Galau


galau

Cast : Park Chanyeol

Kyuyoung

Cho HyeJin

Lenght : drabble

autor : iyank3

gendre : romance, teen

Happy reading^^

Gila…, aku ini tampan, menarik, kekar dan mempesona. Kurapikan rambut kelimisku dengan sisir, sedikit menata ulang jambul yang kubuat agar terlihat eksotik. Benar saja dalam sekejap mata, aku seperti melihat bayangan seorang kaisar romawi dalam refleksi ini. Great.

See. Aku berjalan santai ke taman kampus, dapat kulihat manusia-manusia berlalu lalang dengan tergesa, ya Ampun, hidup mereka seperti tidak terkonsep saja.

Dan kini ku hempaskan tubuhku untuk terduduk di bangku taman yang tlah tersedia di universitas ini. Aku sudah lelah, tadi Baekyun mengajakku nonton, Suho mengajakku memancing dan Kai mengajakku bermain anggar. Yang benar saja manusia-manusia itu, apa dia tidak memikirkan tugas akhir. Tentu saja aku menolak ajakan-ajakan tidak berguna itu.

Langsung saja ku buka buku dengan ketebalan di atas rata-rata, statistika data. Biasanya aku membaca di perpustakaan tapi kali ini aku memilih duduk disini, selain bisa merasakan angin segar aku juga bisa terbawa suasana sambil memutar musik dan eartphon yang kupasang ditelinga, playlist musik yang tersedia sudah ku apgrade.. banyak musil ballad yang mengalun indah. Sambil sesekali melirik gadis-gadis yang melintas dan memberi senyuman manis padaku.

Astaga, mereka pikir aku suka! Mereka bukan tipe ku.. tipeku yang sesungguhnya adalah..

Aku menerawang ke langit sore.. cahaya berpendar terang.. seterang hatiku saat ini.. saat aku melihat sesosok wanita cantik yang luar biasa manis, rambutnya luar biasa indah.. ia menggerainya bagai putri Ellisabet. Walau aku melihat raut mendungnya, aku tidak bisa memungkiri bahwa akulangsung terperangkap dalam jerat pesona wanita itu. Tidak taukah dia aku juga seorang pria yang mempesona. Mungkin kita akan cocok!

Ku hampiri wanita itu perlahan, dan mengulurkan tangan seraya tersenyum ramah padanya. Ia mendongak menatapku keheranan. Tuhan. lihatlah wajahnya… anggun walau senyum itu tak nampak di wajahnya.

“Hai. Aku Park Chanyeol..” Berharap dia mau menerimaku, berjabat tangan, berkenalan, akrab, dekat dan kita berkencan. Sh*t! Kenapa aku begitu bernafsu untuk langsung dekat dengan wanita ini. Lama aku mengulur tangan, apa dia tidak tau, tanganku sudah pegal. Sangat lama dia cuek padaku. Baiklah aku terlalu lama menunggu reaksinya. Langsung saja aku duduk disampingnya. Sangat dekat.

“Nona kenapa kau menangis?” Aku bertanya lembut, tapi wanita itu justru diam saja, ia senakin terisak membuatku bingung, apa yang harus ku lakukan?

“Aku sedang memikirkan nasib seseorang yang sangat ku sayang..” serak wanita itu, aku merogoh saku celana, sepertinya aku menyelipkan sapu tangan disana, ah.. ketemu.

“Pakai ini..” aku mengusap sedikit air matanya. Tapi dia justru mengambilnya. “aku bisa sendiri..”

“Apa itu pacarmu?” Aku benar-benar penasaran, wanita secantik ini menangis di tengah taman kampus, pasti ada pria yang sudah membuatnya patah hati.

“Bukan..” Tegas wanita itu, Yes! Jadi dia belum punya kekasih. Mungkin terlalu cepat jika aku bertanya demikian. Kenapa aku jadi sesenang ini. Mungkin Tuhan sudah mendengar doaku, selesai kuliah aku harus sudah menemukan jodohku.

Dia mengusap air matanya, dan mulai tampak tenang sekarang, syukurlah dia tidak merasa terganggu, hanya menunggu langkah selanjutnya untuk mengenalnya lebih dalam.

“Jadi kau yang bernama Park Chanyeol..” terkanya, waw.. ada apa ini.

“Lumayan, ah tidak, kau cukup tampan..” ucapnya dengan senyum yang sangat manis. Astaga kenapa jantungku langsung terjun seperti perosotan taman kanak-kanak, aku seperti terhempas bebas saat dia mengatakannya. Dia wanita asing yang sangat mengagumkan. Suaranya lembut dengan tingkat kedewasaan tinggi. Wanita seperti inilah yang masuk dalam daftar kriteria utamaku, terlebih tubuhnya yang ramping segar, bibir yang berkilat merah, wajahnya teduh. Perfecto.

“Oh, aku belum tau siapa namamu, apa aku boleh-“

“Choi Sooyoung” aku mengangguk sesaat setelah wanita itu memenggal ucapanku. “dan kau boleh memanggilku bibi..” Apa? Aku langsung menatapnya tajam, bicara apa wanita ini.. dari mana bisa ia bicara seperti itu. Oh ayolah, dia masih sangat muda. Akan ada banyak pria yang menyukainya termasuk aku.

“Kau bercanda..” ledekku sedang ia hanya tersenyum. Aku mulai tak nyaman dengan candaan seperti ini.

“Aku sedang memikirkan putriku.. dia sedang sakit. Tapi gadis itu sangat keras kepala, paru-paru basah yang dia derita mengharuskan dia menjadi gadis yang terpuruk, dulu dia tidak seperti itu, dia lincah dan menggemaskan, tapi sekarang..” aku melongo, menelan ludahku dalam-dalam saat telingaku mendengar semua penuturannya dengan jelas. Dia sudah punya anak? Arkh.. rasanya ada yang hancur dalam tubuhku, hatiku serasa diremas, sangat sakit. Aku menggelengkan kepala untuk menyangkalnya dengan keras.

“Kau sudah punya anak? Jadi kau juga sudah menikah??” tanyaku sarkatis, ku harap dia tidak akan mengatakan ‘ya’. Aku masih sangat berharap jika dia hanya mengadopsi gadis kecil yang sangat disayanginya. Jaman sekarang gadis-gadis memang seperti itukan, terlalu menykai anak-anak. Wanita itu tertawa sebelum akhirnya menjawab pertanyaanku.

“Tentu saja aku sudah menikah..”

Seperti tersenit guntur besar, dadaku sesak mendengarnya. Padahal aku langsung terkena sindrome cinta pada pandangan pertama dengan wanita ini.. pantas saja style-nya sangat dewasa. Pria mana yang tidak menyukainya.

 “Kau baik-baik saja..?” tanyanya lembut melihat wajahku yang masih sangat shock.. apanya yang baik-baik saja, ucapanmu membuat hatiku hancur seketika nona.

“Nde..” bohongku, aku mengubah raut wajahku menjadi cerah walau hatiku sedang mengalami badai besar, biarlah. Kami pun mulai mengobrol banayak, tapi dia lebih memonopoli percakapan kami. Tentang suaminya, yang katanya sangat mempesona.. haha, mana ada pria yang lebih mempesona dibanding aku. Gara-gara ini tingkat narsisku jadi meledak-ledak, aku penasaran siapa sih suaminya..

“Putriku sangat cantik, kau tau dia bilang dia akan bertahan melawan rasa sakitnya..” Cantik? Ya, mungkin saja.. ibunya juga cantik sepertimu, hah lemas sudah bahuku, tidak bisa lagi aku tegakkan. Tiba-tiba saja ada yang menyentuh tanganku, oh.. wanita ini sedang menggenggam dua tanganku, rasanya sangat lembut, aku tersenyum atas sentuhannya..

“Ku harap kau bisa memberinya setitik cahaya hidup-“

“Sooyoug-ah..!!” Ah, sial, siapa yang berteriak seperti itu membuat wanita itu tersentak dan langsung menghempas tanganku. Aku menoleh dan hampir mencaci pria yang sudah mengganggu moment manisku.

Mwo? Aku melotot pada siapa yang datang.

“Oppa..” Sooyoung langsung menyambutnya dengan pelukan. Pria itu? Prof. Kyuhyun? dia dosen menyebalkan yang selalu memberikan tugas berjibun banyaknya… dia juga terkenal kejam, masalah nilai sangat ia pegang erat, tidak asal-asalan, dia juga terkenal dengan sebutan si lidah tajam, bahkan sialnya dia adalah dosen pembimbingku untuk tugas akhir nanti. What the hell. Apa-apa’an ini.

“Kau?” pria itu menunjuku dengan raut marah, apa dia melihat istrinya menyentuhku tadi. Gawat.

“Oppa, dia Park Chanyeol” sela istrinya sebelum, pria buncit itu memberikan death glare-nya lagi. pasti nilaiku akan terancam, bisa-bisa aku tidak lulus tepat waktu.

“Oppa, akan aku ceritakan sesuatu, kita pergi saja dari sini..” ya, benar! Bawa saja nona. Suamimu sangat menakutkan, meski dia tidak memiliki rahang yang keras atau gigi taring sekalipun.

“Bukankah putri kita akan ikut? Dia belum kelihatan..”

Aku menajamkan pendengaranku, putrinya? Ku pikir putri mereka masih TK atau setingkat anak-anak seusia itu. Jadi mereka sudah memiliki putri yang sudah berada di jenjang perkuliahan, aku menggelengkan wajahku tak percaya. Apa mereka menikah di usia belasan tahun?

“Appa, Eomma..” seseorang berteriak, tepatnya teriakan kencang seorang gadis. Aku menoleh dan langsung saja jantungku hampir mencelos kencang, mungkin lebih baik jantung ini terperosok bebas dalam curam air terjun Niagara. Aku mengacak rambutku prustasi. Takdir benar-benar sedang mempermainkanku.

“HyeJin..” Sapa keduanya lalu memeluk gadis itu. Terlebih Sooyoung yang memeluknya dengan penuh kasih sayang, sosok keibuan muncul begitu saja, aku membeku seperti manequin bodoh memperhatikan perkumpulan keluarga kecil itu.

“Oh, Yeolli Oppa..” mataku membelalak hebat karena kini gadis itu menyapaku, ia maju mendekat satu langkah membuatku ikut mundur, sungguh aku takut dengan gadis ini.

“Eomma, Appa dia Park Chanyeol pria yang selalu kuceritakan pada kalian..” mereka tersenyum damai, sedang aku memasang wajah muram.

Dia Cho HyeJin mahasiswi tingkat awal yang terkenal karena otak cerdasnya kudengar saat sekolah dia selalu masuk dalam kelas ekselerasi hingga membuatnya lebih cepat lulus dari waktu yang ditetapkan. Dia gadis menyebalkan yang terus mengejarku.

Pantas saja dia punya banyak teman, meskipun penampilannya sangat-sangat tidak layak pandang. Ternyata dia putri yang disebut-sebut sebagai anak semata wayang prof.Cho. kenapa jauh sekali dari penampilan ibunya. Setiap hari memakai kaca mata tebal, kupikir anak dari manusia alien yang berasal dari bintang ufo. Lihat saja rok panjangnya hampir memenuhi telapak kakinya, dia lebih mirip hantu dari pada manusia.

“Yeolli Oppa, apa kau mau datang?” aku mengerut alis. Datang kemana? Apa gadis ini ulang tahun.. aku hanya bisa tersenyum, senyum yang dipaksakan tentunya.

“Besok aku-“ kalimatnya menggantung dengan suara rendah, ia hampir menangis walau kulihat mata berkacanya masih mengontrol isak tangisnya,. “aku akan melakukan oprasi..” aku terpaku pada sosok rapuhnya sekarang, terlebih melihat –Sooyoung ibu gadis itu sudah bercucuran air mata.

Sooyoung mendekat ke arahku dan memelukku. “Ku mohon datanglah, putriku mungkin akan menghadapi oprasinya dengan semangat jika kau berada di sisinya..” ya Tuhan, tubuhku menegang seperti tersengat listrik. Kenapa wanita ini memelukku? Bau wanginya saja mungkin tidak akan pernah pudar dalam indra penciumanku. Tiba-tiba saja suaminya melepas paksa pelukan kami, dapat kulihat sorot matanya yang melebar, pasti dia cemburu.

“Ku harap kau datang..” hanya itu ucapan terakhir dengan penuh keangkuhan keluar dari bibirnya sebelum pria itu berhasil membawa putri dan istrinya.

“Yeolli Oppa… ppapai..”

Aku mendesis pada teriakan gadis itu, kenapa di dunia ini masih saja ada manusia planet. Anak itu jauh sekali dari sosok ibunya, apa dia anak pungut. Aku menghempas nafas lelah, membereskan buku-buku dan memasukannya dalam tas setelah ini aku harus pulang dan istirahat nyenyak.

“Apa besok aku harus menjenguknya?” pikirku prustasi sambil melangkah….

 FINNN

haha.. what wrong? Chanyeol -laki aye- minta dikepruk emang.. kalo ada yang baca mohon kritikannya ya..^^

19 thoughts on “Galau

  1. kyaaa gantung…
    gmna oprasiny… ??
    trus prtanyaan chanyeol blm kjwab
    dsaat umur brp kyuyoung menikah jd bsa mmliki anak nyaris seumurny

  2. kereeeen bngt thor, chanyeol suka sma emak2..
    g bisa bayangin kyuyoung dh punya anak perawan and cwox yang di suka sama anaknya malah suka sma emaknya pasti seruuu^^
    bikin lanjutannya thor

  3. sumpah gillaa.. Chanyeol oppa ska sma soo onn. pdhal soo onn udh pnya suami+anak yg udh dewasa. jdi pnsran gmna aslinya soo onn msih muda udah pnya anak dewasa..

  4. unnie kamu suka sma Chanyeol-ku???????????????????????
    Kita sama hahhahah
    buat ff Chanyeol lagi donk, ah suka bgt dech!!!!!11111
    ada yg knight ska ma chanyeol..hehheeh

  5. wkwkwk chanyeol….. aduh byangin penampilan kyu kya apa… brarti uda tua dong..sooyoung jg hahaha

  6. hahahaha…ternyata soo onnie udah jadi omma dsni tapi masih keliatan muda sampe chanyeol ngira klo soo onnie masih kuliah kaya dia hahahhaha

  7. Thor… lu Minta d.Bantai Yaaa.. -_-
    Ini masih gantung, dan apa itu.. Yeolli suka.A Soo dri pda anak.A Hyejin ㅋㅋㅋ dpet ide dri mna.. bkin org ngakak aja.
    Ngomong” ni ff hrus ada lanjutan.A y.. thor biar g’ ada yg kurang.😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s