selalu cemas tak ingin lengah sedikit saja mengawasi perkembangan anak itu.

“Kenapa bicara seperti itu?” Sooyoung memberengut kecil membuat Kyuhyun tak enak hati. Ia sadar tak seharusnya mengatakan hal kurang wajar seperti itu. Kyuhyun tersenyum samar.. Malam ini saja Kyuhyun ingin dimanjakan Sooyoung, sudah sangat lama ia tak melakukan kontak fisik lebih dalam dengan perempuan itu. Ia tidak bisa mengatakannya jika ia tengah menginginkannya. Sekali saja tanpa ia paksa, agar Sooyoung memahami betapa keinginan pria itu harus terpenuhi. Andai saja Sooyoung yang menginginkannya. Tidak bisakah?

“Apa kita akan selalu tidur dengan gadis ini. Dia sudah besar, harus terbiasa untuk tidur sendiri” Sooyoung mempertajam pendengarannya. Pria itu merengek. Oh dia tau itu, tapi..

“Aku.. Aku ingin..” Suara Kyuhyun serak tertelan angin. Jiwanya ingin meledak. Betapa ia rindu keintiman itu bersama perempuan yang kini terbaring dengan semburat senyum menawan dibibirnya. Dengarkan batin itu sesaat lalu renungkan. Harapan Kyuhyun tak ingin hanya sekedar mimpi. Ditatapnya dengan dalam mata bulat itu.. mata yang terus membelenggunya dimalam-malam hangat itu bersamanya. Mata yang menyiratkan romansa malam tak terlupakan setiap detiknya. Sooyoung tertegun, menggaruk tengkuknya yang dirasa tak gatal.. matanya menyipit dengan semburat rona kemerahan dipipinya. Sungguh ia tak tahan diperhatikan sangat lama oleh suami sendiri.

“Oppa aku..” Kyuhyun menyerngit, sungguh telinganya akan sakit jika mendengar penolakan itu muncul dari bibir merahnya. Jangan, kumohon. Atau jangan-jangan Sooyoung tengah datang bulan. Hati Kyuhyun terasa hampa walau Sooyoung belum membuka mulutnya lagi. gumamnya pendek tak dapat ditangkap sensoriknya. Hanya desahan kecil sebagai objek kekecewaan pria itu, namun ia mencoba berbesar hati. Biarlah… Kyuhyun masih terus belajar untuk tidak memaksanya. Walau dalam paksaan itu menunjukan betapa cinta itu memang ada, besar adanya, menggelora dan panas.

Sooyoung meringkuk kecil, mencium kening buah hatinya mengantarkan ia pada kedamaian mimpi indah disana. Perempuan itu berdeham, ia nyaris mati jika mulutnya berkata yang tidak-tidak. Sejujurnya ia merindukannya.. rindu sentuhan kasih, dari tangan yang merengkuh jiwanya. Harmoni raga paling ia nantikan disaat berdua penuh nuansa kasih.

Sooyoung tersenyum kecil membalas tatapan harap di mata pria itu. Kyuhyun terdiam memikirkannya saja sudah membuatnya melayang. Ia merasa menjadi pria yang sangat beruntung. Harapan itu tak akan sia-sia.

Tangan kokohnya mulai merangkum tubuh Sooyoung, menggendong bridal secara perlahan. Perempuan itu tersenyum tangannya mengalung lembut dilehernya menyentuh titik-titik kulit yang menyengatnya. Kegairahan itu muncul begitu saja dalam tubuh masing-masing. Tak ada kebekuan… bagai mimpi tiada akhir.

“Eumm..” Kyuhyun terhenti jantungnya berdentum cepat, dengan penuh hati-hati mata keduanya memperhatikan putri kecilnya. Mulut itu bergumam kecil dalam igauan tak jelas. “Eomma..” HyeJin memanggil dengan senyuman kecil, namun matanya terus terpejam. Kebiasaan anak itu jika tidur. Mereka terkekeh memperhatikan tingkahnya. Bahkan saat tidur saja anak itu masih membuat orangtuanya kelimpungan. Keduanya mendesah lega memastikan bahwa putri kecilnya sudah tidak apa-apa untuk ditinggalkan dikamarnya. Kyuhyun kembali membimbing tubuh Sooyoung dalam rengkuhannya keluar dari kamar bernuansa pink.. hampir corak dan warnanya sama dengan nuansa boneka-boneka.. anak itu benar-benar dimanjakan layaknya mahkota berharga tak nilai.

“Kita nonton bola diruang keluarga saja..” Tn.Cho terhenti dengan mata membelalak melihat Kyuhyun dan Sooyoung berciuman mesra disepanjang ia berjalan menuju kamarnya. “Ada apa kenapa berhenti disitu?” Tn.Cho buru-buru menutup pintu kamarnya dan menarik istrinya yang hampir keluar dari kamar. “sst.. jangan berisik!” Sungutnya tajam. Ny.Cho mendecih.

“Kau ini kenapa?” tangan suaminya menarik untuk ia dudukan di sudut kursi rias. “Lebih baik kita jangan keluar” Ny.Cho makin penasaran, sebenarnya ada apa. “Mereka sedang melakukan program cucu baru kita..” Ny.Cho terperangah dengan wajah berseri tanpa meminta penjelasan lebih lanjut dari suaminya sepertinya ia tau apa yang sedang dibicarakan suaminya. “Hem, semoga saja..” Mereka tertawa kecil, sangat berharap bahwa akan ada HyeJin kecil lagi di rahim Sooyoung.

+

Kyuhyun menjatuhkan Sooyoung perlahan diranjangnya. Tangannya menelisik mengelus lembut pipi perempuan dibawahnya, membuatnya terpejam untuk sesaat merasakan sensasi kecil menggelitik hatinya. Tanpa membuang waktu lama Kyuhyun membuka kancing piamanya dan dengan cekatan pria itu menghempas lingeri merah Sooyoung. Istrinya tersenyum kecut meraba kecil dada telanjang suaminya.

“Kau tidak pernah olahraga, lihat tubuhmu penuh dengan lemak..” Sooyoung tersenyum mengejeknya, bukannya kesal pria itu justru mencium bibir yang sudah lancang memaki proporsi tubuhnya secara terang-terangan.

“Untuk apa berolah raga, lewat tubuhmu lemakku akan terbakar habis..” Entah reaksi Sooyoung yang masih dalam kesadaran penuh tiba-tiba saja pipinya memanas. Kau dengar, suamimu masih sama seperti dulu, bicaranya ngawur dan sesukanya. Batin Sooyoung kesal setengah gemas.

Kyuhyun kembali menciumnya, sisi-sisi wajahnya.. semburat rona merahnya. Setiap sudut yang baginya menarik ia cecap dengan bergairah. Ciuman panjang tiada henti yang ia lakukan membuat Sooyoung mendorong sedikit wajahnya. Berusaha mendapat kembali oksigen baru karena nafasnya direnggutnya kasar. Bibir perempuan itu basah penuh desahan.

“Hah..” Kyuhyun menyeringai, akhirnya hal yang dinantikannya muncul. Ia tertawa melihat betapa lemahnya perempuan ini menerima servise love darinya.

“Bakarlah..!” Kyuhyun mempertajam pandangannya, suaranya serak oleh nafsu tak tertahan. Sooyoung masih tersengal matanya berpendar kecil.. menatapnya sayu. Rayuan Kyuhyun bahkan masih terdengar aneh ditelinganya.

“Hem?” Kyuhyun tersenyum miring melihat wajah bingung istrinya. “Bakar aku dengan cintamu, Sayang..” Kyuhyun langsung melucuti pakaian dalamnya dan menyingkap selimut untuk menutupinya…. tubuh mereka bergumul memadu kasih…Kembali mereka merasakan hangatnya dunia cinta…

+++

Sooyoung terdiam memperhatikan raut wajah dingin dihadapannya. Wajah bulat dengan rahang runcing itu sedang mendengus setengah lelah. Ia ikut tegang menerima surat dari tangannya. Kepala sekolah HyeJin. Ia kembali dipanggil dan dihadapkan langsung dengan guru killer itu.

“Apa putriku melakukan kesalahan lagi pak?” Sooyoung bertanya resah, mungkin jika Kyuhyun bukanlah donatur tetap di Sekolah itu, sudah pasti HyeJin tlah terdepak dari Sekolah ellite Seoul International school seperti ini. Kepala sekolah itu menggeleng.

“tidak juga, coba anda buka dulu amplop itu?”  Sooyoung sudah menerka-nerka. Sudah pasti di dalam amplop itu berisi surat peringatan untuk yang kesekian kali. Tangannya cekatan membukanya.. betapa kagetnya perempuan itu membaca isi surat didalamnya. Disitu tertera bahwa HyeJin di haruskan mengikuti lomba olimpiade matematika. Dahi Sooyoung berkerut, bukankah ini berita baik, kenapa sekolah harus repot-repot memanggilnya.

“Jadi lombanya akan diadakan seminggu lagi?” Kepala sekolah itu mengangguk atas pertanyaan Sooyoung. Lalu apa masalahnya. Pria berkepala botak itu menarik nafas sebelum kekesalannya tumpah.

“Hah.. Begini Nyonya Cho.. putri anda tidak mau mengikutinya..”  Sooyoung makin mengerutkan keningnya. Kenapa bisa..Bukankah selama ini HyeJin sangat menyukai hal seperti ini. Dibidang ini, bocah itu sangat ahli. Sama seperti Kyuhyun yang cerdik dibidang perhitungan, buah hatinya sangat mawas pada pelajaran matematika. Ini pertama kalinya anak itu menolak mengikuti lomba.

“Aku tidak tau kalau dia menolaknya..”

“Yah. Putri anda menolak menerimanya..” Sooyoung tidak habis fikir, ada apa dengan anak itu.

“Kenapa?”

“Kami sudah membujuknya. Maaf jika ini merupakan tuntutan.. kami sudah berusaha mencari pengganti HyeJin tapi tidak bisa, putri anda yang sangat berkompeten di bidang ini, dan lagi dia sudah punya banyak pengalaman memenangkan perlombaan seperti ini, tiba-tiba saja dia menolaknya membuat kami panik, kami butuh bantuan anda sebagai orangtuanya untuk memberinya pengarahan..” Sooyoung mengangguk tapi masih belum mengerti kenapa putrinya makin bertingkah sesukanya.

“Kenapa HyeJin menolaknya?” Pertanyaan yang terus membelenggu hatinya akhirnya keluar.

“Putri anda menolak mengikuti lomba jika pacarnya tak juga mengikuti perlombaan itu..”

“Apa?” Jantung Sooyoung serasa diremas di palung hati paling dalam. Rasanya malu sekali. Bahkan kepala sekolah sudah mengetahuinya jika HyeJin, sikecil buah hatinya yang masih terbilang anak ingusan itu sudah memiliki kekasih. Sooyoung hampir gila menerima informasi ini.

“Sementara ini adalah lomba tunggal, bukan lomba kelompok.. dan lagi anak baru itu tidak berbakat dibidang akademik.. ia justru terlihat berbakat dibidang non akademik seperti musik. Jadi saya mohon bantuannya..” Sooyoung mengangguk mengerti dan segera berpamitan pulang. Jam pulang sekolah juga sudah berdenting. Ia bersiap menjemput bocah itu dan ingin segera melaporkan kenakalannya pada suaminya.

++

“Eomma kita mau makan di kantor Appa?” Sooyoung mengangguk, menggandeng putri kecilnya saat keluar dari mobil yang ditungganginya. Ia tersenyum memandang bangunan besar didepan matanya. Pandangannya menelisik, gedung kokoh itu masih sama. Kuat tak pernah rapuh saat menyambutnya.

“HyeJin.. kenapa bisa kau menolak lomba itu, seharusnya kau menerimanya..” Sooyoung mengarahkan pandangan kesalnya saat sudah berada di lobby perusahaan. Para kariawan menyambut kedatangan mereka dengan senyuman lalu membungkuk hormat padanya dan Sooyoung membalasnya.

Wajah HyeJin mendadak pucat. ‘aish.. seongsaengnim itu pasti sudah melaporkannya pada Eomma, dasar!’ dibalik wajah kecil yang terlihat polos, ia masih bisa mengumpat pada guru besarnya.

“Eomma..”  Bibir HyeJin mengerucut tajam, ia tidak mau disalahkan terus, sejak tadi Ibunya terus mengomel padanya. Langkah HyeJin terhenti dan melepas gandengan tangannya saat Sooyoung akan mengiringnya menaiki eskalator.

“Eomma kenapa kita selalu naik ini, akan lebih cepat jika naik lift” Sooyoung menoleh memperhatikan tingkah protes putrinya. Mendengar kata lift membuat jantungnya tersengat sakit, entahlah.. suhu dan pori-pori tubuhnya menguar tajam, keringat kecil seketika bermunculan tanpa bisa ia cegah. Ia tak bisa berkata apapun, rasanya sulit menjelaskan pada anak itu. Bagaimana ini.. Sooyoung sangat menghindari alat elevator itu.

“Ayolah Eomma kita naik lift saja..” Sooyoung berjalan tertatih menyeimbangkan langkah berat itu dengan putrinya. Kenapa kesedihan itu seperti tengah melahapnya. Pintu bening dengan baja mengkilat itu seperti sebuah monster, siap melelap tubuh Sooyoung yang semakin lemas.

“Kita naik tangga saja..” Bisik Sooyoung matanya terpejam menolak pintu yang sudah berdenting terbuka menyambutnya, HyeJin mendengus, ia menolak keras.. selama ini ia diam, dan rasa penasaran itu muncul diotak kecilnya, kenapa ibunya selalu menghindari ruang kecil itu . “Andwae, aku lelah Eomma, aku juga sudah lapar ingin makan.Lagipula ruangan Appa sangat jauh. Pakai ini akan lebih cepat, nde..”

Dan didalam sinilah perasaan Sooyoung seakan diporak-porandakan. Tubuhnya menegang sangat kaku. Didalam lift itu hanya ada Sooyoung dan HyeJin. Dejavu panjang tengah melingkupi lingkar kegelapan ditubuhnya, seakan terlilit waktu yang sangat panjang, nafas Sooyoung tersengal sesak. Perempuan dengan kaki panjangnya itu mulai bergetar membuat putrinya mendongak menatap raut itu dengan cemas.

“Eomma..” HyeJin menjerit panik melihat raut menyedihkan Ibunya. Hati kecilnya serasa tercabik terjawab sudah rasa penasaran itu. Oh aku menyesal, membawa Eomma kemari.. HyeJin membodohi dirinya.

“Arkh..” Sooyoung tersentak kaget saat tubuhnya terhuyung diruang elevator itu. Sungguh ia merasa terpenjara. Seluruh nafas dan nadinya tak terkendali. Ia masih ingat dengan jelas saat-saat mendebarkan ini. Mengandung HyeJin dengan seribu kepayahannya. Lama sekali menuju lantai 13.

“Hik.. Eomma kau kenapa?” Tangis gadis kecil itu histeris, ia tidak tau akan sefatal ini membawa Ibunya kemari. Tangan kecilnya memeluk erat kaki panjang Sooyoung yang terus gemetar, HyeJin ingin melindungi Ibunya..memberinya ketenangan sekuat tenaga. Sementara Sooyoung terus menutup wajahnya, melihat kondisi dan suasana tempat ini membuat pergerakannya sesak. Ia ingat jelas, ditempat ini ia hampir meregang nyawa. Mengenang kisah kelam itu benar-benar membuatnya merasa takut.

TING

Setelah pintu terbuka buru-buru HyeJin menarik tangan Sooyoung untuk keluar dari ruang yang melingkupi kepedihannya. Tubuh Sooyoung merosot dan langsung memeluk putrinya. Anak kecil itu dapat merasakan ketakutan Ibunya, tangan itu masih bergetar mendekapnya.

“Hik.. eomma mianhae..Jeongmal mianhae..” HyeJin merasa sangat bersalah, ia tau bahwa ia nakal tapi ia tak pernah terpikir sedikitpun untuk mengerjai orangtuanya sendiri. Ia menyayangi ibunya. Anak itu menyesal, teramat sangat.

“Appa..” Teriak HyeJin saat melihat Kyuhyun keluar dari ruang kerjanya. Kyuhyun terkesiap menatap istrinya yang terus mendekap putrinya terlebih HyeJin terus menangis sedih dalam pelukannya. Melihat jarak tubuh Sooyoung dan HyeJin yang berdekatan dengan lift membuat Kyuhyun tau, apa yang terjadi. Kyuhyun berlari dengan langkah terburu dan mendekap tubuh keduanya.

“hik..Eomma aku akan mengikuti lomba itu. HyeJin janji tidak akan nakal lagi, Eomma mian..hik..” Sooyoung menangis dalam dekapan itu, ia merasa menjadi perempuan paling payah dengan segala kerapuhannya. “hik..Eomma maafkan aku” Kyuhyun terus mengelus punggungnya memberi ketenangan disana.

Kemudian pria itu menggendong putrinya dan merangkul perlahan tubuh Sooyoung untuk masuk dalam ruangannya.

+

Sooyoung menyesap minuman hangat yang tersaji itu secara perlahan. Kyuhyun dan putrinya masih memperhatikannya dengan cemas, namun lega melihat ketegangan di wajah Sooyoung mulai mengendur.

“Eomma..” HyeJin merengek sedih.

“Eomma tidak  apa-apa  maaf  ya membuatmu takut!” putrinya menggeleng. “Andwae Eomma HyeJin yang salah, mian..” Sooyoung tersenyum dan kembali mendekap putrinya.

“Kau baik-baik saja kan?” Kyuhyun bertanya cemas, wajahnya tak bisa ditutupi bahwa ia masih panik memperhatikan istrinya. “Gwenchana Oppa seharusnya aku sudah tidak takut, tapi kau lihatkan. Aku memang menyedihkan..”

Kyuhyun menghela nafas panjang. Ia tak bisa menyalahkan putrinya, dia memang masih belum tau.. dan belum bisa untuk mengerti apa arti sebuah trauma.

“Eomma, Appa.. HyeJin  janji akan memberi kalian hadiah saat perlombaan itu..” Keduanya tersenyum dan meraih tubuh kecilnya untuk didekap.

“Kau pasti bisa..” Semangatnya membuat hati kecil HyeJin mengembang, rasanya hangat mendapatkan semangat dari orangtuanya. “Nde Eomma, Appa Sarangendago..”

“Nado saranghanda..”

++

Kyuhyun dan Sooyoung duduk dibangku penonton paling depan. Perlombaan ini tidak main-main. Sudah mask dalam cakupan wilayah luas dalam kancah nasional. Berulangkali mereka menyemangati anaknya dari kejauhan.

“Putri kita sangat pintar..” Sooyoung mengangguk tersenyum bangga melihat kelincahan bocah kecil itu menjawab pertanyaan dari juri memberinya instrumen penjelasan tentang rumus-rumus panjang yang ia pelajari bersama Kyuhyun semalam.

“Dia sama persis denganmu Oppa..” Kyuhyun menepuk bangga dadanya. “Karena dia putriku, selain itu dia juga cantik sama sepertimu..” Kyuhyun terus memperhatikan wajah Sooyoung membuatnya menoleh padanya. Sepertinya pria itu salah fokus seharusnya ia melihat kearah panggung didepan sana. Keduanya  mata itu saling pandang satu sama lain, menguncinya dengan kuat. “Bukan hanya pada anak itu, aku juga bangga pada Ibunya. Kau mengurusnya dengan penuh cinta.. aku salut padamu.. dengan sabar kau selalu menuruti kemauan manjanya.. gomawo chagi-ya..” Mata Sooyoung terpejam menerima ciuman lembut itu tiba-tiba datang bersarang dibibirnya dalam lumatan panjang. “Saranghae..” Sooyoung  mengangguk sangat berharap tak ada satu orangpun yang melihat keintiman itu.

++

“Huaa Eomma, Appa lihatlah.. HyeJin tidak bohong kan, ini hadiah untuk kalian semua..” Piala itu ia berikan penuh suka cita pada orangtuanya.

“Selamat ya sayang” Sooyoung mencium pipi putrinya penuh rasa haru dan Kyuhyun mengikutinya. “Tidak sia-sia Appa mengajarimu..”

“Nde Appa aku senang..”

“Baiklah sekarang kita pulang. Kau ingin Appa belikan apa?” Seketika wajah HyeJin menegang melihat siapa yang datang. Chanyeol pacar kecilnya memberinya hadiah bunga membuat pipi putih itu merona tajam. “Selamat ya HyeJin kau memang pintar”

“Aku tidak tau ternyata kau datang menontonku..” Gadis kecil itu tersenyum manis. Kyuhyun dan Sooyoung hanya bisa mendengus, untuk yang satu ini.. mereka belum bisa mengendalikan putrinya. Hidung HyeJin mengendus mencoba mencium aroma dari bunga mawar itu namun seketika wajahnya berubah marah.

“Yaa.. Park Chanyeol lain kali kalau mau memberiku bunga harus pakai parfum, bunga ini tidak wangi.. sudahlah Appa, Eomma kita pergi saja..” Chanyeol kecil hanya bisa terbengong lalu tersenyum pada Kyuhyun dan Sooyoung. “Anyeong” Sapanya dengan suara kecil pada mereka. Kyuhyun menatap anak laki-laki kecil itu tajam dan langsung mendapat sikutan keras dari istrinya.

“Jangan seperti itu..” Kyuhyun mengelus perutnya yang terasa sakit, ia tersenyum mengerti perkataan Sooyoung, kemudian tangannya mengelus puncak kepala bocah laki-laki itu.

“Jadilah pria sejati..” Dan melangkah mengejar Sooyoung dan Putrinya. Chanyeol hanya menggaruk kepala tidak mengerti makna kata dari ucapan yang Kyuhyun lontarkan. Sooyoung memutar bola matanya kesal mendengar pernyataan terakhir Kyuhyun. “Kenapa harus bicara seperti itu”.. kesalnya.

Pict ==> Sooyoung Eomma

klkkghkjh

==> Kyuhyun Appa

unduhan (1)

==> Cho HyeJin

tumblr_lw1kbrKz8L1qmz06ho2_500

==> Park Chanyeol

Chanyeol handsome

END

126 thoughts on “Marry is Preferred (AS)

  1. Wahhh…
    Akhir yang bahagia, Hyejin anak usil tapi baik, cuma kecil2 koq dah punya pacar
    hahaha……
    Bagus unnie Kyuppa sama Soo eon hidup bahagia sama Hyejin…..
    Keep Writing unnie

  2. Pingback: Library FF | iyankz ffection ^^

  3. ya ampun soo kasian sampe masih trauma gitu
    hahaha ngakak bacanya hyejin ada-ada aja hahaha bodorlah ketawa-ketawa baca ini part lucu banget kelakuan hyejin
    kyuyoung jadi keluarga bahagia hehehe

  4. Hyejin kecil2 udah main pacar-pacaran aja. Kyahahaha
    kyu disini bener2 super perhatiin syo bgt! Sukaa~😀

  5. wah, program adik untuk hyejin sudah terlaksanakan.
    Tinggal nunggu isinya(?) doang.

    Aigoo, bener” setan kecil tuh anak.
    Mirip banget ma appanya.

    Ditunggu as-as lainnya.
    Fighting thor..

  6. wah, program adik untuk hyejin sudah terlaksanakan.
    Tinggal nunggu isinya(?) doang.

    Aigoo, bener” setan kecil tuh anak.
    Mirip banget ma appanya.

    Ditunggu as-as lainnya.
    Fighting thor.

  7. annyeong chingu ya~ maaf ya aku baru komen sekarang padahal udah baca, waktu itu aku udah komen tapi karna jaringannya jelek.jadi ngga kekirim gitu, kesel banget aku sama jaringannya dan ini lagi bagus2nya wkwkwk curcol oke lanjut!
    kyaaa chingu, serius disini aku ngga nyangka yang bakalan jadi hyejin itu fotonya baekhyun jadi cewe wkwk ngakak aku, dan terlebih baca ff ini ngakak banget ya bacanya, sampe rame rumah aku grgr aku ketawa, dan bacanya pas malem2 lagi wkwk
    hyejinnya daebak sama kaya kyu pinter mtk, dan kasian chanyeolnya malah digituin sama hyejin –“v harusnya kan hyejin seneng, tapi chingu itu chanyeol suka sama hyejin kan? aku mau lanjutannya dongg seru banget sama mereka berdua wkwk😀 dan yang kalah seru kyuyoung!! kyaa~ mereka romantis banget, kyuhyun juga keren karna sayangnya ke sooyoung ngga berubah dan nggaboleh berubah wkwk
    chingu ini ada lanjutannya kan? ff ini asik banget dari awal, sampe sekarang aja malah makin asik buat ngakak lagi wkwk😀
    pokoknya aku suka ffnya likelikelovelove!! ;;) gomawoyo ya chingu untuk ffnya, aku suka bangeettt! daebak!! jjang!! (y) ^^
    oiya, aku nunggu ff chingu yang dating pretigiois sama yang baru loh!! yang baru aku baca teasernya aja udah suka bnget wkwk –v aku tunggu ya chingu, gomawoyo~

  8. Hyejinnya baekhyun??
    agak ngegantung endingnya.. mana hasil program buat anggota keluarga barunya?

  9. He he ada2 saja tingkah hyejin! Thor bikin ff yg marred life! Lek bisa yg ratingnya yg 17 keatas!

  10. waaah…ada ASnya trnyata….
    Hyejin lcu bgt g mau ikt lomb cm gr2 chanyeol…..
    critany mkin daebak…
    pngen da AS eag laen pnsrn ma klnjtn critany.

  11. wahhh ada ASny,
    ya ampun kirain hyejin gk mau ikut lomba karna apa,ternyata cuma gara2 chanyeol gk ikut juga x]
    kasian soo eon karna trauma jadi kayak gitu…

    ASnya series y eon??
    next, keep fighting selalu ditunggu ff yang lainny ^^

  12. anjir ngakak dah hyejin neomu kyeopta.. ” klo mmbriku bunga harus pke parfum”kasian chanyeol. daebak,,, msh kurang. bikin AS nya lg thor

  13. Oouuww…so sweet….
    I love this family… It’s perfect life, I always miss this family, gomawo thor..!

  14. hahahha anak kyuyoung suka aneh” aja masih kecil sudah pacaran x.x) hihi bentar lagi itu soo bakal hamil pasti😀

  15. Hahahhahhaha
    aku ngakak mulu klo baca pas kisah anaknya kyuyoung…
    lucu…
    anak kecil yg satu ini memang luar biasa…

  16. Ya ampun soo tetep ga bisa ngilangin trauma nya yaaa-
    Sumpahhhh ngakak liat muka hyejin tuh,mirip baekhyun campuran eunji wkwkw
    eh ini end? tbc coba.
    .

  17. hahahja ngakak denger kata2 kyu buat chayeol.. nasehatnya ga sesuai umur.. aku aja ga ngerti apa maksud kyu bilang gt..

    dan aku ga nyangka kalo soo jadi trauma..

    tn.cho juga pengertian banget sampe ga jadi nonton bola.. hahahh

    lanjut dony after story yg lainnya jg..
    smoga hyejin punya adik baru..

  18. Next thor
    Btw kenapa hyejin mirip baekhyun? Apa emang itu baekhyun . Aigo hyejin msh kecil udh gitu

  19. aaa next next thor
    ngakak liat pict hyejin mirip baekhyun ato emang bekhyun wkwk
    sering2 bikin AS ya thor

  20. pengen dh jd Hyejin. dpeluk kyuyoung trus……

    hhheee lucu dh ngebayangin anak kyuyoung kcil2 bsa pcaran. mna chanyeolny polos bgt lg kkk

    next sequel dtnggu

  21. Wahhh daebak thor
    aihh suka banget sama critanya
    Bkin squel lagi dong hihihi
    Eh itu kenapa pic nya hyejin kaya cewe dewasa ga pantes thor

  22. Ya ampun thor ternyata hyejin itu baekhyun tp kok gambarnya org dewasa???
    Tp daebak kok
    Keep writing thor🙂

  23. hahaha suka-suka..
    bca tentang haejin, sebagai penghilang stres..
    tpi klo bole sran yg author.
    maunya gambar hyejin zma chanyeol-nya yg anak 5 tahun ajha.
    biar imaginasinya lebih dpet.

    tpi te2p kren kok.

  24. omoooo…soo onnie jadi trauma naek lift kasian T.T,hyejin lucu kecil2 udah pacaran hahahaha

  25. seruuu bangeeeetttt …
    iiih lucu bgt yaa hyejin😀 aku pengen ada cerita lanjutannya lagiii
    dibikin yaa

  26. Aigoo KyuYoung gak memperhatikan tempat nihh kalau lg ciuman, masa Tn Cho sampe liat sii, beruntunglah kalian tidak melihatnya, mau ditaruh dimana coba muka kalian kalau tau ternyata adegan kalian ada yg melihat😉
    HyeJin HyeJin kau lucu dan menggemaskan skali eohh, kecil” udah punya pacar..

    Daebak eonn ceritanya, ditunggu FF mu yg lain eonn🙂

  27. Wah.. Ternyata soo trauma naik lift..
    Hyejin evil bgt pas yeol ngasih bunga..
    Keluarga yg bahagia, semoga trs bahagia.. Tpi aku mau ada 2nd Hyejin..

  28. Yeeaa ada AS’a nih. Ada-ada saja hyejin ini kecil2 udah ada pacar. Adik hyejin bakalan munculkan di part selanjutnya? Penasaran jg dg sikap n’ tingkah hyejin, kyu n’ keluarga saat soo hamil lg. Next

  29. Bikin lagi ya thor ..
    Klo diliat-liat, hyejin fotonya kok sekilas mirip baekhyun ya ..?? Hehehe ..
    Klo bisa buat kyuyoungnya yg mesra .. i

  30. daebakk!! tp masih gantung nih thor, kyuyoung jd ngga bikin adik buat hyejin? jebal lanjutin lg ya thor ga bosen2 sama kelanjutan ff ini. hwaiting thor^^

  31. haha itu bocah kecil2 udah pacaran.. untung hyejin kaga dikasih cincin hadiah snack yg warnanya emas #ingetdulu
    WEW dikira muka hyejin kaya gmana.. ternyata si bacon haha😀

  32. Ya ampun lucu banget chanyeol sama hyejinnya pada masih kecil juga hihi,ahhhh keluarga bahagia banget kyuyoungnyaaa next ditunggu

  33. Gyahhahaa…..seru~~ yyeayy…ada AS’nya lg😄
    keren, suka alurnya, wkwkw….keluarga bahagia ~^^
    keep writing author, slalu d tunggu karyanya ~

  34. huwa soo masih trauma sama lift ternyata wkwkwk kasian chanyeol, bunganya ditolak haha *mehrong

  35. Aihhh hye jin ada2 aj sih –”
    Syoung kasian msih trauma naik lift T.T
    Bgmn dgn program utk adiknya hyejin nih… baru skali #plak
    Next next^^ semngat semngat^^

  36. Yehet, ada asnya hahahaha #ketawasetan. Ooohhh, kau yang terbaik thor !! Itu ya ampun, masih pacaran sama chanyeol. Kenapa mukanya baekk. Aigoo. Soo sampe trauma gitu yaa pas naik lift, jadi ngebayangin thor

  37. YaampuuUN… Kyu yg malang.. Jrang, lagi” hyejin bkin ulahhh..😦 duhhh thor, knapa menyesakKan skali ktika syoo ada d.kantor kyu.
    Minta AS.a lgi donkkK thor.. Pngen hyejin punya adek..🙂

  38. Next next ..
    Msh ada pnjutannya nggak ?? Msh blom thu nih kyuyoung mau apa nggak ngasih adekk..
    Ngakak liat pictnya hyejin😄 cantik bngt hhihhiii

  39. Aigo ..
    Kasihan Soo eonni ..
    Trauma nya muncul lagi ..

    Chukkae buat Hyejin yang udah menang😀
    Dan lagi lagi geleng kepala gara gara lihat ulah Hyejin sama Chanyeol.

    Daebak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s