Marry U 6 (Recall memories of the past)


kyyyy

 

====

Kyuhyun memandangi figura kecil di tangannya. Dengan tubuh lelah bersandar di sofa kecoklatan, gurat wajahnya yang tegas tampak serius, ia tersenyum dengan tangan mengelus kaca sekat foto itu. Foto kecil dirinya yang sangat ceria dengan baground panorama pantai yang sangat mempesona. Lautan itu indah dengan biru air yang beriak di bibir pantainya.

kyuhyun_wallpaper_by_maddyisok-d4ftpio

“Aku tidak bisa melupakan kapan pertama kali kita bertemu,”  Kyuhyun mengelus-elus figura itu, disana ada punggung gadis kecil yang membelakangi tubuhnya. Pertemuan pertama yang sangat berkesan, dan Kyuhyun hampir gila karena Tuhan hanya mempertemukan gadis kecil itu sekali saja. Wajah Kyuhyun menengadah mengingat kembali masa-masa pertumbuhan emasnya yang membahagiakan.

Flashback…

“Kyuhyun-ah, kau hebat.” Ibu Kyuhyun berseru menyemangati putra kecilnya. Kyuhyun berselancar dengan keberanian sangat tinggi menerjang ombak-ombak besar yang menghantam tubuhnya meski tubuh Kyuhyun saat itu sangat kecil.

Dengan pusaran air yang begitu kuat tidak menyurutkan langkah Kyuhyun, dia adalah perenang dan peselancar hebat kala itu. Usia Kyuhyun saat itu menginjak 13 tahun, dan jiwa kecilnya begitu menggelora memimpikan angannya menjadi perenang handal profesional. Pernah menjuarai perlombaan renang tidak membuat Kyuhyun puas, ia ingin tetap dan terus berlatih beruntung orangtuanya sangat pengertian, memberinya ijin dan dukungan penuh untuknya.

“Eomma..” Kyuhyun meringis begitu acara berlatihnya selesai, ia tunjukan tangannya yang berdarah akibat terbentur bebatuan di tengah laut itu.

“Kau kenapa?” Ibu Kyuhyun langsung panik melihat darah itu merembes lalu menetes makin banyak. Kyuhyun yang kesakitan hanya bisa menahannya dengan rintihan kecil.

“Kau tunggu disini, Eomma akan pulang mengambil obat,”

Kyuhyun memilih menuruti ucapan Ibunya, jarak rumah dari pantai itu terbilang dekat. Kyuhyun hanya memerlukan waktu 10 menit untuk menunggu Ibunya datang. Tapi nyatanya bocah kecil itu tetap tidak bisa menahan rasa sakitnya hingga ia merintih kesakitan dengan tangisan kecil.

“Sakit,”  Kyuhyun mengaduh lalu menjulurkan jemarinya itu, wajahnya tenggelam di lututnya. Lalu Kyuhyun berhenti dari tangisnya begitu merasakan angin yang meniup-niup di ujung-ujung jemarinya, ia langsung mendongak dan matanya langsung menangkap gadis mungil yang sangat lucu sedang meniup-niup lukanya. Gadis itu tersenyum dengan mata segar yang sangat cerah. Dia gadis yang sangat cantik.

“Anak laki-laki tidak boleh menangis.”  Kyuhyun merasa malu karena gadis yang tubuhnya bahkan lebih mungil dari tubuhnya menyuruhnya untuk tidak menangis. Bibir tipis itu meniup-niup penuh perhatian padanya. Kyuhyun tersenyum sesaat setelah menyeka air matanya lalu bibirnya memaksakan untuk bertanya.

“Kau siapa?”

Gadis kecil itu tersenyum tanpa mengatakan apapun. “aku tidak menangis kok,” Meski sakit di jarinya melilitnya, namun Kyuhyun memaksakan diri untuk tidak menunjukan kesakitannya di hadapan gadis kecil itu.

“Aku juga sering  jatuh dan terluka seperti oppa,” gadis kecil itu langsung merogoh sesuatu di saku rok berumbai miliknya. “jadi aku selalu membawa ini kemanapun aku pergi,” Kyuhyun menahan sakitnya saat plaster yang gadis kecil itu terpasang di jemarinya.

“gomawo,” Kyuhyun tersenyum saat nyeri di tangannya perlahan mereda, gadis itu mengangguk…

“sama-sama,” suara kecil miliknya begitu unik Kyuhyun bahkan merasa ingin merekam agar terus menerus mengingatkannya.

“Kau anak yang baik, jangan menangis lagi ya?” Kyuhyun menganggukan wajahnya namun tercengang begitu puncak kepalanya tersentuh bibir gadis kecil itu. Dia mengecupnya singkat namun membekas di hati bocah kecil seperti Kyuhyun, saat itu.

“ambil plaster ini, mungkin kau akan membutuhkannya lagi,” Kyuhyun menerimanya dengan senang hati, warna dan gambar plaster-plaster itu sangat unik. Kyuhyun terharu dengan sikap pahlawan seorang anak kecil cantik di hadapannya. Terlebih senyumannya.. sangat tulus meski ia hanya seorang anak-anak.

“Siapa namamu?” Kyuhyun tidak sabaran bertanya. Namun saat bibir gadis kecil itu ingin berkata seseorang berteriak kencang membentaknya.

“Choi Sooyoung..!!”

Seorang pria muda dengan perawakan tinggi dan tubuh tegap menatapnya galak. Menarik tangan gadis kecil itu.

“Apa yang sedang kau lakukan disini, hah.. bikin pusing saja,”

Kyuhyun langsung beranjak dari duduknya dan ingin mengejarnya. Mata Kyuhyun tidak tega melihat tubuh mungil itu terseret-seret kasar oleh pria berumur itu.

“Mianhae paman, aku tidak tau..” Hati Kyuhyun berdebar hebat melihat gadis kecil itu sempoyongan tertarik kuat pria itu. “Gadis bodoh, jika kau tidak tau daerah sini seharusnya kau jangan sok tahu.. kau sama saja dengan Ayahmu. Pembawa sial..!!”

Kyuhyun menggeram dengan kedua tangan terkepal kuat-kuat, ia bisa merasakan sakit saat melihat plaster milik gadis itu masih tertempel dengan sangat sempurna di jemarinya. Kyuhyun berlari mengejarnya, nuraninya berbisik agar ia bisa menyelamatkan gadis itu dari bahaya.

“Sooyoung-ah,”

Langkah Kyuhyun yang terburu-buru langsung berhenti seketika saat seorang wanita muda dengan paras ayu memeluk gadis itu.

“Eomma..” gadis kecil itu langsung berhambur memeluknya. Kyuhyun yang nyaris meledak dan ingin menendang pria itu langsung meredup. Gadis itu sudah cukup aman sekarang, terlebih ia sedang mendekap ibunya yang membelainya penuh kasih sayang.

“Kau kemana saja sayang, Eomma dan Appa mencemaskanmu,”

Kyuhyun dapat merasakannya. Gerakan dan raut pria itu yang galak mendadak berganti sendu. Kyuhyun yang masih kecil bahkan tau jika pria itu sedang berpura-pura mengelus puncak wajah gadis kecil yang menolongnya.

“Nde Sooyoung-ah, appa sangat-sangat mengkhawatirkanmu,”

Gadis kecil itu bernama Choi Sooyoung.

Kyuhyun berkali-kali merekam dalam memorinya. Ia masih menatap keluarga itu dari kejauhan. Siapa laki-laki yang di panggil Sooyoung  Paman? Kenapa justru kali ini, pria itu mengaku sebagai Ayahnya. Namun bagaimana pun kali ini Kyuhyun yakin Sooyoung sudah aman.

Ia sudah lega sekarang melihat wajah Ibu Sooyoung yang berparas cantik itu membelainya lembut, pantas saja putrinya juga sama cantiknya… dan lagi ia seorang wanita dewasa yang penyayang. Kyuhyun bahkan merasakan jika sifat sayang itu telah menuruni anaknya yang membalut lukanya dengan plester penuh kasih sayang.   

Sooyoung…Sooyoung…

Kyuhyun sudah tahu nama cantik itu. Namun sangat menyesakan hati, karena  ia tidak bisa langsung serta merta bergabung bersama keluarga kecil itu, terlebih bertatapan dengan paman mengerikan itu. Ya Tuhan, apa Sooyoung akan baik-baik saja tinggal bersama pria galak dan kasar seperti itu?

Kyuhyun juga ingin gadis itu mengenang dan mengingat namanya… tapi tidak mungkin, mereka semua sudah menjauh dan meninggalkannya.  Kyuhyun bahkan belum sempat berkenalan dengan Sooyoung, dan gadis kecil itu belum tau namanya…

Hari-hari berganti yang sangat menyulitkan. Kyuhyun merasakan dadanya sesak luar biasa  saat menghirup angin segar di sekitar bibir pantai yang sering ia kunjungi.

Ia menunggu dan terus menunggu, berkali-kali ia berkunjung ke pantai itu berharap gadis kecil itu datang dengan senyuman manis dan perlakuan sayang padanya. Kali ini ia bahkan merelakan kesepuluh jarinya terluka sekaligus agar gadis itu datang tiba-tiba lalu merawatnya.

“Choi Sooyoung.” Kyuhyun memanggil lirih nama itu berkali-kali agar gadis itu datang. Ia tidak mengharapkan apapun. Ia ingin mengajak gadis kecil itu bermain bersama-sama di sini, ia bahkan ingin mengajarinya berenang dan berselancar bersama-sama.

“Siapa kau sebenarnya?”

Kyuhyun meringkuk menatap papan selancarnya yang ia biarkan berlama-lama menganggur tanpa sentuhannya lagi. Kerinduan itu begitu dalam sejak pertemuan pertama, ia yakin akan bertemu gadis itu lagi. Entah kapan…

“Kau dimana sekarang?”

Dahi Kyuhyun menyernyit, ia selalu mencemaskan sepanjang malam memikirkan ekspresi takut gadis itu menghadapi ayah yang ia panggil dengan sebutan paman tersebut.

“Itu artinya dia ayah tirinya,”

Kyuhyun tersenyum miris, begitu pertanyaan yang bergelayut di otaknya  ia lontarkan pada Ibunya.. lalu memberinya jawaban yang mencengangkan. Sooyoung memiliki Ibu yang baik namun sayangnya ia harus memiliki ayah tiri yang kejam. Lalu dimana Ayah Sooyoung yang sebenarnya… Apa dia sudah pergi? 

Kyuhyun tersenyum mengenang, meremas beberapa plaster yang gadis itu berikan padanya. Air matanya menggenang tanpa ia sadari. Ia rindu serindu rindunya pada gadis itu.

“Gomawo Eomma,”  Kyuhyun tersenyum getir, melihat selembar foto yang ia abadikan.. ia bahkan tidak menyesali saat Ibunya pergi dengan sangat lama untuk mengambil kotak p3k yang ada di rumahnya… meninggalkannya yang terluka saat itu.

Namun begitu tahu Ibunya sudah kembali lalu tanpa sengaja berhasil memotret momen manisnya bersama Sooyoung, Kyuhyun tersenyum tenang, ia bahkan menciumi pipi Ibunya dengan bahagia…  Meski yang tertangkap adalah gambar dirinya yang lari tergesa mengejar punggung gadis kecil itu… namun separuh wajah yang hampir membelakanginya tertangkap… wajah panik dan ketakutan seorang gadis penolongnya…

Jika Tuhan memang baik, maka pertemukan aku dengan gadis itu… Meskipun harus menunggu bertahun-tahun lamanya….

Flasback end

Dengan menyisakan dada yang berdetak kencang Kyuhyun mengakhiri memandang figura itu dengan pelukan rindu.  Mata Kyuhyun membelalak saat nada dering ponselnya menggerinjang dengan nyaring. Matanya berkilat dengan senyuman cerah begitu melihat ID  si penelfon. Tertera My Yebbo.. terpampang jelas membuatnya tergelitik.

“Yeobseyo..”

Kyuhyun nyaris berteriak, begitu mendengar suara serak gadis itu. Pria itu tidak bisa menutupi rasa sedih bercampur harunya. Suaranya miliknya sama menyedihkan dengan gadis di sebrang ponselnya.

“Kau menangis?”

Sooyoung bertanya dengan nada sedih, pertanyaan itu seperti dejavu besar, mengingatkan ia pada kejadian yang baru saja dikenangnya. Hati Kyuhyun bergetar luar biasa. Sooyoung bahkan tidak pernah mengingat bagaimana pertemuan pertama mereka, yang bagi Kyuhyun  adalah pertemuan yang Tuhan rancang dengan sangat sempurna… menjadi suatu takdir hidup dan takdir cintanya.  Mungkin saat itu usia Sooyoung masih sangat dini, dan dia belum paham betul apa itu kenangan dan masa lalu…

Masa lalu? Kyuhyun bahkan ingin menghapus masa lalu Sooyoung yang kelam bersama Ayah tirinya itu.. mungkin akan lebih baik Sooyoung tidak mengingat  apa-apa tentang masa lalunya. Sama sekali.

Kyuhyun tersenyum lalu menggeleng mengingat Sooyoung masih menunggu jawabannya. “aku tidak menangis,”

“hm, pria dewasa yang akan menikah tidak boleh menangis,” Kyuhyun menganga mendengar jawabannya. Ia hampir-hampir tidak percaya jika Sooyoung selalu melakukan hal yang sama, mengucapkan kalimat yang sama dan apapun tentang Sooyoung benar-benar mengingatkannya dengan masa lalu mereka.

“Kyuhyun oppa,” Sooyoung khawatir dengan pria itu, sejak tadi pria itu terlalu lama membisu, membuatnya merasa janggal. Tidak seperti biasanya, Kyuhyun kali ini terlalu diam… apa pria itu mengalami syndrom pranikah.

“Ya,”

“Apa yang sedang kau pikirkan? Sejak tadi kau hanya diam saja,..”

Kyuhyun tersenyum, “Masa kau tidak tau apa yang sedang ku pikirkan? Tentu saja aku sedang memikirkanmu,”  Sambil tertawa Kyuhyun menerka jika sekarang Sooyoung memasang mimik masam, Kyuhyun tau menjadi perayu ulung bukanlah keahliannya, namun untuk gadis itu… Kyuhyun bahkan tidak tau kenapa bibirnya kerap mengumbar kata-kata gombal padanya. Semua terjadi begitu saja ditambah lagi pria itu sudah melangkah mempersiapkan dengan sangat jauh untuk menjemput cinta masa lalunya yang terasa singkat…

“Lalu. Bagaimana denganmu? Apa yang kau pikirkan sekarang,” Kyuhyun dapat mendengar Sooyoung mendesah lalu begitu mendengar isakannya pria itu tidak langsung menyambar.. ia berusaha diam.. andai gadis itu ada di hadapannya sekarang, ia ingin mencegah kesedihannya.

“Aku.. aku merindukan Eomma,”

Eommanya? Wanita dewasa cantik yang penyayang itu… Kyuhyun yakin ia sedang tersenyum di surga, mengingat putri kecilnya yang beranjak dewasa akan melepas masa lajangnya. Meski ia tidak cukup yakin jika wanita itu masih hidup apakah mungkin, dia akan merestui untuk menikah bersama putrinya.

“Sooyoung-ah,” Kyuhyun mendengar Sooyoung menangis saat ini, dan kenyataan yang terjadi gadis itu bahkan belum pernah mengunjungi pemakaman Ibunya. Kyuhyun bergidik, demi Tuhan, gadis itu tidak boleh mengunjunginya… meskipun ia tahu Sooyoung akan merasa sangat bahagia jika bisa menemukan pemakamannya.

Aku takut kau bertemu pria itu lagi.

Kyuhyun bahkan sangat lega, Sooyoungnya yang hilang di masa lalu justru terselamatkan oleh keluarganya lagi… Ayah kandung Sooyoung masih hidup.  Meski terkesan tegas, cuek dan tidak peduli tapi Kyuhyun yakin seekor musang tidak akan menerkam anak kandungnya sendiri. Lagipula Ayah Sooyoung adalah sosok figur yang Kyuhyun kagumi.. walau rasanya Kyuhyun begitu sangat kesulitan menjangkau hatinya.

“Oppa bisakah setelah menikah nanti, kau mau membantuku mencari pemakaman Eomma, seharusnya aku kesana sekarang untuk meminta restu padanya,”

Diam, dan Kyuhyun tidak ingin mendebat masalah ini…

“ya, kita akan mencarinya..”

“Benarkah?”

“Ya, jika kau menyatakan cinta padaku,”

“Saranghae..”  Kyuhyun tertawa, hanya beberapa hari saja rasanya luar biasa rindu pada gadis itu.

“Kau tau mendekam di rumah tanpa melihatmu itu sangat menyiksaku,”

Sesuai perjanjian keluarga, mempelai pria dan wanita tidak diperbolehkan bertemu sebelum menikah… bahkan hanya untuk beberapa hari saja Kyuhyun tidak tahan, tanpa aktivitas, tanpa kesibukan, tanpa rutinitas mengunjungi gadisnya lagi.

Tanpa apapun.. semua persiapan pernikahan sepenuhnya menjadi tanggungan keluarganya menyewa wedding planner dengan event organizer yang sangat terkenal di kotanya.

“hah,” Kyuhyun berdecak, semua aturan-aturan itu membuatnya pusing… yang bisa ia lakukan untuk beberapa hari ini adalah istirahat sesuai intruksi Ibu dan ayahnya.

“Kau tidak boleh kelelahan di acara pentingmu. Kau tidak boleh sakit. Kau harus ini… kau harus itu…”  Kyuhyun memijat pelipisnya yang terasa berdenyut. Ibunya yang perfeksonis benar-benar menghukumnya mati-matian. Terlebih setelah kejadian beberapa hari yang lalu…  Traumanya yang tak kunjung sembuh… dan masih banyak hal yang harus Kyuhyun selesaikan. Dan ia harus mempersiapkan diri.. mengutarakan semua rahasia masa kecilnya itu pada Choi Sooyoung.

“Choi Sooyoung..” Kyuhyun tersenyum mengingat bagaimana nama itu bisa langsung terekam dalam memori.

“Ya,”

“aku merindukanmu,” Sooyoung tergelak dalam tawa bahagia… gadis itu juga sama tersiksanya. Ia merindukan sosok Kyuhyun yang posesif dengan segudang rasa percaya dirinya yang melangit.

“Kalau begitu, tunggu aku di altar pernikahan kita.”

“Nuna,”

Kyuhyun belum sempat menyahut sebelum akhirnya ia memilih diam. Suara Minho terdengar sangat bahagia. Lagi-lagi menginterupsi perbincangan hangatnya dengan Sooyoung.

“Minho-ya kenapa kau memelukku,”

Kyuhyun membelalakan mata.

“Nuna, sebelum kau benar-benar menjadi milik orang lain, ijinkan aku memilikimu untuk beberapa hari ini saja..”

Kyuhyun tercengang. Bicara apa pria itu.

“aku ingin kembali mengenang masa-masa kau pulang lagi ke rumah ini.. jadi mari kita berkejar-kejaran lagi.”

Kyuhyun jelas-jelas mendengar suara Minho yang sangat mendominasi di ujung ponselnya.

“Apa maksudnya hah..??” Kyuhyun berteriak kesal.

“Maaf  Tuan, kau tidak boleh mengganggu mempelai wanita, jadi selamat malam…”

Beeb!..

Kyuhyun terpekik dengan mata membelalak menatap smartphone miliknya. Lalu sambungan terputus begitu saja menyisakan nada paling menyebalkan ditelinganya. Kyuhyun yakin ponsel Sooyoung sudah direnggut paksa oleh Choi Minho.. benar-benar sialan!

“Kurang ajar..!! Sampai kapan dia akan hidup bergentayangan seperti ini!.”

***

91 thoughts on “Marry U 6 (Recall memories of the past)

  1. Dung tek tek dung tek dung tek tek dung tek dung Minho lagi minho lagi !!!
    #ala bang beno dkk

    .sbel sbel gangguin mlu nih bocah😀

  2. Pingback: Library FF | iyankz ffection ^^

  3. hidup bergentayangan ??? hahaha
    minho minho.. gk bisa ya g ganggu kyuyoung.. haha
    moment na lg sweet sweet an itu.. haha
    DAEBAKK!!

  4. aokaok
    kyuyoung + minho = ribut :v
    btw, yg bikin kyuhyun ngga mau renang sama selancar lg itu apa ? masa gegara sooyoung di seret bapa tiri nya sih ?
    atau gegara pendarahan itu ?

  5. plis deh kyu, masa iya si minho yg ganteng gitu dibilang bergentayangan kdikira setan dia.. tpi iya juga sih pasti selalu ganggu moment kyuyoung..
    aah pertemuan singkat tpi sangat berkesan..

  6. kyu…kyu… kamu sampe’ rela ngelukain semua jarimu biar bisa ketemu soo…🙂
    si minho ganggu lagi….
    ditunggu lanjutannya🙂
    semangat😀

  7. Emang udah jodoh lah kyuyoung.
    Hanya dengan kehadiranminho, suasananya langsung berubah drastis hahahahaha
    Next storynya buruan di post yaa ^^

  8. si kunyuk minho reseh bgt asliii !!! bang, mendingan lo nikah deh ama gue !! biar kagak gangguin kyuyoung lagi :3 mulai gila :v
    lanjut lagii yaa thor !!

  9. ternyata mereka udah kenal dr kecil meski kyuppa yg memiliki perasaan lebih :3
    ihh minho oppa ngeganggu aja nih,kan mereka lg kangen2nan tuh :v
    next d tunggu wedding pantynya…

  10. Duuuh lagi haru2 nya scene kyuyoung, si minho main numpang gangguin aja..
    Nasibmu kyuuu hwkwkwk

  11. Ouw begitu toh cerita awalnya…
    Ya ampun MinHo…. sama Sulli aja gih… haha jiwa shippernya kambuh…
    KyuYoungnya cpetan nikah dong… ditunggu nextnya…

  12. Manis juga pertemuan pertama mereka🙂
    Walau sooyoung ga ingat -_-”
    Btw kyu trauma karna apa sih?
    Makin penasran gue -.-

  13. Minho pengganggu .. ayah tirinya??? Apa makam eommanya Soo deket rumah ayah tirinya?? Terus kenapa Kyu gamau Soo ketemu lg sama ayah tirinya??? Toh Soo udh sm keluarga kandungnya kan???
    Masih bnyk pertanyaan diotak ku chingu.. ditunggu nextnya secepatnya..
    Hwaitinnggg!!!

  14. Masalalu kyuyounf udah mulai terkupas(?) sedikit demi sedikit ..

    Lagi-lagi minho mengganggu moment romantis kyuyoung kkk~
    ga sabar nunggu mereka menikah,, kira-kira minho masih jadi pengganggu ga yaa ??
    Fighting authornim !!

  15. Annyeong…
    Ooo… Gtu tho masalalunya kyuyoung, yak ampyun pantes aja kyuppa sayaaaaaaannnggg banget ma soo, trus knpa kyuppa hidrophobia? Apkah akan djwb di chapter berikutnya?
    Gomawo to iyank3-ssi atas series yg mengagumkan ini, senang rasanya menghilangkan kepenatan dan menentralisir kejenuhan aktifitas sehari2 dgn membaca karyamu yg mumpuni, sekali lagi gomawo.

  16. Jd gitu toh awal kyu oppa naksir sama soo eon , kasian soo wktu kecilnya diperlakukan kasar sama ayah tirinya semoga nanti soo ngga bakalan ketemu sama ayh tirinya lg…minho manja bgt sm soo ky udh pacaran aja=)) next ditunggu sangat thor;)

  17. Ooou ,, itu pertemuan pertama kyuyoung , lalu bgaimana kyu bisa ktemu soo untuk k’2x nya .. Sampai kyu bisa dapatkan soo …
    Lanjutttttt .
    Ooo iya pesan buat minho , “JANGAN GANGGU KYUYOUNG OKKKKKK”

  18. ouh….jd it cerita awal ktmu mereka. sisa cerita gmna cra kyu mnemukan soo aj lg & cerita ttg kluarga soo

    next dtunggu…

  19. Kapan sih si minho skali aja gk ganggu moment romantis kyuyoung..
    Jadi knpa tuh si kyu trauma?
    Gra” ayah tiri soo apa? *tapi kyknya gk mungkin
    Soo sampe skrng blum tau kalo dy prnah ktemu kyu dlu, smoga dy bsa cepet” tau
    Ditunggu bngt next.a dan sequel ff jelousely

  20. Minho selalu dan selalu jadi perusak suasanaa arrrghhhh….
    Kyuyoung nikahnya cepetan aja supaya tdk ada yg ganggu2 lagi huh..
    next

  21. ternyata eh ternyata… soo cewek masa kecil kyu, sweet sekali😄 tp kepo nih ttg masa kecil mereka berdua, apalg awal mula kyu jd trauma & soo sama ayah tirinya. tp nikah dulu lah.. biar aman dr minho hahahah

  22. moment-nya udah bagus banget…sampe moment Minho dateng dan ngacauin mood Kyuhyun juga pas banget…y ampun, Minho trouble maker banget ya…

  23. minho~aaa jebal geumanhe kasianlah kyu disaat mau nikah malah dibikin makin cemburu ckck bocah bocah kayaknya perlu diborgol sama siwon kali yak wkwk

  24. Aih, si Minho ganggu orang lagi rindu”an di telfon aja-,- kasian kan Kyuhyun sama Sooyoung nya. Lanjutan nya jangan lama” ya thor, fighting^^

  25. minho oppa msih aja gngguin hbngn kyuyoung..
    pdhl sbntr lgi kyuyoungkan mau nikah..
    oh jdi gtu prtma kli kyuppa ktmu soo unnie..
    sweet bngeett…
    daebak.. !! dtnggu klnjtnnya…😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s