Datting Prestigious (Part 10)


Sooyoung-Double-M-2

Datting Prestigious (Part 10)

Cast : Choi Sooyoung

Cho Kyuhyun

Jung Jessica

Lee Donghae

Cho Ahra

Rate : general

Lenght : Series

Autor : iyank3

Happy Reading @@

 

Sooyoung Pov:

“Kyuhyun gadismu ini sungguh manis pantas saja kau suka..”

“Cih manis apanya?” Yebin mendecih kesal tepat sesaat Wooyoung mengutarakan sesuatu, dan pernyataan yang mungkin akan dibenci gadis manapun diseluruh dunia karena kekasihnya lebih memuja gadis lain di depan matanya. Jika aku menjadi gadis itu mungkin aku akan marah seperti yang dilakukannya.

“Maaf, kenapa kau bicara seperti itu?” Kyuhyun bertanya penuh tekanan seolah ucapan gadis itu adalah ungkapan paling buruk yang ia dengar, seharusnya akulah yang harus marah pada gadis itu, sejak tadi kata-kata yang keluar dari bibir gadis itu merangsangku untuk bertindak kasar padanya, tapi aku tidak bisa berbuat apapun, semua kata-katanya benar. Aku gadis biasa yang tidak punya nilai lebih mana boleh dekat dengan Kyuhyun yang punya banyak kelebihan positif, terlebih saat dia bercerita bahwa Kyuhyun adalah pria paling di agungkan di sekolahnya dulu.

“Ah Kyuhyun maafkan gadis ini.. jika bicara dia selalu asal. Jangan diambil hati ya, nona Choi Sooyoung..” Aku menganggukan wajahku lalu tersenyum pada Wooyoung yang memandangku dengan ekspresi tidak enak kearahku. Maklum saja raut wajah gadis itu semakin galak saja memandangku. Semua tingkah lakunya benar-benar membuatku tak nyaman.

“Kyuhyun Oppa…”

Tiba-tiba saja gadis itu bicara membuat acara makan malam kami terhenti, mata kami fokus memandangnya.

“Apa Ibu dan Ayahmu tau kalau kau sudah memiliki kekasih, dan lagi kau memacari gadis seperti dia.. apa orangtuamu menerima begitu saja?” bibir gadis itu tersenyum tapi aku menemukan makna lain di balik senyuman itu, tidak pernah aku lihat bahwa ada senyuman mengerikan seperti yang dimiliki Yebin.

“Yebin’ah jaga bicaramu..” Wooyoung lagi-lagi merasa kesal padanya, sementara aku bisa melihat Kyuhyun yang sedikit melirik sesaat kearahku.

“Mereka belum tau. Kenapa?”

Yebin tertawa lepas dan memandangku dengan mata menyipit, seakan aku adalah keburukan yang tidak pantas untuk ia pandang. Dengan anggun ia menepuk tangannya beberapa saat. Aku terhina bermenit-menit lamanya bersama gadis itu.

“Waw.. itu artinya..” gadis itu tersenyum picik sebelum melanjutkan kata-katanya.

“Pacarmu yang malang ini akan mendapatkan musibah besar, kira-kira bibi dan paman Cho akan melakukan apa untuk gadis sekelas dia..” Dagu indahnya menengadah kearahku benar-benar, sikap gadis itu membuatku serasa sangat direndahkan. Sooyoung.. kau tidak boleh menangis, meskipun rasanya hancur. Perasaan ini sangat membuatku terpukul.. aku tidak pernah merasa direndahkan sampai ke titik paling rendah seperti ini.

“Yebin..!!” Wooyoung menggebrak mejanya, matanya menyulut penuh rasa marah, ia berdiri lalu tangannya menggenggam tangan gadis itu dengan segurat kekuatan yang dimiliki oleh seorang pria, membuat gadis itu mengerang kesakitan.

“Kita pergi dari sini..!” Kesalnya lalu menundukan tubuhnya berulang kali padaku.

“Kenapa kita harus pergi dari sini Oppa..” ia mencoba melepas tautan tanagnnya namun kurasa kekuatan pria akan lebih kuat dibanding gadis itu.

“Karena kau sudah sangat keterlaluan..!!” Wooyoung tampak kualahan menarik gadis itu, sepertinya gadis itu masih betah.. betah untuk membully diriku lebih lama. Dengan malas gadis itu berjalan mengikuti langkah pria itu.

“Kyuhyun’ah aku minta maaf.. lain kali kita bertemu, aku masih ingin bicara banyak denganmu. jangan lupa telfon aku..”

Wooyoung memberikan sebuah kartu pada Kyuhyun, dan pria disampingku mendengus setelahnya. Mata Kyuhyun terus tertuju pada sepasang kekasih itu yang hampir keluar dari kafe ini.

“Tunggu..!!” Ketus Kyuhyun dengan suara lumayan berat yang berhasil menghentikan langkah dua orang itu.

Kyuhyun dengan hati-hati membawaku, menggandeng dan menautkan jemarinya padaku. Aku bergetar menerima sentuhan pria ini.. wajahnya benar-benar tersulut dan akhirnya kami berdua harus menyapa wajah dua orang itu lagi.

“Dengar nona Yebin, ku minta kau untuk meminta maaf padanya..”

Gadis itu bersilah dan mendecih lagi. Menggigit bibirnya lalu tersenyum manis pada Kyuhyun yang memasang wajah garang kearahnya.

“Kyuhyun Oppa maafkan aku..” Suara kecil itu begitu manis, seakan dia menyesali perbuatannya. Aku yang sudah tidak punya harapan untuk membuat bibirku ini tersenyum hanya bisa diam.

“Bukan padaku kau minta maaf..!” Geram Kyuhyun lagi. gadis itu meringis lalu mendekat kearahku membuat langkahku mundur karena rasa takut ini menyerukan hatiku untuk berbuat demikian.

“Aku tau..” seringainya kemudian memelukku..

Dunia seakan runtuh, saat tubuh ini sudah berhasil direngkuhnya. Bukan pelukan seorang sahabat melainkan pelukan seorang musuh yang menganggap diriku adalah makhluk yang harus dimusnahkan. Tess.. saat ini juga, aku menangis.

Kini aku hanya berjalan lunglai, masih ingat jelas saat gadis bernama Yebin itu memelukku sebelum Kyuhyun dan Wooyoung memutuskan untuk saling berpisah. Pikiran buruk ini melayang sampai jauh.

“Sooyoung’ah.. apa terjadi sesuatu?” aku terputus dari lamunan pendek yang cukup kejam bayangan dan ancaman gadis itu masih terasa sampai saat ini. ‘dengar gadis jelek, kau pikir bagaimana cara merebut hati orangtua Kyuhyun, mereka akan membuatmu menderita karena sudah merusak putra kesayangannya..’

Aku menggelengkan wajah tidak mau lagi memikirkan ucapan menyesakkan itu. Tidak! Aku tidak melakukan apapun. Aku juga tidak sedang berusaha merusak kepribadian Kyuhyun. aku hanya menumpang, dan aku sangat berterimakasih karena pria ini menjaga gadis tidak tau malu sepertiku.

“Apa Yebin mengancammu..!!” aku tersentak menoleh sesaat dan tersenyum yang terasa sangat berat untuk kutunjukan padanya, betapa beban dada ini begitu menekanku. Tebakan Kyuhyun sangat tepat, Kyuhyun’ah gadis itu bukan hanya mengancamku tapi semua yang bersangkutan denganmu membuatku serasa di teror habis-habisan olehnya. Bisakah bibir ini mengadu padanya. Pria yang sangat baik, dan aku bukan gadis baik untuk pria semacamnya.

“Dengar Sooyoung’ah. Mungkin kau memang tidak bisa percaya jika aku benar-benar menyukaimu.. perasaan ini makin tidak bisa terkendali saat kita bisa lebih dekat seperti ini. Aku tidak memintamu untuk membalas perasaanku sekarang. Selama ini aku yang terus memaksamu.. dan sekarang aku memberimu kebebasan, dan satu hal yang ku minta darimu..” Jantung ini.. perasaan ini semuanya kenyataan ini begitu indah, tapi mengingat semua hal buruk yang akan terjadi aku tidak bisa membayangkannya. Aku takut.. aku takut akan melampaui batasku sebagai seorang biasa. Bahkan sebutan Cinderella tidak pantas aku sandang. Aku hanya lalat kotor yang bisa merusak hidup pria ini yang serba berkecukupan. Mataku ingin sekali kupejamkan, merekam dalam-dalam semua ungkapan manis pria itu.

“Sooyoung’ah..” aku tergelagap saat mata itu dengan lembut menatapku, semua perasaanku malam ini makin bertumpuk bahagia.. aku mendongak kelangit malam, sesaat dapat ku lihat bulan yang bersinar terang, seolah menggambarkan suasana hatiku yang sangat damai mendengar pengakuan Kyuhyun saat ini.

“Yebin, gadis itu..” aku mengerutkan alis, kenapa nama gadis itu disebutnya lagi.

“Dia adalah gadis yang pernah menjadi sasaran kencan buta dari orangtuaku..” apa? Kenapa bisa, rasanya dunia sedang membuka laharnya dan siap melahap tubuh letih ini hidup-hidup. Rasanya sedih sekali menerima kenyataan ini. Pantas saja gadis itu banyak tau informasi tentang Kyuhyun.

“Dan saat melakukan kencan itu, aku sudah mengenalmu..” benarkah? Lalu apa yang pria itu lakukan.. apa mereka sudah hampir sampai ketahap serius? Kenapa aku ingin tau.. aku begitu penasaran. Dan entah setan apa yang sudah merasukku, hingga aku berdoa agar Kyuhyun tidak dekat dengan gadis monster itu. Maafkan aku.

“aku hanya diam saat kencan itu berlangsung, kami hanya melakukan makan malam.. tidak seperti kencan kita yang selalu dipenuhi dengan kata gombalku… aku seperti patung saat bersamanya..” tanpa terasa bibir ini bergerak.. aku tersenyum, yah.. aku bahagia sekali mendengarnya. Tidak ada kegembiraan lain yang bisa ku gambarkan, malam ini seakan menjadi malam paling istimewa untukku, bahkan ditengah jalanan sepi seperti terasa begitu sangat khidmat mendengarkan Kyuhyun bicara. Mataku membelalak saat pria ini menggenggam erat kedua telapak tanganku. Tidak taukah kau perasaanku sedang bercampur aduk tak karuan, kenapa kau membuatku gugup Kyu.

“Dan disaat kencan itulah, aku selalu memikirkanmu..”

Benarkah? Demi setangkai mawar yang sangat indah.. hati ini bersorak bahagia, bukankah aku berlebihan sekarang. Aku bermimpi.. ku harap ini mimpi yang sedang terjadi padaku. Ya Tuhan, bagaimana mungkin aku segembira ini. Aku merunduk merasa takut dengan mimik wajahnya yang memandang sendu ke arahku.

“Aku tidak tau cara bicara romantis pada seorang gadis. Itu bukan gaya ku. Mungkin kau tidak suka aku bicara seperti ini. Maaf ya..” Siapa bilang. Aku menyukainya. Sungguh..

“Aku ingin mengajakmu menghabiskan malam panjang ini bersamamu kau mau kan?” Tanpa mendengar jawabanku aku sudah di bawa oleh pria itu. Menyusuri keramain malam Seoul. Berjalan di sepanjang trotoar jalan. Banyak para pejalan kaki yang berlalu lalang sama seperti apa yang kami lakukan.

“Lihat..” Kyuhyun menunjuk kearah boneka besar. Penjual boneka itu tersenyum saat kami memasuki distro nya.

“Aku mau boneka ini..!!” Aku menyernyit untuk apa pria ini membeli sepasang boneka seperti ini. Kyuhyun tersenyum puas saat dua boneka itu sudah berada dalam genggamannya.

“Satu untukmu.. dan satu untukku..” aku meraih satu boneka panda yang lain. Besar dengan bulu-bulu halus yang sangat lembut saat kusentuh.

“Gomawo..” Boneka ini sangat lucu. Kyuhyun mengangguk dan kami melanjutkan langkah untuk menilik kembali susana malam indah ini. Bagiku ini lebih dari sekedar kencan biasa.

“Wah..” aku menoleh memandang Kyuhyun yang memandang takjub kearah sesuatu, pria itu mendekat ke arah penjual pernak-pernik. Banyak sekali aksesoris cantik yang terpajang disana.

“Itu cincin couple, meski itu hanya mainan tapi banyak pasangan yang membelinya. Ku rasa bentuknya tidak buruk. Dan itu termasuk barang paling yang terjual paling laris disini..” ucap penjual pria itu, melihatnya membuatku rindu Ayah.. dia sudah sangat tua, apa tidak apa-apa berjualan di tengah malam yang dingin seperti ini. Dengan memakai kaca mata tebal matanya terpancar kehangatan dengan senyuman indahnya.

“Benarkah? Kalau begitu aku mau.Berapa harganya?”

“dua ribu won..” Kyuhyun memberikan selembar sepuluh ribu won kearahnya.

“Kembaliannya untukmu saja, semoga barang-barang ini laris terjual..” Pria tua itu tersenyum saat Kyuhyun menepuk perlahan punggungnya dan membungkuk permisi sebelum kami pergi.

“ah.. anak muda, ku doakan agar kau dan kekasihmu ini.. bahagia tanpa akhir. Tuhan memberkati kalian..” hari ini.. bersama Kyuhyun, hariku serasa utuh, penuh warna dan kedamaian. Rasanya aku bangga melihat sisi lain Kyuhyun, pria itu memang tak terduga sikapnya.

Saat ini kami terduduk dibukit-bukit, memandang langit malam yang setia menemani kami..

“Kau lihat bulan dan bintang di sana..” Aku mengikuti arah telunjuk pria itu.. yah.. aku melihatnya. Bintang yang sangat banyak bertaburan mengelilingi bulan.

“Aku ingin kau menjadi bintang seperti mereka..” sesaat dia terdiam, menghela nafasnya lalu menghembus terlihat embun-embun udara yang keluar dari bibirnya.

“Dan aku akan menjadi bulan untuk bintang-bintang itu..” mungkin aku memang gadis bodoh tidak tau maksud pernyataan sederhana yang keluar dari mulutnya.

“Kenapa?” aku menatapnya dengan pandangan menerawang. Sungguh wajah pria itu begitu memesona.. lagi-lagi aku termangu mengagumi guratan indah wajah itu. “Kenapa kau yang harus menjadi bulan dan aku bintangnya..” ia menoleh dan mengacak rambutku, tidak tangannya mengelus rambutku. Sangat pelan.

“Karena hanya bulan yang bisa melindungi malam dengan sinarnya.. dan dia sangat memerlukan bintang untuk bisa melengkapi sinar itu bersama-sama. Sama seperti kau dan aku. Biarkan aku yang menjaga perasaan ini dan aku membutuhkanmu untuk menyempurnakannya menjadi perasaan yang utuh”

Bicara apa dia. Apa aku harus membohongi perasaanku padanya. Aku mengakui jika aku menyukainya. Tapi apa tidak apa-apa jika aku harus mengungkapkan.

“Jika aku terus memaksamu untuk menjadi milikku, mungkin aku adalah golongan pria yang serakah. Aku merasa lega setidaknya kau tau jika aku tidak pernah berbohong tentang ini..”

Aku tidak pernah merasa dipaksa olehnya. Aku juga menyukaimu Kyu. Kemudian pria itu memberiku cincin yang tadi dibelinya dan menyematkannya di jari manisku. Mataku fokus memperhatikan benda kecil yang melingkar indah itu. Seperti sedang dilamar saja. Aku tidak bisa menahan untuk tidak tersenyum, pria itu membuatku malu setengah mati.

“Kau bisa melepasnya jika kau tidak suka” Lalu dia memasangnya sendiri di jemari kirinya dan memperlihatkan padaku.

“Tapi jika kau menerimaku.. kumohon jangan lepaskan..”

Aku masih memperhatikan jari manis ini… meski benda ini dibeli dengan harga murah atau paling murah sekalipun, aku tetap menganggapnya sebagai benda mahal yang sangat bernilai. Bahkan aku merasa jika benda kecil ini adalah hadiah dari Kyuhyun yang paling sempurna untuk kumiliki. Mana mungkin aku melepasnya sementara hati ini terus menyuarakan rasa haru yang begitu besar.

“Kyuhyun’ah…”

“Ya..”

Aku berdeham sebisa mungkin aku mengontrol sikap agar tidak terlihat begitu bodoh dimatanya. Menggigit bibirku dengan hati gelisah, aku takut pria itu hanya bercanda, tapi tidak mungkin. Sejauh ini dia sudah sangat serius. Aku menghela nafas, mungkin sudah cukup. Rasanya aku ingin menjadi gadis egois dengan rasa senang ini.

“Apa aku boleh memiliki cincin ini?” Kyuhyun menatapku tajam membuat hati ini takut.

“Maksudmu?”

“Apa boleh aku menerimamu?” Aku memejamkan mata, mungkinkah aku sudah salah bicara, aku takut pria itu menertawakanku. Aku tidak tau kenapa setelah mengatakan itu jantung ini semakin tidak karuan detakannya makin kencang.. membuat seluruh tubuhku serasa mati. Tubuh pria itu makin mendekat membuat dadaku makin sesak.

“Kau membuatku mati penasaran..” katanya dan aku hanya tersenyum.. aku ingin bicara tapi tersendat sesuatu. Ya Tuhan, jika kau ingin membuat detak jantungku hilang jangan kau lakukan dengan cara seperti ini. Terlalu memabukan. Sungguh bibir pria itu dengan lembut mengecupku… aku terpejam membiarkannya melumatnya. Aku bahkan tidak bisa menolak ini. Tapi tubuhku sangat kaku, aku merasa memasuki duniaku sendiri.. dunia yang secara tiba-tiba menjadi suasana indah yang romantis. Dan aku tidak mau ini berakhir. Merasa sangat lama saat kami berciuman… dan dia melepasnya.

“Bukankah kau sudah menerimaku?” tanyanya lembut dan aku mengangguk…

Aku menyambut senyumnya dan pria itu secara tiba-tiba memelukku. “Karena kau sudah menerimaku, mulai sekarang kau tidak boleh memikirkan pria lain. Apapun yang kau rasakan kau tidak boleh menyembunyikannya. Karena itu akan membuatku sedih” aku mengangguk dalam pelukannya. “saranghae..” ucapnya lagi. “na..nado saranghae Kyu..” memalukan, membalasnya saja dengan suara tersendat seperti ini. Aku bisa merasakan pria itu semakin erat memelukku. Setelah tadi aku menangis sedih sekarang aku bisa menangis karena bahagia.

==0o0==

Autor Pov:

Jesica menatap dua raut itu bersamaan. Wajah Donghae yang terlihat murung berbanding terbalik dengan wajah ayahnya…yang justru menunjukan sikap bersahabat kepadanya.

“Jessica-ssi apa putraku memperlakukanmu dengan baik?” gadis itu memasang wajah hati-hati kearah pria paruh baya itu, matanya melirik kearah Donghae, dia pikir dia tidak akan ditanya hal macam-macam. Kenapa mendengar pertanyaan kecil itu justru membuat hatinya takut. Gadis itu takut bicara yang bukan-bukan. Dia menelan salivanya dengan gugup.

“Em, dia pria yang baik..” jawabnya singkat, yang hanya dibalas anggukan wajah dari Tuan Lee. “Benarkah? Kupikir dia pria yang sangat kaku..”

“Appa..” Donghae menyela, ia tidak suka sikap Ayahnya yang berlebihan, terlebih dengan situasi yang menuntut mereka untuk berbasa-basi lebih lama..

Tuan Lee menatap enggan putranya. Dia tau selama ini kesedihan tlah banyak dilalui putranya itu. Ia ingin sekali melihat putranya bahagia bersama pasangannya. Jessica terus meneguk sirup yang tersaji di meja makan itu. Berusaha menenangkan rasa prustasi yang dia rasakan.

“Sica’ah..” suasana menjadi lebih serius saat Tuan Lee melepas kaca matanya demi menatap mata gadis itu lebih intens tanpa penghalang. Jika diperhatikan Tuan lee bisa menilai bahwa gadis ini terlihat seperti gadis biasa. Menjadi presdir perusahaan besar tentu membuatnya mengenal banyak relasi.. orang-orang hebat dengan putri-putri yang cantik dan berkelas. Tapi dia tidak menganggap itu sebagai suatu masalah besar. Merasa berkaca pada dirinya dimasa lalu.

“Aku menghargai apapun keputusan putraku.. siapapun yang akan menjadi pendampingnya kelak. Tugasku hanyalah merestui sepenuh hati.. aku tidak akan menghalangi jika Donghae benar-benar menyukaimu..” hati Jesica tersentak kaget. Kenapa ayahnya harus bicara seperti itu. Sementara Donghae melihat gurat keseriusan ayahnya. Sepertinya Ayahnya tidak bicara asal, suaranya yang tenang tampak luar biasa bermakna.

Jika tau seperti ini.. mungkin seharusnya dia membawa gadis itu. Gadis yang tiba-tiba datang dan selalu membayangi langkah hidupnya. Mengikat batinnya dengan sangat kuat. Baru kali ini Donghae benar-benar merasa sangat dekat dengan gadis asing, yang jelas-jelas jarang sekali bertutur sapa padanya..

“Jika di pikir-pikir.. mungkin adik Donghae sudah tumbuh tinggi sepertimu.. aku rindu sekali padanya..” Wajah Tuan Lee mendadak mendung. Sungguh ia merindukan orang-orang terkasihnya.. istri dan anak yang dikandungnya dulu. Apa dia selamat? Mungkinkah dia baik-baik saja.. dimana dia sekarang..

Sica termenung meratapi kesedihan pria itu, andai saja dia bisa membantunya.. dia ingin sekali membantu pria kesepian itu. Bertemu keluarga kecilnya yang utuh. Pasti akan sangat membahagiakan. Mereka terdiam terpekur dalam dunia mereka sendiri.. dan setelah diam cukup lama tubuh mereka harus terperanjat kaget karena dering ponsel yang cukup keras. Ponsel milik Jesica. Gadis itu merunduk merasa tidak sopan lalu meminta ijin untuk mengangkatnya..

“Yeobseyo..”

“Sicca’ah, kau dimana?”

“Sooyoung, aku sedang keluar..” Suara Sica melirih, berusaha menutupi bagian bibirnya demi kesopanan karena dia bersama orang-orang asing yang begitu hebat di matanya.

“Sicca pulanglah… aku ingin menceritakan sesuatu.. aku bahagia sekali hari ini..” Sica berusaha meredakan suaranya yang tidak bisa keluar, ia tak enak hati pada mereka.

“Nanti aku pulang..”

Setelah sambungan ponselnya terputus, gadis itu tersenyum malu pada Tuan Lee dan putranya.

“Maaf..” katanya merasa tak nyaman.

“Gwencahana..” Tuan Lee tampak memaklumi.

“Apa itu dari Sooyoung..? Sedang apa dia?”

Dongahae bertanya dengan seraut kebahagiaan yang terpancar diwajahnya. Membuat sica dan Tuan Lee menatap heran kearahnya.

“Iya.. ini dari Sooyoung..” Donghae tersenyum manis mendengar gadis itu menjawabnya dengan ekspresi tak terbaca.

“Tiba-tiba saja aku merindukannya..” Tuan Lee langsung memasang wajah masam, pria itu.. kenapa merasa bersemangat membicarakan gadis lain, sementara kekasihnya ada disini. Ia memandang putranya penuh rasa heran.

“Donghae’ah… Sooyoung itu siapa?”

TBC

Rcl ya chinguu.. maaf atas typo dan hal gaje lain…^^

89 thoughts on “Datting Prestigious (Part 10)

  1. Aduh!!!
    Bikin geregetan, Siapakah SooYoung bagi Donghae, apa hubungan keduanya????
    Nantikan next part-nya ya, Unnie…

  2. wahh makin seru aja ceritanya😀 soo adiknya donghae ya? makin penasaran aja xD akhirnya soo nerima kyu juga. next partnya ditunggu. fighting^^

  3. Pingback: Library FF | iyankz ffection ^^

  4. hhhhhaaaa akhirby ak bisa baca jga n parr stlh lama gk mw kebuka…

    hnnn kasian bgt soo dhina yebin kya gtu,untung aj soo org yg sabar

    gk salah ya soo sabar klo dpt hadiah seindah it dr kyu….
    kyuyoung resmi jadian…
    yeay….
    next dtunggu

  5. Feelnya kena banget thor, donghae itu kakaknya sooyoung kan?… Lanjut thor, jangan lama2…. Kunjungi blog ku salsevilkyu.wordpress.com maaf isinya cuma sedikit soalnya baru buat. Makasih… Sorry ngespam

  6. Wah kyuyoung udh bhgia nih, kpn giliranx sica nih,,, kykx soo itu adkx donghae yg hilang ya cz bsa dket bgd ama hae,,, smga aj bner sprti dugaanq biar hae bsa berpaling ke sica ,, suka bgd cih ama psangan haesica,,,

  7. Woaaahhh. Donghae oppa kebablasan. Hayo looohh. Mau gimana lagi coba? ;D syoo udah jadi milik lyu tauk. Itu merel udah kissed :p

  8. wah,,, konfliknya seruuu~~!! Next part di tunggu cepet nee?!! HWAITING~!!😀

  9. Yeeaayy! Kyuyoung dh jadian, slmat..slmt…slmt…
    Soo ma haeppa moga2 kakak adk ya…
    Thor, aku mo protes nih, mnurutku reaksi kyuppa atas kata2sampah yebin kurang greget nih, kan ceritanya kyuppa mencintai soo bgt….
    Iya sih dia dah maksa yebin minta maaf, tapi sblm2nya dia kurang gimana gitu…(peace!)
    Aku tunggu kelanjutannya ya..gomawo

  10. ya ampun Donghae -__- udah tau ada sica eonni, masih aja mikirin soo eonni..
    Jadi sica eonni pasti berat yah?
    Suka moment Kyuyoung disini :3
    lanjut yaa, ditunggu looh :3

  11. wokeh akhirnya kyuyoung jadian tapi kayaknya badai baru mau mulai,,
    kasian bngt sama sica yaampun,ngerasa banget dia cuma dimanfaatin dan hae y’ampun bodoh banget _-
    dan kayknya soo sama hae emang saudara deh
    next ff ditunggu

  12. sooyoung bisa jd adik nya hae oppa😄 ,,
    sicca unnie tabah deh ` karakternya aku suka bgt ,, wkwkwk
    next ,
    akhirnya kyuyoung jadian ~ semoga ortunya gk comment yg aneh” deh ,, malah seneng sm soo unnie

  13. yeeeeeyyy kyuyoung udah resmi pacaran, smoga donghae ga ngelirik soo terus..
    tapi ga enak pendek bgt, lagi seru2nya tiba2 TBC -_-

  14. yah Donghaeeee hayooo ketawan kaaann sama appanya wkwkwk -_- cieee yg udah saranghae sama nado saranghae ehheeemmm
    mian thor komen ga jelas hahaha terlanjur seneng soo bisa nerima kyu

  15. Wahhh
    Soo eonn itu adiknya hae oppa ?😮
    Pntes aja hae oppa merasa nyaman ma soo eonn >.<"
    Wahh kyuyoung udh jadian kahh ??😀
    Nextt

  16. cieeee kyuyoung udah jadian: )
    owh teryta yebin prnh kencan buta ama kyu…heol ~~
    btw hae semangat bgt nanyain syoung.. pliss hae dia adekmu….
    smoga syoung cpet ktemu tuan lee^^
    next part ditunggu semangat semangat^^

  17. pcarnys wooyoung bner bner rese….
    mdh2an kyuyoung langgeng .
    n’ haeppa cpet tau adiknya…:)
    dtnggu klnjtnnya…

  18. Eih kyu romantisnya. Yeay akhirnya jadian juga. Tapi takut juga nti kalo udah didpan ortu kyu. Itu si hae pake ngmong bgtu. Jadi curiga kan

  19. Nah lho donghae, kenapa jadi bicarain syo di saat ada sica dan appanya di dekatnya?
    Biarin syo sama kyu aja deh. Kyuyoung jjang! ^^

  20. Pengen bgt deh rasanya donghae oppa tau klo soo onni adeknya sendiri, biar ngga ada yg ganggu kyuyoung lgi. Next thor

  21. kyyaa keren bangeettt chingu, ff ini yang aku tunggu dari kemaren!! kyyyaaa!! ya! ya! ya! ffnya daebak banget! jjangg!! aku suka banget bacanya, alurnya juga enak buat dibaca, ngga ngebosenin lagi, tapi chingu bolehkah aku minta ff ini tambah panjang? menurut aku ini sedikit .-. sampe 4000 kata gitu chingu wkwk banyak maunya –“v
    chingguuu lanjutnya jangan lama-lama ne? gomawo sangat ffnya ^^

  22. ditunggu nextnya:))
    bener juga jadi penasaran saat sooyoung di kenalin sama ortunya kyu hehe
    terus juga bener ga si soo ternyata adiknya donghae , appanya sooyoung yang sekarang siapa?

  23. akhir’a syoo nerima kyu juga ,, moments kyuyoung bener2 so sweet bngt ^^
    dan gk nyangka bnget klo sih yebin itu pernah jdi sasaran kencan buta orangtua’a kyu😐
    next ya chingu …
    update soon ! ditunggu juga fanfic Marrying Crazy nya hehehe

  24. Yeah full KyuYoung moment
    Kayaknya Soo emang saeng nya Hae deh ……
    Terus perasaan Hae ke Soo itu apa….????
    Penasaran
    Next. …..

  25. Yahh hae ngrusak suasana aj nihh mending ama sica aj deh
    Itu td appa nya hae blg kalo adeknya hae ad dsni bakal seumuran sama sica? Kira” siapa adeknya
    Penasaran nih
    Nextnya cpt ne🙂

  26. tuh benarkan pasti soo itu adiknya hae ck sadar dong bang hae kalo soo itu adik kamu😀 tapi kasihan jessica😥
    ada kabar buruk ada kabar bahagia🙂
    ceilah soo witwiww ama kyu🙂 turut seneng penasaran klanjutannya ;p HWAITING

  27. Jangan2 soo adik nya donghae lg ..??
    Kyuyoung so sweet ..
    Next jangan lama2 ya trs klo bisa dipanjangin ya ..

  28. akhhhh…makin penasaran sooyoung itu benetan ade’a donghae bukan,chukae buat uri kyuyoung akhir’a jadian juga hehehe

  29. oppa…adikmu itu choi sooyounggg…
    yebin mulut mu pingin q jait….
    chukhae kyuyoung….

  30. firtskah??
    Annyeong~~ aku bru komen stelah skian lma mingken jdi siders..#mianhae😦
    Bukan gg mau komen,tpi krn akupun blm bca ff ini dari awal..
    Jdi aku putuskan untuk bca tpi gg kmen,eh trnyata stlah bca bbrpa part aku suka ffnya,bgus + kren + daebak pokoke top bgt ! ?
    Next sgt ditnggu..🙂
    Gamsa^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s