Marry U 7 (I will promise)


marry u

****

Marry U (I will promise)

 

Pekarangan lebar itu disulap menjadi kebun hijau luar biasa asri, beberapa pepohonan pinus mengelilingi pelataran megah di sana. Orang-orang berlalu lalang, sibuk dengan beragam aktivitasnya. Tempat dihelatnya pernikahan mewah Kyuhyun dan Sooyoung yang beberapa jam lagi akan berlangsung.

Kyuhyun merasakan jantungnya bertalu-talu. Gugup melanda sejak beberapa waktu lamanya. Pria itu mengembuskan napasnya yang sesak berkali-kali. Menghirup kebaikan oksigen yang rela mengendap di paru-parunya.

Gerbang besar raksasa yang kokoh di pintu gereja itu terbuka, dan Kyuhyun merasakan jantungnya langsung meletup kencang. Matanya terpana memandang betapa luas, mewah dan megahnya pernikahan yang ia impikan selama ini. Biasanya seorang pria tidak akan mau repot-repot lalu sibuk memikirkan bagaimana konsep sebuah pernikahan namun bagi Kyuhyun, pernikahannya bersama Sooyoung adalah suatu hal yang sakral dan tidak boleh ada cela sedikitpun dalam setiap prosesinya.

“Ya Tuhan,” katanya dengan dada bergemuruh, beberapa pasang mata seolah terpana melihat mempelai pria itu datang dengan tuxedo putih cerah bernafaskan kesucian yang melambanginya.

“Rilex,” Tuan Cho menggenggam tangan putranya dengan senyuman pahlawan, memberikan sedikit pengertian bahwa Kyuhyun akan baik-baik saja saat ia akan meninggalkannya di depan pastur berkacamata itu. Mereka berjalan tenang menapaki karpet merah yang menjuntai panjang di sana. Kyuhyun tidak menampik jika kegugupannya kali ini lebih besar dari saat-saat ia berada dalam ambang bahaya yang sering ia alami ketika berada di dalam air yang curam sekalipun.

Kyuhyun membungkukan tubuhnya begitu dirinya sudah tepat berada di depan pendeta yang akan meresmikan pernikahannya nanti. Ayahnya meninggalkannya dengan senyuman khas, membiarkan putranya yang sudah beranjak dewasa berdiam diri disana menantikan mempelai wanitanya itu datang.

Seperti arak-arakan kecil begitu pintu tinggi menjulang itu terbuka kembali… langsung menampilkan beberapa pengiring pasangan pengantin-pengantin kecil dengan wajah polos dan senyuman lucu. Dan Sooyoung ada diantara puluhan orang-orang itu. Mengenakan gaun putih dengan tudung serat-serat kecil yang menutupi sebagian wajahnya. Kyuhyun masih bisa melihat betapa luar biasanya gadis itu dimatanya, meskipun tampak samar jika gadis itu nyaris tak bisa tersenyum lepas saking gugupnya.

“Appa, aku takut..” Sooyoung merangkul lengan Ayahnya kuat-kuat memberinya jeda untuk berpikir lebih santai, “Jangan takut putriku, calon suamimu ada di sana, dia sedang melihatmu.” Mata Sooyoung langsung terpana melihat Kyuhyun yang menungguinya dengan bibir yang tak memudarkan senyuman sedikitpun.

kyuhyun-in-damn-white-suit-3

“Nuna,”  Minho berbisik di belakangnya membuat Siwon menoleh, pria itu khawatir Choi Minho akan melakukan hal aneh hingga tangan miliknya harus menggenggamnya kuat agar tidak terlepas lalu menariknya menjauhi Sooyoung.

“Nuna, kau harus terus berdoa, jangan takut, Minho disini. Aku akan menjagamu dari rasa takut.”  Sooyoung hampir ingin menangis saat itu juga mendengar suara Minho yang mendesis nyaris serak tertelan kepedihan saat mengucapkannya. Sooyoung ingin sekali menoleh ke belakang namun tidak bisa, ia ingin melihat bagaimana ekspresi Minho saat mengatakan kalimat yang menyedihkan ditelinganya, Gadis itu teringat betapa Minho sangat menjaganya dengan baik sedari kecil. Biar bagaimanapun hidup berdampingan dengan Minho maupun Siwon adalah pilihan terbaik jika dibanding dengan hidup masa kecilnya yang menyedihkan bersama Ibu dan Ayah tirinya.

“Nuna,”

“sst.. Diamlah, kau tidak akan merusak prosesinya, kan? Acara bahkan belum di mulai sama sekali.”

Siwon langsung menarik tubuhnya ke bangku-bangku yang tersedia. Berderet tepat dengan para tamu undangan lainnya. Tubuh Minho nyaris lemas ia pasrah tanpa memberontak sedikitpun saat Siwon benar-benar menariknya dari iring-iringan pengantin di sana.

“Kau bisa diam tidak sih?” Siwon menoleh sambil menegakan tubuhnya saat duduk, matanya memicing dengan alis mengerut jengkel, melihat dua gadis yang ribut saling beradu argumen.

“Aku hanya terharu Yull, biar bagaimana pun Sooyoung adalah sahabat kita, kan?” Dua gadis dengan pakaian berbeda namun terlihat sangat mirip dari gurat-gurat wajahnya terlihat beradu pandang. Salah satu gadis itu masih terisak menyisakan keharuan di wajahnya.

“Yoona-ya, setidaknya kau tidak mempermalukan dirimu dengan menangis di tempat umum begini,”

“Yuri, kau tidak tahu rasanya. Aku sedih sekaligus terharu. Ku pikir aku tidak akan bisa datang, untung saja atasanku yang super menjengkelkan itu memberikanku ijin. Aku pasti akan sangat menyesal tidak menyaksikan upacara pernikahan mereka yang sangat mewah ini, hiks..” ujar gadis bernama Yoona, sedang gadis yang satunya menjawabnya dengan dengusan panjang. Membiarkan kembarannya terisak-isak kecil. Dan mengacuhkannya.

“Hm, adik kecil bisakah kau pelankan suara tangismu. Aku takut akan merusak upacara prosesinya,” Siwon yang kebetulan duduk bersebelahan dengan gadis yang masih menangis itu terpaksa harus memberinya peringatan keras.

“Mworago? Apa katamu? Gadis kecil?”  Yoona terpekik dengan respon keras, ketidak terimaan  dengan sebutan lantang yang Siwon berikan. ‘gadis kecil’ semua orang bahkan mengira jika Yoona adalah gadis yang masih ingusan  dan tidak bisa melakukan apa-apa.

“Hsst..”   Siwon tersenyum samar sambil mengacungkan jari di bibirnya memberinya tanda bahwa gadis itu harus stop bicara.

Yoona menggigiti bibirnya kesal. ‘Siapa pria sok dewasa ini?’ ia langsung bergabung bersama Yuri yang takjub memandangi upacara pernikahan yang hikmat itu. Lengang dan khusu’.

Kyuhyun membungkukan tubuhnya 90 derajat sesempurna yang ia bisa begitu Ayah Sooyoung tiba menghampirinya. Memberikan telapak putrinya untuk ia terima.

“Kyuhyun-ah, aku memberimu restu menikahi putriku,” kata pria berumur itu menatap tegas Kyuhyun yang menganggukan wajahnya dengan serius. Ayah Sooyoung memberikan pelukan kehangatan untuk pria itu menimbulkan berjuta kekuatan semangat padanya. Rasanya membahagiakan bagi Kyuhyun. “Gamshahamniada Abbonim.”

Betapapun Kyuhyun teramat ingin bisa dianggap oleh Ayah mertuanya sejak dulu, sebagai manusia yang mengharapkan pengakuan. Kali ini Ayah Sooyoung benar-benar mengakui jika dirinya benar-benar tulus melepaskan putrinya untuk diserahkan padanya dan itu membuat Kyuhyun. Bahagia. “Aku yakin bersama dirimulah, Sooyoung akan bahagia,”

“Gomawo Appa,”  Begitu Sooyoung memeluknya dengan erat, Ayahnya tidak kuasa menahan kesedihan. Dari garis wajahnya yang tegas pria itu bahkan nyaris tidak pernah memberikan ekspresi berlebihan seperti tertawa dan menangis, orang-orang yang belum mengenal selalu menganggapnya pria dingin yang karismatik. Kali ini Tuan Choi menangis dengan senyuman kebahagiaan disana meninggalkan anak gadisnya yang di rangkul mesra oleh calon suaminya.

Kata-kata suci pengikat pernikahan tlah di ucapkan pastur dengan segala ritual dan prosesinya.

“Kalian tlah sah dimata Tuhan , agama, dan Negara untuk itu Tuan Cho Kyuhyun, ciumlah istri anda sebagai pengikat sah pernikahan kalian,”  kata sang pastur dengan anggukan mempersilahkan.

Kyuhyun membuka tudung penutup wajah Sooyoung perlahan memberinya jeda gadis itu untuk memandanginya, agar dia tahu jika Kyuhyun bahagia dengan semua ini. Meski tanpa kata-kata tanpa suara dan penjelasan lain Sooyoung seolah tahu jika mata Kyuhyun sedang mengajaknya berbincang, mengatakan banyak ucapan kepuasan di hari itu.

Dengan mata terpejam bibir itu saling merespon satu sama lain, menyapu kehangatan disana. Mengecupnya dengan sangat lama disana.

“Gomawo,” Kyuhyun tersenyum disela ciumannya lalu mengakhirinya dengan lumatan kecil. Semua orang merespon dengan suara decakan riuh tepuk tangan meriah.

“Sooyoung-ah… Kyuhyun-ah  chukae-yo..”

Minho termenung lalu tangannya tetap bergerak menambah gelas-gelas air yang tersedia. Wine yang ia minum rupanya tidak bisa membuatnya hilang dahaga. Ia selalu ingin meneguknya berkali-kali.

“Hhh, kau akan bahagia kan? Kau pasti bahagia sekarang,” Minho tersenyum melihat bagaimana kedua pengantin itu tampak sangat puas dengan kecerahan di senyumannya yang menawan. Kyuhyun dan Sooyoung tampak asyik mengobrol di panggung besar itu. Resepsi pernikahan merekapun di atur sangat mewah kental dengan arsitektur korea lama.

“Cium..” kata Minho dengan desisan kecil. “selalu saja aku yang melihat mereka seperti itu.” Minho merasakan jika Kyuhyun mencuri-curi untuk menciumi istrinya di tengah-tengah pesta pernikahan berlangsung. Para keluarga berkumpul untuk mengambil moment-moment penting dengan berfoto bersama sang mempelai. Minho sepertinya tidak terlalu tertarik sampai akhirnya ia berjalan tanpa melihat keadaan lalu menubruk seseorang.

“Aww..” ucap gadis itu. Yuri menyapukan tangannya ke gaun yang membekas cairan di sana, Minho bahkan tidak berniat meminta maaf sama sekali.

“Kau tidak punya mata?” Tanya Minho dengan mata kejam membuat Yuri bergidik, gadis itu membiarkan Minho melewatinya begitu saja. Seperti terburu-buru melangkah. Hanya beberapa detik ia menatapnya. Bibirnya langsung merespon. ‘luar biasa’

“Hah…” Dengan desah nafas yang kurang teratur Yuri mengibaskan wajahnya yang merah padam, bagaimana pun cara Minho memperlakukannya teramat berbeda dengan kebanyakan pria hidung belang di luaran sana yang selalu bersikap sok manis padanya.

“Huuh…! untuk pertama kalinya, aku jatuh cinta pada pandangan pertama. Dia pria idamanku,” kata Yuri dengan senyuman mengembang.

“Soo-ah, chukae.” Yoona merangkul sahabatnya dengan bahagia. Sementara Yuri terpekur memikirkan pria asing yang memperlakukannya dengan sangat kejam namun manis dimatanya.

“Yul, kau baik-baik saja.” Yuri langsung menyahut ucapan Sooyoung dan ikut memeluk seperti yang Yoona lakukan.

“Ya, aku tidak apa-apa. Selamat yaa.. kau pasti senang akhirnya kau menikah juga dengan Kyuhyun Oppa.”   Yuri melirik nakal ke arah Kyuhyun, dua kakak beradik itu adalah teman lama Kyuhyun sekaligus tetangganya namun tanpa Kyuhyun sadari jika mereka juga teman seperjuangan Sooyoung saat berada di bangku kuliah.

“Terimakasih ya, tanpa kalian juga, aku dan Sooyoung tidak mungkin bisa sedekat ini. Kalian teman-teman terbaikku.”

“Nde Oppa, kau tidak perlu sungkan.. lagipula baru kali ini kami menemukanmu mengejar gadis sampai sekeras ini!!”

Kyuhyun mengedikan bahunya lalu merangkul tubuh Sooyoung. “Kalian tau kan? Aku akan mati jika tidak memikirkan gadis ini..!!”

“Huoo.. gombal sekali, Soo-ah sepertinya malam pertama kalian akan berlangsung lama. Dan kau harus menyisakan hidup semalaman dengan rayuan-rayuan maut suamimu.”

Sooyoung merasakan pipinya memanas karena geli. Yuri dan Yoona memang si kembar yang menggemaskan. Selalu saja ada hal menarik yang mereka katakan meskipun intensitas pertemanan mereka relatif singkat terhalang waktu dan kesibukan namun mereka tetaplah sahabat terbaik yang Sooyoung temukan.

“Tentu saja kami akan melaksanakan malam pertama yang membahagiakan. Kalian berdua cepatlah menyusulku, jangan terlalu sibuk bekerja.”

Yoona mendesah kesal sementara Yuri hanya mangut-mangut seperti terdorong keinginan untuk secepatnya menikah lalu begitu bayangan Minho terbayang, wajahnya jadi merah padam kembali.

“Yull, sepertinya kau dulu yang akan menyusul kami.” Yuri menggelengkan wajahnya. Ucapan Sooyoung benar-benar membuatnya salah tingkah.

“ah tidak Soo-ah, aku belum berpacaran lagi sejak putus dari Jeongkook  Oppa.”

Musik pengiring pernikahan tak hentinya menggema, melantunkan harmoni kebahagiaan disana. Sooyoung masih terkagum-kagum dengan suasana pernikahannya.

images (22)

Semua orang berkumpul dengan raut penuh harap saat Kyuhyun dan Sooyoung bersiap melemparkan bunga pernikahannya.

“Satu.. Dua.. Tiga..”

Sebuket bunga putih melambung tinggi lalu tangan-tangan yang akan meraihnya berdesakan berharap bunga itu bisa sampai teraih.

“aku dapat.”  Yoona tersenyum kagum, tidak disangka tangan kecilnya yang lentik bisa sigap meraih bunga itu dengan susah payah. Namun senyuman riang di bibirnya langsung pupus karena tak hanya tangannya yang mendapati bunga itu, satu tangan kekar dan kuat tampak menarik-narik bunga itu. Membuat Yoona kualahan.

“Ini milikku,” kata pria itu. Yoona langsung tersungut jengkel lalu menatap pria itu penuh selidik mematikan.

“Jelas-jelas, aku yang dapat.” Yoona langsung terdiam memperhatikan pria itu masih dengan semangat merenggut bunga berharga itu. Biar bagaimanapun Yoona mempercayai mitos jika dia akan bisa langsung menemukan jodoh lalu menikah mengejar sepasang pengantin berbahagia itu.

“Yaa.., mengalahlah.” Yoona berteriak, kaca mata yang ia pakai hampir melorot saking kesal dan prustasinya.

“Tidak mau, lagi pula anak kecil sepertimu tau apa tentang arti bunga, sudah ya untukku saja.” Pria itu—Siwon, tersenyum dengan sangat menawan membuat Yoona sedikitnya merasakan angin yang berdesir lalu mengusik perasaannya begitu saja. ‘tampan sekali,’ keluhnya di hatinya.

“Lepaskan tanganmu, anak baik!”  Siwon menahan tenaganya masih berebut bunga itu. Pria itu merasa sangat terhormat jika bunga itu jadi miliknya,  setidaknya  ia bisa terpuaskan hatinya karena takdir akan membawanya untuk menyusul kebahagiaan Kyuhyun—Sooyoung yang ia harapkan.

“Dapat…!”  Yuri tersenyum lebar begitu dengan mudah ia merenggut sesuatu yang Yoona dan Siwon ributkan saat tangan mereka kuat lalu begitu lengah tangan Yuri dengan mudah menangkupnya.

“Arkh…” Yuri meringis kesakitan sepatu wedges  dengan hak tinggi menjulangnya benar-benar tuntas membuat dirinya dibuat malu. Ia tersungkur dengan sangat memalukan begitu tersandung rerumputan hijau yang terpampang disana. Lokasi outdor taman pernikahan Kyuhyun dan Sooyoung memang luar biasa mempesona.

“Ya Tuhan!”

Lalu mata Yuri membelalak saat sepatu hitam mengkilat itu luar biasa jahat menginjak bunga yang begitu di dambakan para manusia disana. “Yaa! Bunganya rusak,” Yuri mendongakan wajahnya menatap manusia yang akan di bogem dengan umpatan menyakitkan. Begitu siluet itu tergambar dengan bayangan terik matahari mulut Yuri langsung terkatup. Jantungnya tidak karuan, berguncang-guncang dengan sangat hebat. “Kau.”

“Bunga ini..” Minho bahkan tidak merasa bersalah membiarkan gadis itu terdiam kesakitan disana, lalu menghirup aroma lili segar pada bunga yang di genggamnya. Matanya menatap dua pasang manusia yang begitu terlihat serasi di panggung pernikahannya.

“Semoga kau bahagia, aku mencintaimu.”

Yuri yang baru saja beranjak dari tubuh olengnya, menekan rasa malu dengan pandangan orang-orang yang menertawakannya. Ia baru akan bicara dengan gugup dengan Minho namun tidak sengaja matanya menangkap guratan kesedihan di wajah Minho.

“Nuna,”  Yuri mengekori arah pandang Minho yang menerawang dalam. Seperti terpecuti cambuk, ia bisa merasakan ruas-ruas kesakitan di senyuman Minho yang terkesan pahit.

“Kau baik-baik saja?” hati-hati Yuri melawan rasa gugup lalu memberanikan diri bertanya pada pria yang begitu merusak hatinya dan mencuri cinta di detik-detik yang tak terduga.  Minho menyipitkan mata menilai dari ujung kaki lalu menatap sampai ujung rambut yang Yuri punya. Gadis itu terlihat acak-acakan akibat terjatuh.

“Milikmu. Maaf membuatmu susah.” Minho memberikan sebuket lili putih itu padanya. Lalu meninggalkan Yuri yang terdiam seribu bahasa disana.

Gyeongpo Beach

“Aku bahagia sekali.”

Sejak tadi Kyuhyun hanya terdiam memandangi lautan lepas yang terhampar di hadapannya. Keceriaan Sooyoung langsung meredup melihat pria itu menatap deburan ombak dengan pandangan kosong.

“Sebaiknya kita pulang saja,” Sooyoung tersenyum kecut, keputusannya mengajak pria itu menjauhi pemandangan pantai indah itu sia-sia saja.  Lalu mengikuti gerakan pria itu terduduk dengan sangat nyaman di bibir pantai. Memandang langit malam yang tidak lagi menampakan sang surya.

“Kau baik-baik saja?”

Sooyoung menatap baik-baik pria itu. Menatap wajah pucat Kyuhyun—pria yang baru saja menyandang predikat suaminya.

“Kenapa kau mengajakku kemari, aku merasa tidak nyaman sekarang.”

Dengan balutan busana pengantin yang masih melekat di tubuhnya, Sooyoung melirik sebagian orang-orang yang menatapnya dengan pandangan berdecak. Gadis itu tidak tahu apa yang sedang Kyuhyun pikirkan sekarang. Ia tidak mempedulikan bisik-bisik manusia itu.

“Ada pengantin baru.”

“Waah. Mereka bahkan menyengajakan kemari.”

“Pasangan serasi.”

“Mungkin mengenang masa pacaran.”

“Cantik yah.. prianya juga tampan.”

Telinga Sooyoung bahkan tidak hentinya menangkap suara-suara yang tanpa sengaja terdengar saat orang-orang itu melewatinya. Sooyoung menoleh lalu merunduk dengan kikuk saat seseorang mengambil beberapa gambarnya dan Kyuhyun, orang itu terlihat seperti fotografer handal.

“Oppa, sebaiknya kita pulang saja.” Tawar Sooyoung. Ia benar-benar sudah tidak tahan dengan keadaannya yang terdesak memalukan, pakaiannya yang terjuntai panjang dan lagi ada banyak pengganggu disekitarnya.

“Oppa,” Sooyoung merasa risih,  “aku-“

“Sooyoung-ah,” Sooyoung diam, sedikitnya ia merasa berlega hati. Akhirnya pria itu membuka suaranya.

“ada apa?” Kyuhyun tidak merespon hanya menggenggam tangan miliknya saja.  Sooyoung mendesah, lagi-lagi kebisuan mendominasi pria itu. Sooyoung merasakan tubuhnya  kelelahan mengikuti beragam prosesi pernikahan yang membuat matanya di dera rasa kantuk luar biasa. Ia ingin istirahat sekarang.

“Kyuhyun oppa, kau kenapa?”

Gadis itu bingung, padahal saat di pesta pernikahannya Kyuhyun terlihat sangat bersemangat bahkan bibirnya tak hentinya menguarkan tawa khas yang mempesona.

“Tidak ingin bercerita?” dahi Sooyoung mengerut, ia kesal namun hanya bisa menyimpannya dalam hati. Kyuhyun diam—wajahnya murung, seperti menyimpan ketakutan disana.

‘Seharusnya aku menolak di bawa ke tempat seperti ini.’  Pikir Sooyoung dalam hati. Mula-mula ia biarkan saja Kyuhyun menyetir lalu membiarkan dirinya pergi bersamanya. Kyuhyun berpamitan pada keluarga Sooyoung untuk segera membawanya pergi. Sooyoung tidak tahu jika dirinya akan di bawa ke pantai ini. Tempat yang sepertinya pernah ia kunjungi. Tempat yang membuat perubahan drastis di mimik menyedihkan Kyuhyun dalam sekejap saja.

“Kyuhyun-ah, kenapa terburu-buru membawa Sooyoung pergi? Kau sudah tidak sabar ya?”

Sooyoung tersenyum miris, saat kata-kata Siwon terlintas di otaknya begitu Kyuhyun menyalaminya. Lalu ia berpikir sama seperti yang Siwon pikirkan membuat hati Sooyoung geli menahan rasa malu. Namun rupanya salah. Kyuhyun mengajak gadis itu ke tempat indah—yang  bagi pria itu menyimpan banyak misteri di sana. Sooyoung tidak ingin Kyuhyun mengorek luka lamanya. Ini pernikahannya. Tidakah pria itu memikirkan perasaannya. Dan kali ini… Sooyoung pasrah membiarkan Kyuhyun dan dirinya terduduk disana, menikmati angin malam yang berhembus kencang di pantai itu.

“Di tempat ini aku bertemu cinta pertamaku.”

Mata Sooyoung membelalak dan tidak bisa mengatupkan mulutnya yang menganga kaget. Bagaimana mungkin Kyuhyun membicarakan cinta pertamanya. Sooyoung bahkan mengenal Cho Kyuhyun karena Yuri… dia tidak pernah bertemu Kyuhyun di tempat seperti ini.

“Apa?”

Suara gadis itu serak tertelan kesedihan. Sooyoung menahan air matanya yang menggenang di peluk mata. ‘ku mohon jangan bicarakan cinta lain, saat bersamaku.’  Rasanya menyakitkan, ia tidak memiliki persiapan apapun untuk mendengar lebih cerita Kyuhyun.

“Dia gadis kecil yang luar biasa.” Kenang Kyuhyun, ia tersenyum pahit melihat sisi masa lalunya. Tidak bisa melihat gadis itu untuk ke dua kalinya, ke tiga dan untuk pertemuan-pertemuan selanjutnya yang begitu menyiksa.

“Ku pikir aku hanya penasaran, lalu berusaha keras menemukannya kembali. Tapi tidak bisa.”

Kyuhyun semakin menggenggam tangan istrinya lebih kuat.  “Aku berusaha melupakannya, dan selalu gagal… bahkan sampai sekarang, cara gadis itu memperlakukanku lalu tersenyum dengan sangat cantik, tidak akan pernah bisa aku lupakan. Selamanya.. dia satu-satunya gadis yang paling berkesan sepanjang hidupku.”

Sooyoung menelan ludah, rasa terbakar di rongga dadanya meletup-letup, ia menggelengkan wajah dengan syok, kenapa pria ini mendadak tidak peka lalu tidak memahami hatinya yang terluka karena cinta monyet masa lalu Kyuhyun.

“Kau mencintainya?” Sooyoung menguatkan perasaannya untuk bertanya.

“Lebih dari itu. Aku ingin memberikan semua rasa sayang ini padanya.”

Sooyoung menggeleng pedih. Lebih baik ia tuli saat ini juga. Untuk apa mendengarkan kisah cinta orang lain, disaat ia seharusnya bisa menikmati cinta itu bersama-sama suaminya. Sooyoung ingin membungkam kata-katanya tapi melihat cara Kyuhyun saat menceritakan kisahnya dengan mata berbinar membuatnya harus rela menyayat rasa sakit itu di hatinya. Pria itu terlihat sangat bahagia mengenangnya.

“Aku sudah berjanji sejak pertemuan pertama.”

“Janji? Janji apa?”

“Untuk terus mencintai gadis itu sampai aku menemukannya kembali.”

Sooyoung tersenyum sangat hambar. “Benarkah?”

“Ya.”

“Lalu dimana gadis kecil itu sekarang?”

Tanpa disangka air matanya tumpah dan Sooyoung langsung memalingkan wajahnya berharap Kyuhyun tidak tahu lalu mengasihaninya. Biarlah.. ia ingin Kyuhyun terus melanjutkan kalimatnya.

“Dia sudah besar.”

Tentu saja, Sooyoung menangis sedih. Dadanya bergemuruh karena sesak. Tidak adakah Minho disini? Atau Siwon? Dua manusia itu mungkin akan langsung melahap habis Kyuhyun karena sudah membuat hatinya terluka, ia ingin memeluk keluarganya sekarang karena tidak sanggup menahan perih di hatinya.

“Kau tidak mencarinya?” Sooyoung terisak, menatap wajah teduh Kyuhyun dengan kemarahan luar biasa. Kyuhyun langsung tersentak begitu melihat emosi Sooyoung yang langsung meledak. Pria itu menghela napas panjang… Dia tidak menyadari jika Sooyoung sejak tadi memendam kekesalan yang tidak pernah terpikirkan.

“Takdir sudah mempertemukan kami kembali.” Di hadapkannya tubuh Sooyoung dengan mencengkram bahu gadis itu kuat-kuat. Air mata Sooyoung makin berderai merasakan sakit di ruas-ruas bahunya yang bergetar. Rasa sakit akibat cengkraman Kyuhyun tidak seberapa dibandingkan rasa sakit di hatinya.

“aku mencintaimu. Choi-Sooyoung..!!” Kyuhyun tersenyum menatap lekat wajah menyedihkan itu. Ia ingat bagaimana cara dia menghafal nama itu. Gadis kecil itu. Choi-Sooyoung yang itu.

“Oh, tidak.. aku salah maksudku Cho Sooyoung istriku. Aku benar-benar mencintaimu.”

Sooyoung melepaskan cengkraman menyakitkan di bahunya itu. Kyuhyun hanya tidak bisa menahan rasa bahagianya sekarang. Ia ingin menumpahkan keberhasilannya mendapatkan gadis kecil impiannya sekarang.

“Kau tidak mencintaiku.” Kyuhyun membelalakan matanya.

“Tidak, aku mencintaimu.. sayang.”

Sooyoung menepis tangan Kyuhyun yang akan merengkuh wajahnya. “Tapi, kau mencintai orang lain di hatimu,”  Kyuhyun menghela nafasnya kali ini ia kualahan menghadapi Sooyoung yang tidak terkontrol.

“Bagiku hanya ada satu wanita istimewa yang bisa singgah dihatimu.”

Sooyoung tertawa dengan raut menyedihkan. “Lucu sekali.”

Kyuhyun susah payah meraih tubuh Sooyoung yang menolaknya, dan begitu tubuh gadis itu sudah benar-benar tidak berdaya Kyuhyun langsung memeluknya dengan sepenuh perasaannya. Perasaan bersalah karena membiarkan hati Sooyoung pecah dengan hipotesanya sendiri. Setelah ini, Kyuhyun benar-benar harus bisa menata penjelasan pada gadis itu.

“Maaf.”

“Kau jahat.”

“Maaf… aku benar-benar minta maaf.”

Kyuhyun mengelus punggung istrinya memberikan penenangan disana. Sooyoung memukul-mukul dada Kyuhyun sekuat yang ia bisa. Lalu ketika mendengar Kyuhyun mengerang sakit barulah Sooyoung berhenti.

“Mian.. jeongmal mian.. percayalah aku hanya mencintaimu saja.”

Merasa sudah lebih baik, Sooyoung menatap mata teduh pria itu, tidak menemukan keraguan apapun  disana… sama seperti saat-saat Kyuhyun menyatakan cinta sebelum-sebelumnya..

Pria itu menangkup wajah menyedihkan Sooyoung dengan senyuman. Dan mata Sooyoung harus membelalak sebelum memutuskan untuk terpejam karena Kyuhyun telah menyatukan kehangatan di bibirnya.. menyapunya dengan kecupan yang sangat dalam…

“Sarangheyo..” Sooyoung menatap lamat-lamat dua mata kecoklatan yang tegas dan kuat. Syarat penuh sesal.

“Lalu bagaimana dengan gadis impianmu?”

“Gadis itu sedang menangis sekarang… dan aku tidak menyukainya.”

Dengan didesak rasa bingung, Sooyoung hanya mengikuti nalurinya untuk kembali membalas ciuman panjang yang Kyuhyun berikan… begitu tenang, dan memabukan.

“aku membawamu ke tempat ini. Agar kau mengingatnya. Ini janjiku di saat-saat kesepian menantikanmu.”  Sooyoung tidak bisa membalas setiap tarikan napas yang terulur memberikan Kyuhyun jeda untuk berbisik… lalu ciuman itu kembali berlanjut. Sooyoung merasakan hatinya berdesir hebat, seperti terobati dari rasa sakit, gadis itu justru merasa bahagia sekarang.

“Sekarang mari kita pulang. Menikmati kisah cinta di tempat yang lebih nyaman.”

***

119 thoughts on “Marry U 7 (I will promise)

  1. Yyak yyak akhirnya menikah juga deh kyuyoungnya ,, minho jangan ganggu kyuyoung yya,, minhoo kasian dia lg patah hati yg sabar ya…😀

  2. Pingback: Library FF | iyankz ffection ^^

  3. yaaaa chukaeee kyuyoung akhirnya married jugaaa…
    yampun kyu gausah muter” sih tungval bilang yv sebenerny, kasian kan soo smpe sedih bgt gitu 😀

  4. kyuyoung nikah? terharu banget baca pas bagian pemberkatannya.. :’) minho patah hati, tapi biarlah.. yang penting kyuyoung nikah \^^/

  5. aku nangis di bagian kyuyoung nikah
    aku ngebayangin mereka bener_bener ada di situasi itu
    rasa nya bahagia bgt

  6. Syo nya salah paham.. Dia nggak sadar kalo gadis kecil cinta pertama kyu ya dia..
    Kyu manis bangeeet

  7. wuaaah cakepnya #melting
    ternyata sooyoung bisa cemburu juga, tapi kenapa dia nggak inget sama temennya sendiri?? #poor.kyuhyun

  8. akhirnya kyuhyun oppa sama sooyoung unnie married ^_^
    tp kasihan juga si minho hihi
    duh, sooyoung unnie pake salah paham lagi-,- lanjut thorrrrrrrrrrrr hehehe😀
    keren binggo

  9. Aaaaa. Akhirnya nikah juga. Lega banget. Cieee ada couple baru nih (r:MinYul and YoonWon) hahaha. Bakalan ada lanjutannya? Pasti seru yeheey. Di protect? Minta ya pwnya. Haha. Keep writing eon🙂

  10. wuaaaa mereka menikah❤❤❤ kasian minho patah hati😦 tapi bakal g' lama deh sedih'a kan ada yuri hehehe siwon oppa sama yoona lucu ya hahaha mereka bakal jadi couple juga nih

  11. Hahhh agak miris ya ngebayangin Minho. Tapi untung Minho bisa ngerelain sooyoung. Ayo Minho semangat, ada Yuri tuh yg naksir kekeke. Huhh sebal sekali lagi seru2 tbtb TBC. Lanjutkan thor. Kalo diprotect jangan susah ya dimintai PW nya ehehe

  12. Haduh si kyu bikin anak orang sakit hati aja. Udah di perjuangin mati2an malah ngomong gotu kan kalo lepas lagi susah-_-. Ngga peka lu bang kalo syoonya nangis haftt.
    Tapi keren. Next ditunggu thor

  13. Yeahh akhirnya kyuyoung nikah jga, pasti next part kyuyoung honeymoon [н̲̅e̲̅н̲̅e̲̅н̲̅e̲̅], hey tuan choi siwon asal aje lu bang ngatain yoona ank kecil nanti jatuh cinta lho, and minho udhlah sooyoung U̶̲̥̅̊∂н̣̣̣̝̇̇̇ , bahagia bareng kyuhyun lu sama yuri Ɑ̤̥̈̊ǰǰά̲̣̣̣̥ ye bang jgn ganggu kyuyoung Ǒƙëƴ (ړײ)‎​​ (y) (y)

  14. Ah kakak jangan di protect, ntar mesti nanya passwordnya dimana? Btw next banget ya kak, keren pake banget, fight!!!

  15. Aigoo itu Soo ampe nangis begitu.. Minho kejam ya kalo berhadapan sama yeoja selain Soo..
    Eoh next nya diprotect??? aku minta ya??? aku komen kok chingu *sokpolos..
    Ditunggu next nyaa.. Hwaitinggggggg!!!!!

  16. Annyeong iyank3-ssi…
    Aaaaaaa……. Aku meleleh seleleh lelehnya..
    Aku ga tau harus komentar apa, perfect..ya perfect mungkin kata yg tepat untuk ff ini. Ilustrasi ttg kesakralan cinta kyuyoung, betapa mereka saling mencintai dan sangat saling menyayangi, kesemuanya bener2 sempurna, dan aku suka semua bagian ff ini. Gomawo iyank-ssi. Klo pun to next part dprotect, mohon diberi kemudahan mndptkan pw nya by fb ya, gomawo.

  17. Soo kamu salah paham cantik ,,, kamulah gadis kecil yg kyuhyun maksud ,,,
    Dan next part spertinya ada couple lain misalnya minyul dan yoonwon … Minho move on yah …
    Next part knp diprotect , ?
    Emm kalo memang diprotect , boleh minta PW via sms ga

  18. Akhirnya cinta mrk menyatu juga dengan ikatan pernikahan dan restu dari semua orang, pasangan yg sempurna dan sll bahagia. Ditunggu kelanjutannya author

  19. wah akhirnya jadi nikah juga mereka…untung Minho g bikin ulah lagi…
    dan kayaknya Kyuhyun harus cerita panjang lebar deh biar Sooyoung g salah paham…

  20. Kyu flashback… etdah soo knp gak tau coba yang lagi diceritaiin sama si kyu itu dia,,,…..
    Cie..cie… yang kena Love At First Sight.. Ehm…
    Minho jangan sedih kan ada yuri…. Ehm,… ada 2 Couple baru….
    Thor,minta PW nya lewat apa???…. Next part ditunggu….

  21. oh iya lupa ky ketemuannya di pantai yak wkwk kyu sih pake bebelit segala jadinya soo ngambek kan hahaha next thor!

  22. Gue ngakak liat minho masa.
    Sumpah dia lucu.
    Haha
    Kasian sikyu, udah bawa kelaut, tetep aja sooyoung ga ingat.
    Kasian kasian.
    Hoho
    Tapi walau gitu, tetep aja dia memperlakukan sooyoung dengan sangat manis.
    Ane suka🙂

  23. Sooyoung gak inget sama Kyuhyun saat di pantai itu? Sepertinya pertemuan pertama mereka hanya membuahkan Kyuhyun yang tahu nama gadis impiannya. Dan gadis itu -Sooyoung tidak mengetahui bahwa laki-laki yang pernah ia temui di pantai itu adalah Kyuhyun.

  24. kya kya kya…
    akhirnya mereka menikahh.. ulalalala
    udah deh siwon sama yoona, minho sama yuri.
    si soo salah paham jadi kesel duluan kan. si kyunya main sok sok misterius.
    kelanjutannya ditunggu.

  25. Akhirnya kyuyoung menikah juga…
    Menikmati kisah cinta di tempat yg lbih nyaman(?) ambigu lol hahaha
    next partnya ditunggu ya…

  26. kasihan minhonya,,, soo cemburuan banget, lagian kyunya juga cara penyampaiannya kurang sesuai. makanya soo eonni jadi salah paham…

  27. Finally they’re getting married. How sweet when kyu describing his feeling about soo and then kiss her deeper and deeper💕 . Omaygad, i’m could be dying if both of them really kissing together 😊
    Dan pertanyaan terbesarku adalah, apakah soo udh tau gadis itu dia? Next juseyo authornim. Fighting!

  28. AkhiR’a KyuyouN9 Nikah ju9a.. KasiaN MiNho patah Hati, udah MiNho sm YuRi aja. TeRus SiwoN sm YooNa.. Smo9a KyuyouN9 cepet puNya Baby.. D tuN99u Next paRt’a chiN9u..

  29. kyyu udh blng ke soo kalo dy gadis masa kecilnya, smoga soo gk slah paham lagi
    duhh yuri ada” aja, minho kan lbh muda dri dy lgipula minho kan kasar sikapnya ke yul
    Siwon yoona kyknya bakal nyusul soo nih
    Smoga soo bisa cpt inget kalo sbnrnya dy udh pernah ketemu sma kyu dlu
    ditunggu next.a jgn lama” yaa

  30. Setelah penantian panjang, akhirtnya mereka menikah, dan ga ada lagi gangguan(?) dlm hubungan mereka *minho😀

    kyuhyun keren banget, menjadikan sooyoung cinta pertama dan terakhirnya .
    So sweet ^^

    lanjut thor😀

  31. sooyoungnya gak peka-peka padahal yang lagi diomongin kyuhyun sooyoung.. hahahaha

    btw kalo di protect kasih tau ya thor pwnya ^^

  32. akhirnya mereka bisa nikah juga…
    kyu ko’ g langsung ngomong lw cinta pertamanya soo, kan soo jadi salah paham ..
    ditunggu lanjutannya🙂
    semangat😀

  33. minho potek..
    yul fall in love sma minho..
    ada kemungkinan yoona sma siwon..
    kyuyoung udh nikah tpi kyu msh blm mau cerita dan knpa dia jdi takut sma air juga msh jdi pertanyaa..

  34. Kyu oppa so sweet sangattt….
    Soo eonni nya ngga nyadar orng yg d sbt sama kyu itu ya soo eonni muahahaha lucu nih soo eon
    Next nya thor ditunggu sangatt;)

  35. huaaa minho patah hati… hehe itu udah ada yul yg siap mencintaimu…
    kyuuu ceritanya geje mknya soo salah tangkep hehe… uda langsung cemburu kan istrinya haha
    next bakalan bkin baby kyuyoung nihhh kajajaja

  36. chukkaeyo eomma appa !! akhirnya kalian nikah jugaaaa ^^ :*
    btw, bakal ada couple baru niih ceritanya? yoona-siwon, yuri-minho ???
    sebenernya siih gue lebih suka siwon ama yuri tapi gue juga minyull shipper sih >.< jiwa shipper kumat next part mau di protect karena ada nc nya yaa ??? waaah ditunggu banget lah !! :v
    tp pw nya gimana nanti??

  37. kyaaa serasa mg.hadiri resepsi pernikahan sungguhan dg deskripsimu oen🙂
    ikut bahagia ats pernikahanny. chukkaeyo…
    hmm dan kuhrp stlh n minho & siwon mdptkn jodoh mereka kkk trutama minho

    soo gk mg.ingat ap2 stlh kyu mbawany kepantai it lg ?
    ak msh penasaraan bagaimana kyu bsa bertemu soo lg…

    next chap dtunggu. tp sayang knp dprotect…
    trus via dpt Pwny gk satupun ak punya. lwat email blh ya hhee

  38. MasiiiHh aja bloom fham apa yg d.maksud Kyu, Aduh Syoo kmu g’mna seeh..???!!
    Bwahahaaa.. #EvilLaught kek Aq sneng liat Minho sdih. Awas’ Lho siwon, kamu ngatai yoona kek ank kecil tpii mlah nnti kmu cinta sma ank kecil.😉
    Heyyy.. thor itu Aq kok d.bwa” yg bkin kan s.S.Cha. >_<

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s