MEMORIES (Drabble)


images (13)

MEMORIES…

===000===

Sebuah cahaya tidak lagi samar. Kyuhyun menggenggam tangan itu penuh kekuatan, merapatkan jari-jari yang tak lagi kokoh. Wanita itu tersenyum sambil merapatkan jubah tebal yang terlihat longgar di tubuh kurusnya. Tak bosan Kyuhyun bergumam, berdendang kecil menyanyikan lagu-lagu kenangan penuh penghayatan. Melankolis, suasana begitu terasa damai. Bibir Kecil milik Sooyoung hanya bisa terkatup, kabut-kabut awan yang cerah dalam kegelapan malam menjadi pendamping sekaligus saksi abadi penuh perenungan.

Di sisi teras rumah bunga-bunga bermekaran, bunga-bunga kecil yang kemudian tumbuh segar penuh keindahan, nuansa embun tercipta meski kini bukan lagi pagi.

Sooyoung menggosokan tangannya yang dingin ke arah suaminya, begitu kulit itu bersinggungan Kyuhyun mengalungkannya, membuatnya terikat lebih dekat. Ia mengerti perasaan wanita itu. Hidup bersama dalam jangka waktu yang terbilang lama membuat mereka semakin tahu memahami satu sama lain apa itu makna hidup. Berdampingan saling merengkuh, saling menyayangi, berbagi tawa dalam suka, berbagi sedih dalam duka.

“Aku tidak percaya kita bisa melaluinya,”

Kesedihan tampak kental menyelimuti hati wanita itu. Suaminya berkata dan terus bicara, Hati Sooyoung terlampau bahagia mendengar suara suaminya yang bahkan terdengar rapuh. Usia senja yang mereka miliki memberikan banyak sekali kenangan, pahit dan manisnya hanya mereka saja yang tahu. Kini hanya nostalgia sebagai pengganti hiburan keabadian mereka.

“Kita bahkan bisa menyaksikan bagaimana putri kita melahirkan seorang cucu untuk kita,”

Kyuhyun membenamkan wajah Sooyoung yang semula bersandar di bahunya menjadi semakin rapat di dadanya.

“Aku takut tidak bisa merayumu lagi setiap pagi, setiap mentari itu datang, disaat semburat cahaya itu datang, aku merasa takut gelap akan menjemputku,”

Tidak ada yang bisa menahan sesuatu yang sangat besar, gelembung-gelembung kepedihan tiba-tiba muncul di dadanya, suara Kyuhyun sangat pelan namun begitu pedih menyayat dalam pendengarannya. Tidak akan ada wanita yang ingin ditinggalkan suaminya begitu cepat. Termasuk Sooyoung, ia ingin laki-laki di sampingnya tetap kuat, berdiri meski tidak lagi kokoh seperti dulu, namun ia akan terus merasa puas dan bahagia. Meski senyum itu tak lagi mengembang dengan indah.

“Tidak seharusnya, kau berkata seperti itu,”

Sebuah anggukan terlalu berat untuk Kyuhyun lakukan, namun ia harus yakin bahwa istrinya selalu ada dan membutuhkannya setiap waktu.

“Dan biola itu,”

Lalu Sooyoung mengambilnya dan saat tangan Kyuhyun meraihnya ia sempat melihat mata istrinya yang membendul, ia tahu jika istrinya tengah menangis, dengan hati-hati ia mencoba meraih wajah yang tak lagi muda itu.

“jangan menangis,”

“Aku tidak menangis,”

“Banyak sekali air mata yang kau jatuhkan,”

Sooyoung menggelengkan wajahnya, bibirnya terukir ikut menertawakan kebodohannya.

“Ini air mata kebahagiaan,”

“tapi tetap saja aku tidak menyukainya,”

Sooyoung merapikan diri, duduk tegap dengan tenang lalu memandang suaminya dalam-dalam.

“Sekarang aku sudah tidak menangis, lalu bagaimana denganmu, apa kau tidak bisa menghentikannya?”

“Ini air mata kesedihan,”

Lalu Kyuhyun mulai memainkan biolanya, suara yang mengalun lembut membuat kedua mata mereka terpejam, meski tangan itu terus bergetar disetiap gerakan… namun gesekan-gesekannya selalu mampu menghasilkan nada-nada indah. Mereka mengenang dalam legang yang panjang. Bagaimana mereka berjumpa untuk pertama kalinya. Bagaimana cara Kyuhyun mengungkapkan rasa cintanya. Bagaimana cara Sooyoung untuk tidak cemburu disaat gadis-gadis cantik memuji lelaki itu. Lalu mereka menikah sebelum Kyuhyun melamar gadisnya tanpa terduga… memberinya buah hati yang lucu… dan sekarang… Gambaran itu muncul bagai memori yang tidak pernah lupa.

“Jadi kau bersedih?”

Kyuhyun mengiyakan setelah ia meraih satu cangkir kopi hangat favoritnya, menghirupnya lalu menyesapnya dalam-dalam, bukan rasa manis atau pahit lagi yang ia rasakan tapi rasa menghargai untuk bisa terus memuji istrinya karena lidahnya tak bisa lagi berbohong jika kopi seduhan itu sudah tidak sesedap dulu.

“Untuk apa kau bersedih?”

“Aku juga tidak tahu,”

“Oppa..”

Lalu Kyuhyun menunjuk bintang yang paling terang.

“Kau seperti bintang itu, sangat terang dan akan terus benderang selamanya,”

Lelaki tua itu merunduk. “Meski aku tidak tahu kapan-“

Kyuhyun mendekat lalu mengecup kening istrinya. “Aku tidak tahu akan sampai kapan bisa menikmati cahaya yang ada dalam dirimu,”

“Sejak dulu kau memang pandai merayu,”

“Ini bukan rayuan Sooyoung, tapi kenyataan. Entah bagaimana cara menjelaskan padamu, di dalam sini,” Kyuhyun menunjuk dadanya sedikit menekannya karena rasanya begitu pilu.

“Sakit,” ia terisak lagi kemudian membiarkan tubuhnya terhuyung akibat pelukan tiba-tiba dari istrinya.

“Aku takut tidak bisa menjagamu lebih lama,”

Sooyoung menggelengkan wajahnya. “Kumohon. Jangan bicara lagi,”

“Akhir-akhir ini aku sering merasa sakit, rasanya sakit sekali dan begitu melihatmu menangis seperti ini rasa sakit itu bertambah dan bertambah lagi,”

“Oppa-“

“Aku ingin kau menjaga diri…”

Sooyoung tidak tahan lagi, wanita itu lebih memilih diam saat merengkuh wajah suaminya, dipandanginya lekat-lekat wajah letih itu… lalu memeluknya lagi.

“Aku ingin kau menjaga diri disaat aku sudah tidak bisa melindungimu lagi,”

Sooyoung menepukan tangannya, mengelus punggung lelaki itu dengan hati-hati, besar harapannya agar usahanya mampu membuat Kyuhyun bungkam, tidak lagi membicarakan kata-kata menyakitkan yang tidak ingin di dengar oleh wanita manapun di dunia. Namun sia-sia, Kyuhyun terus bicara, mengungkapkan banyak hal, ketakutan yang ada di dalam hatinya saat ini. Sooyoung yang lelah hanya bisa menghela nafasnya… bibir itu tersenyum berusaha menguatkan kata hatinya.

“Kau tidak akan meninggalkanku Oppa, percayalah,”

====000====

HyeJin memaklumi tindakan Kyuhyun yang hanya termenung menatap gundukan besar dihadapannya. Meski Ayahnya sudah tidak lagi menangis namun ia merasa was-was, Jika saja saat 3 jam yang lalu Ayahnya tidak berteriak histeris. Meneriakan nama seseorang. Mungkin ia tidak sekhawatir ini.

Wanita dengan stelan serba hitam itu mendekat, mendekap erat lalu mengecup pipi Ayahnya.

“Appa, jangan pernah berpikir, setelah ini… kau akan merasa hidup sendiri,” HyeJin menangis dari rasa putus asa yang melanda. “Ada aku Appa..” wanita itu menggenggam tangan Ayahnya yang terasa dingin itu kuat-kuat. “Aku akan menjagamu, aku akan melindungimu, kau tidak sendiri, hik..”

Keduanya hanya bisa menangis memandang nisan itu dengan pedih. “Kau masih memiliki aku..”

Sooyoung, Ibunya benar-benar meninggalkannya.

“Jadi seperti ini arti sebuah firasat,”

Nafas Kyuhyun tercekat, hatinya pedih tersayat-sayat saat dia mengenang memori semalam.

“Kau benar Sooyoung, Aku memang tidak meninggalkanmu..”

Tidak pernah ia sangka, bahwa ia akan merasa kehilangan secepat ini. Saat ia bangun dari tidur paginya ia merasa lega karena tubuhnya baik-baik saja, Tuhan benar-benar mengabulkan permohonanya agar ia bisa tetap hidup dengan sehat untuk terus berdampingan dengan orang yang ia cinta, menyambut matahari pagi penuh rasa bahagia.. namun sesaat kemudian ia menilik tubuh istrinya yang tidur dengan damai bahkan terlampau damai sampai-sampai ia harus kecewa karena permohonan itu teramat menyakitkan…

“Kenapa harus kau yang meninggalkanku, sayang,..”

END

 Gambar DP BBM Galau Sedih Romantis Cinta 2

65 thoughts on “MEMORIES (Drabble)

  1. Ternyata malah syoo duluan yg ninggalin kyu. Syoo yg nenangin kyu biar ngga ngomong gitu. Tapi kenyataannya malah berbeda
    Sedih bacanya thor hiks

  2. Feel nya dpt….
    Ini ceritanya mereka udah tua..
    Dan hanya maut yg memisahkan mereka…
    Tapi sedih karna soo meninggal dan meninggalkan kyuppa dan hyejin…

  3. sumpahh ceritanya sad bgt. tapi aku suka berasa kayak beneran. aku bner2 ngebayangin sooyoung sma kyuhyun bneran bkal hidup breng jdi suami istri sampai tua. amiinnn

  4. Annyeong..
    Ya ampuunn, kok sedih gini ya, tapi bgitu menginspirasi, kita ga pernah tau, kpn wktu “itu” tiba, aku, kamu, atau orng2yg kita cintai yg akan menghadap – Nya terlebih dahulu, gomawo to iyankz -ssi

  5. aigooo aq hampir mau nangis soalnya baca ff ini sambil dengerin lagu galau ;(
    kirain yang bakal ‘pergi’ duluan kyuppa tp malah soo eon dulu….
    daebak eonni ceritanya… ^^

  6. Sepertinya ini hari menangis sedunia deh. Dari tadi kerjaanku menangis mulu😥
    Sungguh, ff ini menyentuh hati. Aku merasa seperti ikut di dalamnya. Ya ampun, aku gak bisa ngebayangin bagaimana Kyuyoung nantinya di masa mendatang😥

  7. Oemji thor kenapa jadi sedih gini.. huhuhu soo dn kyu udh tua dan hikss kenapa soo hrus tiada😦 daebak.. nyampe bget dihati..

  8. Sedih sedih sedih. Ternyata soo duluan yg ninggalin kyu bukan sebaliknya. So sweet mereka sampe tua🙂

  9. hua…:'( sedih banget…
    sampai aku nangis… mreka setia bngettt….
    kyuppa yang tabah ne?

  10. Engg… apa ya….
    Yah smoga cerita KYUYOUNG bner kyak gini… jd kakek nenek smpe tua bngetttt…..
    Daebak…btw kpan HyeJin punya adik?
    Ada bbrapa kata kiasan yg nda pas menurtku. Tanda bcanya juga….tp overall keren kok…itu cm sran dr penglihatanku aja…hihi… ditunggu cerita manis lainnya…

  11. Sediihh… tapi sungguh, mereka berdua bener bener, errr ><
    Terkesan sama mereka ampe kakek nenek begituu, daebakkk ~~
    Hhaha, kirain awalnya author nim mau ngelanjutin cerita hejin punya adikk, tapi yaah, tak apalah~ ditunggu karya lainnya😉

  12. Keren, walaupun sad end…
    Kayanya seru deh klo di buatin before story nya, yg dimulai soo ama kyu saling kenal, sampe mereka menikah..
    Aku kira, seq give me time itu happy end.. ehh tau nya.. tapi gak papa, ff nya keren kok..

  13. keren lah, tp sad, ;( Lanjut lagi ya😀
    kupikir lanjutan.a give me a time akan bergenre happy tp ternyata Sad ;(

  14. ihhh keren buat before storynya dong chingu pas masa masa mereka pacaran dan sooyoung cemburuan, ketika mereka nikah. anjir mereka so sweet banger, kyuhyunnya juga setia bangeetttt, ahh envy sama mereka. buat series before storynya dong chingu, mupeng banget nihh
    ffnya keren!! jjang!! daebak!! gomawoyo chingu ffnya ^^

  15. Kenapa syoo hrs pergi duluan ninggalin kyuppa sama hyejin? Hiks:'(( Daebak eonni sedih bgt hueeee:'(( Ditunggu ff ky lainnya hwaiting!! :’)

  16. hiks..hiks….
    Kyuyoung benar2 pasangan yg setia. tak ada yg bisa memisahkan kecuali kematian.
    Terharu bangey sama ceritanya, keren, Daebakk!!

    KYUYOUNG JJANG!

  17. feelnya dpet bgt eonni, tapi sedih sooeonni hrus meninggal dan ninggalin hyejin sma Kyuppa😥

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s