Datting Prestigious (Part 9)


bfjhfksakh

Datting Prestigious Part 9

Cast : Choi Sooyoung

Cho Kyuhyun

Jung Jessica

Lee Donghae

Cho Ahra

Rate : general

Lenght : Series

Autor : iyank3

Happy Reading..

^^^

 

Kyuhyun pov:

Aku tertawa puas melihat tingkah polos gadis itu, sejak tadi ia terjatuh ke dalam gundukan salju. Mungkin ini memang kali pertama gadis itu memainkannya. Raut wajahnya merah padam menahan rasa kesal, aku tahu sejak tadi Sooyoung mati-matian menjaga rasa kesalnya. “hey, Tuan muda.. kau ingin mengerjaiku kah? Sejak tadi aku jatuh dan kau justru tertawa, kau pasti sangat puas” ketusnya lalu membuang alat-alat ice skatingnya, membantingnya kecil lalu berlari menerobos manusia-manusia yang sedang bermain sky, dengan susah payah ia berlari menyusur secara perlahan, maklum saja saljunya sangat licin, beberapa kali Sooyoung terpelanting kecil saat berlari menjaga keseimbangan namun naas gadis itu menabrak seorang gadis membuat mereka sama-sama terjatuh. Dari kejauhan tampak gadis itu marah besar pada Sooyoung, aku tidak tega membiarkan gadis itu menundukan wajahnya berkali-kali.

Mataku membelalak saat gadis yang ia tabrak tadi melaporkan keluhannya pada seorang pria tegap yang mendekatinya. Gawat, dia pasti kekasihnya. Sooyoung dalam masalah besar sekarang karena aku melihat pria dengan tubuh berbobot itu kini tengah mencengkeram kerah mantel miliknya. Tidak bisa kubiarkan, kasar sekali dia. “apa kau gay? Beraninya berbuat kasar pada wanita saja!” bentakku saat aku mendekati mereka.

Pria itu berbalik badan sambil mengumpat pedas, tangannya sudah terkepal dan hampir melayangkan tinju padaku. “mati kau..” ia terbata saat mengucapkannya, matanya membelalak lebar melihatku yang menatapnya kesal. “sayang, kenapa kau tidak jadi memukulnya?” dengan suara khas yang kurasa dibuat-buat, kekasihnya menggelayut manja pada pria itu. Aku dan Sooyoung saling pandang tidak mengerti. Satu pertanyaan yang sama, kenapa pria itu tidak mau memukulku, sudahlah itu tidak penting aku menarik lengan Sooyoung dan akan membawanya pergi namun seseorang memanggilku membuatku berhenti melangkah.

Apa pria itu yang memanggilku. Benar saja, memang dia… benar-benar dia. Melihat pria itu menghadang kami membuat nyali Sooyoung menciut aku yakin dia masih takut menghadapi kegarangannya. Gadis itu lalu bersembunyi dibelakang punggungku aku menoleh sedikit dan tersenyum padanya. “kau tenang saja, jika dia macam-macam denganmu aku akan menghajarnya” pria itu membungkukan badan seperti minta maaf untuk kesekian kali.

“apa gadis itu takut padaku?” tanyanya sambil menunjuk Sooyoung dibelakangku. Pertanyaan macam apa itu, aku mendengus kesal kearahnya, pria itu makin tersenyum ramah padaku. Dia ini siapa? Mataku menyipit masih menerka-nerka, apa pria itu adalah orang jahat, tanda bahaya sudah di depan mata. “Kyuhyun-ah, kau benar-benar melupakanku?” aku mengangguk dan sebelum ku jawab pria itu sudah memeluku erat, sangat erat.. Jangan-jangan benar dia gay, pantas saja dia melupakan kekesalannya dan mendadak lembut seperti ini.

Aku mendorong kuat tubuhnya sebelum tangan miliknya itu macam-macam dan menggerayangi tubuhku. Pikiranku sudah terkontaminasi oleh imaji buruk. “what’s wrong guys? Kau terlihat lebih tampan sekarang!” apa? Tampan? Oh tidak setelah tadi Sooyoung yang dibuat takut sekarang giliranku, aku yang takut semakin menarik tubuh Sooyoung dan merangkul pundaknya, biarkan saja, pria itu harus tau kalau aku normal, dan menunjukan gadis yang kurangkul ini adalah pacarku. “kau kenapa?” Sooyoung bertanya pelan seolah tau aku memang sedang risau. “ssst kau harus melindungiku dia bukan pria biasa?” Sooyoung mengangguk paham. “apa dia semacam alien?” aku hampir meledak dalam tawa saat Sooyoung mengatakannya tanpa perasaan bersalah sedikitpun. Pria itu yang mendengarnya langsung menyembur dalam kemarahan.

“Cho Kyuhyun!” kesal pria itu sambil menggeram penuh amarah. Dia mendekat dengan mata berkilat, sepertinya dia akan menyerangku dan sebelum itu terjadi Sooyoung sudah menghadangnya. “kau ini siapa?” ketus pria itu. “kau tidak boleh berkelahi” dengan nada memohon Sooyoung berhasil menghentikan aksinya. “apa kau kekasih Kyuhyun?” Sooyoung tergelagap, gadis itu hanya diam saja menanggapi pertanyaannya. Jujur itu membuatku sedih. Padahal kami sudah meresmikan hubungan, apa Sooyoung masih menganggapku pria asing.

“sepertinya memang benar! Kyuhyun jarang sekali terlihat mengencani gadis apalagi mengajak gadis itu ke tempat ramai seperti ini” Hem benar juga ucapannya. Tunggu! Sebenarnya dia itu siapa, kenapa semua privasiku seakan termakan habis oleh ucapannya. Apa dia stalker ku? “siapa kau sebenarnya?” pria itu menggelengkan kepala, seakan aku adalah orang paling payah. “kau benar-benar tidak ingat?” aku mengangguk sambil mataku menelusur wajahnya, menyernyit sesaat membuatku sakit kepala.

“Wooyoung!” tegasnya, aku sedikit mengingatnya, apa dia orang itu. “aku Wooyoung teman SMA mu, pabbo” kesalnya lagi dan aku terkekeh karena memoriku langsung teringat pada temanku yang paling nakal saat SMA dulu, jadi benar dia teman SMA ku, si preman yang sangat disegani di sekolahku. Aku memeluknya sedang dia balas memukulku. “apa orang cerdas memiliki otak tumpul?” kesalnya dan aku mengangguk sambil tertawa. “mungkin” gadis-gadis itu hanya terdiam menatap kami.

“Oh, Kyu apa dia kekasihmu?” ia menunjuk Sooyoung yang hanya diam menatap kami.

“Nde, cantik kan?” Wooyoung mengangguk.

“Dia pasti gadis paling spesial. Kau kan jarang dekat dengan gadis-gadis.. kemajuan besar..”

Ya, aku juga tidak tau, kenapa bisa menyukai gadis biasa itu sampai sejauh ini..

==0o0==

Autor pov:

Donghae memandang lurus arah jalan, mengemudi van hitamnya berusaha setenang mungkin, sesekali matanya melirik disamping kemudinya. Saat keluar dari salon langganannya Donghae mengakui rasa takjubnya pada gadis itu. Gadis mungil itu begitu mempesona sekarang, gurat-gurat kemerahan terpampang indah di pipinya, membuatnya terlihat cantik. Bludruss pendeknya tidak terlalu memampang lekukan tubuh milik, pria itu tau benar selera Ayahnya adalah memilih gadis baik-baik. Jalanan Seoul begitu ramai sore itu. Sica tersenyum meski hatinya berdebar tidak karuan, keinginan mendadak Donghae untuk memperkenalkan dirinya pada Ayahnya membuat nyalinya menciut. ‘apa tidak apa-apa? Kenapa Donghae mengajaku?’ gusarnya dalam hati, ia mencoba menarik nafas sedalam mungkin untuk meredam rasa gugupnya.

“Donghae’ssi..” “bisakah kau tidak memanggilku dengan sapaan formal, Ayahku akan curiga nanti” Pria itu terlihat begitu tenang sekarang, sikap kasarnya yang terus meluluh lantah seakan menyusut entah kemana. Jesica bersyukur bisa dimanusiakan dengan baik oleh pria itu. “Oppa, bagaimana kalau kau memanggilku dengan sebutan itu” Donghae menoleh dan tersenyum membuat gadis itu membuang wajah asal, ada apa ini? Rasanya seperti sedang terkurung bersama makhluk Tuhan yang luar biasa tampan bernama Donghae. Mereka terdiam untuk beberapa waktu lamanya melewati jalanan kota dengan hembusan angin yang mengiring pada gerbang putih kokoh yang sangat indah. Mata Jesica terperangah melihat bangunan kuno rumah Donghae, meski begitu kesan mewah tampak mendominasi, air mancur yang terpancar sempurna dikelilingi rumput Jepang hijau yang begitu menyejukan mata. Sungguh pemandangan di depan matanya membuat hati Sica makin kecil. Gadis itu mendesah, jauh sekali rasanya untuk menjangkau keindahan rumah besar itu, rumah yang sama-sama megah seperti milik Kyuhyun.

“Tuan muda, akhirnya kau pulang, Tuan besar sangat mencemaskanmu. Masuklah, ah.. Inikah calon yang akan kau kenalkan padanya?” dengan takut Sica membungkukan tubuh menyapa salah seorang pelayan rumah itu. “Tuan besar pasti terkejut karena biasanya kau melalaikan perintah” Donghae mengedikan bahu dan melangkah disusul dengan langkah Sica yang tertatih. “duduklah, aku ingin berganti baju” “ya, terimakasih Donghae’ssi, ah maksudku oppa..” Donghae tersenyum masam dan melangkah pergi, pikirannya langsung kacau, karena disaat seperti ini ia masih sempat memikirkan gadis lain, gadis yang terus terpenjara dalam kungkungan Kyuhyun yang begitu posesive, siapa lagi. Choi Sooyoung. Dan diruang tengah itu Jesica bangkit dari duduk tegangnya, kata santai jauh dari kapasitas otaknya. Matanya menela’ah foto-foto besar yang terbingkai sempurna didinding krem itu. Ada seorang anak laki-laki kecil dengan topi basebollnya yang tersenyum cerah menatapnya. “apa dia Donghae kecil?” tampan sekali bahkan aura gagahnya sudah terpancar dari kecil, Donghae mengakui itu.

Ada foto Donghae yang menangis dalam gendongan Ayahnya membuat Jesica tersenyum kecut , merasa sangat lucu dengan ekspresi polos anak . Dan ketika mata Jesica beralih pandang ke foto besar di pojok paling atas, matanya membulat seketika, seorang perempuan dengan raut menyedihkan tampak mengusap perut besarnya, matanya nyalang menunjukan betapa kesedihan begitu besar untuk ia pikul, Sica merasakannya. Wanita itu melindungi perut besarnya begitu posesif. “Kenapa Ibu muda ini seperti akan menangis?” tangan lentik Sica ingin sekali menjangkau foto itu, wajahnya cantik perempuan itu begitu buram dan foto itu terlihat lusuh dan sangat lama. “Dia Ibu Donghae”

Sica membelalak kaget saat suara bass kekhasan pria tua menyapanya. Ia menoleh dan tersenyum melihat pria tegap itu mendekat. “Seharusnya putraku bahagia tapi sejak wanita itu meninggalkan kami?” apa? jadi Ibu Donghae sudah meninggal, Jesica langsung menatap Ayah Donghae penuh penyesalan. Sementara pria itu menghela nafas. “Ku harap wanita itu masih hidup, aku bahkan tidak tau dia melahirkan dengan selamat atau tidak” Sica mengerut alis, ia tidak paham sama sekali ucapan pria paruh baya itu. “maksud anda?” pelannya dan terus memperhatikan raut sedihnya. “aku sudah berusaha mencarinya. Tiba-tiba saja dia pergi meninggalkan kami” Sica kembali memandang foto itu dengan seksama, tiba-tiba gurat-gurat wajahnya yang samar tampak menimbulkan teka-teki dihatinya. “saat kandungan Sunhee menginjak 5 bulan, hasil usg nya menunjukan jika anak kami adalah perempuan”

“Appa..!” pekik Donghae merasa kesal, untuk apa menceritakan masalah keluarganya pada orang asing. “wae?” “tidak usah cerita lagi, wanita itu meninggalkan kita, dia pasti menikah lagi dengan pengusaha yang lebih kaya!” Rasanya menyakitkan sekali mendengar putranya berkata kasar seperti itu. “Lee Donghae!” Tuan Lee menggertak penuh amarah, tidak bisa dipungkiri jika dalam benaknya ia masih sangat mengharap istrinya kembali. Pintu rumahnya terbuka lebar untuk menyambutnya. Jesica merasa tak enak hati mendengar perdebatan mereka. Diam-diam Sica kembali menatap foto itu kenapa mirip sekali dengan bibi Choi. Tapi bukankah nama mereka berbeda.

==o0o==

Sooyoung pov:

Aku terdiam menatap gadis didepan mata, memicing dengan pandangan kearahku membuatku harus menelan ludah beberapa kali, Kyuhyun dan temannya Wooyoung tampak bergembira, membiarkan aku membisu dengan gadis ini. “hey kau..” saat aku sedang mengaduk mangkuk sup ku tiba-tiba saja gadis itu menyapaku, tapi caranya tidak sopan sekali, aku mengabaikan tingkah sarkatisnya, mungkin kebiasaan gadis kaya seperti itu.

“aku? Ada apa?” Gadis itu langsung menopang dagu dan menatapku, menelusurnya dengan mata agak sungkan, kenapa dia? “Kau benar-benar kekasih Kyuhyun?” ia mencibir nadanya benar-benar terdengar meremehkanku. Bisa apa aku, tapi bukankah aku dan Kyuhyun memang. Tidak! Kyuhyun mungkin sedang mempermainkanku saja. “bukan” tegasku dan dia tertawa, sangat puas. “sudah kuduga, kau tau Kyuhyun itu sunbae ku saat SMA, ada banyak gadis yang mengejarnya, dan jika dia memilih kau sebagai pacarnya. Ah, kurasa bumi akan terhenti dari porosnya”

aku tersentak, gadis ini luar biasa kasarnya, mataku berkaca, aku ingin menangis semua pergerakan tubuhku serasa sesak. Kyuhyun bahkan tidak sekasar ini padaku terlebih dia belum mengenalku, apa aku terlihat tidak sesuai tempat, aku tidak mengambil keuntungan apapun dengan terus dekat dengan pria itu, aku hanya sedang menebus hutangku. “ya, aku hanya pelayannya” aku tidak menampik predikatku sebagai orang rendahan di depan gadis, biarkan saja, aku melihatnya tawanya makin kencang. Dia puas sekali mendengarnya. “tapi aneh sekali, pelayan sepertimu bisa diperlakukan istimewa oleh Kyuhyun. Apa kau terus menggodanya?” apa maksudnya? Aku menatap bingung air muka gadis itu, dari gurat dagunya sangat tampak kesombongan disana. “apa kau menjual diri secara cuma-cuma padanya?” dia Yebin, mulut gadis itu pedasnya minta ampun, dan yang membuatku heran tubuhku hanya terbujur kaku mendengar cemo’ohnya yang terus menghujani diriku.

“air mata buaya” cibirnya sangat enteng, tanganku terkepal kuat, ingin sekali ku tampar bibir tipis itu, bibir yang terus mengeluarkan bara api dan membakar penuh seluruh hati dan perasaanku. Aku mengangguk sebisa mungkin untuk tersenyum, orang lemah sepertiku tidak mungkin melawan gadis cantik se glamour dirinya. Dengan kejadian ini, mungkin aku akan lebih waspada menjaga jarak dengan Kyuhyun. Gadis sepertiku memang tidak akan pernah pantas disanding dengan pria kaya seperti Cho Kyuhyun, dan tentang kencan-kencang yang aku lakukan bersamanya hanya akan kuanggap sebagai mimpi yang tidak akan pernah terwujud. Yang sedang kupikirkan adalah bagaimana cara aku lepas dari ikatan pria itu. Aku menyusut air mataku memandang sekilas gadis menyebalkan yang tersenyum picik kepadaku.

Tuhan, aku tidak kuat dengan tatapannya yang mengintimidasi. “Perhatian semua” aku dan Yebin langsung menatap sumber suara yang membuat seisi cafe juga menatapnya. Kyuhyun dan Wooyoung tampak serius dengan alat musiknya. Dan dipanggung merah itu kini Kyuhyun tengah tersenyum padaku. “untuk gadis cantik disana” Kyuhyun menunjuk arah meja kami, dan tiba-tiba dengan gaya anggun Yebin beranjak dari duduknya dan melambaikan tangan pada pengunjung Cafe dengan senyuman manis. “gadis yang memakai busana merah muda” Mata Yebin membelalak tampak malu karena semua orang menertawakan tingkahnya yang berlebihan, dan mata galak itu memandang baju yang kukenakan.

“sebuah lagu untuk kekasihku, Choi Sooyoung..” dari kejauhan aku menatap mata Kyuhyun yang tampak sangat tulus mengucapkannya. Dan gadis dihadapanku justru gusar karena Wooyoung justru tersenyum seakan mengarahkan pada semua orang untuk memberi tepuk tangannya. “tidak bisa kupercaya” ketusnya begitu mendengar riuh tepuk tangan dari pengunjung disini, aku menghela nafas lega, setidaknya gadis itu dibuat mati kutu oleh ucapannya sendiri. Dan musik itu mengalun dengan lembut, suara pria itu begitu lembut membuatku terbuai untuk beberapa saat.

[It Has To Be You] 

 

oneuldo nae gieogeul ttarahemaeda

i gil kkeuteseo seoseongineun na

dasin bol sudo eomneun niga nareul butjaba

naneun tto i gireul mutneunda

 

neol bogo sipdago

tto ango sipdago

jeo haneulbomyeo gidohaneun nal

 

niga animyeon andwae

neo eobsin nan andwae

na ireoke haru handareul tto illyeoneul

na apado joha

nae mam dachyeodo joha nan

geurae nan neo hanaman saranghanikka

 

na du beon dasineun

bonael su eopdago

na neoreul itgo salsun eopdago

 

niga animyeon andwae

neo eobsin nan andwae

na ireoke haru handareul tto illyeoneul

na apado joha

nae mam dachyeodo joha nan

geurae nan neo hanaman saranghanikka

 

nae meongdeun gaseumi

neol chajaorago

sorichyeo bureunda

 

neon eodinneungeoni

naui moksori deulliji annni

naegeneun

 

na dasi sarado

myeot beoneul taeeonado

harudo niga eobsi sal su eomneun na

naega jikyeojul saram

naega saranghal saram nan

geurae nan neo hanamyeon chungbunhanikka

neo hanaman saranghanikka

 

[Translation]

 

Hari ini, aku hanyut ke dalam ingatanku

Aku berputar seputar ini sampai akhir

Kau masih menggenggam ku dengan erat, mesikpun aku tidak bisa melihatmu lagi

Aku kelihan arah ku

 

Aku memohon pada langit aku ingin melihatmu dan menahan mu lebih lama

Itu yang aku ingin melihat mu dan menahanmu lebih lama

 

Ini tidak bisa jika bukan kau

aku tidak bisa tanpamu

Tidak masalah jika aku terluka untuk sehari dan setahun seperti ini

Bahkan jika hatiku terluka

Itu karena aku hanya mencintaimu

 

Aku tidak bisa melepaskanmu pergi sekali lagi

Aku tidak bisa hidup tanpamu

 

Ini tidak bisa jika bukan kau

aku tidak bisa tanpamu

Tidak masalah jika aku terluka untuk sehari dan setahun seperti ini

Bahkan jika hatiku terluka

Itu karena aku hanya mencintaimu

 

Hatiku yang perih

Berteriak untuk ku agar bisa menemukanmu

Dimana kau?

Kau tidak bisa mendengarku?

Untuk ku….

 

Jika aku menjalani hidup sekali lagi

Jika aku lahir kembali lagi dan lagi

Aku tidak bisa hidup tanpamu

Kau satu-satunya selalu

Kau satu-satunya yang aku cinta

Aku.. ya karena aku sangat bahagia jika bersamamu

 

“sebenarnya apa yang sudah kau berikan padanya, mengapa Kyuhyun dengan terang-terangan mengakuimu sebagai pacarnya” gadis itu masih saja belum menyerah. “dari gelagatmu aku bisa menduka kau berasal dari gelandangan”

Astaga, gadis ini. Kenapa suka sekali menghinaku, aku menggelengkan kepala menahan geram rasa kesalku padaku. Tanpa bisa kubendung lagi air mataku tumpah. “Sooyoung’ah, gwenchana?” Aku merasakan tangan pria yang menyeka deras air mataku. Kyuhyun? Aku bahkan tidak menyadari pria ini sudah berada di dekatku. “gwenchana..” ucapku terbata sambil memandang gadis itu penuh rasa sakit. “dasar cengeng..” telaknya membuat hancur seluruh kesabaranku, tangisku makin pecah dan dengan gerakan cepat Kyuhyun sudah mendekapku. “tenanglah, kau membuatku khawatir” katanya cemas, mataku terpejam dalam pelukan pria ini.

“Wah, ku rasa Sooyoung tersentuh mendengarmu bernyanyi Kyu” Wooyoung tertawa renyah mengucapkannya. “benarkah begitu?” sambil mengusap puncak kepalaku pertanyaan Kyuhyun seolah menuntut jawaban dariku. “ya, suaramu indah, aku tidak menyangka kau bernyanyi dengan sangat baik” tubuhku terguncang dalam pelukannya, “Saranghae Sooyoung’ah..” aku menangis, apa pantas aku menjabat pernyataan indah itu..

==o0o==

TBC

85 thoughts on “Datting Prestigious (Part 9)

  1. Pingback: Library FF | iyankz ffection ^^

  2. ya ampun
    yebin songong amat ya..

    mamahnya hae mirip ama bibi choi???
    jgn2 hae ama soo sodara😯

    lanjuuuttt chingu..
    makin seru😉

  3. next ,, eh mulut di jaga kales -________- wkwkkww
    hae oppa soo unnie kakak adek ???? gossip baru wkwkwkkw
    kyuyoung langgeng yaaa ~

  4. Ih yebin rese banget sih… jangan2 sooyoung unnie dongsaeng nya donghae oppa.. Next ya chingu…

  5. Duuuh mulutnya yebin nih bener2 deh!
    Udah kena malu di muka umum, masih aja mulutnya nyibir orang.. Sirik ya?😀
    Kyu sweet bgt ke syo nya.. Whoaa..

  6. Mau ngasih saran nih ya. Sebaiknya kalo misalkan ada scene nyanyi, lirik lagunya gak usah dicantumin. Cukup dikasih tau judul lagunya aja. Terus ceritanya jadi pendek gara gara liriknya. Gitu aja. Buat ceritanya sih, so far so good🙂 keep writing🙂 fighting!

  7. itu yeoja jahat amat omonganya emang abis makan cabe brapa kilo? kasihan sica dia sdkt mlai suka hae tapi hae mikirin soo😥 . DONG mikir DONG dia itu adik kandung LO😀 kalo itu bener maaf bila aku sotoy😀 di tunggu sookyu momentnya . terhharuu :’) buat author iyank3 Hwaiting !😉

  8. Hore kak T^T ! Commentnya hilang kak nangis jerit-jerit

    gapapa deh! rela nulis apa yang saya ingat xD
    hohohoho~

    sepertinya aku ga bisa bilang apa-apa, ternyata semua review sudah di bahas oleh author-author dan readers kece seperti di atas!

    Sungguh! i hate Wooyoung girlfriend! tapi terima Kasih Kyunnie udah nyanyiin lagu buat Soo, ahhh~~ aku
    melayang ke matahari melihat Kyu romantis fly

    itu cover pas Sooyoung ngapain ya? pingin tau kak xD

    YAP comment pendek ini sudah selesai-– aduh kak, aku minta maaf banget cuman segini.. soalnya saat aku mau comment disini udah mau click Post Comment……… EHHH?! Operanya error tiba-tiba kak-– dan notesnya udah kuhapus kak nangis jerit-jerit lagi

    Ditunggu part selanjutnyaaaaa~

  9. ayo soo jwb kta kyu..

    kasian bgt soo d.hina gtu. ap suh mwny t cwe…

    jgn2 oemma donghae dan soo it adlh org yg sma. aigoo mkin kompleks aj n masalah

  10. donghae dan sooyoung kakak beradik? Jadi bukan choi sooyoung melainkan lee sooyoung? Dan donghae suka sama adiknya sendiri? Tapi nanti juga jadi pindah haluan ke jessica. Ibunya kenapa kabur?

  11. Iyank3-ssi, mianhae… Aku pernah baca part sblmnya, tp lupa part brp, aku kurang tertarik utk full mbacanya, tpi saat kucoba baca part ini, aku penasaran, rasanya tak sabar tuk baca part2 slanjutnya, dtunggu ya, gomawo

  12. terlalu pendek thor….
    tpi daebak…:D,apa mngkin soo unnie itu sodaranya oppa hae???
    spa sih tuh cwek ngslin bngettt…,smpe ngata2in soo unnie lgi…
    dtnggu klnjtnnya…

  13. bener kn soohae sodaraan….tp knp ibunya soo ninggalin appanya…???
    dan yebin kau nyebelin tauuuuu!!!! dan wooyoung. syoung nangis bkn terharu tp krn pacar elu!!!!!

  14. Aisshhh….kasar banget sih pacarnya wooyoung. Pengen gw bejek2 dh.
    Soo eonni sabar ya… Kyu oppa selalu mencintaimu.
    next chingu…
    ceritnya smakin kren…
    daebakk..

  15. Next Thor, makin seru nih apa lagi ditambah satu kenyataan bahwa jangan-jangan Sooyoung adalah saudara Donghae
    Pacar si Wooyoung ngeselin banget sih, pengen di gigit (?) saking kesalnya

  16. ceritanua makin seru chingu!! asik banget wkwk
    pokoknya seperti biasa aja comment aku ffnyya selalu jjang!! daebaaakk!! gomawoyo ffnya ^^
    jangan lama-lama ya chingu? aku tuh udah lama nunggu ff ini –“v tapi kyuyoung kapan jadiaannya chingu? apakah aku melewati 1 part? pasti karna banyak tugas .-. aku tunggu part selanjutnya chingu!! fighting!!

  17. Semoga aja soo eonn sama haeppa saudara kandung jadikan gak bakalan ada orang ketiga didalam hubungan kyuyoung🙂
    Ciee ternyata sica eonn udah mulai suka nihh sama haeppa😀
    Ditunggu kelanjutannya eonn🙂

  18. Jadi Soo sama Hae Saudara.?

    Itu Perempuan mulutnya kagak pernah disekolahin kali ia..
    Pedes bener ngomongnya..
    Nextnya ditunggu

  19. wahhh makinn seru ajj ceritanya ini. oh iya tu si soo sma hae sodra ya?? ah jngan2 mreka ??? huhhh.. gak sbar sma kelanjutan ceritanya apkah yg akan terjdi ??? onn nexxttt. .

  20. itu soo sama hae ..berarti mereka satu ibu dong,,
    itu yeoja knapa kasar banget,mungkin sirik kali ya nggak bisa dapeti kyu,,
    ngakak banget waktu dia berdiri pdhl yang dimaksud kyu itu so wkk😄
    duh soo yg sabar ,
    next chap ditungguu

  21. wah jangan-jangan hae sama soo??? kalo bener kasian bgt hae ;( dan lagi gereget bgt sama soo yang ga percaya kyu cinta, tapi ga apa2 deng aku suka soo trs begitu hehe apalagi pas soo blng mau melarikan diri dari kyu haha tapi ntar kyu pasti ngelakuin sesuatu ok ditunggu part berikutnya semangat eonni ^.^9

  22. Nah lo! Jangan2 Soo and Hae saudara kandung? Bukankah photo ibu donghae sangat mirip bibi Choi? *kata jessi

    lalu, Donghae merasa ada ikatan batin dgn Soo.

    Kuharap mereka saudara.

    Ya! Yebin! Neo Jongmal! Huk!

    Ayolah Soo… masa gc sadar ama perasaanmu sndiri?

    Next!

  23. wah jangan-jangan hae sama soo??? kalo bener kasian bgt hae ;( dan lagi gereget bgt sama soo yang ga percaya kyu cinta, tapi ga apa2 deng aku suka soo trs begitu hehe apalagi pas soo blng mau melarikan diri dari kyu haha tapi ntar kyu pasti ngelakuin sesuatu ok ditunggu part berikutnya eonni ^.^9

  24. Wah jangan bilang soohae itu bersaudara.
    Kyu romantisnya, si soo kaya pesimis bgt ye, masih tertutup hatinya. Ntu cewe minta dilempar sepatu apa yah? Next thor. Ditunggu sangat.

  25. Ommo apa donghae dan sooyoung ….????
    Sapa sih cewek sok tau bgt, kn kasian soo eonninya jd ragu k kyuhyun
    Ayo lanjut thor ^^

  26. Gila itu cewek mulut nya -_-
    Jangan jangan SooHae saudaraan lagi
    Next chingu :-*

  27. ih…itu si yebin nyebelin banget ya mulut’a g’ bisa di jaga
    omoo….jangan2 ibu’a soo onnie ibu’a donghae oppa jga dan ternyata mereka kakak beradik aigooo semakin penasaran

  28. Huaaa kyu nyanyi buat soo:”)) Thor kangen sama ff oneshoot yg married life jebal buatin yak hhe. Ditunggu kelanjutan ff ini dan ff kyuyoung yg lainnya. hwaiting! daebak^^

  29. heee? bibi choi? eommanya Sooyoung dong?
    aish Yebin mulutnya mesti disekolahin tuh rasain malu sendiri hahaha

  30. malu bngt tuh sih yebin kkk
    sica bilang klo ibu’a donghae itu mirip bibi choi ,, apa bibi choi itu eomma’a syoo ? klo iya berarti syoo sma donghae adik kakak ?
    penasaran ,, next ya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s