Familie (on edge)


IMG_20150418_172428

 

Familie (on edge)

Author : iyank3

c.r poster : s.cha

Genre : Romance, Humor, Family, Friendship

Length : Sequel

Rating : + 15

Main Cast :

  • Choi Sooyoung
  • Cho Kyuhyun

Other Cast :

  • Cho HyeJin
  • Lee Donghae
  • Jessica Jung
  • Lee Junwon
  • Lee Mino

oooooooooooooooo

“Makanlah sup ini… masih hangat, biar ku suapi..”

Sooyoung menggeleng lalu menutupi mulutnya dengan sigap.

“hmm tidak mau, baunya tidak enak, sungguh aku tidak tahan, tolong singkirkan makanan itu.”

Kyuhyun memandang istrinya dengan iba, seharian ini ia hanya bisa melihat istrinya mual lalu menekan-nekan kepalanya, ia tidak menyangka kehamilan kali ini sangat berbeda dengan kehamilan istrinya sebelumnya.  “Sakitmu akan bertambah lagi, jika kau tidak mengisi perutmu dengan makanan bergizi… ayolah satu suapan saja.” Kali ini Sooyoung menutupi mulutnya dengan bantal, ia merasa kesal melihat suaminya yang tidak mau menyerah untuk memberinya banyak makanan sehat. Padahal semua makanan yang Kyuhyun tujukan padanya adalah beberapa makanan yang ia favoritkan.

“untukmu saja. Aku tidak selera makan, semua makanan itu terasa pahit di lidahku, hambar dan rasanya tidak enak. Semua makanan-makanan itu hanya bisa menyiksaku saja..” Khuhyun ingin sekali menghukum penyakit-penyakit aneh yang menjangkiti tubuh istrinya, kenapa Sooyoung semakin tidak berselera makan. Tubuh kurusnya lemah tidak berdaya wajah tanpa riasan make up nya semakin membuatnya pucat.

“Kenapa ruangan ini berputar-putar. Ya tuhan, apa aku sedang menaiki banyak wahana? Seperti roller coster yang memutar-mutar ruangan ini.”

Kyuhyun tahu ia sehat, dan ia tidak merasakan sedikitpun yang Sooyoung rasakan, kekhawatirannya semakin bertambah saat Sooyoung bangkit dari kasurnya menuju wastafel di ruang lain.

“hueek..”

Kyuhyun menekan pelipisnya yang semakin berdenyut sakit, ia tidak mungkin meninggalkan Sooyoung dengan keadaan memprihatinkan seperti itu. “Ya Tuhan istriku, inilah yang tidak aku sukai saat kau sedang hamil.” Lalu dia menutup mulutnya, kurasa Sooyoung tidak mendengarnya. Lirihnya. Ia berjalan menemui Sooyoung yang masih memuntahkan isi perutnya.

“Kita ke dokter saja,” Kyuhyun memijat pundak istrinya lalu kelimpungan melihat istrinya mual dan mual lagi hal itu cukup membuatnya prustasi dan stres mendera di sepanjang pikirannya.

“Tidak usah, aku tidak mau ke dokter.”

“Kalau begitu tunggu saja… Dokternya akan segera datang.”

“Andwae… batalkan, hanya butuh istrirahat.”

“istirahat juga tidak bisa kan? Melihatmu seperti ini membuatku tersiksa.”

Sooyoung tersenyum. “sebenarnya aku baik-baik saja. Aku hanya kesal mengapa di setiap ruangan semuanya selalu berputar-putar, aku sakit kepala. Arkh.. hik..”

Kyuhyun mendesah dan dengan gerakan perlahan pria itu menarik tubuh istrinya yang sedang menangis dalam pelukannya.

“Maafkan aku…”

Mata Sooyoung terpejam, ia merasa mual di perutnya makin berkurang.. lebih baik tidak melihat ruangan dan cukup memeluk suaminya saja mungkin bisa membantunya mengatasi rasa sakit.

“Mianhae..”

“Kenapa kau minta maaf. Oppa tidak bersalah.”

“Aku tidak bisa membantumu sama sekali.”

Sooyoung menggeleng dan berusaha untuk tidak membuka matanya, tangannya merangkul leher Kyuhyun dan menyesapkan wajahnya dalam-dalam didada pria itu. “ini lebih baik, sebentar saja seperti ini…”

“Kenapa hanya sebentar, lama juga tidak masalah.” Kyuhyun mengusap puncak kepala istrinya lalu bergerak menggendong ke kamarnya lagi.

“Sudah baikan? Kalau begitu makanlah..”

“Aniya… mataku langsung sakit saat melihat semua berputar-putar.”

“Kalau begitu minum susunya…”

Sooyoung menerima segelas susu putih tanpa membuka matanya. Dan segelas susu hangat itu langsung tandas di mulutnya…lalu tangannya bergetar seakan-akan rasa manis dilitahnya langsung bereaksi menjadi asam lalu pahit menghinggapi seluruh permukaan langit-langit mulutnya. Ia langsung berlari menemukan wastafel yang baru saja ia tinggalkan..

“hueeek..”

“Astaga Sooyoung….”

Dan Kyuhyun langsung menelfon seseorang, “kau dimana? cepat datang.. kondisinya semakin parah.”

Lalu tidak lama bel apartement miliknya berdenting. Dokter itu tersenyum dan langsung menemui Sooyoung. Dan dokter muda itu langsung memberi istri Kyuhyun penanganan intensif… membuat Sooyoung mearasa lebih baik sekarang.

“Sebenarnya aku tidak apa-apa Oppa, mungkin aku akan baik-baik saja jika HyeJin ada disini… dimana dia sekarang.”

Sooyoung bergumam dan penanganan dokter itu mampu membuat Sooyoung tenang dan terlelap dari tidurnya.

“Memangnya putri kalian ada dimana? Ku rasa istrimu butuh seseorang untuk menghiburnya…”

Kyuhyun mengangguk mungkin jika Donghae tidak membawanya. Hah…

“aku akan menjemput hyeJin, keluargaku akan datang sebentar lagi…” Dokter itu mengangguk. “Jangan khawatir aku akan merawat istrimu tuan.”

“Terimakasih… aku hampir mati melihatnya terus-terusan mual.”

“wajar saja ini fase awal kehamilan… semua wanita juga mengalaminya. Pergilah jemput anakmu. Istrimu mungkin merindukannya.”

“apa dia tidak bisa hanya merindukanku saja..”

“Ya ampun tuan Kyuhyun yang terhormat, kau masih bisa berkata seperti itu ckck..” Dokter dengan marga Kim itu berdecak membuat Kyuhyun mendengus, begitu melihat Ibu dan kakak perempuannya datang barulah ia yakin untuk meninggalkan istrinya.

“aku akan mencari malaikat kecilmu yang hilang, kau harus sehat sayang.”

Setelah memberikan ciuman di puncak wajah istrinya Kyuhyun langsung bergegas pergi.

 

==============

“Oh, ya ampun kau cantik sekali.”

Jessica berdecak, melihat bagaimana anak kecil itu memutar tubuhnya. Ia merasa menjadi wanita dewasa yang sangat pintar memilih fashion untuk perempuan mungil yang pipi putihnya sedang merona. Malu. Dress pink itu tampak bertambah nilai desainnya ketika sangat pas di kenakan oleh gadis imut itu.

“Gomawo..”

HyeJin membungkukan tubuhnya. Ia sangat nyaman berdekatan dengan Jessica sekarang, setelah berjam-jam lebih ia berusaha menyesuaikan diri di hunian megah tersebut, rumah itu besar dan sangat luas, berbeda dengan apartement ayahnya yang hanya terdiri dari tiga kamar saja. Ngomong-ngomong sedang apa Ayah dan Ibunya sekarang. Terkadang HyeJin sangat merindukan Sooyoung dan Kyuhyun untuk menggendongnya. Seperti Jessica yang terkadang kerepotan menggendong bayinya.

“HyeJin sayang, bibi benar-benar menyukaimu… kau mau kan tinggal di tempat ini lebih lama lagi? bermainlah dengan Junwon, dia sering sekali merasa kesepian tanpa teman. Mungkin kau bisa mengajarinya bahasa korea lebih banyak lagi, seperti semalam..”

HyeJin terdiam membatu beberapa saat, ia merasa di tawan dengan cara halus oleh keluarga Lee. Jelas-jelas dia merindukan orangtuanya. Bagaimana ini? Rumah besar ini tampak luar biasa sempurna, tapi HyeJin merasa ada yang kurang tanpa belaian manja dari orangtuanya.

“Junwon Oppa, kemana dia?” Jessica meringis, baru saja dia membiarkan putra pertamanya menggerutu sedih. Oh.. sejak ada HyeJin duanianya seakan tercurah pada gadis kecil itu saja. Bahkan anak ke duanya pun merasa iri pada HyeJin karena Ibunya terlalu sibuk mengurus anak orang lain.

“Cup..cup.. Honey please don’t cry.. Ok!” Sicca menimang-nimang putra keduanya dengan wajah panik, bayinya menolak asi yang sengaja ia berikan agar ia diam. Dia merasa prustasi di tambah ia merasa bersalah membiarkan HyeJin terdiam sedih seperti itu.

“Mino sayang jangan rewel, Dad.. akan pulang sebentar lagi…”

Sica mendongak saat tangan lentik HyeJin berusaha mengusap pipi Mino yang basah karena air mata, tanpa di duganya Mino langsung terdiam lalu memandang wajah HyeJin dengan mata mendung yang tangisnya sedikit mereda lalu Jessica terpana melihat HyeJin memberinya gerakan lucu membuat bayinya tertarik tersenyum lalu tertawa. HyeJin memberinya nyanyian yang ia pelajari di taman kanak-kanak, ia juga ikut terkejut melihat ada seorang bayi yang diam karena perlakuannya. Kerinduan akan Kyuhyun dan Sooyoung seakan pecah lalu memilih menggoda Mino dengan kejahilan lucunya.

“Oh.. God, kau luar biasa sayang, kemari.” HyeJin mendekat lalu dibiarkannya pipinya basah oleh kecupan hangat Jessica.

“Mino kau lucu sekali.”

“gomawo hyeJin nuna… Mino menyukai nuna, maukah nuna tinggal disini selamanya?”

Hyejin mengangguk menyetujui perkataan kanak-kanak yang Jessica tirukan. Itulah mengapa ia sangat menyukai anak perempuan, ia ingin mendandani anak perempuan dengan cantik namun sayang Tuhan selalu memberinya anak laki-laki.

“HyeJin-ah, bukankah Eommamu sedang hamil?”

HyeJin tampak berpikir sebentar. “Nde, Gommo..”

“Kira-kira kau ingin adikmu laki-laki atau perempuan lucu sepertimu…”

HyeJin tertawa lalu menciumi pipi Mino. “HyeJin ingin punya adik bayi seperti Mino.”

“Ah, benarkah sayang? Bibi tidak percaya? Jadi kau menyukai Mino?”

HyeJin mengangguk. “nde, Junwon Oppa juga lucu. Dia memberiku boneka.” Sicca tersentak, ya Tuhan. ia melupakan putra pertamanya. Entah mengapa Jessica sangat menyukai tingkah polah anak perempuan Kyuhyun itu.

“sayang.. Junwon Oppa sedang marah pada bibi.. bisakah kau memanggilnya di kamar untuk menemui bibi,” lalu HyeJin menunjuk-nunjuk ruangan besar di sebelah kamar Sicca. “Nde, itu kamar Junwon Oppa.”

“Baik, HyeJin akan panggilkan Oppa kemari.”

Anak kecil itu berlari menyeruntul dengan gesit dapat terdengar di telinga Sicca, suara melengking HyeJin memanggil-manggil nama putranya.

“Junwon Oppa… Junwon oppa.. ayo main..”

Jessica mendesah lega perasaan haru melingkupi hatinya, ia tidak ingin menyalahkan takdir Tuhan jika ia belum bisa memiliki momongan perempuan seperti yang selalu ia harapkan ketika mendapat kabar kehamilan ke duanya. Ditambah melihat HyeJin yang begitu lucu keinginan memilikinya semakin bertambah saja.

“Ya Tuhan, andai saja Mino-ku ini seorang perempuan, aku tidak akan sesedih ini… maafkan Mom sayang.” Ungkapnya lalu mencium pipi bayinya yang kembali menangis membuatnya gelisah.

“Hello my baby…” Donghae datang membawa bungkus-bungkus besar terlihat seperti kado dan Sicca yakin itu untuk HyeJin.

“Cup..cup.. Dad, disini sayang. Kenapa menangis Mom galak padamu.”

Donghae menarik putranya dalam gendongan memberinya Mino penenangan sesaat kemudian bayinya merasa lelah lalu hanya diam memandangi wajah Ayahnya.

“Mana HyeJin… mana Junwon..”

Sicca terdiam dan hanya menatap nanar bayinya yang sudah tenang dalam gendongan suaminya.

“Mereka ada di kamar putra kita… tapi.. Junwon, dia marah padaku.”

“Kenapa?”

Jessica mengedikan bahunya. “aku tidak sengaja menyentaknya dengan kasar, putra kita hampir membuat HyeJin menangis.. dia bilang..’Mom, apa HyeJin mau jadi pacarku? Sepertinya dia menyukaiku’ seketika aku menjadi sangat marah padanya. Dan aku membentaknya. ‘are you crazy? Jangan bawa-bawa kebiasaan Amerika mu disini, dasar badung! Dan apa katamu… kau ini masih kecil bisakah kau bertingkah sopan? Disini bukan Amerika. Lalu dia mulai menekuk raut wajahnya dengan menyedihkan lalu berlalu meninggalkan kami.”

Donghae mendesah lalu memberikan Mino padanya, anaknya mulai menurut untuk ia berikan asi.

“Honey kau sudah keterlaluan..”

“Donghae sayang, kau juga menyalahkanku, hah?”

“tidak.” Donghae memelankan cara bicaranya dan Sicca sibuk menenangkan bayinya.

“Aku juga tidak menyukai cara bicara Junwon yang kritis dan sok pintar itu, aku yakin di sekolahnya yang baru dia tidak mempunyai teman jika ucapannya masih melangit seperti itu,”

“Begitulah… aku rela meninggalkan Amerika agar anak kita bisa berubah. Aku tidak ingin Mino menyamai sifat kakaknya.”

“Aku berharap kau bisa sabar, lagipula Junwon masih anak-anak, karakternya masih bisa berubah-ubah. Hmm ada yang aku lupakan, hadiah-hadiah ini untuk HyeJin kau tidak marah kan?”

Sicca menggeleng. “Tentu saja sayang. Aku malah senang kau memberinya hadiah. Lagi pula percuma saja memberi hadiah pada Junwon..bocah itu akan langsung merobek bungkus kadonya lalu memberikan komentar pedas jika hadiah-hadiah itu tidak cocok untuknya.” Donghae mengangguk setuju dan tertawa lalu Sica dan Donghae sama-sama tersentak dengan terikan dua bocah yang tiba-tiba datang.

“Anyeong..” Junwon menyapa orang tuanya dengan aksen inggris yang masih kental diikuti dengan HyeJin dengan senyuman khas anak-anaknya.

“Hi.. Mom… hi.. dad, I’am sorry… aku tidak tahu jika aku sudah membuat banyak kesalahan, ku pikir kalian akan baik-baik saja.. tapi HyeJin bilang kau menangis karena sedih memikirkanku.. aku sungguh minta maaf. Aku sudah membuat Mom menangis karena ku.”

Sicca mengangguk lalu merentangkan satu tangannya.

“Hug me please …” pelukan itu berakhir dengan tangis kepuasan, ini pertama kalinya Junwon melenyapkan sifat angkuhnya bocah itu jarang sekali meminta maaf terlebih jika anak itu merasa benar maka  berakhir dengan orangtuanya yang meminta belas kasih agar ia maafkan.

“Mom, tidak percaya kau bicara seperti ini…”

“Yes, aku merasa ucapan HyeJin ada benarnya.”

“Memangnya apa yang dia katakan.”

Senyum junwon menyeringai lalu membisikan sesuatu di telinga Ibunya.

“Dia bilang dia menyukaiku…”

“Yaaak… omong kosong.”

“ssstt.. Mom, jangan teriak nanti dia dengar..”

Donghae berdecak baru saja ia saksikan keharuan yang jarang ia temui dirumahnya namun berubah begitu saja dalam sekejap Ibu dan anak langsung beradu argumen lagi.

“Crazy…!!”

“No… I’am handsome Mom..”

“Really?”

“yes… I look like my Dad.”

Donghae mendengus lalu mendekat ke arah HyeJin dan menggendongnya.

“apa kau betah tinggal di rumah paman?”

“Nde..” HyeJin menganggukan kepalanya dan Donghae mengelus kepalanya.

Lalu semua langsung menoleh melihat pintu itu terbuka, dengan wajah pelayan yang tersenyum ke ramah pada mereka.

“Maaf tuan, nyonya… di bawah ada Tuan Kyuhyun datang.”

Sicca dan Junwon lalu beradu pandang. “apa HyeJin akan pulang sekarang?”

Sicca langsung memberikan bayinya pada pelayan agar di baringkan ke ranjang anak-anak karena sudah sangat pulas dari tidurnya.

“Sayang, bisakah hyejin tinggal disini lebih lama lagi.. aku benar-benar akan kesepian jika dia pulang sekarang.”

“Tidak bisa, Kyuhyun akan melarangnya, kau tahukan aku saja membawa putrinya kerumah ini tanpa ijin darinya, mungkin sekarang di bawah dia sedang mengepalkan tangannya untuk memukulku.”

Jessica dan putranya menganga. “ya Tuhan apa Kyuhyun begitu menakutkan? Aku tidak percaya.”

“Dad, kau tidak bohong kan? Apa benar uncle Kyu seperti itu?”

Dan mereka menuruni anak tangga dengan perasaan campur aduk, Jessica tidak habis pikir jika suaminya akan terus bermasalah pada sahabatnya, padahal ia berniat ingin mengasuh HyeJin lebih lama lagi, terlebih Junwon anak pertamanya akan sangat sulit membisakan bergaul di tempat baru. Sicca berpikir HyeJin adalah guru yang tepat untuk putra pertamanya yang terkenal sombong dan angkuh. Baru beberapa jam bersama Hyejin Sicca merasa ada banyak perubahan… membuatnya harus mendesah berat untuk berpisah dengan anak perempuan itu.

“HyeJin sayang… bibi akan sangat merindukanmu..”

“HyeJin-ah kau bilang ingin main bersama Oppa… kau hanya main sebentar, jangan pulang. Disini saja.”

“HyeJin terima hadiah-hadiah ini dari paman. Maaf jika kau merasa tidak senang tinggal di rumah paman. Ada Junwon yang menyebalkan dan Mino yang rewel kau pasti tidak betah ya.”

“Siapa bilang, aku betah kok, kalian baik aku menyukai kalian.”

Lalu mereka saling memeluk anak kecil itu bergantian seperti akan kehilangan sesuatu yang berharga.

Dan disana sudah ada Kyuhyun yang duduk dengan gagah meneguk minuman yang pelayan rumah itu sediakan.

“Appaa…”

HyeJin berlari memeluk Kyuhyun dan langsung disambut hangat laki-laki itu.

“Hooo… betah sekali kau disini tidak mengabari Appa, dirumah Eomma sangat cemas kau tau tidak.”

HyeJin hanya tersenyum saja. “Mianhae… tapi mereka semua baik padaku.”

HyeJin menunjuk Sicca yang memasang wajah panik lalu Donghae yang tersenyum pada Kyuhyun berakhir dengan Junwon yang merengut menatap HyeJin di gendongan ayahnya.

“Uncle Kyu.. tidak bisakah putrimu menginap lagi di rumah ini?”

“Junwon jaga bicaramu..”

Kyuhyun mencegah Donghae yang secara halus menyuruh anaknya untuk pergi.

“Appa itu Junwon… Junwon Oppa.”

“oh ya? Bagaimana anaknya.”

“Dia lucu dan suka sekali seperti ini.” HyeJin memanyunkan bibirnya menirukan betapa seringnya Junwon merengut marah jika sedang marah.

“ckckck.. Hai Junwon.”

Kyuhyun menyapa anak itu dengan kalem.
“Hello…” Junwon ikut tersenyum.

“Kau boleh main ke rumah HyeJin jika kau mau… paman tidak keberatan…”
“Ya… tapi Mom sangat menyukainya tidak bisakah paman tidak mengambil putrimu sekarang.. kasihan Mom ku.” Sicca terenyuh tumben sekali anak itu membuatnya senang.

“Nde, tapi HyeJin juga memiliki Eomma.. Sooyoung Eomma terus bertanya keberadaan HyeJin.. dan lagi dia sedang sakit, dan paman tidak bisa melihatnya terus-terusan kesakitan..”

“Bukankah Sooyoung sedang hamil?”

Sicca bertanya dan menoel dagu HyeJin.

“Ya.. dan gejala morningsick nya benar-benar membuatku gila, ini lebih parah dari kehamilan pertama…”

“Benarkah? Hmm kapan-kapan aku akan menjenguk istrimu.. wajarlah ini bawaan janin yang masih lemah, kalau begitu HyeJin harus menjaga Eomma yang sedang sakit nde..”

“Nde Gommo..” HyeJin mengangguk dan kembali mengambil kado besar yang Sicca berikan.

“Ya ampun kalian repot-repot sekali, ini tidak perlu.”

“Sudahlah kyu… kami semua menyukai putrimu, jadi jika kau ijinkan biarkan dia menginap disini jika libur sekolah..”

“Hmmm.. akan ku pikirkan..”

Lalu keluarga lee melambaikan tangannya melihat mobil hitam itu mulai berjalan menjauh. Tubuh Sicca melemah lalu memeluk Donghae dengan sedih.

“kapan aku punya anak perempuan.” Donghae tersenyum miring.

“Kenapa harus menundanya lagi? kita bisa membuatnya sekarang.” Dan perkataan Donghae sukses membuat Junwon tertawa lebar.

“ya ampun kalian ini… buatnya nanti saja kalau Mino sudah setinggi diriku.”

“Yaak… Lee junwon…!!”

===================

“aaaa..” HyeJin menyuapi Ibunya dengan satu sendok berisi nasi lengkap dengan irisan dagingnya… Kyuhyun bersyukur HyeJin tidak merepotkan disaat kondisi Sooyoung sedang tidak berdaya dengan kehamilan mudanya. Anak kecil itu berkali-kali menyuapi berbagai penganan ke mulut Sooyoung. Kyuhyun khawatir istrinya akan langsung memuntahkan setelah selesai ia mengunyah dan menelannya. Namun selama Kyuhyun menunggu tidak sekalipun Sooyoung berlarian mencari wastafel seperti yang sering ia lakukan.

“Eomma..”

“Nde… wae?”

“bagaimana jika adiku laki-laki saja.”

“hmm… ide yang bagus, kenapa kau ingin adik laki-laki.”

“Karena Mino sangat lucu saat menangis…”

“Kau tidak nakal kan di rumah paman Donghae..”

HyeJin menggeleng. “Anniyo… mereka bilang HyeJin lucu… padahal mereka juga lucu, Junwon Oppa juga.. dan Gommo juga Ajhusi sangat baik, mereka memberiku baju dan banyak hadiah makanan disana juga enak, Eomma nanti kita main ke sana ya… rumahnya besar sekali seperti rumah kakek.”

Sooyoung mencubit pipi putrinya dengan gemas. “kalau kau sudah secerewet ini, Eomma bisa apa..”

Kyuhyun merasa sangat lega dan bahagia akhirnya putrinya kembali terlebih membuat keadaan menjadi lebih baik, Sooyoung mulai berkurang kadar mualnya karena keberadaan HyeJin. Meskipun ia merasa sedih karena keberadaan HyeJin lebih berharga ketimbang dirinya tapi ia merasa tenang sekarang. Tidak ada lagi Sooyoung yang lemah dan tidak berdaya. Apartemennya kembali ramai dan menyenangkan seperti yang sudah-sudah.

“Hmmm..” Kyuhyun menghentikan cara makannya melihat HyeJin mengerutkan keningnya, begitupun Sooyoung yang sama bingungnya dengan suaminya, Kyuhyun merasa perutnya di elus-elus oleh putrinya begitupun Sooyoung. Bocah kecil itu kembali mengelus kedua perut orang tuanya yang duduk di antara kursinya secara berbarengan.

“Bukankah Eomma yang sedang hamil?” Tanyanya pada diri sendiri. Merasa ia harus tahu jawabannya sekarang saking bingungnya.

“Tapi kenapa perut Appa yang lebih besar…???”

Kyuhyun dan Sooyoung tertawa lalu saling pandang dan mengacak puncak kepala HyeJin bersamaan.

“Dasar… Kau ini…!!”

^^^^^finn^^^^

Anyeong. Maaf muncul tanpa melanjutkan ff series malah bikin certa amburadul… Happy Ramadhan semua… maaf lahir batin ya ^_^  

74 thoughts on “Familie (on edge)

  1. Romantis 😊 kyu oppa sabar banget ngurusin soo eonni yang lagi morning sickness. Hahaha 😄 hyejin lucu banget, tau aja cara ngeledekin appa.y 😆
    *Terima Kasih Buat Fanfictionnya ☺

  2. Asyikk sooyoung sdang hamill ,, semoga adiknya hyejin laki2

    Snangnya dehh harmonis bngt kluarga kyuyoung..

    KYUYOUNG JJANG 😘💪💪
    AUTHOR JANGG 💪💪😀
    Ditunggu ff slanjutnya ya ka ☺😉

  3. hahaha hyejin manis bngt.. yeas author is back thankyou untuk update-annya ya.. ini dilanjutkan ya thor, pengen tau adik hyejin laki2 atw perempuan

  4. Hyejin manis bgt!
    Sampe segitunya sica suka sama hyejin.. Kekeke~
    dan obat mual syo cuma hyejin😀
    kyu perutnya saingan sama syo yg hamil waaaks xD

  5. aga bt sma jessica..
    emg klo ibu sma anak itu, kuat bgt ikatannya..
    endingnya lucu, yg hamil siapa yg buncit siapa..

  6. Ff nya nice,tapi aku rada gk suka sama jess unnie yng sifatnya suka sma hyejin,takutnya nnti hyejin di suruh tinggal di rmhnya mulu.. Kan kasian kyuyoung..
    Tapi mudah2’an kalu jess unnie hamil anak ke 3nya perempuan.. Jdi gak usah sma hyejin lagihehehe..

  7. Wach..happy family.
    Appa cho jg lg hamil muda wkwk..kabur.
    Cerita.x dilanjutin y min,mw liat jungwon sm hyejin besar kayak gmn trus jadian?#ngayal.
    Min,minta sequel nya dong,ne.
    Jeongmal.

  8. sweet bangeet ^^ Hae punya keluarga aneh..
    yg lebih bikin ngakak itu bagian akhir😀
    sequel yaa thor..
    slalu suka ff buatan author ㅋㅋㅋ

  9. Annyeong..
    Senang sekali iyank3-ssi membagi karya yg hangat dan menyenangkan plus mengagumkan lagi, mengenai series yg blm lanjut, ga papa, inspirasi datangnya ga sembarangan, jdi ga bisa dipaksa, ini seni, bukan ekonomi, seni butuh inspirasi dan imajenasi yg mengalir, klo ekonomi butuh permintaan pasar, so tetaplah selalu berkarya, gomawo

  10. Aigoo lucunya waktu hyejin mengelus perut kedua orangtuanya dan bilang bahwa perut kyuppa lebih besar dari pada soo eon. Wkwkwk

  11. hihi, ngakak pas hyejin nyamain perut kyu sama perut orang hamil
    hyejin imut bgt tingkahnya

    nice ff happy family

  12. Kasian bgt syoo eonni pas lagi morningsick:(

    Ngakak pas diakhir hyejin bilang perut kyu lebih besar dri perut syoo xD
    Hyejin-ah perut appa kamu emang udh begitu dari lahir, emng dasarnya buncit hahaha xD

  13. hyejin lucu banget, sampe-sampe keluarga pingin nahan hyejin di rumahnya…
    ditunggu lanjutannya🙂
    semangat😀

  14. Hyejin lucuuuuu bgt itu ending bilangnya kkkk seru ff nya thorrr aku suka ditunggu ff kyuyoung lainya thor;)

  15. bagian terakhirnya nggak nahaannn kenapa perut kyuhyun yang besar??? wkwkwkwkkk
    hyejin lucu bangeeet deh

  16. ya ampun sosweet banget keluarga kyuyoung.. ^^ apalagi waktu hyejin nyuapin soo. aaa… berharap jadi kenyataan😄

  17. momentnya itu loh sweet bgt… hyejin juga kynya seneng mau punya adek. kasian juga soo morningsicknya parah gitu..
    smoga adenya hyejin cowo yaaah ^^

  18. yaampun .. itu scene terakhirnya bikin ngakak.. hahahaha Kyuhyun perutnya lebih besar?? lucu chingu..
    kereennn..
    ditunggu karya2mu lagi, mohon maaf lahir batin juga:)
    semangaaat!!!

  19. Aaa lucu bgts keluarga kyuyoung kasihan sooeoni hamil menyiksany kyuppa sweet bgts aduhh next squelny di tnggu ini squel Marry is Preferred (Epilog) kan suka bgts tapi lebih bagus ad nama ituny biar orng yg gk tw ceritany dri awal bsa bca Marry is Preferred dulu baru baca epilogny

  20. Akhirnya author comeback lagi.. Ff nya soosweet bgt.. Seneng liat mereka happy family kaya gitu.. Gomawo thor ff nya keren

  21. Bwahahaaa.. Lee Junwooo..n.. Cho Hyejiii..n.. dsar anak krang ajar’ skaligus ngegemesin’. Pen nyubit Iih.
    Sbener.A Aq pnasaran knapa hmpir stiap ibu hamil muda itu mual” (morning sickness) itu d.sbabkan oleh apa yaa..???!!
    Miss U so’ Much Mbakkkk.. where are U going on someday ago..???!!😦

  22. Knp unni baru muncul?
    Aku nungguin ff buatan unni loh, aku selalu cek blog kmu tp ga ada satupun ff baru. 😥
    Sering2 post ff ya unni, terutama yg inj juga post terus ya

  23. ya gk ppa stlh kmbli comeback dg ff lain, tp ttp ff seriesny dtunggu lanjutanny..

    hn, mmg dh klo sdh ad anak kasih ssorg trhdp pasangan berkurang. tp it wajar kok
    hummpptt syukur dh dg adany hyejin sakit soo berkurang..tp trkbul gk ya inginny hyejin punya adik laki2 sprti mino..

    trus jessie..smga aj klo dkasih lg lahirny perempuan hhee
    tp kasian junwoin dg mino ..

    next dtunggu ffny..

    selamat puasa..🙂

  24. tumben banget si hyejin evilnya nggak kebangetan..
    dasar junwo nih ngomong nys udah kayak orang dewasa mana sering ceplas ceplos lagi. kkkkk… si hyejin ada ² aja nih pertanyaan nya yang hamil eomma nya tapi kok perut appanya yang besar?
    ditunggu ff lainnya eonni..

  25. tumben anaknya kyuyoung gak evil evil amat disini/? junwon cara bicaranya kek orang dewasa aja ampe bikin jessica marah-marah ama dia. kasian kyuhyun istrinya lebih memilih anaknya ketimbang dia wkwk:v endingnya juga bikin ngakak:v

  26. ahhh hyejin udh dewasa(?)skrg… belom siap jd dewasa.. msh pengen jd bocah gemesin aja hahahah. tp kasian jg kalo makin ngegemesin nanti ditahan(?)dirmh haesica😄 ahhaha. cuma… dibalik semua itu tetep aja hyejin polosnya gak nahan(?) sampe kyu dikira hamil hahaha sweet sweet..

  27. ya ampun kangen sma keluarga kecil ini hehehe mungkin aja soo onnie kangen sama hyejin maka’a morning sick’a jadi parah gitu hehehe ternyata ada keluarga yg lebih aneh lagi ya wkwkwkwkw keluarga’a donghae sama jaesica g’ jauh beda sama keluarga leeteuk sama taeyon hahahaha sama2 heboooh semua

  28. haha .. bener yg di bilang hyejin, soo yg hamil tapi kyu yg perut nya melendung hehe ..
    aiggo kasian soo ..
    ditunggu next dan ff selanjut nya ..

  29. Yaaaa– Cho Hyejin, perut appamu besar krena dia memang buncit, Hahaha😀
    Aigoo– sjak kpan iblis kecil ini berubah jdi manis, penurut dan baik, eoh?:/
    Ciiiee– yg pgen adek laki2, kekeke :p
    Ciiiee– yg cemburu sma anaknya sndiri, krena ternyata sang istri tercinta lbih nyaman bersama putrinya :p *LirikAppaCho😉

    *Hahaha, happy family :p ({})

  30. Pingback: Familie (on edge) – Kyuyoung Shipper Indo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s