Marry U 9 (With You)


marry u

Hingar senja merayap menyilaukan sederetan cahaya silau yang membias. Lalu senyum Kyuhyun merekah memandang langit pagi yang tampak menerbitkan sinar malu-malu dari sang fajar. Bau embun segar memberinya energi baru. Kyuhyun menoleh sebentar melongoki istrinya yang masih enggan terjaga, sebelum pandangannya kembali terjun menatap gumpalan ombak besar dari sisi balkon villanya. Matanya menatap penuh pemandangan yang selalu ia hindari saat-saat dulu. Namun entah mengapa, beberapa hari ini.. ia kembali kuat bahkan candu untuk sekedar menemukan gemuruh bising ombak laut disini.

Kyuhyun duduk dengan nyaman sambil menyesap kopi hitamnya. Matanya terpejam sesekali, merasa hikmat menikmati suasana laut yang begitu terasa, indah bercampur getir dari kenangan… Kyuhyun hampir rapuh saat kembali menemukan semangat dirinya yang hilang saat 18 tahun yang lalu, terkikisi oleh rasa takut dan hancur. Lalu suasana mendadak  hening tepat setelah Kyuhyun memikirkan bagaimana keceriaan yang perlahan terkikis itu, hanya raut duka yang membingkai wajah putihnya memantulkan siluet tampan dari bias terik mentari.

“Kau seperti sedang hidup sendirian saja.”

Kyuhyun tertegun dari cara dia memikirkan pahit hidupnya lalu menoleh menemukan senyuman cantik dari wajah istrinya. Ia ikut tersenyum menatap wajah sendu dan rambut Sooyoung yang tampak acak-acak  namun terlihat begitu manis dengan wajah bangun tidurnya yang pucat segar.

“Oh, kau sudah bangun. Kemarilah.”

Kyuhyun menepukkan pahanya untuk Sooyoung duduki meski disana terdapat dua kursi namun sikap posesifnya bangkit saat wanita itu hampir memilih satu kursi kosong yang menganggur.  Tangan Cho Kyuhyun meraih kuat tubuh istrinya dengan gerakan cekatan.

“Yaa..!” Sooyoung berteriak tepat setelah tubuhnya ditarik dan hampir meloloskan selimut tebal yang membungkus tubuh polosnya. “Dasar kau ini..” Choi Sooyoung tersenyum jengkel sambil mencubiti perut suaminya yang dibalas dengan kikikan ceria di bibir Kyuhyun.

“Selamat pagi.” Kyuhyun menciumi wangi rambut Sooyoung sambil tangannya membelai lalu merapikan anak rambutnya, mengumpulkan panjang rambutnya dan menyampirkan di bahu wanita itu sehingga hanya leher kemerahan yang terpampang disamping kiri wajahnya. Kyuhyun tertegun untuk beberapa saat merasa kaget, tidak disangkanya ulah liarnya semalam mencetak rona merah khas di kulit pucat istrinya dengan sangat banyak.

“tidurmu nyenyak?” tanya Kyuhyun, “Melihatmu tidur sangat lelap, membuatku lega, kau tidur seperti anak kecil… dan kau terlihat semakin mirip gadis kecilku yang lucu. Tubuhmu saja yang semakin jangkung tapi semua tingkahmu benar-benar cerminan dirimu sewaktu kecil.”

Sooyoung tertawa remeh. “Benarkah? Wah… kau benar-benar mengenal gadis kecilmu itu dengan sangat baik ya. Apa aku berubah wujud saja menjadi kecil lagi.” lalu meliriki wajah Kyuhyun yang tersenyum sebelum berubah menjadi raut wajah syok. “Kau bukan seorang pedofil kan?” goda Sooyoung yang menemukan raut jengkel merajuk suaminya.

“Yaa.. bicara apa kau ini.”

Mereka tertawa dalam perdebatan, tubuh Sooyoung terus menggelinjang seiring dengan pergerakan tangan Kyuhyun yang menggelitik tubuhnya sebelum akhirnya mereka sama-sama menyerah lalu hanya tungkai kaki yang sama-sama bermain. Mereka tersenyum damai menikmati desir angin segar yang menyapu sejuk permukaan wajah masing-masing. Pagi indah untuk menyapa sang fajar dan dunia mereka benar-benar dimabukan dengan suasana saling bermanja pengantin baru.

Sooyoung merapatkan wajahnya untuk bersandar di dada suaminya, dan Kyuhyun hanya bisa memeluk wanita itu, menarik selimut tebal agar tidak lagi melorot jatuh… karena  walau dari kejauhan Kyuhyun khawatir orang-orang yang berlalu lalang dari bibir pantai di ujung sana akan memanfaatkan pandangannya.

“Oppa.”

“hm..”

“ada yang ingin aku tanyakan?”

“Soal apa?”

Sooyoung menghela nafasnya lalu memilih menoleh agar bisa menemukan wajah suaminya yang dirasa semakin menawan jika dilihat begitu dekat seperti sekarang. “ada banyak sekali pertanyaan, yang ingin aku tanyakan padamu. Jika semua ku katakan mungkin tak terhitung jumlahnya, tapi setidaknya jawab satu pertanyaanku saja. Bisakah kau menjawabnya?”

Sambil tersenyum Kyuhyun mengacak rambut istrinya dengan sayang. “Katakanlah…”

“Mengapa?” tanyanya, lalu terhenti memperhatikan wajah Kyuhyun yang berganti serius. Sooyoung merasa risih bercampur kalut, apa harus membahasnya. Kalau-kalau Kyuhyun enggan menjawabnya bagaimana?  “mengapa kau terlihat selalu menyedihkan saat memandang pantai di hadapanmu ini?” Sooyoung berdebar mengatakannya terlebih wajah Kyuhyun mulai sendu dan tidak ada lagi raut ceria yang membingkainya.

Kemudian Sooyoung membalikan tubuhnya agar tahu jika Kyuhyun benar-benar akan menjawab rasa penasarannya. “Jika alasanmu bersedih karena kau merindukan gadis kecilmu, bukankah sudah ada aku disisimu…”  Sooyoung tersenyum pahit. Apa dia merasa terlalu percaya diri untuk mengatakannya. Bukankah Kyuhyun memang mencarinya selama ini? Tapi mengapa batinnya tidak terpuaskan, suaminya seperti membungkus kenangan pahit hidupnya dengan sangat rapat. Hingga celah itu tidak dapat terlihat dimatanya.  “Kenapa oppa? aku merasa kau sedang ketakutan, kau takut pada pantai ini. Dan kau-”

CUP

Sooyoung merasa ucapannya tercekal dengan bibir yang menguncinya, bibir itu menciumnya sepenuh perasaan lalu berakhir dengan lumatan panjang. Sooyoung merasa bibir itu bukan hanya membungkam kata-katanya untuk sesaat tapi untuk selamanya. Dari cara Kyuhyun menciumnya dengan kuat dan kasar, Sooyoung merasa pria itu marah lalu hanya ketakutan yang menyelimuti hatinya.

“Sudahlah sayang, jangan berpikiran yang tidak-tidak.”  Kyuhyun mencoba tersenyum yang Sooyoung rasa adalah sebuah penegasan untuk tidak mengulik kisah pilunya. Wanita itu mengangguk walau hatinya selalu merasa janggal jika Kyuhyun masih menyembunyikan fakta lain tapi mengunci fakta itu menjadi rahasia yang dia sendiri tidak boleh tahu. Jantung Sooyoung berdebar takut, mengapa suaminya harus merahasiakannya? Bukankah dia gadis kecilnya yang selama ini ia cari… dan Sooyoung juga sudah merasa yakin jika Kyuhyun kecil pernah menderap dikehidupannya.. walau masih samar-samar jika laki-laki kecil yang ia tolong adalah Cho Kyuhyun, pria yang kini menjadi suaminya.

“Sayang. Sebelum kita pulang ke Seoul, aku ingin mengajakmu ke suatu tempat.”

Sooyoung bisa merasakan jika suara Kyuhyun bergetar ragu, ada apa? Sooyoung bertanya cemas lalu akhirnya mengangguk setuju tanpa protes apapun dari bibirnya.

“Tapi sebelum kita mandi, aku ingin melanjutkan yang semalam…”

Sooyoung tersenyum kecut membiarkan tubuh digendongnya digiring keranjang tidurnya lagi, namun wanita itu selalu cemas melihat wajah Kyuhyun yang sempat berekspresi tegang saat ia bertanya, apa hamparan air-air besar  itu benar-benar semenakutkan dan menyedihkan di mata suaminya. Bahkan gadis kecilnya itu benar-benar tidak berguna… menyembuhkan segurat sedih di mata pria itu.

“asal kau bisa tersenyum lagi seperti sekarang maka lakukan saja, jika itu membuatmu senang… aku tidak suka dengan wajah murungmu.” Dan Sooyoung menekan wajahnya setelah berhasil meraup bibir suaminya untuk ia cium lalu berakhir dengan cinta pengantin baru seperti yang sudah-sudah mereka lewati setiap malam…

==0o0==

“Yaa, Oppa sebenarnya kau ingin mengajakku kemana?”

Kaki Sooyoung menderap perlahan-lahan, dengan mata yang terpejam karena tertutup oleh tangan Kyuhyun, wanita itu berusaha keras untuk tidak lagi menginjak batu terjal yang terus mengganggu cara berjalannya.

“Sebentar lagi sayang, kita akan sampai.”

Sooyoung mengangguk lalu hanya mengikuti saja intruksi Kyuhyun, ia berharap suaminya tidak lagi membawanya ke tengah laut atau semacamnya lagi. ia benci sekali melihat wajah menyedihkan itu selalu terpendar dari wajah suaminya.

“Awas, hati-hati.” Kyuhyun tertawa sendiri membimbing istrinya berjalan sampai sejauh ini. Dalam hati ia merasa kasihan karena Sooyoung nyaris tersandung beberapa kali ia melangkah. Tapi pria itu sangat yakin jika tempat yang akan ia tuju benar-benar menjadi kejutan istimewa bagi wanita tercintanya itu.

“Kita sampai.”

Seru Kyuhyun dengan senyuman mengembang, lalu perlahan menurunkan telapak tangannya yang menutupi mata Sooyoung. “satu..dua..tiga..”

Sooyoung berjengit merasa lega, akhirnya ia dibebaskan dari penjara mata yang beberapa menit lalu begitu menyiksanya. Remang-remang penglihatannya terkumpul menjadi lebih jelas lalu hanya hamparan nisan yang sangat banyak langsung menghiasi pemandangannya.

“Oppa..” Sooyoung berseru kaget, hatinya berdebar kencang luar biasa, tanpa menoleh memperhatikan wajah pucat Kyuhyun yang membelakangi tubuhnya.

Wanita itu menangis dengan dada sesak dan perasaan berkecambuk lain, lalu tubuhnya lemah dan langsung terhempas memperhatikan gundukan tanah yang dihiasi rumput liar disekitarnya. Tangannya bergetar saat menyentuh nisan itu. Dirinya merasa hancur saat itu juga. Betapa kecewanya karena baru sekarang ia bisa menemukan makam Ibunya sendiri. “hik..” hatinya tersayat luar biasa, dengan mata perih lalu air matanya tumpah berlinangan dengan sangat banyak.

“Eomma..” Tubuh Sooyoung gemetaran di bawah sana, Kyuhyun hanya bisa membiarkannya. Ia tidak sanggup mendengar teriakan kesedihan istrinya yang begitu menyesakkan. Hatinya getir memperhatikan betapa rapuhnya wanitanya saat ini.

“Eomma..”

Kyuhyun memalingkan wajahnya. Kaca mata hitam yang membingkai dimatanya mampu menutupi raut keterpurukannya. Ia sangat ketakutan, bahkan tangan miliknya tidak sanggup menjangkau tubuh Sooyoung untuk ia topang. Bibirnya kelu tidak bisa untuk sekedar menenagkan Sooyoung yang menjerit perih yang memeluk nisan itu.

“Aku merindukanmu.. hik..” Sooyoung berdebar-debar antara senang, bahagia, sakit, pedih , kecewa, haru dan berjuta perasaan lain melingkupinya.

Kyuhyun sekuat tenaga tetap tegar agar tidak mengikuti keterpurukan istrinya. Namun tanpa Sooyoung tahu, suaminya benar-benar hancur perasaannya melebihi dirinya. Ia ingin memeluk tubuh wanita itu tapi tidak sanggup. Tubuhnya hanya tegang melihat pertemuan memilukan antara ibu dan anaknya itu. Entah sudah berapa tahun Sooyoung tidak pernah berhasil menemukan peristirahatan terakhir ibunya. Dan.. berkat Kyuhyun, karena suaminyalah dia bisa merasa lega dan sebahagia ini karena berhasil membantu menemukannya tanpa terduga.. lalu hanya tangis sedih selama berjam-jam, Sooyoung tidak ingin pergi meninggalkan pemakaman itu.

“Aku sudah menikah Eomma.”

Sooyoung berhasil menguasai emosinya untuk tidak larut dalam tangis. “aku sudah bersuami.” Wanita itu tersenyum lalu menoleh kebelakang untuk memperkenalkan suaminya pada mendiang ibunya. “Dia sangat baik padaku.” Ucapnya dengan perasaan lega. Lalu keningnya mengerut memperhatikan Kyuhyun yang hanya berdiri kaku dan Sooyoung tidak bisa melihat reaksi Kyuhyun apa pria itu bahagia atau tidak saat ia memperkenalkannya. Dengan kaca mata hitam itu Sooyoung benar-benar kesulitan menemukan raut Kyuhyun sekarang. Tapi biar bagaimnapun Kyuhyun benar-benar sangat berjasa sekarang. Ia tidak tahu harus bagaimana mengucapkan rasa terimakasihnya nanti pada suaminya.

“dan.. kau tahu Eomma, aku adalah gadis masa kecilnya. Apa kau mengenalnya? Jika iya, kenapa dulu kau tidak mengenalkanku padanya?  Dia benar-benar mengenalku dengan sangat baik, aku tidak pernah menyangka Tuhan memberiku suami dengan paket luarbiasa sempurna sepertinya.”  Sooyoung larut dalam cengkerama panjang seolah hanya dia dan Ibunya saja yang ada disana. Lalu wanita itu mendadak membelalak kaget saat tubuhnya dipeluk erat oleh Kyuhyun. tubuh Kyuhyun bergetar bersandar dipunggung Sooyoung, ia bisa merasakan punggungnya basah karena air mata suaminya.

“Oppa..”

“Sayang, hari sudah hampir gelap dan hujan akan berubah menjadi besar sebentar lagi.”

Sooyoung mengangguk setelah kulit tangannya merasa dingin oleh tetesan gerimis yang membasahinya. Lalu mendongak menatap pemakaman indah di depan matanya.

“Eomma, aku dan suamiku mohon pamit. Sebenarnya aku masih sangat merindukanmu. Kapan-kapan aku akan mengunjungimu lagi. ku mohon restui pernikahan kami, gomawo Eomma.”

Kyuhyun tersenyum dan Sooyoung meraih tangannya untuk sekedar mengecup punggung tangannya sebagai ungkapan sayang dan rasa terimakasihnya. “Gomawo oppa. Terimakasih kau sudah membantuku menemukan orang yang paling kusayang dan berarti di hidupku.”

“nde..” Kyuhyun mengusap pipi Sooyoung yang masih basah karena air mata, lalu mereka sama-sama bangkit dan buru-buru berlari ketika hujan deras langsung mengguyur seluruh permukaan tanah.. dan Kyuhyun langsung membuka pintu kemudinya untuk Sooyoung…  lalu tanpa beristirahat mereka langsung melanjutkan perjalanan pulang ke Seoul.

==0o0==

Cup..cup..cup..

Sooyoung belum juga merasa puas untuk menciumi pipi suaminya, wanita itu benar-benar memuja wajah rupawan itu yang saat dicium garis wajahnya langsung lunak dan memberi segurat wajah merah dipipinya. Tapi Sooyoung tidak ingin menggodanya, ia justru merasa menjadi wanita paling bahagia sedunia bisa menemukan berlian indah di hadapannya.

“Oppa..”

“hmm, kenapa berhenti kau belum menciumku disini, disini.. disini..”

Kyuhyun menunjuk bibir, kening, dagu dan seluruh permukaan wajah yang ia miliki membuat Sooyoung tertawa, dan wanita itu langsung memandangi penumpang pesawat lain yang terlelap dan tidak terganggu sama sekali mendengar bisik-bisik mesra yang sejak tadi mereka lakukan. Perjalanan menuju Seoul masih membutuhkan waktu satu jam lagi. dan Sooyoung tidak bisa merapatkan mata untuk tidur, ia rela tidak tidur seharian untuk memandang suaminya sendiri yang baginya sangat tampan.

“Sayang, kau tidak tidur?”

Sooyoung menggeleng. “Jika kau mengantuk kau tidur saja, nanti kalau sudah sampai aku akan membangunkanmu.”

Tanpa pikir panjang Kyuhyun menarik tubuh Sooyoung untuk ia peluk. Dan Sooyoung menerimanya dengan puas, ia merasa sangat nyaman dan hangat dalam dekapan pria itu.

“Mana mungkin aku bisa tidur jika istriku saja masih saja sibuk begini. Kalau aku tidak sadar ada dimana mungkin aku sudah menerkammu lagi.”

Mereka sama-sama tertawa, dan rasanya Sooyoung ingin sekali menanyakan bagaimana Kyuhyun bisa tahu makam ibunya, tapi niatnya untuk bertanya ia urungkan karena rasanya pertanyaan itu belum pantas untuk di bahas sekarang. Ia yakin Kyuhyun akan menjelaskannya sendiri suatu saat nanti.

“Oppa.” Sooyoung terperanjat begitu Kyuhyun langsung meraba perutnya dengan pelan tanpa permisi. Dengan senyum jahil dan mata memicing Sooyoung mencoba memberinya peringatan. Ia sempat berpikiran macam-macam, jika Kyuhyun benar-benar akan melakukan hal yang tidak-tidak di tempat umum seperti sekarang, namun sebelum ia melayangkan protes Kyuhyun langsung membekukan ucapannya.

“Aku ingin sekali kau bisa cepat punya anak.” Sooyoung mengikuti pergerakan tangan Kyuhyun yang mengelusi perut datarnya itu dengan senyuman bahagia.

Ucapan Kyuhyun langsung membuat peredaran darahnya terhenti, ia tidak menyangka suaminya yang super sibuk, bisa memikirkan hal semacam ini. Apa tidak terburu-buru? Pikir Sooyoung. Mengingat usia pernikahannya masih seumur jagung, mereka bahkan masih dalam suasana pengantin baru.. saat ini.

“Kenapa?”

Kyuhyun lagi-lagi mengusap perut istrinya membuat hatinya berdebar penuh cinta.

“Karena aku ingin anak-anakku bisa menjaga ibunya dengan baik.”

Sooyoung tertawa remeh. “Kenapa harus anak-anakmu memang Ayahnya tidak mau menjaga Ibunya?”

Raut Kyuhyun justru berbalik menjadi datar, lalu dari sorot matanya pria itu menunjukan ketakutan yang begitu dalam. Sooyoung tidak mengerti. Semenjak menikah pria itu benar-benar penuh misteri. Ada apa? Sooyoung selalu merasa gelisah jika Kyuhyun menunjukan raut-raut kurang menyenangkan seperti sekarang. Ia ingin sekali membongkar ketakutan itu menjadi keberanian. Kenapa ada banyak sekali ketakutan dari wajah rupawan pria itu. Tidak bisakah ia berusaha kuat dan baik-baik saja. Apa yang membuatnya sangat terluka seperti ini?

“Oppa kau kenapa lagi?”

Kyuhyun mengusap air mukanya menjadi lebih bersahabat, “gwenchana, aku hanya ingin kau tidak akan kabur setelah menikah denganku, mungkin dengan hadirnya anak dari rahimmu kau tidak akan kemana-mana, dan itu cukup membuatku lega. Karena mungkin saja ada banyak pria-pria kurang ajar yang akan menjeratmu.” Kyuhyun mencubit hidung istrinya dengan gemas. “Karena meskipun aku tampan, aku tidak terlalu percaya diri untuk mengunci hidupmu bersama diriku saja.” Sooyoung terkekeh mendengarnya lantas memeluknya sepenuh hati.

“Dasar kau ini..” ucap Sooyoung lega, ia sempat berpikir jika Kyuhyun memiliki daftar riwayat penyakit mematikan atau semacamnya lalu meninggalkan dirinya bersama anak-anaknya begitu saja. Oh.. itu jangan sampai terjadi. Sekelebat perasaan was-was menggandrungi pikirannya.

“Mungkin kata-katamu lebih tepat jika dalam posisiku sebagai seorang wanita, ckck.. kau bicara seolah kau adalah nenek tua yang takut ditinggal selingkuh oleh kakek tuanya..”

“Ya, anggap saja begitu.” Kyuhyun berkata mantap, dari cara pria itu berkata seolah ucapannya bukanlah bahan lelucon, ia tidak main-main. Dan pria itu benar-benar takut dan sangat mencemaskan istrinya. Seperti mimpi-mimpi buruk yang selalu ia rasakan sejak dulu. Yang hanya bisa ia lakukan adalah mempersiapkan segalanya dari awal.

Sooyoung langsung tegas menatap manik matanya, memberinya semangat baru bahwa semua akan baik-baik saja, tanpa halangan dan hambatan.  Apapun yang terjadi Sooyoung percaya, jika bersama Kyuhyun dirinya bahagia dan selalu berakhir indah seperti sekarang.

“Dasar suamiku ini… kau tidak sedang mabuk kan?” Sooyoung menangkup wajah suaminya lamat-lamat, semakin dilihat mata kecoklatan miliknya selalu memberinya isyarat penuh makna tersembunyi… dan hati Sooyoung menjadi takut dan hancur, ia takut sekali jika Kyuhyun akan meninggalkannya. Entah untuk alasan apa? Dan air mata Sooyoung langsung menetes deras dengan sendirinya begitu dengan sangat lembut bibir Kyuhyun menyapu hangat bibirnya lalu beranjak naik ke puncak wajahnya. Menciumnya dengan sangat lama disana.

“Aku sangat mencintaimu… sayang.”

Dan hati Sooyoung begitu bergetar mendengarnya. Pertanda apa ini? Wanita itu memeluk Kyuhyun dengan sangat kuat, ia tidak ingin jika pria itu tiba-tiba menghilang begitu saja dari hidupnya. Perjuangan cinta Kyuhyun kecil yang mencarinya sampai bersatu seperti ini membuat hati Sooyoung perih bercampur gelisah. Ia berjuang sampai pada taraf luar biasa di mata Sooyoung. Jika dulu, Kyuhyun yang berjuang mati-matian mencari cintanya kini giliran Sooyoung yang akan mempertahankan cinta itu sampai mati…

“aku lebih mencintaimu oppa..” ku mohon jangan katakan apapun lagi yang membuat hatiku mendadak sakit. Susah payah Sooyoung menghibur hatinya yang pilu. Dan pesawat itu mendarat mulus di bandara incheon membuat Kyuhyun—Sooyoung tertegun takjub. Ia tidak menyangka seminggu bersama untuk langsung berbulan madu menorehkan berjuta perasaan campur aduk.

Kyuhyun dan Sooyoung sama-sama tersenyum, menapaki bandara besar itu sambil membawa koper besar miliknya.. dan senyum mereka kembali terbit merekah saat Minho dan Siwon sudah ada disana, menjemputnya.

“Nunaaaa….”

Minho berteriak semangat sekali, rasanya sudah lama sekali tidak melihat wajah Sooyoung yang sangat ia rindukan. Kyuhyun tega sekali menculik Nuna-nya tanpa kabar apapun, membuatnya gelisah setiap saat.

“Haaaiii..”

Mereka saling berpeluk rindu, dan Kyuhyun tersenyum bahagia melihat kemesraan keluarga kecil itu, saudara yang saling mendukung satu sama lain, pria itu bersyukur Sooyoung selalu berada diantara orang-orang yang menyayanginya.

==0o0==

“Kejutan…”

Semua bersorak, mempersilahkan dua pengantin baru itu masuk. Kyuhyun merasa takjub melihat rumah itu dipenuhi dengan ornamen dan pernak-pernik selamat datang untuknya. Sebagai keluarga baru di kediaman keluarga Choi.

“Apa kabarmu?”

Tuan Choi memeluk menantunya dengan hangat, membuat Kyuhyun tersentuh. Ini yang selalu ia nantikan sejak dulu, kenapa menikah benar-benar memberikan dua persaan yang sama-sama kuat dalam hidupnya.. sedih dan bahagia luar biasa.

“Ghamshahamnida Abboji..”

Tuan Choi menganggkuk, “selamat datang di rumah barumu.. Ayah senang sekali kalian pulang, aku merindukan kalian berdua, sampai menyuruh Minho dan Siwon menjemput kalian di bandara..”

“Benarkah?”

“Kau tidak perlu merasa canggung begitu, kau sudah menjadi suami putriku, itu artinya kau juga sudah menjadi putraku..”

Kyuhyun merasa sungkan melihat perubahan Ayah mertuanya yang mendadak berubah total, semenjak dia pacaran dengan putrinya pria itu selalu memberinya kesan dingin dan acuh kini justru kehangatan dan pujian yang selalu ia terima dari setiap tutur kata pria itu. Kyuhyun hampir menangis jika saja ia tidak menahan diri untuk kuat. Ia terharu menerima perlakuan ini semua. Hanya sosok Minho saja yang belum berubah sejak menjemput sampai sekarang ia masih kurang bersahabat kepadanya.

“Appa..”

Sooyoung memeluk Ayahnya dengan rasa bangga.

“Bagaimana bulan madumu?”

Sooyoung melirik Kyuhyun dan mereka sama-sama tersenyum malu, dan senyuman malu-malu itu semakin menjadi saat semua anggota keluarga meledekinya dengan semangat kecuali Minho.

“Aigo aku tahu kalian sangat menikmatinya…”

Siwon bersikap tenang namun matanya mengerling menggoda mereka.

“Ayo.. mari-mari kita nikmati santap malam ini… sekaligus merayakan anggota baru kelurga Choi.. Cho Kyuhyun..”

Mereka bersulang dan suasana sangat mendukung untuk saling bertutur sapa layaknya seorang yang tengah memendam rindu kehangatan kelurga. Disini Kyuhyun merasakan hal baru… ia tidak akan pernah melupakan kebahagiaannya sekarang. Menemukan cinta pertama lengkap dengan kehangatan keluarga yang sangat menyenangkan seperti mereka.

“Hyung… lain kali jangan menculik Nuna-ku lagi ke tempat yang jauh, lagi pula apa tidak bisa berbulan madu disini saja…!!”

Taaakk..

Minho melotot tajam begitu sendok yang Siwon gunakan untuk makan mendarat tepat dikepalanya. Ia mengusap bagian sakit itu dengan kasar.

“Kau ini apa-apa’an?”

“Kau bisa diam tidak, jangan mengomentari urusan orang lain sesuka hati..”

“Aku hanya memberi saran..”

“Ssstt..”

Tuan Choi hanya menghela nafas panjang melihat perdebatan Minho dan Siwon, perdebatan itu menjadi cekcok tanpa henti seperti yang sudah sering telinganya dengar semenjak kepergian Sooyoung berbulan madu. Siwon selalu menyuruh Minho mati-matian merubah sikap menyebalkannya. Tapi kenyataan berkata lain. Pria itu memang keras kepala.

“Haaah..”

Helaan napas panjang Tuan Choi tercekat begitu melihat Kyuhyun dan Sooyoung tampak tidak mempedulikan adu mulut saudara-saudara Sooyoung. Pengantin baru memang selalu sibuk dengan dunianya sendiri. Tuan Choi tersenyum tenang, lalu mengangguk melihat Kyuhyun yang lagi-lagi memberinya sapaan hormat dengan isyarat.

“Semoga saja kau betah untuk tinggal di tempat seperti ini.” Sooyoung menyandarkan wajahnya di bahu Kyuhyun.

“Tentu saja, sayang.”

Dan Kyuhyun tertawa adakala sangat lucu mendengar dua pemuda lajang itu saling adu argumen, apa aku carikan saja jodoh untuk mereka agar tahu rasanya manisnya sebuah pernikahan terlebih jika sudah ada rasa cinta yang kuat di dalamnya… Kyuhyun tertawa mengenang dirinya bersama Sooyoung dihari-hari paling berkesan itu.

“Dasar..!!” dengus Kyuhyun dihatinya, namun perasaannya justru senang karena kali ini Minho terlihat lebih memanusiakannya ketimbang dulu… dan pria itu memanggilnya Hyung untuk pertama kalinya. Sepertinya tinggal bersama keluarga Choi benar-benar memberi sejuta warna nantinya untuk Cho Kyuhyun… di hari-hari berikutnya bersama istrinya Choi Sooyoung yang kini tengah tersenyum manis padanya.

***

90 thoughts on “Marry U 9 (With You)

  1. Maaf thor aku baru baca ff ini dan aku comment di part ini aja..
    Kyuhyun kenapa yaa,kyk ada masalah gitu..
    Btw aku liat tanggal postingan ini,ternyata udah lama di post..
    Kok gk dilanjutin?
    Dilanjutin dong thor please~

  2. Eonni ff ini kapan dilanjut lagi? Huhu penasaran bngt apa yang membuat kiyu terlihat menyedihkan😦

  3. Pingback: Library FF | iyankz ffection ^^

  4. Kyu nya kenapa sih? Dia punya penyakit atau gimana?
    Syo nya jangan ditinggalin dong..
    Nyesek entar~😦

  5. aduh kyuhyun.. lu knp sih sebenernya..
    ikutan penasaran dan takut kyk syoo deh jdnya..😦
    next ya..
    ampe jelas semuanya..
    tp mwsti happy..

    hahaha..
    daebak.. semangat thor..😀

  6. wah, kyuppa emg misterius
    dengan raut wajah yg berubah kayak gitu pastilah bikin takut

    next ya🙂

  7. Entah kenapa vi takut kenyataan tentang kyuhyun yg bakalan terungkap bakalan menyakiti sooyoung. Kalo emg bener semoga gk sesakit yg vi bayangkan. #kebawasuasana ><

  8. Sikyu kenapa sih?
    Kok misterius banget kesannya?
    Dia nyimpan rahasia apa sih?
    Dia ga bakalan ninggalin sooyoungkan?
    Duh roman-romanya bakalan ada angstnya entar -_-

  9. sebenarnya kuhyun kenapa? aku bener” penasaran.. >< apa jangan” kyupa mau pergi??! jangan dong, kasian soo eonni.. :’)

  10. haduh…Minho masih aja kaya gitu…kapan ya dia bakal ketemu jodohnya biar g ngerusuhin orang mulu…
    moga KyuYoung cepet daper momongan deh…kadang suka g habis pikir sama sikap paranoid Kyuhyun kalo udah nyangkut tentang Sooyoung

  11. kyuhyun knp? ada masalah apa? kok kyknya takut bgt..
    part ini sweet2an trus nih kyuyoungnya
    next

  12. Was-was nih takutnya ada apa2 lagi dgn kyuhyun, duh jangan buat mrk smp berpisah krn perjuangan buat bersatu aj lama bgt ini br nikah dan mrk lagi bahagia2nya masa harus sedih lagi…

  13. Itu si Kyupil knapa sih? Bkin org penasaran setengah mampus aja 😱
    Jgan blg klo kematian eomma-nya Soo itu ada sangkut pautnya sama Kyu, makanya Kyu jdi misterius kyak gitu 😓
    Duuhh— mudah2an aja kedepannya Kyuyoung gak berpisah, gak rela iihh liat keduanya menderita 😢
    Next cepet ya, udh penasaran ini, hehehe 😁

  14. itu kyuhyun kenapa sih?
    suer deh bikin kepo
    dan aku gak mudeng alurnya gara gara kyu itu..
    next cepetan

  15. kok terharu ya baca part ini😦 sebener’a kyu oppa kenapa…jangan bilang dia bener2 punya penyakit mematikan andweeee….masih teka teki nih

  16. sebenarnya apa sih yang terjadi ama kyuyoung??? penasaran deg thor…. ditunggu kelanjutannya ya!!!^^

  17. entah knpa aku baca ff ini nangis😥
    PenasarAN dgn masa lalu kyuppa :’)
    Trus knpa kyuppa berkata misterius seaakaan mau pergi jauh :’) jgn sadend ya thor ^^

    Keep writing {}

  18. Aduh ada apa sih sebenarnya d balik masa lalu kyuppa sm sooeon,knp aku ngerasa nantinya mereka akan berpisah ya,
    Andweeee >_< pliss thor jgn buat alurnya kayak gitu ya jadi penasaran …
    Next yang semangat thor…

  19. aw aw aw pengantin baru mesranyaaaah..
    tapi emg sih aku ngerasa janggal bgt sm kyu,dia itu knp sih ko kynya sedih terusss 😥
    semoga menjadi keluarga baru choi bisa buat kyu dan soo bahagia ^^

  20. Rahasia apa yg disimpan kyuhyun yaa ?
    Kenapa kyuhyun sedih banget kalo liat pantai ?
    Padahal dia kan udah menemukan sooyoung .

    Sikap kyuhyun beda banget, seperti takut kalo sooyoung ninggalin dia😥

    Jangan sampai kejadian masa lalu kyuhyun d pantai itu akan membuat hubungannya dengan sooyoung merenggang .
    Lanjut thor ..
    Makin penasaran kelanjutannya ..
    Fighting !!

  21. Annyeong iyank3-ssi
    sumpeh aku penasaran gila, ade apeh nih bang kyuhyun? Perubahan suasana hati kyuyoung yg up n down, bikin dag dig dug duer huehh… Salut deh to iyank3-ssi, gomawo to karya yg makin buat aku ngefans sama authornim hebat ini. Sbg selingan bolehlah cheating- nya jg dlanjutkan… Hehe ngarep bgt.
    Gomawo ya iyank3-ssi

  22. terharu dh dg cerita kyu. tp knp kyu tdk mw mceritakn ap yg dpikirknny ??

    hn..pasangan buat siwon ak punya usul…
    tiffany …
    klo minhoo molla

  23. 9? Aku udah baca part sebelumnya gak ya? Udah kali ya? Auk ahh lupa😀 anyway, aku juga ikut takut sama kyk syoo. Kyu kyknya ada hubungannya sama oerihal meninggal nya ibu syoo dan pantai itu -.-

  24. Aku penasaran sma rahasia ap yg masih di simpan sma kyuppa aku tkut rahasia itu bikin hubungan kyuyoung hancurrr andeww aku mw kyuyoung happy ending truss next part wajib di lanjutin eoni jng lma2 ne

  25. ihh sebenernya ff ini series ya? cuma beda judul aja. aduhh aku penasaran banget sama lanjutannya!! ada apasih dengan kyuhyun? dan apa hubungannya dg eomma sooyoung? aku baca ff ini sambil nebak2 sendiri chingu saking penasarannya. fix! ini harus lanjuttt!! oiya aku suka adengan romantisnya tuh ngena gewla wkwk
    lanjut ya!! jgn lama lama!! gomawoyo chingu ^^

  26. greget sendiri sama kyuhyun😀
    semoga nggak terjadi hal2 buruk sama mereka
    lanjut thor, keren (y)
    *bacanya sampe senyum2 pas adegan romantis :v

  27. Ada apa sebenarnya dgn kyu oppa , kenapa smpai disembunyikan .. Soo aja gk boleh tauu …
    Dan Kyu tau drmna Pemakaman Eomma nya Soo … Pasti ada Rahasia dibalik Rahasia ,,
    Penasarannnn ,, Ditunggu kelanjutannya ..
    Semangat ….
    Jangan lama – lama ,ya !!!

  28. kyuuu ada rahasia apasihhh??😦 sampe2 istrinya sendiri gamau dikasih tau jugaaaa….. lanjut chinguuuu^^

  29. Daebak
    Huahh thor kok ‘kenapa kyu takut sama kolam’ itu g di ceritain sihh
    Aku udh penasaran bgt T.T
    Nextnya cpt ne😀

  30. Aku suka sama bahasa yg authornim gunakan di ff ini.
    Ah, dan aku suka banget adegan pas soo cium ciumin pipi ku di dalam pesawat. Entahlah, rasanya sweet aja hehe~
    Tapi kok kyu ngomong nya seolah olah mau ninggalin soo sih? jgn dong😦

  31. Aihhh akhirnya di post juga^^ Akhirnya Kyuhyun dipanggil hyung juga sama Minho ㅋㅋㅋ lanjutannya harus harus harus lebih bagus, fighting ya thor^^

  32. Pembicaraan yg d.psawat ituuu.. knpa kyu bcara.A seolah mo pergi jauh(?) >_<
    Ahhh.. Aq tw kyu klo liat laut kek gtu.. krna masalalu brenang.A bukan #FlashbackPartSblom.A
    Hope next: Syoo hamil & crita msa hmil.😀

  33. si kyu kenapa sih kok kayak nya nyembunyiin sesuatu dari soo? kenapa kok dia takut nggak bisa menjaga soo nantinya. penasaran nih. ditunggu part selanjutnya

  34. kyu jgn buat soo sedih terus, mending g usah inget2 masa lalu..
    kan kasian sooyoung.nya gtw apa2…
    ditunggu lanjutannya🙂
    semangat😀

  35. masih penuh misteri kegundahan end kesedihan hati kyuhyun……knapa kyu ga terbuka sama soyoung kan udh suami istri….ada trauma dibalik misteri….sebenernya aq greget sama kyu ga mau berterusterang sama soyoung….plis thor dipart selanjutnya jelasin kenapa kyu selalu sedih melihat pantai atau air?????????????????? figting and keep writing…

  36. nah.nah.nah. kyuhyun appaaa, sebenarnya kau kenapa huh????? tell us !!! jangan pendem sendirian! nanti jerawatmu tambah banyak *eh hahhahhaa ^^v
    ceritanya sweet sekaliiiii… dan akan ada sedikit bumbu hot nya kalo ada bagian nc nya *digetok author *diyadongin eunhyuk wkwkwkwkwk :v
    tapi ini juga udh bagus bgt kok. daebakk binggooo !!! ^^b
    ditunggu kelanjutannya ^^9

  37. Sbnrnya kyu knpa sih? Dy gk sakit”an kan? Atau dy udh berbuat sesuatu yg mngkin gk akan bisa dimaafin soo, makanya dy takut soo ninggalin dy?
    Kok dy bsa ketemu makam ibunya soo? Dan knpa kyu takut bngt sma pantai itu dn sma air?
    Soo kashan, padahal dy istrinya kyu, tapi kyu seakan nutup kehidupannya dri soo
    Ditunggu bngt next.a, smoga alasan kyu bisa terbongkar, jangn lama” yaaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s