Illution


foto-foto-pemandangan-padang-rumput-9

Tittle : Illution

Lenght : OneShot

Cast : Choi Sooyoung

Cho Kyuhyun

Choi Soojin

Park Chanyeol

Autor : iyank3

Rating : NC 17

Happy Reading

Seorang gadis kini sibuk membolak-balikan buku aritmatikanya. Sooyoung, sigadis berkaki jenjang itu kini begitu dilema, disatu sisi ia tlah berikrar tegas bahwa dia membenci seseorang yang berjenis pria. “Bagaimana ini? Kenapa perasaan ini muncul begitu saja, ini terlalu cepat! Benarkah aku mencintainya?” Ujarnya bertanya pada keadaan batinnya.

“Kyuhyun baik dan sangat tampan. Tapi dia begitu dingin, aku takut cinta ini hanya datang dari pihakku saja, itu artinya cintaku bertepuk sebelah tangan” Setelahnya gadis itu menutup bukunya dengan pelan.

Sooyoung berjalan kearah dapur membuka kulkas mencari sesuatu yang bisa mengganjal perutnya yang kini mulai lapar. “Mi ramen, aku masak ini saja” Gadis itu kini berkutat pada aktifitasnya. Disela-sela dia memasak wajahnya terus memandang satu arah satu titik dimana seseorang tlah hanyut dalam ilusi yang tak pernah pudar dari bayangannya.

Start ilution :

“Wah… aku ada dimana? Negeri dongeng? Cantik sekali!” Sooyoung memutar gaun kerajaan bercorak emas menyala itu dengan senang. Wajahnya ceria seketika. Pipi, hidung, mulut dan setiap lekuk wajahnya disentuhnya seduktif. “Aku merasa sangat bahagia” ucapnya senang, seketika tubuhnya tersentak cukup kaget dengan reaksi seseorang yang menanggapi ucapannya.

“kau memang cantik luar biasa, nona”

Mata gadis itu terbelalak, tak percaya pada pandangan yang dilihatnya saat ini. “Kyuhyun?? Kau??”

“Nde, ini aku sayang!”

Oh! Rasanya hati Sooyoung berdenyut bahagia, terhanyut sampai samudera, begitu dilihat pangeran tampan dengan senyum cerah menawan begitu hangat menyapanya. Sooyoung menepuk-nepuk pipinya tak percaya, pandangannya begitu takjub melihat keadaan Kyuhyun sekarang.

“Tampan sekali” ucapnya lirih disertai mata yang berbinar.

“Benarkah? Aku merasa sangat tersanjung nona manis”

Kyuhyun meraih tangan Sooyoung, negeri dongeng yang sangat indah. Bentangan hijau samudra, laut lepas yang terjuntai panjang, rerumputan hijau asri… sinar mentari yang enggan menampakan cahaya menantangnya, tak akan mampu mengganggu kemesraan sejoli tersebut.

Kyuhyun terus memandang wajah Sooyoung, sementara wajah gadis itu seakan tak bisa lagi tergambarkan bagaimana rasa bahagianya sekarang.

“Pangeran”

“nde, kenapa… Sooyoung?”

“Aku menyukaimu.. suka.. cinta dan semua yang ada dalam dirimu aku suka” ucap Sooyoung mulai menggebu. Kyuhyun menyingkap rambut Sooyoung yang tergerai oleh angin. “Kau juga cantik.. dan aku juga mencintaimu” bagai jutaan warna terindah yang menghinggap dalam dasar hati, gadis itu terasa hanyut dalam dunianya sekarang.

Perlahan mata keduanya mulai terpejam. ‘inikah rasanya berciuman dengannya’ batinnya. Kyuhyun menggerakkan tangan kanannya menuntun keadaan bahagia itu. Bibir keduanya saling melumat dengan sangat lembut.

“saranghae..” kehangatan cinta yang disalurkan lewat cinta Kyuhyun begitu terasa, itu semua begitu sangat nyata… dia tak ingin hilang begitu saja dalam lamunan indah tersebut.

“nado.. nado Saranghae.. Oppa”

end

 Chu~ bibir Sooyoung yang mengerucut dengan sempurna membuat seseorang melihatnya geli. Soojin memukul kepla adiknya dengan kasar. “TaaaK”

“ya Tuhan! Sakit sekali” gadis itu mengusap keplanya yang sakit.

“Bodoh! Berapa kali kau lakukan ini hah? Sejak kapan kau terus melamun seperti ini, apa yang membuatmu terlihat bodoh, menjijikan! Kau benar-benar seperti orang gila!”

“Enak saja kau bicara, tapi unnie.. dimana aku sekarang??” tanyanya dengan nada kecewa, begitu dilihat tempat yang indah itu tlah musnah dengan realita hidupnya.

“Tentu saja dirumah, bodoh sekali! Lihat kau masak apa?” Sooyoung seperti melupakan sesuatu, ia baru menyadari bahwa sejak tadi gadis itu masih berkutat dengan masakannya.

“Mie ramenku! aaaaa” Sedikit kesal, ia mengaduk-aduk sisa penganan panasnya yang tlah masak bahkan parahnya sudah tak lagi berbentuk seperti mie yang akan disantapnya.

“Itu bubur.. orang gila!” Soojin berlari meninggalkan adiknya yang tengah kesal.

“Kau yang gila…!”

—o0o—


“hai sayang!” Sapa seorang pria pada gadis yang tengah membaca diperpustakaan. Chanyeol, pria jangkung itu melemparkan senyuman khasnya pada gadis yang selalu menjadi incaran rayuannya.

“Apa? Jangan sembarangan merayuku” kesal Sooyoung setengah prustasi menghadapinya.

“Apa ada tugas yang terlalu berat? Mungkin aku bisa membantumu!” Chanyeol meraih buku yang Sooyoung baca. Novel cinta, yah gadis itu memang maniak dengan cerita-cerita berbau remaja tersebut.

“kau suka buku seperti ini, apa bagusnya?”

“Yaaa.. jangan sembarangan membukanya! Sudahlah jangan menggangguku.. cari saja seohyun, Victoria, Yuri, Jesicca atau siapa yang bisa kau rayu” Sooyoung merebut buku kesayangannya dengan paksa.

“aku ingin bersamamu.. Kenapa sulit sekali menaklukanmu nona” Rupanya Sooyoung masih bisa mengontrol emosinya, namun emosinya sedikit meluap saat Chanyeol dengan nakalnya menoel dagunya, matanyapun mengerling. Bibirnya membentuk sebuah ciuman yang membuat gadis itu naik pitam.

“pergi sana!” usirnya lagi, namun Chanyeol enggan untuk pergi malah semakin mendekat untuk duduk disebelah Sooyoung. Namun sebelum itu terjadi seseorang menghalangi aksinya. Kyuhyun nama pria itu duduk dengan santai  ditengah-tengah mereka.

“Apa kalian tidak tahu kalau ini perpustakaan? Bisakah kalian diam? Dan kau apa kau tidak dengar, nona ini memintamu untuk pergi! Apa kau tuli?” Ucap Kyuhyun dengan santai tanpa memandang kearah Chanyeol maupun Sooyoung. Tak mau nilai dan tugas-tugasnya jeblok mengingat Kyuhyun punya kuasa dan andil penuh sebagai  mahasiswa yang tlah merangkap asistand dosen.

“Sayang, kutunggu kau digerbang kampus.. aku mencintaimu!” Chanyeol dan Kyuhyun saling melirik satu sama lain dengan sinis. Namun Kyuhyun  mulai santai saat pria itu tlah jauh dari pandangan matanya.

“dasar pria-pria aneh!” dengus Sooyoung, sontak saja membuat Kyuhyun menatapnya.

“Maksudmu? Aku juga aneh begitu?”

“tentu saj-….ah” Sooyoung mulai terbata melihat siapa lawan bicaranya sekarang. Pangeran? Tidak! Sooyoung tak ingin mulutnya terbuka meski ingin sekali gadis itu berteriak histeris namun itu mustahil dan dia tak akan mampu.

“Kau?” Kyuhyun mengangguk. “Nde! Wae?” tanyanya membuat Sooyoung kikuk. Darahnya berdesir hebat, permukaan nadi dan seluruh rongganya tlah membuncah.

“Apa kabarmu?”

“Ah.. yah?” Kyuhyun tersenyum simpul melihat reaksi gadis manis itu.

“kau? Apa kabarmu?” tanyanya lagi.

“Aku gugup!” jawabnya spontan secara jujur walau terdengar dengan lirih dan nada yang lamban.

“Jinja?” Kyuhyun mulai menutup setumpukan buku tebal miliknya. Tangan pria itu mengibas secara halus kearah wajah Sooyoung membuatnya tersadar.

“Kau sangat cantik saat sedang melamun?”

“Nde?” Jawaban Sooyoung masih sama, gadis itu terlihat linglung seakan dibutakan oleh keindahan seorang pria dihadapan matanya.

“Sudahlah, hawa disini menjadi aneh, panas! Aku takut tidak bisa mengontrolnya” Kyuhyun menatap manik mata Sooyoung. Seakan paten dengan pandangannya gadis itu seakan terhipnotis, sedangkan Kyuhyun makin intens untuk sekedar menatap mata kecoklatan milik sooyoung. “Sangat indah!”

Seulas senyum dan rona bahagia kembali hadir. Kyuhyun mengacak rambut Sooyoung pelan. “Belajarlah dengan semangat, aku mendukungmu”

Mata Sooyoung tak berhenti menatap punggung Kyuhyun yang kini menjauh. Tak diduga tanpa sepengetahuannya tangannya tlah refleks melambai-lambai kearahnya.

“apa aku sedang berilusi lagi?” begitu tersadar ia begitu gembira pasalnya, aroma khas milik Kyuhyun yang sangat Sooyoung kenal itu masih terasa.  Gadis itu menepuk-nepuk pipinya pelan. “Jadi ini nyata? Kyuhyun menyentuhku? Dia mengajakku bicara. Dia menatapku?… oh Tuhan.. kyaa Thanks.. for God”

YYYYY

Liburan musim panas tlah datang, Sooyoung memandang lesu keceriaan keluarganya. Ada Soojin kakak perempuannya, kesertaan  Tuan Choi Jungnam, ayahnya dan tentunya bersama Nyonya Choi, Eommanya.

“Gadis bodoh kenapa diam saja disitu cepat kemari” Teriak Soojin histeris, ajakan Soojin yang terlalu kasar membuat Ayahnya marah. “Kenapa bicaramu begitu kasar pada adikmu sendiri!”

“Sudahlah sayang jangan marah, Soojin biarkan adikmu disana.. kau tidak perlu teriak-teriak seperti itu, memaluakan!” titah Nyonya Choi melerai pertikaian keduanya.

“nde Eomma!” sesal Soojin setelahnya ia tatap adiknya dengan perasaan kesal.

“kenapa anak bungsu kita jadi seperti itu?” Tanya Tuan Choi pada istrinya. Begitu sibuk dan bahagia dengan peralatan liburan keluarga kecil itu.

“Youngi-ku mungkin sedang jatuh cinta, tapi kulihat dia tak pernah punya pacar.. apa kita jodohkan saja dia, dari pada memaksa Soojin untuk menikah itu sangat percuma”

“nde kau benar yebo-ya”

^^^

Illution On

Sooyoung dan Kyuhyun masih bertelekan dibibir pantai. Keduanya saling berpelukan satu sama lain menikmati keindahan pantai sore ini.

“Huwaaa… anginnya begitu menyejukan”

Kyuhyun tersenyum sumringah sedetik kemudian tangannya menyingkap secara perlahan selendang pantai yang memperlihatkan paha mulus milik Sooyoung. Tangannya membelai lembut bagian kulitnya.

“hemm… Kau mau apa Oppa?” manja Sooyoung memainkan dada Kyuhyun yang kini tlah toples, tubuh kekarnya menambah nilai kegagahan miliknya.

“Apa aku boleh bercinta dengan kekasihku?”

“Tapi disini sangat ramai kau tidak lihat semua orang melihat kita!” Mata Kyuhyun mengikuti jari telunjuk Sooyoung yang mengarah pada suatu tempat benar saja semua orang menatap mereka dengan pandangan iri serta kesal.

“Kalau begitu kita lanjutkan ditempat yang lebih tertutup”

_

Kedua Sejoli itu masih memeluk, bertatapan dengan mesra. Kyuhyun menatap mata sendu milik Sooyoung membuatnya hanyut.

 CUP~ kecupan ringan itu ia berikan mengarah pada kelopak mata Sooyoung. Perlahan bibir pria itu tlah menyambut semua permukaan wajah Sooyoung. Mata Sooyoung terpejam merasa desiran dan denyutan hebat dalam jantungnya, hangat semuanya begitu terasa indah.

Bibir Kyuhyun dan Sooyoung kini berciuman, ciumannya sangat dalam tidak ada tuntutan untuk saling mendominasi semuanya berjalan dengan perlahan seperti aliran air yang berjalan dengan semestinya.  CUP~CUP~ Ciuman yang tadi pelan kini berubah menjadi kecupan. Kecupan-kecupan itu mulai merambah dan meningkat intensitasnya.

“aaaaah…” desah Sooyoung tertahan membiarkan bibir tipis milik Kyuhyun meraupnya dalam sekejap. Ciuman Kyuhyun kini turun dilehernya meningkatkan desiran luar biasa dalam dadanya, serasa sengatan itu bervolume makin tinggi kapasitas ciuaman mereka tak berhenti sampai disana saja.

“Apa boleh ku buka?” tanya Kyuhyun memintanya ijin. Mendapat persetujuan dari gadis itu Kyuhyun kembali tersenyum. “Gomawo” satu persatu kaitan dalam bra milik Sooyoung mulai terbuka.

“BUUUGH”

Keduannya tlah terjatuh dikasur empuk berwarna soft gold itu. “aaaaa..” desah Sooyoung lagi saat Kyuhyun dengan ritme pelan meremas gundukan dada milik Sooyoung. Keduanya mendesah bersamaan saat tubuh mereka tlah menyatu dengan sempurna.

“aaa..nghh..” rancauan-rancauan yang berbaur dengan desahan khas cinta mereka tlah merebah keseluruh ruang istimewa itu.

“Kau milikku sayang” ucap Kyuhyun mendekap erat tubuh Sooyoung, gerakan pinggulnya tak terhenti untuk terus melakukan aktifitas cinta mereka.

“Saranghae Oppa!

Off illution

_

BLUSH… Seketika wajah Sooyoung memerah. “ini gila.. khayalanku makin menjadi saja! ”

YYYYY

Soojin merias wajah Sooyoung, dengan penuh semangat gadis itu merubah dandanan minimalis adiknya itu agar terlihat lebih mewah. “aku tidak mau tahu Sooyoung harus cantik malam ini” sementara Sooyoung hanya bisa pasrah menerima perlakuannya.

“Unnie apa yang kau lakukan? Kenapa memaksaku untuk menerima perjodohan ini?” Soojin menatap sendu adiknya dari pantulan cermin miliknya.

“Mianhe.. tapi kau tenang saja dalam satu bulan ini aku sudah memata-matai calon suamimu dia tampan, tinggi, gagah, tahu seperti ini lebih baik aku saja yang dijodohkan, appa dan eomma memang menyebalkan giliranku dia menjodohkanku dengan ajushi-ajushi tapi lihatlah dirimu kau sangat beruntung. Namanya ..”

“hik…” Soojin tampak kaget dengan reaksi adiknya padahal dia pikir adiknya akan baik-baik saja dengan semua ini.

“Ayolah Sooyoung, kulihat kau juga belum punya pacar”

“Tapi aku mencintai seseorang unnie… kenapa kalian begitu tega padaku. Bagaimana jika kau yang ada di tempatku” Sooyoung begitu kalut, wajahnya tampak menunjukan prustasi luar biasa.

“Yaaa.. jangan hapus riasanmu” Soojin segera mencegah aksi Sooyoung saat gadis itu tak lagi mengontrol emosinya.

“aku tidak mau menikah unnie..”

“Kenapa?”

“Karena aku mencintai pria lain?” air mata Sooyoung kini tlah tumpah, rasanya impian dan khayalan bersama pangeran impiannya akan musnah seketika dalam sekejap.

“jadi kau sudah punya pacar?”

“Bukan? Aku yang mencintainya” Soojin menarik kursi riasnya dan mendudukan dirinya menghadap Sooyoung berharap adiknya dapat bercerita lebih detile karena selma ini gadis itu sedikit tertutup.

“apa dia juga mencintaimu?” Sooyoung menggeleng. “entahlah!”

“kalau pria itu juga mencintaimu bagaimana?” tanya soojin, hatinya cukup senang melihat adiknya tampak bersemanagat menceritakan pria impiannya.

“Aku akan sangat bahagia unnie… aku akan menjadi yeoja paling bahagia di bumi ini” Soojin mendesal kesal. “kenapa kau baru cerita sekarang!”

“lalu aku harus bagaimana? Cepat batalkan pertunanganku unnie..aku belum tahu perasaannya padaku” Soojin tampak berpikir keras namun usahanya mustahil untuk membatalkan dengan mudah pertunangan yang sudah direncanakan secara matang oleh ayahnya.

“Kau lihatlah dulu calonmu? Jika kau tidak menyukainya lempar saja dia padaku”

“Mwo?”

“ah.. maksudku jika kau tak suka aku akan membantumu membatalkan pertunangan ini” Sooyoung mengangguk pasrah baginya ucapan Soojin bisa ia pegang sebagai suatu kepercayaan.

^^^

Kedua keluarga besar itu saling tersenyum mengingat perkenalan singkat ini, yah! Sudah menjadi kesepakatan jika keduanya tak merasa ada kecocokan maka pertunangan ini  akan batal begitu saja.  Soojin memandang adiknya tak tega yang terus menerus terlihat lesu. Namun mata Soojin terus mencuri pandang pada pria dihadapannya. “tampan” lihihnya.

Sooyoung memberanikan diri mengangkat wajahnya, ada rasa penasaran siapa pria yang akan dijodohkan dengannya.

Matanya terbelalak, tubuhnya terangkat membuat kursi yang ia duduki itu terjatuh, senyuman indah itu kembali hadir.

“Kau? Apa aku sedang berhalusinasi lagi” ucap gadis itu kaget, perlahan wajah pria yang juga terlihat lesu mulai terangkat.

“Sooyoung?” tanyanya.

DEG

Entahlah, rasanya begitu melegakan, dia? pria yang diimpikan gadis bertubuh tinggi itu adalah Cho Kyuhyun. Dan lagi dia sudah mengenalnya, tidak! Dia hanya mengenal namanya saja.

“Appa, Eomma apa dia yang akan kau jodohkan denganku?” Kedua bumonim Kyuhyun mengangguk mendengar perkataannya.

“Eomma, Appa.. kau menemukan dia dimana? Apa di  negeri kayangan?” tanya gadis itu terlihat bodoh, yah fantasinya mulai terpasang lagi.

Kyuhyun mendekat kearah Sooyoung.

“Eomma, Appa.. dia gadis yang sering ku ceritakan pada kalian berdua”  Sooyoung terus tersenyum memperhatikan wajah tampan itu.

“Jadi dia gadis yang selalu datang dalam mimpimu? Kau bahkan dengan gamlang pernah mimpi basah karenanya?” Kyuhyun menggaruk tengkuknya yang tak gatal berharap Eommanya tak membeberkan aib buruk yang terus bersemayam dalam dirinya.

“Yang jelas aku menyukainya, kalian benar-benar pintar memilihkan jodoh untukku”

Semua keluarga tampak senang, begitupula Soojin yang tampak begitu lega mendengarnya. Sooyoung hanya terus mematung tak tahu reaksi apa yang harus ia tampilkan.

“Sepertinya kalian berdua saling suka… kita percepat saja hari pernikahan mereka”

“Sooyoung bagaimana?” Tanya Kyuhyun setelah mengecup pelan dahinya.

“Oeh.. kau menciumku ya?” wajah gadis itu terlihat merah padam.

“Kau tidak suka ya?”

“Tentu saja Suka Oppa!”

“Jadi kalian benar-benar setuju dengan perjodohan ini?”

“Nde Eomma , Appa besok kami menikah” ucap Sooyoung penuh semangat. Sepertinya ilussi gadis itu terbayar oleh realita yang ada.

ENDING

Sebenarnya ini ff ku yg kurepost, castnya aku ganti..

81 thoughts on “Illution

  1. haha demi apa itu khayalan nya sooyoung bikin ngakak😀
    untung aja ngga di sangka orgil sewaktu di warnet😀

  2. Huwooo enak bgt ilusi jd kenyataan, punya kontak batin kali ya soo sllu ngebayangin eh kyu malah mimpiin wkwkwk seruu dehh

  3. ilusiny gk lnjut nh hhheeeee…..

    hn,ternyta mereka sma suka. untung soo mw ktmu. klo gk gmnaaa

  4. Hehehe….ff ini kocak thor, ternyata kyuyoung sama2 suka ngayal yg nggak2 satu sama lain, para bumonim pinter bnget milih jodoh buat anak2 nya

  5. Berawal dari imajinasi dan mimpi kyuyoung yg bakal jadi nyata.
    Kyuyoung married! Uwaaa~ seru!

  6. Lucuuuu bgt soo’a pas tau realita’a bukan illusi..
    jd selama,ini soo selalu berkhayal n kyu selalu mimpi
    yg d khayalin n d mimpiin mereka sama
    aigoooo

  7. huuaaa~ bisa gitu ya, khayalannya soo juga mimpinya kyu, jadoh emang nggak kemana
    seru seru. nice ff

  8. Keren thor. Pntas aja dri tdi aku baca kok kya pernah baca trnyata ini ff repost thor, tpi ga ingat soo onni sma siapa

  9. oh ya ampun.. ya ampun.. eonni.. polosnya.. haha
    beuh kyuyoung saling berhkayal.. haha

    daebakk chingu.. keren… haha😀

  10. omo ternyata semua ilusi soo onnie jadi mimpi’a kyu oppa ya ^^ aigooo akhirnya semua ilusi soo onnie menjadi kenyataan

  11. Aigooo sooeon mengkhayal mulu. Tapi aku juga mau klo cuma khayalan jadi kenyataan, hahahahahaha sooeon khayalannya berlebihan, masa sampe begituan? lucu, seru, daebakk…ditunggu ff kyuyoung lainnya..hwaiting!!

  12. Aaaaa … aku suka .. aku suka ..
    Tapi alur’y terlalu cepat ..
    Klo bisa ada sequel ya thor ..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s