Give Me Time


kyuhyuns

 

SEQ. GMaD

Sorry for typo

 

===000===

“Hari ini kurangi jadwal meeting,” Kyuhyun menutup setumpuk map merah lalu meletakannya secara perlahan di meja kerjanya. Luna menganggukan wajahnya, dari kebiasaan bosnya sekertarisnya itu seakan tahu atasannya mungkin sedang banyak keperluan. Tanpa bertanya Luna membungkukan tubuhnya lalu berbalik meninggalkan Bosnya yang mengakhiri kalimat seusai meeting kerja di ruang yang penuh dengan berkas-berkas penting perusahaan.

Lelaki itu tersenyum. Bahagianya ia jika hari ini bisa pulang cepat. Ia sudah tidak sabar lagi. Otak besarnya sudah dilnda perasaan maha dahsyat, mengingat betapa lamanya ia dan Sooyoung tidak melakukan percintaan yang selalu dinantinya. “Ya, Tuhan aku ini kenapa?” Kyuhyun menggelengkan wajahnya merasa malu atas pikiran-pikiran yang berkelebat secara tiba-tiba di otaknya, bukankah itu hal yang wajar, bahkan lebih manusiawi jika seorang laki-laki membutuhkan peranan seorang istri disaat dia terserang kebutuhan biologisnya.

“Maaf Sajangnim, Ayah anda ingin bertemu,” Luna menunggu setelah lama ia melihat reaksi Kyuhyun, bahkan saat sekertaris itu masuk, Luna sempat melihat Bosnya yang sedang melamun, namun dari cara laki-laki itu memikirkan sesuatu, wanita itu tampak ragu untuk mengganggu aktivitasnya,

“Oh, Benarkah? Persilahkan dia masuk?”

Kyuhyun mengembungkan pipinya begitu Luna kembali keluar dari ruangan itu, lalu dengan cepat ia berkemas membereskan benda-benda yang berserakan diatas mejanya. Foto-foto Sooyoung yang sedang ia pandangi jika ia merasa jenuh bekerja langsung kembali dari tempat semula, laci kecil itu seolah menjadi brangkas favorit tempat penyimpanan benda-benda kesayangannya.

“Kau datang?”

“Hm,” Ayah Kyuhyun bergumam, kaca mata tebalnya bahkan tidak bisa menutupi raut jengkel yang ia perlihatkan pada putranya. Kyuhyun yang tidak tahu aura kemarahan itu hanya bisa bersikap seperti biasa, ia tidak tahu kalau Ayahnya akan marah. Hari ini tiba-tiba sekali lelaki paruh baya itu mengunjunginya.

“Bagaimana kabarmu?”

Kyuhyun menuangkan secangkir teh hijau kecintaan Ayahnya lalu memberinya, saat kemudian lelaki itu merespon dengan terbitnya senyuman kecil di bibirnya.

“Kabar baik, Appa datang ingin meminta izin padamu.”

“Izin?” Dahi Kyuhyun bertaut, hari ini Ayahnya terlalu bertele-tele.

“Sebenarnya ada apa?”

Langsung saja Kyuhyun bertanya, namun Ayahnya lebih memilih untuk meneguk teh hangat itu begitu dadanya terasa hangat saat air itu dengan lancar mengalir di pangkal kerongkongannya ia mulai menegapkan tubuhnya.

“Ayah ingin mengajak HyeJin jalan-jalan hari ini. Boleh?”

Kyuhyun mungkin akan merasa lega karena ia berpikir Ayahnya akan marah berlarut-larut karena sempat membuatnya lama menunggu, ya.. tentu saja ia tahu Ayahnya marah karena ia terlalu jauh mengabaikannya demi foto-foto itu.

“Boleh. Tentu saja,”

Cho Jino berupaya menjelaskan bahwa kedatangannya bukan hanya untuk mengajak cucu mungilnya bertamasya namun ia menginginkan hal lain.

“Tapi kurasa dia tidak akan pulang ke rumahmu.” Ia melihat reaksi Kyuhyun, besar harapannya agar putranya mengiyakan. Rasa rindu itu tidak dapat tertolong lagi, Tuan Cho Jino sangat merindukan HyeJin, si kecil yang menggemaskan itu. Mungkin Kyuhyun akan membolehkannya tapi ia tidak tahu bagaimana jika Sooyoung melarangnya mengingat kejadian yang sudah-sudah, istri Kyuhyun akan menyusul putrinya ke rumah mertuanya padahal malam itu sudah sangat larut. Kakek itu memaklumi jika Sooyoung khawatir HyeJin akan merepotkan disana, padahal baginya bocah kecil itu justru sangat menghibur di malam-malam penuh sunyi.

“Sepertinya HyeJin juga ingin sekali menginap dirumah Kakeknya, dia bilang sangat rindu dengan Halmoni,”

Mendengar ucapan Kyuhyun membuat hati Cho Jino merasa sedih, padahal ia yang merindukan cucunya tapi anak itu lebih merindukan Neneknya ketimbang Kakeknya.

“HyeJin juga bilang ia rindu dongeng-dongeng kakeknya,”

“Benarkah?”

Rasanya bahagia sekali mendengar ucapan putranya tadi, Tanpa pikir panjang Kakek itu beranjak sebelum langkah itu terhenti begitu melihat siapa yang ia lihat sekarang lalu hatinya makin berbunga-bunga.

“Harabojii,” HyeJin berteriak manja dengan tangan melambai pada Kakeknya,

“O,sayang kau sudah pulang ya,” HyeJin mengangguk lalu mengecup pelan pipi kakeknya membuat pria tua itu terbahak.

“Haraboji HeJin kangen sekali,”

“Jinja?”

Kyuhyun melirik arlojinya begitu tahu arah jarum jam itu berdetak, ia tersenyum. Sooyoung membungkuk begitu Cho Jino sadar ia sedang menatapnya.

“Anyeong,”

“Nde, Anyeong. Bagaimana kabarmu?”

“Baik, anda bagaimana?”

“Seperti yang kau lihat sekarang, aku sehat kan?” Jenakanya lalu memutar tubuh HyeJin membuat anak itu tertawa-tawa dalam gendongan kuat kakeknya.

“Oh, Sooyoung sekali ini saja aku ingin HyeJin menginap di rumahku,”

“Tapi-“

“Kyuhyun sudah mengijinkannya,”

Sebelum Sooyoung berpikir lebih panjang lalu menolak, cepat-cepat Jino menurunkan HyeJin lalu membawanya keluar ruangan.

“Dia tidak akan merepotkanku kalian tenang saja,”

images (10)

Mereka melihat HyeJin yang hanya tertawa sambil merangkul-rangkul kaki Kakeknya sebelum pintu itu tertutup. Entah memang HyeJin akan berubah menjadi anak penurut jika sudah bersama kakeknya. Bahkan anak kecil itu bilang bintang Hallyu paling keren adalah Kakeknya sendiri, tanpa tahu siapa saja bintang-bintang Hallyu wave sesungguhnya. Sampai pada akhirnya Sooyoung terduduk dan membiarkan mereka pergi begitu saja.

==000==

Mata Sooyoung berkedip-kedip entah bagaimana cara wanita itu melayangkan protes pada suaminya yang sejak tadi mengganggunya menyaksikan acara televisi kesukaannya. Wanita itu hanya berguman mendumel kecil karena tangan Kyuhyun yang tidak pernah berhenti menjahilinya.

“Oppa, bisa diam tidak,”

Seperti kerbau yang tercucuk hidungnya, lelaki itu mengiyakan, namun tubuhnya justru mendekat memandang lekat-lekat wajah istrinya, jaraknya bahkan semakin dekat dan dekat lagi. Sooyoung harus kesal atau marah, wanita itu membiarkan begitu saja. Nafas Kyuhyun yang menderu membuat sesuatu ditelinganya memanas, ia tidak tahan saat bulu romanya meremang tanpa ia kehendaki, seperti tergelitik Sooyoung menggeliat saat Kyuhyun meniup-niup telinga.

“Kau ini kenapa?”

“Masa kau tidak tahu,”

Sooyoung mengedikan bahunya lalu mengambil snack sebagai cemilannya. Ia tahu apa maksud lelaki itu, entah mengapa ia lebih memilih menyalakan televisi besarnya bahkan acara menonton kali ini ia lakukan di ruang besar khusus putri kecilnya bermain. Wanita itu tahu jika ia menonton di kamarnya akan berakhir degan cara apa bersama suaminya, ia tidak mau ketinggalan drama baru seperti teman-teman kerjanya. Sooyoung melirik jam yang berdiri tegak di dinding sana lalu matanya berbinar seiring senyumannya yang mengembang.

“Serius sekali,”

Kyuhyun memanyunkan bibirnya lalu dengan serta merta menidurkan wajahnya dipangkuan Sooyoung. Lelaki itu ikut mengambil camilan lalu mengunyahnya seperti yang istrinya lakukan. Ternyata drama itu lumayan mengganggu lebih dari suara ribut HyeJin.

“Drama baru?”

“ya, ini episode perdana…”

“Apa judulnya,”

“Kau masih bisa membaca kan?” Sooyoung menunjuk tulisan kecil disudut kiri atas yang menunjukan judul drama yang Kyuhyun pusingkan saat ini.

“My Spring Days’, siapa pemeran wanitanya?”

“Masa kau tidak tahu?”

Kyuhyun memilih diam, mata itu mau tidak mau ikut larut menyaksikan adegan-adegan yang ditayangkan di dalamnya.

“Oh,” Kyuhyun menunjuk ke arah layar besar itu dengan mata terkejut, sesaat kemudian Sooyoung mendungkuk untuk sekedar menghilangkan rasa penasarannya karena suaminya berteriak membuat dirinya sempat kaget, lalu bibir wanita itu tersenyum puas melihat ekspresi kurang wajar suaminya.

“Bukankah itu anggota girls generation,”

“hm,” Sooyoung membenarkan perkataan suaminya kemudian fokus kembali menyaksikan dramanya.

“Ku pikir dia lebih cocok menjadi model,”

Komentar Kyuhyun benar-benar membuat Sooyoung tak fokus. “Jadi maksudmu dia tidak cocok bermain drama?”

Mata keduanya masih menyaksikan cuplikan-cuplikan yang menampilkan pemeran utamanya.

“Tidak juga, aktingnya bagus..” Tutup Kyuhyun mengomentari lalu mengapit dua lengan Sooyoung ke lehernya memberikan efek hangat di tubuhnya.

“Youngi,” Sooyoung merinding begitu suaminya mulai mengecupi punggung tangannya, bahkan saat ia merengek seperti tadi hatinya bergetar beruntung ia bisa menutupi kegugupannya dengan wajah serius mengarah ke televisi.

“Kau melupakan sesuatu,”

“Apa?”

Huh, Kyuhyun merengut bahkan tangan Sooyoung sudah digigitnya kecil-kecil karena terlalu kesal. Sooyoung melegakan nafasnya yang tercekat,

“Kau Janji apa pada putrimu?”

Jika saja dua tangannya tidak dibelenggunya seperti sekarang, rasanya wanita itu ingin menutup telinganya sebelum rengekan itu makin menjadi.

“Setelah acara ini selesai, aku janji..”

Kyuhyun tersenyum penuh, lalu bertanya dengan nada memohon. “Sampai kapan?”

Sooyoung melirik jam nya kembali “masih jam 8 mungkin acaranya akan selesai sampai 10 malam,”

“Mworago?” Kyuhyun terpekik, dengan gerakan cepat mengambil remote controlnya lalu cahaya yang berkilat itu muncul membuat layar besar itu padam.

“Yaa..” Sooyoung terkejut berusaha mengambil benda kecil ditangan suaminya. Sebelum wanita itu murka Kyuhyun menarik wajah istrinya agar semakin tertunduk ke bawah… membuat kemarahan itu benar-benar sirna. Lelaki itu bangkit menjejerkan tubuhnya tanpa melepas bibir yang bertaut… dengan satu gerakan tangannya kuat menggendong tubuh Sooyoung kemudian melangkah cepat lalu membaringkan tubuh itu bersamaan di ranjang miliknya.

“ngh,” ciuman itu beradu membuat nafas mereka terengah, begitu Kyuhyun memajukan kembali wajahnya untuk mencium bibir istrinya lagi sebuah bel melolong panjang menginterupsi kegiatan keduanya.

“Mungkin HyeJin pulang,” Mereka masih mengatur nafas, sebisa mungkin Sooyoung bangkit lalu mengancing kembali piyama miliknya.

“Bukankah Aboji tadi menelfon, anak kita sudah tidur,” Lagipula Kyuhyun yakin, sebelum ayahnya menelfon untuk kedua kali… saat di sebrang telefon sana suara HyeJin tampak gembira, pasti anak itu betah untuk bermalam disana. Sooyoung membenarkan sebelum ia menepuk pelipisnya karena teringat sesuatu.

“Astaga Fany dan Taeyeon bilang akan datang malam ini untuk melihat drama bersama,”

Kyuhyun menganga yang hanya bisa dibalas cengiran kurang menyenangkan dari istrinya. “Mian,” Lalu Sooyoung meninggalkannya setelah berhasil memberinya ciuman sampai jumpa pada suaminya.

“Hah,” Prustasi Kyuhyun menghamburkan bantal-bantal putih miliknya, “Jinja?” Tubuhnya tergelosor bebas meninggalkan sprei yang tampak lusuh, wajahnya menerawang ke langit atap kamarnya, menggoreskan ekspresi menyedihkan di wajahnya. 2 jam menunggu tamu-tamu itu pulang? Itu tidak mungkin!

 kyuyoung

88 thoughts on “Give Me Time

  1. Poor kyuhyun/?wkwk😂
    Kasian bgt harus nunggu 2 jam, tapi gapapalah oppa 2jam abis itu langsung deh/?*apaa

    Keren thor ffnya aku suka hehe^^

  2. hahaha…lucu lucu…
    feelnya nyampe dan penggunaan suku katanya rapi..suka dhe sama alur ceritanya..

  3. Annyeong….
    I love …emm.apa nyebutnya ya..gmn klo hyejin kyuyoung series, ini ringan tapi sangat menyenangkan bacanya, dtunggu series berikutnya ya, gomawo

  4. yah… kasihan kyuhyun… syoung kasian tuh kyuhyunnya seorang kyuhyun mana cukup nunggu 2jam. lanjut ya thor. kira2 setelah nonton drama mereka ngapain ya? HWAHAHAH

  5. Ahh jadi penasaran kelanjutannya unnie>< kasian kyunya dibuat menunggu gitu, lanjutkan secepatnya ya unn ~~ puppyeyes

  6. Kkkkkkkk lucuuuu,di tambah da foto nya….nyambung dehhh jadi nya…
    Keren thorr kerwn,kasiannn my bebeb kyu😛

  7. Omo kyu kasian banget si.. sama aku aja sini.. banyak waktu ko buat kamu… hahahaha daebak thor.. kyu tersiksa.. wahahah #senengklukyutertindassamasoo(?) Daebak..

  8. wkwkwkwk xD
    asli bikin ketawa..
    kasian kyuppa terbebas dari hyejin tp tetep gk bisa ber-2an sama soo eon xD
    nexttt..

  9. Wahh, kyu hrs nunggu 2 jam dn taengfany plang
    Kshan bngt, hrus nahan itu.a
    Soo gk peka nih keinginan.a kyu
    Untng aja ada haraboji, jdi hyejin gk akn ngliat adegan kyuyoung
    Ditunggu ff lain.a

  10. Yahhh gagal lg deh bikin dongsaeng buat hyejin nya, poor kyuhyun ckckc. Jd kapan nih mereka bisa bikin anak lg tanpa ada gangguan? Sequel lg dong eonni msh gantung nih syoo nya blm hamil hhe. Ditunggu ne hwaiting! :^)

  11. Hahaahahaha ,,,, poor kyuppa …..

    Suka deh liat foto kyuppa yg seperti org frustasi gtoo…qkqkqkq
    Sabar ya kyuppa ,,,, tunggu sampe tamu nya oulang #kekeke
    Thor ditunggu kelanjutannya ,,, FIGHTHING !!!!

  12. ƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑ dasar pasangan evil.. kyuppa yg sabar aja nunggu 2 jam itu nggak begitu lama kok.. wkwkwkwkkk..

  13. ̸̷̸̐hha ̷̸ ̷̷̸̸̷̸̐̐ ̸̷̸̐hha ̷̸ ̷̷̸̸̷̸̐̐ ̸̷̸̐hha ̷̸ ̷̷̸̸̷̸̐̐ ̸̷̸̐=))😀

    Oppa yg sabar yah ..

  14. kasian si Kyu! 1 gangguan pergi, 2 gangguan lain pun datang.. bwahahahaha~~~
    Soo’y jg kejam amat sihh.. aduuuh!
    l
    masih gantung.. lanjuuuuut lagi thor! keep writing🙂

  15. kkk ini lanjutannya bkin ketawa aja, si kyu kasian amat…
    yasudahlah tunggu 2 jam aja kyu apa mngkn bisa lebih namanya wanita klo ketemu pasti ngobrol deh…
    semngt buat kyu nunggu syooo kkkk….
    ditunggu lanjutannya lagi🙂

  16. ha..ha..ha.. kasian kyu, mending langsung tidur aja kyu g usah ditungguin…
    ditunggu cerita yg lain🙂

  17. Puahhahahaaa,,, lagii thoor xD
    kyu kasiaaann, adaa aja gangguannya… ~
    Hhihii.. syoo juga dong, kasih kyu waktu gitu, kkkk~ keren keren🙂
    Selalu ditunggu kelanjutannya, kayaknya author-nim lagi semangat nih nulis ff ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s