My Crazy Sister (Honeymoon, Again)


My Crazy Sister (Honeymoon, Again?) -AS 5-

Author :
iyank3

Lenght : Oneshot

Main Cast :

Choi Sooyoung

gjjg

Cho Kyuhyun

hbjkj

Choi Seohyun

seo

Shim Changmin

chang

New Star : Im Yoona | Lee Donghae |

yoonhae

Lee Hyuk Jae

Genre : Romance, Married Life, Nc17, Comedy

Rated : PG 17

My Crazy sister My Crazy Sister part one

AS 1  My Crazy Sister squel 1

AS 2  My Crazy Sister squel 2

AS 3  My Crazy Sister squel 3

AS 4  My Crazy Sister squel 4

 

I’am crazy for you..crazy for you..

“Unnie untuk apa kau kemari pergilah..” Sooyoung langsung menaruh nampan besar coklat itu yang berisi makanan hangat dengan uap yang masih mengepul diatasnya menandakan makanan sehat itu siap untuk disantap dan meletakannya di nakas. Ia melirik adiknya sekilas.. sudah tampak segar, berbeda dari 7 hari yang lalu yang nampak muram. wanita itu mendesah begitu mendengar seruan Seohyun.

“Makanlah, ini masih hangat” Seohyun mengangguk dan tersenyum, ia menyibak selimutnya lalu berdiri menghampiri kakaknya.. tiba-tiba saja tubuh Sooyoung merasa berat karena didekap erat olehnya. “Wae?” Sewot Sooyoung, bukankah tadi Seohyun mengusirnya mengapa tiba-tiba ia menahannya ketika wanita itu hampir pergi, jemarinya sudah menyentuh gagang pintu dan hanya tinggal langgang meninggalkannya.

“Unnie..” Rengek adiknya manja seperti seorang bayi minta susu pada ibunya. “Ada apa, jangan membuatku pusing” meski suara Sooyoung terlihat galak namun tak menyurutkan sikap Seohyun untuk berulah manja padanya, yah.. wanita itu kan memang membahayakan. Sooyoung yang merasa tubuhnya terkunci oleh pelukan adiknya merasa tak bisa berbuat apa-apa lagi, ‘ya sudahlah’ pasrahnya.

Sooyoung dengan tiba-tiba membelai rambut Seohyun dengan lembut berharap dapat memberi ketenangan padanya, ia tau adiknya sedang dalam masalah. Ia sedang marah dengan Changmin padahal jika di lihat-lihat permasalahannya tentu saja karena ulah anehnya sendiri. “Kau tidak apa-apa kan?” Sooyoung mengecek temperatur tubuh Seohyun dengan menempelkan punggung tangannya di dahi mengkilat adiknya.

“Aku sudah sehat” Ujarnya ceria membuat Sooyoung mendengus menerima teriakan kecil itu. “Dasar sinting!” Seohyun terkekeh kecil dan mencium pipi Sooyoung, wanita itu langsung bereaksi marah dan mengelap kasar pipi kanannya, tentu saja membuat Seohyun bersedih, wanita berkulit putih susu itu langsung mengerucutkan bibirnya.. Sooyoung hanya bisa tertawa dalam hati, tentu saja dia senang jika adiknya sudah sehat. Tapi apa Seohyun akan tetap tinggal di apartementnya bersama Kyuhyun disini. Sementara Changmin, lelaki itu masih terus rutin ke Apartementnya berharap Seohyun mau memaafkannya.

“Tadi suamimu kemari lagi..” Wajah Seohyun seketika berbinar cerah. “Benarkah..”  ia senang sekali mendengarnya. Sooyoung menghempas nafas kasarnya. Hah melelahkan meladeni adiknya yang bertingkh kekanakan. Ia tidak ingin tertular virus gilanya, cukup dia saja.

“Kau tidak kasian, kau ini sudah dewasa Hyunnie..” Seohyun tau itu, tapi mau bagaimana lagi. hidup dengan Changmin seperti hidup dengan sebuah robot terlalu membosankan, lelaki jangkung itu justru terlihat mencintai tumpukan proposalnya dibanding mencintainya.. ia selalu berpikir picik seperti itu. Sampai seseorang memanggilnya dari luar.

“Boleh aku masuk?” Seohyun dan Sooyoung langsung tersenyum melihat wajah Kyuhyun yang terlihat menyembul dibalik pintu. “Oppa..” Sambut Seohyun dengan anggukan.

“Hyun, Changmin terlihat lelah kulihat kurasa dia sakit..” Kenapa Kyuhyun langsung bicara seperti itu. Membuat dada Seohyun sedikit menyempit karena sesak mendengar berita itu. “Dia pasti sangat merindukanmu..” Seohyun menggeleng mantap. Tidak. Tidak mungkin dia merindukan, Seohyun tampak merenung dibuatnya.. Sooyoung mengacak-acak rambut miliknya, membuat Seohyun tak nyaman dengan perlakuannya, wanita itu langsung menyerangnya dan terjadilah peperangan kecil dengan saling mengacak rambut.

“Kalian ini sedang apa?” Langsung saja pertanyaan retorik Kyuhyun menghentikan aksi kakak beradik itu, padahal mereka sedang mengenang moment penting dimana mereka pernah melakukannya sewaktu kecil bahkan sebelum mereka memiliki keluarga masing-masing.

Kyuhyun melangkah mendekat dan langsung membenahi rambut istrinya yang terlihat acak, membuat Seohyun manyun padanya, tentu saja perlakuan romantis Kyuhyun membuatnya sedikit iri. Hanya sedikit karena terkadang ia juga menikmati romantisme kakaknya. Sooyoung tergelagap menerima belaian lembut Kyuhyun, mata menyipit pada pandangan Seohyun, “Ah, aku tidak apa-apa” meski Seohyun aneh, toh dia adik kesayangannya, ia tak ingin membuat wanita itu mati muda karena terus bosan melihat adegan-adegan manis itu. “Tidak rambutmu masih kusut sayang, biar aku sisir” Sooyoung mendesah pasrah membiarkan lelaki itu menyisir geraian rambut lembutnya dengan jemari tangannya. Namun tangan Kyuhyun terus menyisir kebawah hampir menelusup dibalik pakaiannya membuat Sooyoung menjerit. “Yaa..” Kyuhyun tertawa cekikikan melihat reaksi Sooyoung, wanita itu merona, malu.. tentu saja. Apa Kyuhyun tidak melihat raut Seohyun yang terlihat seperti dadar gulung, ia pasti sebal melihatnya.

Seohyun tersenyum kecil. Ingin sekali ia diperlakukan seperti itu oleh Changmin. Andai saja..Harapnya pupus. “Kalian selalu saja membautku iri..” Desahnya, membuat Sooyoung tak enak hati padanya. Kyuhyun menyeringai padanya. “Kau kan bisa melakukannya dengan Changmin, kajja.. keluarlah suamimu menunggu diluar..” Pipi Seohyun memanas. Cepat-cepat ia menuju cermin rias didepan matanya. Ia menepuk pelan pipinya. Ia masih bimbang harus dengan cara apa memulai percakapan dengan suaminya.

“Kenapa dia kemari, akukan masih marah padanya..” Jantung Seohyun hampir merosot melihat sosok itu muncul begitu saja di kamar itu. “Ommo..” Kagetnya.

Changmin langsung memasang wajah serius, seserius Srigala yang tengah mengendap-endapkan tubuhnya ketika mangsanya siap dalm terkaman dan siap tercabik-cabik mulut tajamnya. “Kapan kau bisa bersikap dewasa Hyun..” Mata Changmin berkilat marah membuat nyali Seohyun menciut, wanita itu merundukan wajah tak mampu melihat kemarahan wajahnya. Sooyoung yang tidak terima mendengar adiknya dibentak kasar olehnya langsung meraih tubuhnya dan menangkup tubuh kaku itu untuk ia tenangkan.

“Kau bilang kau tidak akan marah, kenapa membentak adiku begitu..” Kesal Sooyoung dan akan mengajak Seohyun keluar, akan lebih baik memisahkan Changmin dan Seohyun untuk beberapa hari lagi. biarlah.. dia akan rela menghabiskan waktu melelahkan demi menjaganya.

“Unnie, tidak perlu..” Seohyun melepas pelan genggaman tangan Sooyoung dan tersenyum miris didepan suaminya. “Mianhae Oppa, aku memang seperti ini..” Sedih wanita itu membaut Sooyoung ikut kalut, segila apapun Seohyun ia tetaplah manusia biasa, ia tau itu. Seohyun bukanlah wanita dengan tingkah aneh. Ia kenal betul siapa adiknya. Sungguh dia adalah wanita pendiam, penurut baik hati tapi setelah bertemu Kyuhyun, entahlah otak Sooyoung langsung berproses yang tidak-tidak.

“Changmin, selesaikan urusanmu dengan kepala dingin, ingat dia seorang wanita, tidak pantas kau membentaknya begitu..” Bijak Kyuhyun berusaha mengantisipasi urat tegang daintara mereka. Changmin mengangguk.

“Seohyun-ah.. pulanglah, kau tidak boleh merepotkan kakakmu terus menerus seperti ini..” Lirih Changmin bersusah payah menetralkan kemarahan panjang itu, yah marah hanya memperkeruh keadaan.

“Aku akan pulang oppa.” Senyumnya mengembang membuat Changmin mendesah lega, syukurlah Seohyun mau menurutinya.

“Tapi sebelum kita makan malam disini. Kajja kita makan dulu..” Semua orang dibauat tercengang dengan sikap luar biasa cuek dari Seohyun. Bisa-bisanya dia mendadak ceria setelah mendung menghinggapi wajahnya.

“Hahh.. dasar gila..” Sooyoung tertawa, dan mengikuti langkah Seohyun yang mengiring mereka ke meja makan.

=

Kyuhyun menatap punggung tegap ramping itu dari belakang, sejauh ini ia tidak berani mengusik pergerakan istrinya yang tampak hanyut dalam dunianya. Mencuci piring. Hanya karena pekerjaan sederhana itu Sooyoung melupakan sosok Kyuhyun yang menunggu termangu di belakangnya. Sampai akhirnya Kyuhyun melihat Sooyoung tampak kerepotan membenarkan rambutnya yang tergerai indah dibahunya.

“Nyonya manis, apa kau butuh bantuanku?” Sooyoung tersentak mendapati pergerakannya mulai terkunci oleh sebuah tangan yang mengalung erat diperut rampingnya.

“Bisakah kau ikat rambutku, rasanya panas..” Kyuhyun tersenyum membentuk seringai nakal. Tanagnnya bergerak menuruti yang Sooyoung inginkan namun ia hanya menyampirkan rambut panjang Sooyoung kesamping membuatnya mendengus, Sooyoung menoleh dan hanya dibalas senyuman manis dari suaminya.

“Kyuhyun..” Erangnya tak terima dengan segala keusilan suaminya. Hah.. satu manusia langka sudah terselesaikan dengan baik, wanita itu justru menemukan manusia lebih langka yang lain. Kyuhyun dan Seohyun memang manusia ajaib. Usil dan sesukanya.

“Kyuh..” Sooyoung mengeluh lagi. Astaga.. gelas yang disentuhnya hampir tergelincir jatuh kelantai jika Sooyoung benar-benar tak bisa menyeimbangkan keselarasan tingkat kewarasannya. “Hah..” kali ini Sooyoung mendesah. Lelaki ini benar-benar sudah gila. Pikirnya tajam.

“Yaak.” Kali ini ia menghentikan aktivitas rumah tangganya sesaat. Setelah Seohyun pergi dengan keadaan sehat bahakan sangat ceria begitu Changmin dengan berani menawarkan ia pulang dan tubuhnya ia gunakan sebagai tumpuan tubuh Seohyun. Oh.. membayangkan Changmin menggendong Seohyun tadi membuat Sooyoung iri saja. Dan kali ini.. rasa iri itu akan terbayarkan karena suaminya bisa lebih memesonakan harinya dan malam ini…

“Hah.. kau ini..” Sooyoung berpura marah dan mendorong kasar tubuh Kyuhyun yang terus saja melakukan kissmark panjang dileher saat ia tengah mencuci.

“Wae chagi? Aku rindu kau” Sooyoung memutar bola matanya lelah. Orang bodoh mana yang mengatakan kerinduan, bahkan mereka bertatap muka setaiap hari sepanjang malam.

“Kau mengganggu pekerjaanku tau..” Kesalnya, bahkan mata berkilat marah yang Sooyoung tunjukan diartikan lain dalam diri Kyuhyun, lelaki itu tau jika istrinya sama rindunya dengannya. Siapa sanggup seminggu tanpa love service membuat tubuh mereka kering, mereka butuh kehangatan dimalam indah, dan malam ini adalah malam tepat. Bahkan Sooyoung lebih memilih tidur malam bersama Seohyun disini ketimbang dirinya. Dengan alasan tubuh Seohyun yang terus demam, dan sekarang sudah tidak ada alasan menghindar bukan?

“Sooyoung” serak lelaki itu, suranya bergetar hebat syarat akan permohonan. Sooyoung tau itu.. lelaki itu tengah meminta sesuatu darinya. Tiba-tiba saja tubuh Sooyoung menegang, darahnya mengalir deras bagai desiran ombak. Jantungnya berpacu mengalahkan gerakan kincir raksasa saat tertiup angin. Samar-samar dapat ia rasakan bulu romannya meremang. Mata Sooyoung tampak membulat melihat mata tajam itu menguncinya, kini lelaki itu sudah sangat dekat, lekat menatap lirnea mata miliknya.

“Kau mau apa?” resah Sooyoung.

“Apa pekerjaanmu sudah selesai?” tanya lelaki itu, nafasnya tampak menderu membuat Sooyoung makin salah tingkah. Apa yang harus dilakukannya ketika rasa gugup melandanya. Bagai berada di medan perang, dan Sooyoung belum siap menyerang musuhnya. Wanita itu menelan salivanya dalam-dalam.

“Belum, wae?” sepenuh jiwa Sooyoung katakan meski kontras sekali, dagunya mendongak menantang ia ingin menolak ajakan tersirat suaminya tapi suaranya yang bergetar menandakan seruan kemauan, Sooyoung membenci dirinya karena tak pernah bisa menolak pesona lelaki itu yang terus memikatnya di saat malam-malam datang.

“Lama sekali, lalu kapan kau akan mengerjai ku..” Dahi Sooyoung mengkerut, ia hampir pecah dalam tawa, namun sialnya semua pergerakannya tak bebas karena gugup..  “nde?”

Sooyoung tidak bisa bergerak lagi karena dahinya tertempel benda basah yang begitu lembut menggeseknya. Ia memejamkan mata perlahan seiring ciuman panjang yang Kyuhyun lakukan di kening halusnya. “saranghae..”

Kyuhyun menundukan wajahnya menatap lekat manik itu, dan ketika lelaki itu memiringkan wajahnya mata Sooyoung  memejam lagi.. dan ciuman itu terjadi lagi. ciuman bibir yang sangat basah.. kali ini tak selembut sebelumnya melihat gerakan Kyuhyun yang agak brutal menyesap bibir ranum itu, menyedotnya membuat hati Sooyoung makin tersengat aliran listrik mendadak. “hah..” Sooyoung hampir terjatuh jika Kyuhyun tak menyangga tubuhnya, lelaki itu tampak biasa dengan nafas teratur berbeda dengan Sooyoung yang nampak lemas hingga nafasnya tersengal bebas.

Sooyoung berusaha bangkit, lututnya masih sangat lemas tapi Kyuhyun membantunya menyejajarkan dengan tubuhnya. Kyuhyun menarik dan meraih kedua tangan Sooyoung dan dilingkarkan dilehernya sementara tangannya kuat menekan punggungnya agar tak jatuh.

“Soo-ah, malam ini..” Mohon Kyuhyun meminta sesuatu yang hanya pasangan suami istri yang tau maksud permohonan itu. Sooyoung mengangguk “nde.. aku mau” Mata Kyuhyun terpejam bersorak senang, lelaki itu dengan gerakan spontan langsung menggendong bridal tubuh istrinya. Bibir itu kembali merenggut bibir merah Sooyoung lagi menyesapnya berkali-kali. Wajah mereka saling melekat tertempel gairah tersulut dan kini hanya desahan panjang yang terdengar dari bibir kedunya. Menikmati malam cinta itu penuh kebebasan dengan syahdu tanpa pengganggu. Siapapun!

=0=

“Appa ada apa kau memanggil kami kemari..” Seohyun bertanya dalam makan panjangnya. Sooyoung yang sibuk mengunyah makanan harus terhenti karena ia pikir juga sama, tidak biasanya ayahnya mengundang mereka dalam jamuan makan siang di restaurant dekat kantor milik Ayahnya.

“Memang tidak boleh, Appa kan merindukan kalian..” Sedih lelaki paruh baya itu, rautnya mendung rambut yang hampir terkikis termakan waktu gurat kerutan dari sisa usia yang lengang membuat ekspresinya makin menyedihkan. Sooyoung tak tega melihat Ayahnya bereaksi sedih begitu wanita itu langsung menggenggamnya.

“Appa mian, bukan maksud Seohyun berkata begitu..” Seohyun mengangguk atas ucapan kakaknya. Dia terkadang sadar bahwa mulutnya terlalu blak-blakan sekarang tanpa memikirkan perasaan orang yang menjadi lawan bicaranya. Ia menyesal, wanita itu ikut menggenggam jemari ayahnya.

Tn.Choi mendesah saat jemarinya digenggam erat oleh dua putri cantiknya. Desahannya bukan karena kesakitan, namun ia merasa bahagia, haru bercampur sedih melihat jemari putri-putrinya tlah tersemat jelas benda lingkar berkilat dijari manis masing-masing membuat ia sadar, bahwa putri mereka bukanlah anak gadis lagi..Rasanya baru kemarin ia memandikan Sooyoung ketika sore datang, dan menggantikan popok Seohyun saat istrinya kerepotan mengurus rewelnya Sooyoung.

“Hah.. rasanya sepi sekali dirumah tanpa kalian berdua”  Seohyun dan Sooyoung kembali menatap ayahnya sedih, pasti lelaki itu teramat sangat rindu.. sama sepertinya mereka juga rindu.. rindu akan masa kecil dan kebersamaan manis bersama sang Ayah dan Ibunya dulu.

“Appa..” Sahut Sooyoung dan Seohyun serempak. Mata mereka menyernyit tajam melihat Tn.Choi tiba-tiba mengeluarkan sebuah kertas.

“Undangan..” pekik Seohyun tajam, Sooyoung meraih satu undangan lagi untuknya.

“Sepupu kalian Yoona akan menikah di Jepang. Kondisi Appa sedang tidak baik, dan Eommamu juga tidak mungkin ikut karena harus merawat Appa, sampaikan salam saja pada keluarga Im, sampaikan salam juga untuk Yoona semoga dia bahagia dengan lelaki pilihannya..”

“Nde..”

“Oh ya, Aku sudah memberi ijin pada Kyuhyun dan Changmin untuk menemani kalian pergi..” Sooyoung dan Seohyun langsung saling pandang. Ini bisa menjadi ajang liburan paling menyenangkan sepanjang sejarah.

“Anggap saja sebagai bulan madu kalian lagi. kuharap bulan madu kali ini bisa membuahkan hasil..” Hati Sooyoung merasa tergelitik, rasanya aneh jika sudah membahas tentang ini. Kyuhyun dan dia, astaga.. bahkan dia lupa sudah berapa kali melakukannya dengan suaminya terhitung tepat sejak ia menikah. Hingar bingar wajah Sooyoung tampak bercahaya saking senangnya. Berbeda dengan wanita itu, wajah Seohyun tampak seakan memikul berton-ton baja berat dikepalanya. ‘hah, Changmin itu susah diajak romantis, percuma saja mengajaknya berbulan madu lagi…lagi dan lagi. dia hampir pingsan mengingat kakunya percintaan mereka, Seohyun memukul kepalanya yang terasa berat.

“Jeohyun-ah kenapa sayang, kau sakit?” Tn.Choi tampak khawatir menatap sibungsu membuat Seohyun tertawa kering. “Andwe, gwechana aku hanya merasa pening. Tapi ini sudah tidak apa-apa, kau tenang saja Appa, dan jaga kondisimu.. lihat dulu kau sangat tampan, sekarang kau jadi terlihat semakin tua..” gurau Seohyun lagi. mereka langsung tertawa dan membicarakan perjalanan ke Jepangnya secara berlanjut.

=0=

“Kyaa Hokaido I’am comming..” Seohyun berteriak senang di siang terik, diantara kerumunan orang yang berlalu lalang berputar bahagia di  loby Japan Airport  membuat Changmin hanya menggelengkan kepala, lelaki itu hanya bisa mendengus ekstra sabar, bersiap atas tingkah konyol istrinya lagi.

“unnie, come here..” Sooyoung melepas rangkulan tangan Kyuhyun yang sejak tadi melingkar ditubuh kurusnya. “wae.. wae..wae?” Kaki-kaki jenjang itu terus berlarian, menghirup dalam-dalam udara di negeri matahari terbit itu. Meski mereka sudah ketempat itu berkali-kali tapi tak akan pernah bosan. “Wah indahnya..” Sooyoung dan Seohyun langsung mengambil selca dimana ada pemandangan menarik baginya.

Changmin yang notabene manusia kaku  tidak habis pikir melihat polah dua wanita itu.. matanya hanya bisa melirik Kyuhyun dengan berangkai pertanyaan menuntut, sementara Kyuhyun hanya mengedikan bahu memberikan keabsahan bebas untuk istrinya bersenang-senang.

=

Dan kini mereka mendaratkan tubuhnya di kota Osaka.. Pohon rimbun dengan kelebatan daun membumbuhnya menjadi pandangan tak tergantikan sepanjang mata melihat semua di manjakan dengan keindahan pemandanagn asri itu. Tepat di Floating Garden mereka memasuki restauran disana, bangunan futuristik tampak mengagumkan didalamnya.

“aaa.., ayo makan” Changmin melirik sekilas wajah ceria Seohyun dan dengan terpaksa membuka mulutnya atas suapan paksa darinya. “prok..prok..prok pria pintar” Seohyun tampak bahagia menyuapi Changmin walau banyak orang melihatnya wanita itu terlihat acuh. Dimata semua orang yang melihat Seohyun justru terlihat seperti ibu muda yang tengah menyuapi putra kecil dalam tubuh tinggi Changmin dan ketika Seohyun ingin kembali menyodorkan kimchi itu lagi Changmin menolaknya. “Aku bisa makan sendiri..” Seohyun langsung diam dengan semburat wajah kesal dan memberi mangkuk itu secara kasar pada Changmin.

Sementara Sooyoung dan Kyuhyun duduk saling berdempetan memandang kagum arsitektur kuno diruangan itu.. sesekali mereka saling bersulang meneguk teh hijau nikmat dengan mug kecil di tanagnnya. Kyuhyun yang melihat Seohyun tampak memanjakan suaminya, iapun tak ingin kalah sumpit saji itu terus disodorkan tepat dimulu Sooyoung untuk menyuapinya makanan yang terkapit disumpit itu. Pipi Sooyoung merona melihatnya dan menerima suapan-suapan itu.. mereka terlalu sibuk dengan romansanya sendiri membuat beberapa pasang mata memandangnya iri.

Mata Sooyoung membelalak melihat ponselnya berdering. Dan betapa terkejutnya saat nama yang tertera diponsel itu muncul. Yoona.

“Yeobseyo yoong..” sapa Sooyoung senang. Tampak suara disebrang telfon menggerutu padanya.

“Kalian dimana? Bukankah sudah berangkat dari kemarin sore.. dimana hotel kalian? Jangan jauh-jauh dari pantai Hokaido.. aku menunggu kalian disini. Kau tau kan aku gugup sekali dengan pernikahan ini.” Sooyoung mengangguk sebentar lagi ia juga akan bergegas kesana.

“Nde, Yoong kau tenang saja, kami sudah sampai. Kita hanya sedang mampir di Osaka.”

“Aigo..kalau begitu masih jauh.. Beri tau aku jika sudah sampai kemari.. anyeong..” Sooyoung tersenyum, mereka memang menyengaja kesini rasanya ingin menjelajah objek wisata yang ada di Jepang. Bagi Sooyoung Jepang sudah seperti rumah keduanya.

Setelah selesai dengan santap siangnya mereka melanjutkan perjalanan ketujuan sebenarnya mengunjungi tempat calon pengantin.

=0=

“Kyaa.. Sooyoung, Seohyun” Teriak wanita berwajah segar dengan mata berbinar menyambut kehadiran Sooyoung dan Seohyun. Mereka, 3 wanita tadi saling berpeluk erat. Mata wanita bernama Yoona berkaca.

“Aku tidak menyangka aku akan menikah..” ucap Yoona penuh rasa haru. Sooyoung menepuk pundaknya.

“Appa dan Eomma tidak bisa datang. dia titip salam untukmu juga untuk paman dan bibi..” Seohyun ingat apa yang Ayahnya titipkan. “Dan ini hadiah untukmu..”

“Kenapa memberikan sekarang, nanti saja saat resepsi, eum.. ngomong-ngomong kalian tidak mau mengenalkan aku dengan suami-suami kalian?” Yoona tampak berbisik matanya tampak mengagumi sosok dua pria tegap yang berdiri dibelakang Seohyun dan Sooyoung.

“Kalian pintar sekali memilih suami..” Yoona mengerlingkan mata nakal pada dua wanita itu.

“Anyeong Yoona imnida..” Sapanya ramah pada kedua lelaki itu. Kyuhyun dan Changmin membalasnya dengan ikut membungkuk kearahnya. Dan ketika tagan Yoona terulur untuk menjabat mereka pergerakannya harus terhenti karena telinganya memekik akibat teriakan seseorang.

“Monyet… dimana kau?” Yoona menoleh menatap tajam pada pria yang berteriak-teriak tadi. “Aigo.. apa yang dia teriakan, dasar..!!” gerutunya kesal. Mata  Sooyoung dan Seohyun tampak membulat melihat pria itu mendekat. Apa dia orang gila, tapi dandanannya sangat rapi. Pria itu tampak tergesa mendekati Yoona.

“Sayang, kau lihat monyet tidak?” bicaranya spontan, tanpa melihat siapa orang-orang yang berada disisi Yoona. Wanita itu hampir menggertakkan giginya, jika ada balok kayu ingin rasanya ia timpal di wajah pria bodoh itu dengan keras.

“Apa istri pertamamu menghilang lagi?” kesal Yoona. “Kenapa kau tidak mencari monyet cantik saja..” Protes wanita itu, pria itu langsung mengurat tajam tampak tak terima dengan ucapan Yoona.

“Monyet cantik?” Tanya Seohyun dan Sooyoung berbarengan membuat Yoona menggaruk tengkuk. Ia tersenyum samar. “Maksudnya aku..” lirih Yoona tampak malu. Pria itu menggeleng.

“Hey siapa bilang kau ini monyet.. secantik apapun monyet aku tidak akan bernafsu padanya. Kau ini tuan putri, calon istriku tercinta..” Sooyoung  Seohyun dan Changmin Kyuhyun tampak mendesah… mereka menerka-nerka jika pria itu adalah Donghae.. yah wajahnya memang mirip dengan foto praweding yang tercetak di undangannya.

“Ah.. yaa mereka tamu yang kau tunggu sejak kemarin malam kan?” Yoona mengangguk tampak mempersilahkan calon suaminya memperkenalkan diri. “Perkenalkan dirimu dengan sopan ikan..” Wajah Sooyoung tampak prustasi kenapa sedari tadi banyak nama binatang yang terdengar ditelinganya. Ah.. mungkin ia memang salah dengar.

“Anyeong.. Donghae imnida, jangan sungkan-sungkan..nikmatilah waktu kalian. disini, adalah tempat yang cocok untuk berbulan madu..” Mereka berempat menganggukan wajah masih tampak canggung dengan perkenalan singkat itu. “ah, maaf aku sedang mencari temanku.. tidak apa-apa kan jika kutinggal?” Mereka kembali mengangguk. “gwenchana..”

“Rusa kecil, aku pergi dulu yah kau jangan terlalu lelah besok resepsi pernikahan kita..” dan sepeninggal pria itu.. telinga keempat manusia itu memekik lagi mendengar teriakan Donghae.

“Monyet..Sialan kau dimana, hah?” Yoona menutup wajahnya dengan kedua tangannya. Donghae benar-benar sudah kehilangan muka dihadapan sepupu dan suami-suami mereka. “Dasar.kau.!!” ia menggeram kecil dalam hati.

“Tadi kudengar dia berteriak monyet..” Sooyoung menyeletuk membuat Yoona merundukan wajah. “Bukan hanya itu unnie Yoona bilang suaminya itu ikan.. dan Donghae bilang Yoona itu rusa kecil.” Changmin yang mendengar istrinya bicara juga tak bisa memendam rasa penasarannya.

“Apa di tempat ini semacam savana?” tanyanya dengan wajah serius karena tergugah rasa penasaran tinggi.

“Mungkin tema pernikahannya adalah ‘Animal Kingdom’ jadi menyebut nama orang dengan semua nama binatang..” Kyuhyun menyela, mungkin ucapannya ada benarnya..

Oh.. tuhan Yoona harus bicara apa lagi, semua karena kebodohan suaminya. Bicaranya memang seenak jidat menyebut nama seseorang dengan panggilan binatang seperti itu. “huh” Yoona tidak bisa berkata-kata lagi. wanita itu langsung menarik pergelangan Sooyoung dan Seohyun.

“Aku rindu kalian, bagaiamana jika kita bermain-main dipantai..”

“Wah yoong sudah lama sekali..”

“Aku sudah lama tidak bermain seperti ini..”

“Huaa..”

“Kyaa..”

Kyuhyun dan Chnagmin tertegun tersenyun melihat ketiga wanita tadi saling tertawa terbahak, bercerita masa lalu, berkejar-kejaran dengan ombak dipesisir pantai itu… mengurai kebahagiaan dalam canda tawa bersama..dari kejauhan.. dari jangkauan mata Kyuhyun dan Changmin.

“Jadi dimna kita melihat rasa hutannya?” Kyuhyun langsung mengerut alis, bingung atas pertanyaan Changmin, jadi pria itu masih memikirkan hal yang tadi.

“Hhah?” Kyuhyun mengedikan bahunya..

=0=

“Sayang.. kenapa kau tidak keluar? Changmin dan Seohyun sudah berangkat sejak tadi..” Sooyoung menghela nafasnya berulang kali ia tidak menjawab teriakan Kyuhyun diluar kamarnya, kali ini Sooyoung benar-benar dibuat jengkel oleh Seohyun, baju-baju yang dipilihnya untuk menghadiri pesta pernikahan Yoona, di ganti total olehnya. Baju kesayangan yang ia bawa dari butiknya. Oh dimana dia? Kenapa dia bisa kecolongan lagi. atau jangan-jangan koper mereka tertukar. Ah.. mana mungkin semua baju Seohyun, ia titipkan dikoper ini. Sooyoung mengacak rambutnya prustasi.

“Sialan..” Sooyoung harus rela mengenakan bludruss pendek super duper ketat, hah? Tidak mungkin kan dia pakai kimono,, sedang yang tersisa di dalam koper adalah baju itu. Pasti Seohyun yang sudah mengaturnya untuk memakai baju itu. “Bocah itu maniak baju sexy, sejak kapan?” otak adiknya tumpul atau bagaimana.

“Sooyoung-ah..” Kyuhyun tak sabar dengan sikap lelet istrinya, tidak seperti biasa kenapa lama sekali, pria itupun beranjak memasuki kamarnya. Dan betapa terkejutnya mata pria itu melihat dandanan istrinya. Waw.. otak Kyuhyun berputar cepat dadanya berdesir matanya enggan lepas menatap lekat lekukan tubuh itu. Cara Sooyoung mengenakan wedges dengan tubuh rampingnya, kaki sumpit yang terpampang indah menantangnya betapa tubuh seorang model melekat sempurna padanya. Ditampah cara dia memoleskan makeup di wajahnya yang tampak sungkan dengan wajah cemberut justru terlihat menggemaskan dimata Kyuhyun. Sooyoung tidak menyadari jika Kyuhyun terus menatapnay dari pantulan refleksi. Sooyoung hampir-hampir menangis mengenakan pakaian erotis itu. “aku terlihat sedang menjual diri..” ucapnya pilu dibarengi dengan gurat sedihnya. Sooyoung sudah tampak pasrah, ia acak rambut yang tlah tersasak asal menggerainya asal-asalan setengah hati ia mendandani dirinya sendiri. “ugh.. menyebalkan..”

Sooyoungpun memutar asal tubuhnya.. “aku cantik kan?” prustasinya seperti orang gila. Rambutnya ia kibaskan perlahan menonjolkan betapa charmingnya penampilan dirinya saat ini. Terlalu memukau.

“Ya sudahlah..” Show time.. Sooyoung bersiap berangkat dan dia berbalik badan. Tubuhnya hampir terjengkang melihat sosok pria yang menumpu punggungnya di sandaran dinding. Sooyoung langsung berbenah diri merapikan beberapa tatanan acaknya. Hah, malu sudah menjadi makanan sehari-harinya. Biarkan saja. Wanita itu hanya mengulas senyum dan bersiap untuk meraih tangan suaminya.

“Sudah sejak lama, aku melihatmu disini..” benarkah..Sooyoung sudah menduganya.

“Kau terlihat seperti madona, saat meliukan tubuhmu dengan lincah didepan cermin..” blushing.. sooyoung tak akan sanggup menutupi semburat merah yang tiba-tiba datang tanpa ia undang. Mau bagaiaman lagi, ia hanya bisa menundukan wajahnya.

“Kyuhyun..” rengek wanita itu, tangannya bersimpati menarik dressnya agar terlihat longgar, ia tampak tak nyaman dengan pakaian super mini itu.

“Aku tau.. apa yang kau inginkan..” Kyuhyun menarik pergelangan tangannya hingga terhuyung bebas kearahnya. Pria itupun menangkup tubuh rampingnya.

“Luar biasa..” Decak Kyuhyun mengagumi wajah malu Sooyoung, wanita itu memukul bahunya perlahan dan kembali mengapit lengan Kyuhyun dan betapa tak terduganya pria itu justru kembali menghuyung tubuhnya dan menjatuhkan bebas diatas ranjang.

“Kau!” teriak Sooyoung marah, Kyuhyun mengulas senyum genitnya, tidak apa-apakan jika malam ini harus dihabiskan dengan momen indah disini.

“Kita bisa terlambat di acaranya. Yoona sudah menunggu, kajja kita berangkat..” Begitu Sooyoung bangkit berdiri Kyuhyun kembali menariknya lagi. ah.. Sooyoung bisa gila memikirkan ini.

“Ayolah Kyu, jangan sekarang. Kita masih punya banyak waktu disini.. yah.” Sooyoung menepuk pelan pipi Kyuhyun, sungguh nafas Sooyoung sudah tersengal melihat tubuh Kyuhyun sudah berada diatasnya. Sooyoung tersenyum miris menatap Kyuhyun membuatnya memberengut karena ajakannya bercinta ditolak mentah-mentah oleh istrinya.

“Dua jam saja kita melakukannya..” Sooyoung menganga dengan mata terbelalak mendengar penawaran gila suaminya. Ingin sekali ia memukul otak Kyuhyun, pasti sudah sama tumpulnya dengan Seohyun.

“Dua jam?” Kyuhyun mengangguk mendengar suara Sooyoung yang memekik tajam. “sepuluh menit saja tidak akan kubiarkan, dasar sinting!” Sooyoung terus menerus mendorong tubuh suaminya, rasanya sulit sekali, pria itu justru semakin gencar menghimpit tubuhnya. “We should not do it!” Kesal Sooyoung masih terus memukul dada suaminya.

“Jebal..” rengeknya manja..Huh, mata Sooyoung menyipit tajam, dasar pria pemaksa.

“Sepuluh menit, tidak kurang dan tidak lebih..” tukas Sooyoung tegas, Kyuhyun terkikik mana mungkin waktu sesingkat itu bisa memuaskannya, biarlah pria itu hanya mengangguk menanggapi keluh kesal tubuh dibawahnya yang terus menggeliat tak tentu.

“As your wish, babe..!”

Kyuhyun langsung membekap bibir istrinya, mengulum lembut dan mencecapnya.. menciumnya dengan segala gelora yang membuncah, segala kuasa atas cinta itu ia torehkan sepenuh jiwa. “eumm” Sooyoung  mendesah tertahan mengetuk-ketuk jam di pergelangan tangannya, menyiratkan bahwa waktu 10 menitnya tlah berlalu, Kyuhyun tau itu. Masa bodoh.. pria itu justru sibuk menjelajah tubuh atas istrinya menyingkap dress mini miliknya, menanggalkan kesembarang arah.

“Kyuh.. aah..” Sooyoung mendesah dan mendesah lagi.. kembali mereka habiskan masa bulan madunya di Hokaido.. keduanya mulai hanyut atas percikan cinta yang hadir di ranjang itu

=0=

Sooyoung terus mendumel tak jelas, sementara Kyuhyun tetap asik berjalan sambil menggandeng istrinya. “Ku bilang kan 10 menit.. ini bahkan lebih dari dua jam, untung saja acaranya masih..” Kyuhyun melirik nakal kearahnya. “Ya Tuhan, aku lupa..” candanya membuat Sooyoung menghentakan kakinya kesal. “Tapi ku pikir kau juga menikmatinya..” Sooyoung menghela nafas atas kekalahan ucapannya, yah.. bodohnya dia mau membuang waktu itu bersama suaminya.

Kini semua orang menatap aneh kearah Sooyoung, yah.. akhirnya dia memakai kimono itu di acara yang hingar bingar dengan kemegahan luar biasa mewah. Taman serta lampu berkelip indah disepanjang dekorasi pesta.. membuat matanya takjub memandang. Dia sangat menyadari bahwa  semua orang tengah mencibirnya melalui tatapan aneh itu, ia merunduk kesal penampilannya terlalu kuno seperti hidup di jaman kekaisaran jepang saja. Batinnya kesal.

“Tenanglah sayang kau masih terlihat cantik dimataku meski kau gunakan gaun kebesaran seperti itu..” Soyoung berharap ucapan Kyuhyun benar adanya. Mata Sooyoung membulat menemukan baju yang seharusnya ia pakai justru dikenakan dengan santai oleh adiknya. Kini Seohyun tampak asik bersenda gurau dengan pengantin di pelaminan sana. Dan begitu langkahnya terburu untuk mendamprat adiknya, bahunya tersenggol kasar seseorang.

“Ah maaf aku buru-buru..” Sooyoung menundukan badannya.

“Sooyoung..!!” Suara itu begitu familiar, perlahan wajah Sooyoung mendongak menatapnya, dan betapa terkejutnya siapa pria yang sekarang tersenyum manis padanya. Lee Hyuk Jae

“Eunhyuk oppa..” Desah Sooyoung prustasi. Kyuhyun yang mengetaui langsung mendekat dan merangkul mesra tubuh istrinya, Eunhyuk hanya mendesis menyeringai tajam, baginya kejadian waktu itu belum termaafkan.

“Monyett!!” Kyuhyun dan Sooyoung langsung menatap Donghae yang berseru keras, pria itu langsung menjitaki kepala seseorang yang dipanggilnya. “Kau selalu saja keluyuran, kau harus mengajariku berbagai tips penting, ikut aku..!!”

“Maaf yah, kalian lanjutkan saja..” Sopan Donghae membungkuk pada Sooyoung dan Kyuhyun berharap menikmati suasana pesta pernikahan yang dihadirkan.

Dahi Sooyoung mengerut. “Monyet?” Jadi panggilan menggelikan itu untuk seseorang dimasa lalunya. Kenapa Sooyoung tidak menyadarinya. Kyuhyun mengeratkan rengkuhannya. “Jika kau tak nyaman disini, kita bisa pulang..” Sooyoung tersenyum dan mencium kilat bibir suaminya.

“Tidak, Eunhyuk itu masa laluku, dan kau adalah masa depanku..” cerianya membuat Kyuhyun tersenyum cerah mendengarnya.

FINN 

91 thoughts on “My Crazy Sister (Honeymoon, Again)

  1. Pingback: Library FF | iyankz ffection ^^

  2. Daebak, bagus thor🙂 (y)

    Iya nih semoga honeymoon kali ini mereka berhasil membawa kabar gembira …

    Нę².. “̮ нę².. “̮ нę².. “̮ нę²

  3. kocak…
    jadi inget waktu soo masih pacaran ma hyukppa..
    seo dan kyuppa ngerjain nya…
    keluarga yg aneh..

  4. aigooo n kluarga antik bgt sih…
    aplg seo. udh nikah jga
    but,its very… KONYOL
    hhhaaa

    ASny dtnggu lg nde

  5. ahahhaha… jadi inget waktu eunhyuk mci pacaran sm sooyoung.. abis dy dkerjain mulu sm seohyun+kyuhyun.. kekekekkekkk… ≧﹏≦

  6. wualah….
    bener bener gila semua orang di sini… ahahahaaa….
    ckck

    daebakk chingu…
    keren…😉 seru… dtnggu AS selanjutnya…😀 ahahay

  7. Mau nyampruk, atau apalah itu, I still love it… Cinta mereka itu lho..(kyuyoung) bikin envy… Gomawo to author. Ada klanjutannya lagi gak ya?

  8. Hahaha wah Seo itu lucu ya, kaya baby >< ,Kyuhyun apa lagi.
    Aduh kenapa ya cowok itu pikiranya ngeres semacam Kyu? masa telat cuma gara" ML? –
    – #MukaDatar

  9. emg kalo kyu oppa tu evilnya kagak ketulungan ,, soo unnie sampe kyk gt ckckckc
    next ,,
    kyuyoung romantis bgt

  10. Ya ampunn….,si seo bner2 msa baju kakak’a dtker..
    Ckckck…
    Lucu so sweet daebak deh…:)

  11. Ampun dech,,,donghae seenak jidat’a aja manggil nama orang,,ampek kyu ma chanmin bingung,,
    suka suka

  12. kyyaaa, keren bangeettt chingu ^^ mereka berdua romantis banhet seriusss!! suka bangeett, ahh chingu gimana komentar mau beda orang ffnya keren terus asik banget wkwk😀
    chingu gpp bosen liat komen aku yang gini2 aja karna ff author juga gini2 aja wkwk selalu bagus, keren, asik, romantis dan ngga ngebosenin bacanya, apalagi kan aku orangnya bosenan, aku suka ff yang martred life romantis banget gitu jadi ya gini deh wkwk😀 tapi chingu nggaboleh bosen ya buat ff kyuyoung yang selalu keren kaya gini wkwk ^^ ffnya jjang!! daebak!! jeongmal gomawoyo chingu ffnya ^^

  13. last sentence nya soo eon so cheesy banget wkwkwk tapi suka thor sama ky yg romantisan bikin iri changseo hahahaha ;D

  14. Waduuuh siapa tuh yang ngatain oppa’q gila
    changmin’a lemot ky’a ya
    seo sama kyu iseng bgg,kasian soo yg jd korban mereka
    yessssss YoonHae

  15. wkwkwk 10 mnt nya cho kyuhyun… sseriusanitu 2 jam lebih… dasar cho buncit…

    sooyoung ktemu eunhyuk…heuuu hahaha
    nambah lagi deh crazy couple.. yoonhae haha
    chingu ditunggu ff lainnya ^^
    marriage life mu selalu romantis ^^

  16. Syo sama Seo teteep aja bikin rame! Kekeke~
    gegara kyu, syo jadi pake kimono.. Salah kostum.😄

  17. Aduh pas part eunhaeyoong ngakak deh hahaha
    Kyu oppa ketagihan banget ya
    Seohyun di akhir tetep aja ngeselin hahaha tapi malah jadi rame xD
    Next squel jusseyo

  18. wahhhhh donghae oppa dri kmren nyari hyuk ppa psty minta d ajarin yadongan…wkwkwk

  19. Eonnniiiii ahh bawa ff ini lagi keren kerennn.hwaaa aku ga pernah bosen.ditunggu karya2 lainnya^^

  20. ngakak banget,,
    tapi rasanya agak aneh juga sih soo pake baju begituan ke pesta wkk
    tapi teng dimataku soo ttp cantik😄 wkwk

    net ff ditunggu

  21. soo sama soe onnie udah eror eh….di tambah lagi yoona onnie wkwkwkwkw tambah dah pasangan aneh’a

  22. Aigoo… padahal pengen lihat soo eonn nglabrak seo eonn tp udah keburu end aja, pasti seru tuh kalau mereka bikin ulah diacara nya yoonhae😀
    Kyuppa terlalu romantis, bikin iri orang aja dehh😦
    Ditunggu AS lainnya eonn🙂

  23. Ada aja ulahnya seo sampe bikin soo pake kimono ke acara nikahan–” Thor kapan nih kyuyoung punya baby? Kayanya bakal seru tuh, seo pasti ikut2an nyiapin segala keperluan baby kyuyoung. AIshhh gasabar>< Next part thor ditunggu hwaiting!^^

  24. Seo itu KoplaKKK!!
    Hahahaaa.. Tpi bkin ngakak dg tingkah laku.A jlan fkiran.A susah d.tebak org lain.
    Eo.. Tdi Syoo bilang Klo Hyukppa masalalu.A..??! Benarkah..???!!
    Smogaja ada klanjutan.A Aq msih pngen tau kjelasan tentang Hyukppa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s