Familie (Gratify)


kyuyoung s.cha

Familie (Gratify)

Salju merembes dingin lalu memberi lembab disetiap ruas ruang. Pagi ini terasa dingin. Putri tidur itu masih enggan membuka matanya. Melenguh lalu meregangkan persendiannya membuat tubuhnya lemas hingga matanya malas terbuka. Kyuhyun duduk memperhatikan dari jarak dekat jika istrinya sangat tenang kali ini. Ia tidak pernah membayangkan jika wajah putih itu berubah pucat ketika hamil, namun dia terlihat lebih sexy. Bahkan ini adalah kehamilan kedua ibu muda itu. Beberapa kali Kyuhyun mencuri cium bibir merah itu hingga membengkak lagi, pria itu berharap kejahilannya tidak menimbulkan dampak buruk, istrinya terbangun lalu muncul sebuah kemarahan besar. Meski Sooyoung tidak secerewet perempuan lain namun Kyuhyunpun tidak mempermasalahkan jika istrinya akan merecokinya seperti istri-istri hamil pada umumnya.

“Appa.”

Kyuhyun menoleh ketika kehadiran Hyejin sedikit mengejutkan. “Nde, kau lanjutkan dulu sarapanmu.”

HyeJin tersenyum lucu, ketika sempat melihat ayahnya kaget dan gadis kecil itu sempat memergoki pria itu tengah menciumi bibir ibunya. Itu tidak masalah, pemandangan itu sudah tidak asing lagi bagi HyeJin. Kemudian ia ikut berjongkok seperti yang Kyuhyun lakukan dan matanya berbinar ketika melihat Sooyoung terlelap sangat damai.

“Appa, apa yang kau lakukan?” bisiknya, hyejin bahkan tak ingin membuat ibunya terbangun dari tidur. Kali ini melihat ibunya terlihat lebih rilleks ketika tidur seratus persen lebih baik dibanding ketika ia terjaga tapi terlihat kesakitan dan tersiksa. Morning sickness terus datang dari ketenangan Sooyoung ketika ia terbangun dari tidur.

“Appa tidak melakukan apa-apa.”

HyeJin mengembungkan pipinya. “Kau itu mengganggu Eomma tidur.”

“Tapi Eomma tidak bangun kan?” pipi itu mengembung lagi ketika Kyuhyun menjawab pertanyaannya dengan seenaknya.

Terserahlah, HyeJin menyerah. Dan meski pagi ini ia hanya diberikan sarapan ala kadarnya dari ayahnya sendiri ia tetap berlapang dada.

“roti panggangnya terlalu gosong dan itu sangat pahit, dan segelas susu putihnya hambar tidak manis seperti buatan eomma.” Kesal hyejin dalam hati. namun gadis kecil itu sedikit menurut tanpa melayangkan protes keras yang hanya membuat Kyuhyun sakit kepala, kali ini kemanjaan HyeJin harus ditekan, gadis itu berusaha menahan kemarahan, kecerewetan dan sikap kekanakan seperti biasanya. Ayahnya harus memberi perhatian ekstra pada ibunya yang sedang sakit lebih tepatnya ibunya yang tengah hamil muda, kehamilan yang sangat rawan dan HyeJin tidak tahu apa maksudnya? Yang jelas ia juga sering melihat ibunya lemas, muntah yang berlebihan dan Sooyoung benar-benar sangat kacau dimatanya.

“Sarapanku sudah selesai Appa.”

“Benarkah?”

“Nde.” Ungkapnya dengan suara kecil seperti bayi, HyeJin saja masih terlihat seperti bayi dimata Kyuhyun dan kini Sooyoung akan memberinya bayi lain lagi. Kyuhyun tertawa dan mengelus bocah lucu itu dengan gemas, mantel tebal yang terpasang menutupi seragam sekolah HyeJin membuatnya terlihat lebih menggemaskan lagi, pipinya merah karena dingin dan Kyuhyun tidak tahan untuk sekedar mencium pipi putrinya.

“Yaak.. Appa aku ini mau sekolah kau merusak rambutku.” Anak itu menggerutu lalu memperbaiki tatanan rambutnya yang sedikit tersibak tangan jail ayahnya.

“Baiklah putri bebek, Appa akan mengantarmu.”

“Mwo?” bibir itu mengerucut kesal, Hyejin memang harus marah bukan? Ia sudah belajar membenahi dirinya untuk menata tubuhnya, belajar menyisir rambutnya memakai bedak seperti yang Sooyoung lakukan, bahkan ia sudah bisa melipat seragam sekolahnya dengan rapi ketika ia selesai belajar dari TK. Dan Ayahnya masih saja suka meledeknya dengan sebutan yang membuatnya sebal. Putri bebek? Bagaimana mungkin putri mungil dan menggemaskan disamakan dengan binatang buruk rupa seperti bebek…. Sedangkan bebek itu kan punya moncong yang sangat panjang , padahal bibir HyeJin saja sangat kecil dan tipis, Sooyoung bahkan sempat memuji jika bibirnya sangat cantik.

“ya Tuhan. Appa memang menyebalkan.” Hatinya terdesak untuk memukul Ayahnya. Dan lagi… bebek itukan bau… HyeJin bahkan sempat diajak berlibur bersama kakeknya mengunjungi ternak bebek yang jumlahnya tidak bisa HyeJin ingat saking banyaknya.

“Appa tidak perlu mengantarku.” Ketus anak kecil itu lalu memalingkan wajah merahnya yang kesal.

“Ya Tuhan, ada apa ini? Kau marah? Kau tidak bisa kesal dengan Appa seperti ini, sayang…”

“kenapa tidak bisa?”

“tentu saja, coba kau perhatikan Appa… Appa ini sangat keren, masa pria keren dibenci putrinya.” Kyuhyun menoel dagu kecil itu dengan sayang yang dibalas dengusan panjang bocah itu.

“putri bebek maksud Appa, lebih keren mana Appa atau kakek, menurut hyejin, kakek itu adalah orang paling keren… dan Appa itu tidak keren sama sekali, Appa gendut dan suka meledekku.”

Kyuhyun tercengang oleh jawaban bocah itu. Lagi-lagi ia harus berdebat masalah sepele dengan putrid cantiknya.. dan yah.. Kakeknya lagi, putrinya selalu saja membandingkannya dengan kakeknya… “baiklah HyeJin terlalu membangkakan ayahku.” Kyuhyun mengakui itu dalam hati. Sikap kyuhyun teralih memandang sendu putrinya… Ada yang berbeda dari perubahan sikap putrinya. Kyuhyun yakin dia sudah melakukan kesalahan.

“Hey… putri bebek Appa. Jangan marah ayolah…”

“Appa kau mengejekku lagi, tentu saja aku marah. Memangnya aku mirip bebek hik.. hik..hik.. ” Hati Hyejin berdenyut ia tidak tahu tiba-tiba saja ada yang sakit lalu menghantam sangat keras hingga terluka dalam dadanya, hyejin juga tidak tahu kenapa rasanya terlalu menyakitkan lalu menangis adalah jawaban terbaik yang bisa gadis kecil itu lakukan.

“ya ampun, maaf… kemarilah Appa minta maaf.” HyeJin memberontak lalu menepis tangan Kyuhyun yang akan memeluknya dengan sayang. Ah.. Kyuhyun lupa, gadis kecil seusia HyeJin masih belum bisa diajak bercanda. Dia dan candaan idiotnya adalah racun mematikan bagi putrinya sendiri. Ia menyesal membuat anaknya sampai menangis kencang seperti ini.

Sooyoung terbangun dengan kepala sedikit pening lalu terlonjak kaget ketika melihat putrinya menangis kencang. Matanya melotot kesal melihat Kyuhyun yang masih sempat menggodanya…

“Ya ampun jam berapa ini? HyeJin kau kenapa sayang.”

“Eomma…” HyeJin melompat ke tempat tidur memeluk ibunya sambil menangis. “Appa…” lalu mengadu pada ibunya membuat hatinya sedikit tenang.

“Kenapa lagi dengan ayahmu..”

“Dia jahat.. makanya aku tidak suka bersamanya sekarang, kenapa suami Eomma itu Appa… bukan kakek saja. Padahal kakek lebih sayang padaku ketimbang Appa. Bersama Kakek lebih menyenangkan.”

“Hey kau gadis kecil, kau ini bicara apa? Jangan membuat Appamu pusing, kenapa Eommamu harus menikah dengan kakekmu, dia sudah tua…!!”

“Hueee…”

“tenanglah sayang, Eomma akan memukul ayahmu.. sini kau.. biar ku pukul.” Kyuhyun tersenyum remeh lalu mencondongkan tubuh , wajah dan bibirnya hingga terlihat luar biasa menyebalkan. “ya ampun semoga saja anak kedua ku tidak seperti ayahnya nanti.” Keluh Sooyoung dihatinya lalu benar-benar memukul bahu Kyuhyun hingga terpekik sakit.

“aww.. ampun eomma.” Kyuhyun melenguh kesakitan membuat hyejin tertawa, setidaknya ada yang menghakimi berbuatan ayahnya. Hingga hatinya berbinar ceria. HyeJin menoleh melihat Kyuhyun yang meringis sakit. Kyuhyun dan Sooyoung saling pandang dan memulai dramatisasi, mengecoh putrinya bahwa tangisnya akan ada obat penyembuh rasa sakitnya dan menghukum ayahnya adalah solusi terbaik. Kyuhyun ikut senang melihat putrinya merasa puas jika ia terlihat teraniaya… ketika putrinya tahu jika istrinya sedang menjadi jaksa penuntut yang sedang menghukum terdakwa.. “ aww… ini benar-benar sakit..”

“rasakan…! Awas saja kau buat HyeJin menangis lagi.”

“Appa minta maaf..”

Sooyoung mengelus rambut bocah itu dengan sayang, rasanya ingin tertawa ketika melihat rambut HyeJin yang di kucir kuda tidak tertata rapi sama sekali.

“Bagaimana ini apa sudah cukup menghukum Appamu, apa Eomma perlu pukul disini… disini atau disini..” Sooyoung memukul Kyuhyun diperut, bahu dan kepalanya dengan ekspresi menekan sambil bibirnya menggeram lalu mengerling ke arah Kyuhyun seolah mengintruksikan sesuatu. “Ah.. aww.. hyejin-ah, tolong Appa,jangan biarkan Eomma-mu memukul Appa terus..” Kyuhyun melenguh sakit walau yang terasa justru tangan Sooyoung yang terkesan menggelitiki tubuhnya namun ia butuh acting, sebuah drama kecil demi kepuasan batin malaikat kecilnya itu. Ia ikut senang melihat HyeJin tertawa bangga.

“Cukup Eomma jangan pukul Appa lagi.”

Dan.. disitulah akhir dari sebuah drama.. Sooyoung menghentikannya dengan berat hati, terkesan kurang puas memukul suaminya.

“Oh.. so thanks… my baby… my angel.. I’am sorry…” Kyuhyun memeluk Hyejin dengan sayang lalu bersumpah akan menjaga perasaan bocah itu yang masih rentan, cengeng dan belum bisa berkompromi tentang sebuah ejekan. “Mianhae chagi.. Appa benar-benar minta maaf..”

“Nde Appa.. kau jangan mengejekku lagi.” Putri bebek adalah bocah cerewet, apa perlu Kyuhyun mengartikannya…

“Wah… siapa yang mengikat rambutmu..” Sooyoung menatap curiga, membuat pria itu bingung.

“aku mengikatnya sendiri, apa bagus?” Sooyoung tersenyum kecut, ia pikir suaminya yang membuat rambut anaknya berantakan seperti ini.

“Bagus sekali, tapi sepertinya pengikat rambutmu kurang kencang, sini biar Eomma betulkan.” Sooyoung mengambil sisir di atas meja riasnya lalu bergegas membenahi rambut putrinya hingga terlihat lebih baik dari sebelumnya.

“Nah, kau jadi semakin cantik sekarang.”

HyeJin tersenyum lalu mencium Ibunya dengan sayang. “Gomapta Eomma.”

“Appa juga mau.” Hyejin tertawa mengingat betapa tersiksanya ayahnya tadi. “nde.” Lalu memberinya ciuman singkat di pipi Kyuhyun.

“Baiklah hyejin akan berangkat sekarang.”

Kyuhyun ikut berjalan mengikuti putrinya setelah memberikan kecupan mesra pada istrinya.

Sooyoung melenguh merasa lega melihat keadaan menjadi baik-baik saja. Meski ia tidak tahu pasti hal bodoh apa yang kyuhyun lakukan hingga membuat putrinya menangis dengan histeris seperti tadi. Ia meregangkan ototnya yang terasa kaku, kali ini ia berharap tidak akan terjadi lagi morning sickness yang lebih parah lagi hingga membuatnya ingin mati. Kemudian bibirnya tersenyum melihat harum aroma roti dan susu tersaji diatas nakas, lalu tertawa kesal melihat memo menggelikan dari suaminya.

Dear putri tidur…

Aku menciummu ratusan kali tapi tetap tidak membangunkan tidurmu…

Aku cemas apa ciumanku kali ini tidak sedahsyat saat pertama kali kita melakukannya…

Entahlah…

Yang jelas aku ingin kau menikmati sarapan buatan pangeran ini dengan tulus…

Jika rasanya tidak enak kau tidak perlu memaksakan diri…

From Pangeran Romania..

Tersenyum masam Sooyoung meletakan memo itu lagi, lalu mengambil satu suap roti itu, mengungahnya dengan penuh selera. Mood-nya kali ini berbanding terbalik dengan minggu lalu, makanan sajian Kyuhyun yang ala kadarnya seperti ini adalah kerinduan terdalam Sooyoung. Perempuan itu sangat bersyukur memiliki suami perhatian sepertinya meski cara manis memperlakukannya terkesan berlebihan, namun ia suka… bahkan cara Kyuhyun membuat anaknya menangis ia pun menyukainya.

“Waaw.. aku tidak menyangka kau begitu berselera kali ini.”

Tubuh Sooyoung berjingkat lalu tersedak saat meneguk segelas susu itu hingga tandas… ia tidak menduga jika Kyuhyun masih ada di kamarnya memperhatikannya ketika makan dengan sangat nikmat.

“Apa tidak bisa makan dengan santai, kau terlihat buru-buru…” kyuhyun menepuk pelan punggung perempuan itu memberinya penenangan pertama.

“kau masih disini?”

“Ya. Memang tidak boleh…”

Sooyoung mendesis, matanya membulat saat Kyuhyun dengan santai mengganti seragam kerjanya dengan pakaian musim dinginnya seperti biasa… warna yang ia pilih bahkan senada dengan gaun tidur dan sweater yang Sooyoung kenakan. Coklat muda warna favorit perempuan itu.

“Jangan bilang kau telah menelantarkan putriku begitu saja di jalanan…”

Kyuhyun tertawa. “oh, kenapa aku tidak melakukannya ya, tadi. Putrimu itukan menyebalkan.” Sooyoung ingin melempar wajah pria tak tau dosa itu dengan bantal paling besar di tempat tidurnya. Namun pergerakannya tertahan dengan sempurna oleh kaki Kyuhyun yang merangkak naik lalu mengunci kedua kaki Sooyoung dengan dua tangan yang memeluknya membuat pergerakan perempuan itu terbatasi.

“Hentikan, kau ini mau apa sih?”

Kyuhyun tersenyum lebar menertawakan betapa kualahan perempuan itu, hingga sweater krem miliknya sempat melorot.. “dasar kau ini..!! Dimana anakku? Kau apakan dia?” kyuhyun memeluk perempuan itu tidak membiarkannya lepas meski Sooyoung terus bersikap layaknya pemberontak.

“anakmu baik-baik saja. Mungkin sekarang dia sudah sampai disekolahnya. Kau sudah lega kan mendengarnya?”

“Jalan kaki?”

Setelah sempat mencuri kembali ciuman singkat dibibir Sooyoung, pria itu kembali menguasai tubuh lemahnya sambil beringsut lebih dekat dan lebih dekat lagi, kemudian Kyuhun mencibir pertanyaan Sooyoung “kau pikir Hyejin-mu itu wonder woman, bisa berjalan ratusan kilometer ke sekolahnya, Dia hanyalah bocah kecil cengeng yang jika berjalan mengelilingi supermarket saja minta di gendong terus-menerus.”

Sooyoung bersumpah ia sangat menyesal karena sejak tadi terus memberi sejuta pujian dan kekaguman pada suaminya itu. Tidak ada seorang ibu manapun tega lalu membiarkan anaknya tertindas meskipun oleh ayahnya sendiri. Kyuhyun terlalu menindas dirinya dan juga HyeJin putrinya dengan segudang kata pedas yang menyebalkan. Ajaibnya Sooyoung masih saja tahan dan betah untuk terus tinggal bahkan dijamah setiap saat oleh pria itu, terlebih dengan cara pemaksanya.

“Dasar pria kurang ajar.”

“Kenapa kau baru menyadari bahwa aku pria kurang ajar.” Kyuhyun memberi cengiran pada sikap prustasi Sooyoung, lalu ketika Sooyoung diam dalam pemberontakan… Kyuhyun akhirnya memeluknya dengan penuh kasih.

“Bagaimana jika seorang pria kurang ajar melakukan tindakan kurang ajar pada istrinya.” Kata kyuhyun bangga, Lalu meraih dagu Sooyoung secara perlahan. “seperti ini.” Pria itu menghisap bibir merah Sooyoung sampai semerah plum delima segar. “lalu seperti ini.” Kemudian berlanjut dengan melumat bibir Sooyoung penuh minat. “dan berakhir seperti ini.” Bibir kyuhyun memagut mesra bibir perempuan itu sampai hampir kehilangan nafas. Sooyoung mendesah lalu ambruk begitu saja, membiarkan pria itu berkuasa diatas tubuhnya.

“Yaa…” Sooyoung mendorong tubuh Kyuhyun lalu berhasil membebaskan diri, nafasnya tersengal dengan tingkat kemarahan yang tidak terbendung lagi.

“Kau ingin aku marah?”

Kyuhyun mengedikan bahunya. “Silahkan saja, bukankah sudah ku katakan jika kau sedang marah maka kecantikanmu akan meningkat drastis… jadi bergegaslah untuk marah.”

Sooyoung mendesah, benar-benar kurang ajar pria di hadapannya ini. Hebat. Sekarang tubuhnya berkembang lebih semangat dibanding minggu-minggu awal kehamilan sebelumnya. Meskipun semangatnya kali ini lebih dominan untuk mengenyahkan pria ajaib di hadapannya.

“Kau…!!” Sooyoung menuding pria itu dengan semburat kemarahan, telunjuknya mengacung tegap seolah siap menembakkan peluru… Kyuhyun terkesiap lalu wajahnya maju tanpa rasa bersalah mengecup tangan mengancam istrinya dengan kecupan menggoda.

“Kenapa istriku, sayang?”

“Aku tidak akan menggubris ucapan konyolmu paman Kyuhyun,”

“Paman? Aku tidak suka panggilan itu. Dari pada kau memanggil suamimu sendiri dengan sebutan paman bagaimana jika di ganti dengan tampan saja… itu terdengar lebih baik.”

“Aku tidak peduli. Bagaimana mungkin seorang tampan sepertimu tega membuang anaknya sendiri.”

Kyuhyun terperangah. “apa?” pekiknya. “ya Tuhan, kau masih memikirkan Hyejin kita? Baiklah akan ku jelaskan.. tadinya kami memang sudah akan berangkat bersama, tapi saat di loby apartement tadi, Hyejin bertemu Yumi temannya, dan dia bilang dia ingin berangkat bersama temannya saja. Lagipula sudah ada Changmin.. yang akan mengantar mereka… jadi bagaimana? Apa penjelasanku kurang memuaskan nona manis?”

“Hoh..? putrimu saja menolak untuk diantar ayahnya sendiri. Hebat sekali.”

Kyuhyun tertawa mendengar sikap mencemooh istrinya. “yah, itu tidak masalah.” Katanya. “sebenarnya sedikit rayuan saja, HyeJin akan selalu betah bersamaku. Tapi karena aku terlalu mencintaimu, menyayangimu, mengasihimu… bahkan merindukanmu setiap waktu, maka aku membiarkannya untuk terus berpihak padamu… Nyonya Sooyoung yang terhormat.” Lalu dahi Kyuhyun mengerut melihat istrinya terus tersenyum padanya.

“kenapa? Merasa tersanjung sayang?”

“Memang aku kenapa?”

“Kau tersenyum karena aku selalu menyanjungmu…”

“sayangnya aku tersenyum bukan karena itu.” Tegasnya. “aku melakukannya karena tidak ingin lagi terlihat cantik dimatamu. Sekarang aku tidak sedang marah mungkin tingkat kecantikanku merosot tajam dari skala terkecil, fase yang tidak akan tertolong lagi. Begitukan sayang?”

Kyuhyun tertawa renyah. “Pintar sekali istriku ini.” Pujinya. “kau melakukan suatu hal agar terlihat menyedihkan seolah berharap suamimu tidak akan mencintaimu lagi… ckckck konyol sekali.”

Sooyoung menghela nafas sepanjang mungkin. “aku hanya ingin menyelamatkan diri.”

“Sayangnya kau memang tidak pernah selamat dariku.”

Kemudian Kyuhyun bergerak maju mendekap istrinya dari belakang. “Kau tidak pernah mendengar, bahwa ada filosofi tentang sebuah fakta kecantikan… dimana seorang istri akan bertambah cantik ribuan kali lipat ketika dia sedang hamil… dan aku melihat itu dalam dirimu…”

“Oh ya? Tapi aku merasa tidak secantik itu.”

“Kau selalu saja merendahkan diri.”

Lalu Kyuhyun menyampirkan rambut panjang Sooyoung memberinya celah untuknya , agar berkuasa di area itu, mencium dan menghisap leher seperti vampire kehausan darah.. “oh.. Kyuhyun,, hentikan.. kau harus bekerja.”

“Hari ini aku cuti.”

“kau mengambil banyak cuti seenak hatimu…”

“Memang kenapa? Aku bahkan berencana untuk berhenti bekerja selamanya.”

“ckck… hebat sekali.. aku tahu kau kaya raya. Tapi apa kau tidak tahu menjadi seorang pengangguran akan membuat manusia semakin pikun karena stress.”

“Aku kan bukan seorang pria pengangguran. Aku bisa bekerja di rumahku sendiri.”

“Memang apa yang akan kau kerjakan disini.” Sooyoung mulai nyaman dengan perbincangan kali ini.. lalu bersandar diri pada tubuh suaminya.

“Mengerjakan-mu.” Perempuan itu menoleh, mengerjakan yang bukan-bukan adalah hoby suaminya.

“Meskipun aku tidak bekerja, perusahaan akan tetap menggajiku secara penuh, kau tidak perlu khawatir.”

Sooyoung tidak peduli lagi, semenyebalkan apapun pria itu, dia tetap merasa sangat nyaman ketika Kyuhyun memeluknya seperti sekarang, ia tidak lagi memberontak, dan diam untuk mengakhiri perdebatan dengan Kyuhyun, adalah tindakan terbaiknya.

“Sooyoung-ah, tidakah kau tahu, alasanku mengubah haluan untuk bekerja hari ini?” kyuhyun mengumpulkan senyama aneh yang bisa Sooyoung rasakan, perempuan itu menggeliat ketika tangan Kyuhyun berusaha bermain dengan anak rambutnya, menyibaknya, membelai lalu menciumi aroma rambut mint segar istrinya. “Karena aku ingin sekali..” Suara Kyuhyun serak, tekanan dengan desah menekan membuat Sooyoung menggelinjang geli merasakan bibirnya bermain di tengkuknya.

“Oh.. tidak Oppa, aku sedang hamil kita tidak bisa melakukannya.”

“Melakukan apa?”

“Melakukan hal kurang ajar seperti yang kau inginkan!”

Kyuhyun tersenyum kemudian mencium pipi Sooyoung sangat lama mengakhiri permainan gila darinya.

“kau tidak perlu takut sayang, aku bisa menagihnya setiap malam. Ketika HyeJinmu terlelap dan tidak akan mengganggu kerja keras kita.” Keduanya saling pandang, dan wajah Sooyoung seketika merona melihat mata pria itu bisa sedekat ini… deru nafasnya yang menggoda dan Sooyoung terperangah heran melihat kotak kecil yang Kyuhyun berikan. Bentuknya sangat kotaknya terlampau kecil, apa Kyuhyun akan memberinya berlian lagi. Sooyoung tidak habis pikir. Kenapa pria ini selalu menghamburkan uangnya sesuka hati.

“Terimalah..”

“aku tidak mau,”

“Kenapa?”

“Aku tidak suka memakai pernak pernik lagi, aku lebih menyukai barang-barang dengan label discount 40%, dan aku bisa mencarinya sendiri.”

Kyuhyun mengangguk. “itu bagus, selain pintar kau seorang istri yang bisa berhemat. Jadi aku memaksamu untuk menerima ini.”

Sooyoung membuka kotak itu dengan sungkan. Dari isi kotak didalamnya saja Sooyoung bisa menebak jika ini semacam cincin, kalung atau perhiasan lain. Lalu matanya mengerjam sambil terpekik. “Apa?” ungkapnya tidak menduga. “apa ini?”

“itu untukmu… aku juga sudah sangat bingung ingin memberimu apa lagi. Jadi lebih baik ku beri kau ini saja. Jika kau bosan dengan barang-barang murah kesukaanmu maka kau bisa membuangnya, lalu menggantinya dengan yang lebih berkelas… Jika kau mau, kau bisa membeli sebuah minimarket terdekat langgananmu dengan ini.”

The black card, Sooyoung tercengang melihat benda tipis situ. “Untuk apa memberiku kartu kredit.”

“Kau juga bisa membangun sebuah sekolah khusus yang lebih dekat, dengan begitu kau tidak akan khawatir lagi putrimu akan hilang atau tersesat di lembah…”

“Baik aku akan melakukannya.” Ungkap Sooyoung, “tapi untuk apa kau memberiku 3 buah kartu kredit. Aku sudah punya. Kau benar-benar aneh.”

“Ini kartu kredit terbaru, aku menggantinya dengan ini, lalu aku memikirkanmu dan hyeJin. Jadi kuputuskan untuk membaginya. Untukmu, untukku dan untuk bocah kecil itu. Walaupun aku sangat ragu jika aku memberinya sekarang… mungkin dia akan berfikir jika benda ini adalah sebuah kartu voucer permainan lalu dengan senang hati memberinya pada petugas theme park untuk membeli sebuah wahana bermain.”

“Oppa, Hyejin dan aku tidak membutuhkan ini. Kami hanya membutuhkan perhatianmu saja. Itu sudah lebih dari cukup.” Lalu Sooyoung mengembalikan 3 benda itu lagi padanya.

“Tentu saja. Aku akan melakukan yang terbaik untuk keluarga kecilku. Aku hanya ingin memberi kalian kebahagiaan. Jadi kumohon terimalah… jangan menolaknya. Aku tidak masalah jika kau akan menyimpannya untuk nanti, dan memberikan ini jika HyeJin sudah beranjak dewasa nantinya. Dan lagi aku seorang bussinessman, aku benar-benar tidak tahu harus memberimu apa lagi. Bersamamu terlalu membahagiakan untukku.”

Sooyoung mengangguk, berusaha menahan wajah harunya namun gagal. Perempuan itu menangis memeluk suaminya.

“Aku mencintaimu… aku selalu mencintai caramu memberiku banyak kejutan tidak terduga seperti ini. Tapi… kali ini aku menolak. Aku hanya ingin kau saja disisiku, maka aku akan bahagia.” Kemudian mencium singkat bibirnya. Kyuhyun menyerah, sebanyak apapun ia memberinya hadiah maka hasilnya akan seperti ini.

“Oppa aku ingin bertanya sesuatu.”

“Katakan saja.”

“Menurutmu dimana sisi tercantikku… yang paling kau sukai.”

Kyuhyun tersenyum ceria, apa maksudnya perempuan itu mengatakan itu. Mungkin Sooyoung sedang memberinya negosiasi.. semacam bercinta atau apapun… Kyuhyun terkekeh, tergelitik hatinya lalu memasang wajah setenang mungkin…

“aku sangat menyukai caramu menggerai rambut panjangmu seperti sekarang.” Lalu matanya menyipit memperhatikan Sooyoung yang mulai memainkan rambutnya, menyatukan helaiannya lalu mengangkatnya hingga lehernya terekspose sexy. Oh.. mungkin permainan akan segera dimulai.

“Kalau begitu aku akan memotong rambut ini… mungkin rambut pendek tidak akan membuatmu tergila-gila padaku.”

Sialan. Kyuhyun sudah sangat menunggu waktu-waktu paling mendebarkan di jantungnya. Dia berfikir Sooyoung akan merayunya dengan suara genit, desah menggoda bahkan merajuk untuk ingin dibelainya. Tapi nyatanya.

“Silahkan saja! Lakukan hal yang bisa membuatmu terlihat jelek dimataku. Sudah kupastikan semua akan gagal.” Kyuhyun tidak tahu harus bagaimana. Merelakan rambut panjang indah milik Sooyoung itu untuk hilang, adalah hal menggilakan yang tidak pernah Kyuhyun bayangkan. Semoga saja Sooyoung tidak benar-benar melakukannya. Meskipun hatinya berkata istrinya akan tetap terlihat sexy dengan rambut pendeknya nanti.

“Baiklah…” ceria Sooyoung. “Kau terlihat tidak bersemangat sekali, kita lihat saja apa kau masih tetap mencintaiku meski aku berubah jelek dengan rambut pendekku nanti.”

Kyuhyun tersenyum lalu meraih tengkuknya, menciumnya dalam untuk melampiaskan kekesalannya. “baiklah sayang, kita lihat saja nanti. Sayangnya aku sudah terlanjur menyukaimu. Sependek apapun rambutmu nanti, itu bukan masalah… kau ibu dari anak-anaku. Jadi tidak ada alasan untuk pergi karena kecewa dengan penampilanmu nanti. Kau tidak pernah terlihat buruk dimataku. Aku tetap mencintaimu..”

Sooyoung tidak bisa membendung tangisnya karena haru. “ya ampun, kenapa aku harus menikah dengan pria sempurna sepertimu. Gomawo cahgi-ya…” Perempuan itu memeluknya. Menciumnya lagi dan lagi..

“Musim dingin ini membuatku hangat dengan kehadiran calon janinku.. kau dan juga Hyejin yang selalu memberiku kebahagiaan. Kau tenang saja… aku tidak akan melakukan hal bodoh untuk terlihat jelek dimatamu, aku akan merias diri lebih dari yang kau mau… bagaimana mungkin aku bisa melepas pangeran Romania ini…”

Mereka saling pandang lalu tertawa bersama. Bermain-main dengan saling mendekap, saling menghangatkan, menikmati semilir dingin musim salju dengan gelora romance yang memabukan satu sama lain. Kebahagiaan tersemat karena saling mengasihi, cinta itu tidak pernah berakhir hanya karena cela yang tidak berarti. Baik Kyuhyun maupun Sooyoung adalah satu dari ribuan pasangan bahagia yang sama-sama merangkul cinta sejati tiada henti…

75 thoughts on “Familie (Gratify)

  1. Udah mau punya anak 2 juga tapi gk ada sifat kebapakannya banget. Berantem melulu sama anaknya.
    Pangeran romania?? Iyadeh terserah 😑
    Saking kaya.y sampe bingung yaa mau ngasih apa lagi..
    *Terima Kasih Buat Fanfictionnya ☺

  2. Manis banget~
    syo nya nggak matre lagi.. Super deh!😀

    Hyejin nya jg cute! Polos bgt.😀
    Seru!

  3. Ya tuhaaaaannnnnnn ini soooo swwweettt abiisss… Feelnya dapet banget berasa nyata. Sampek ngebayangin soo sma kyu beneran kaya gtu nantinya…. Thor kenapa setiap buat ff kyuyoung feelnya berasa banget

  4. OMG! so sweet banget keluarga kyuyoung…
    yah meskipun kyu sering ngeledekin hyejin & bikin hyejin nangis.. tapi itu kan cara kyu mencurahkan kasih sayang nya untuk hyejin.
    kyu romantis banget sih.. beruntung deh sooyoung punya suami kayak gitu.
    ditunggu ff lainnya eonni…

  5. aaa so sweet banget. suka sm karakter hyejin kaya udh dewasa gitu. ff ini bikin aku merasa gimana ya klo sooyoung sm kyuhyun nikah veberan, punya anak? ahh aku gabisa bayangin😀 dotunggu ya sequel lainnya🙂

  6. Kyuhyun oppa nyebelin banget yaa evil bgt-_- untung soo eonni sabar heungg

    Ngakak bgt pas hyejin bilang kenapa soo eonni nikah kyu oppa kenapa ga sama bapaknya kyu oppa xD hyejin sookyu itu emng udh jodoh haha

    Lucu thor~

  7. Gatau kenapa aku bisa nangis baca ff ini
    Terharu banget…sungguh.
    Bagus banget ya ampunnn
    Pengin banget nanti punya suami kaya kyu di ff ini
    Jempol buat author
    Ditunggu ff yg lainnya yaaa

  8. sosweeeeeet>.< sumpah suami idaman banget si kyu😄 gue bingung sama authornya ko bisa aja dapetin ide buat ngerangkum kata2 romantis yg feel nya bikin org senyum2 gakaruan wkwk lanjutin ya thor sampe gakeitung part berapapun gue bakalan stay di ff yg lu bikin^^ fighting !!!

  9. Ya ampuuun setiap baca ff kamu selalu senyam-senyum sendiri chinguu….iri banget sama kyuyoung yg bisa romantis dlm keadaan apapun….termasuk berdebat 😂 😄
    Aku tunggu karya ff kamu yg lain chingu..pastinya dgn crita kyuyoung yg sweeet 😉

  10. Annyeong… Bener2 ya Iyank3-ssi ini, lama ga terbit, sekalinya terbit, membawa sesuatu yang mengecewakan….., mengecewakan shipper lain karna ga punya ff yg super, duper, duper, duper mengagumkan sepertu ini. Aku benar2 meleleh, seleleh-lelehnya, tumpah bleber, gak lagi kupu2 yg beterbangan diperut, tapi anai2, dan capung jg ikutan, buat aku ini the best of the best, walau ga heran lagi, krna Iyank3-ssi karyanya selalu mumpuni, aku selalu suka, kagum dan yak ampun ini… Ini benar2… Lebih dari mengagumkan, (aku ga nemu kata2 apa itu).
    Sebuah karya yg tidak biasa, dari author yang luar biasa.
    Gomawo, jeongmal gomawo….. (aku ikut brebes mili kya sooyoung…)

  11. Ya ampun … Jdi iri sama Soo … Harus cari dimana agar dapat suami sesempurna kyuhyun …
    Pasangan yg sangat bikin iri ..
    Feelnya benar** kerasa … Hahhhhh keluarga yg sangaaaaaaat bahagia …
    Ditunggu kelanjutan nya …

  12. Keluarga idaman bangettt inih mahhh . Kyuu kalo syo ga mau mnding bt gue aja ith black card nya😀 mayannn buat beli hyundai dept store .wakakaka

  13. aaawwww sweet bangeeet ^^ kerasa bnget feel’ya.. jadi pengen sperti soo ^^
    aqu kira part kemarin udah ending.. kkk~
    lanjutt yaa thor ^^

  14. ceritanya manis ampe ngalahin manisnya gula(?) *abaikan-,-
    ckck si kyu pikirannya tetap aja yadong– walaupun soo lagi hamil. suka banget ama moment-momentnya disini😀

  15. Ya ampun kyuhyun pinter bngt dehh buat ngaduk ngaduki persaan sooyoung dri yg jail ke romantis lalu jail lg😄😮 aduhhh bner2 dehh kluarga kyuyoung ini so sweet bngt bkin aku ngefly degh😳😳😳

  16. nyatanya syoo bener-bener potong rambut, tapi tampak lbh muda. pasti kyu tambah cintaa..😀

    aduh. mereka tuh ya so sweet dengan cara mereka sendiri. ah greget..

    kyuhyun sih.. tua tua usilnya kgk ketulungan..😀
    seruuuuuuu…🙂 keren

  17. aigooo….dimana aq menemukan suami yg romantis and sempurna seperti kyuhyun…soyoong beruntung banget. ..

  18. duh! so sweet banget laaah keluarga KyuYoung ini :3
    tidak perlu memberikan hadiah yg mahal untuk membuat orang yang dicintai bahagia, cukup dengan cinta san kasih sayang.
    ff nya keren! nan joha :*

  19. punya suami kayak kyu jelas mau bgt lah. meskipun ucapannya sering nyebelin itu sih it’ okay.
    & walaupun jail bgt sama anak sendiri

  20. ahhh kangen banget ama ff ini.. udah lama nungguin akhirnya di posting juga ma author.. suka banget ama ff kamu yang ini.. ceritanya sosweet..

  21. Kyuhyun mmg suami idaman dan ayah yg perhatian tapi sifatnya yg jahil it membuat org terdekatnya sll kesal namun ttp sayang sm dia…lagi2 ffnya kelewat romantis bkin senyum2 bacanya

  22. ohh my kyu isengg banget ke anak sendiri ya ampun kyu mesumnya belum lilang jugga …wjwkwkw pokonyaa mah daebak

  23. Ya ampunn perasaan sooyoung dicampur aduk dari sebel ke seneng ke sebel lagi emang cuma kyuhyun jago nya :p
    Hyejin sabar ya nakkkk

  24. aahhh finally sequel yg terbaruuu😀 nunggu banget soalnya hehe

    Asli!! Kyuhyun iseng banget ama anak sendiri hahaha
    Kyu.nya kaya udah cinta banget ya sama soo :’)
    Lanjut lanjuuut

  25. akhirny comeback jga🙂
    hn…chessy bgt n.kluarga. bkin iri dg aplg dg cara kyu mjga kluargany. 4 jempol dh..

    hn..jd gk sabar nunggu anak kedua mereka lahir.
    next dtunggu beserta ffmu yg lainny

  26. Aiishh ini so sweet banget……
    Bikin mewek terharu aja ni keluarga, udah meleleh kali skrang…..
    Ah pokoknya daebak aja bwt author bkin ff ini..
    D ttnggu y next partnya…

  27. lgsg teriak pas udh selesai baca. gilaaa diawal disuguhin kedekatan ayah sama anak walaupun emg kyu nya tetep jahil & tetep bikin mereka ngegemesin.. trus abis itu kyuyoung, gila to the max pas baca. so sweettttt. keren lah ini..

  28. omaygat itu Kyu kesambet apaan ??? biasanya dia itu pedes omongnnya, tadi juga ada sih yang tentang putri bebek kekeke..
    rasanya mau senyum-senyum terus baca ff ini Author, Kyu nya kelewat romantis..
    dari awal baca, Kyu nunjukin cintanya banget, ehm Soo nya juga sih, tapi saranku biar cintanya Soo lebih kerasa… gimana kalo Kyu digodain gitu ama yeoja lain? atau ada orang ketiga meskipun Kyu ga bakal mempan, karna dis cuma cinta Soo.. kan Soo lagi hamil tuh, siapa tau lebih sensitif.. tapi sih itu saranku aja Author..
    Soalnya kayanya Soo nya yang ga terlalu ambil pusing jatuh cinta ama Kyu..
    aku suka adegan dimana salah satu dari mereka -Kyuyoung- ada yang ngambek cemburuan gitu hehe..
    okkeee,, ditunggu ff-ff mu lainnya .. Semangaaatt!!!

  29. ahhh … ya ampun rasa nya pengen terbang ..
    kyu so sweettttt banget …
    ditunggu kelanjutan dan ff lainnya …

  30. knpa.. knpa.. knpa.. ini sweet bgt…
    sumpah ini manis bgt, cara mereka nunjukin cintanya itu lucu bikin senyum senyum sendiri..

  31. Aaaa gilla….. Gue yg baca aj rasany mau melayang apalagi kalau jadi sooyoung langsun aku serasa orang paling bahagia di dunia

  32. yaampun kyuhyun sweet amatttt ~~ haduhhh mereka cocok dunia akhirat lahhh wkwkwk /aamiin
    keren-keren next ditunggu cerita keluarga cho yg lain~ tetep semangatt thorr~

  33. ya ampun kyuyoung sweet bnget, jdi ga sbar pengen sooyoung cpt” melahirkan . . . Pasti bkal lbih sweet bnget ni kyuyoung family . . . .
    oke ditggu next ya ^_^

  34. Sisain satu dong yg kayak Kyuhyun:v romantis banget ini masa:vvv Hyejin nya juga lucu aihhhh keluarga bahagia banget deh itu mah<3 ditunggu cerita selanjutnya ya thor^^ fighting:v

  35. Wah akhirnya unni buat ff lagi setelah beberapa minggu menghilang.

    Wah so sweetnya keluarga kyuyoung. Selamat atas kehamilan soo eon dah semoga janinnya tumbuh dengan sehat. Amiin

    Karya karyamu selalu di tunggu unni.

  36. kereeen,, keluarga kyuyoung makin harmonis and sweet aje apalagi, kyuppanya yg romantis & perhatian bngt k soo eon membuat ff ini makin dapet feel’nya..
    nextnya di tunggu..

  37. Ya ampunn sosweet bgt si kyuyoung family.. Tapi si kyuppa mesum nya minta ampunn.. Thor part berikutnya jgn sampe rambut sooyoung di potong kaya anak laki ya.. Klo di potong kaya di Mv party gpp malah tambah cantik dan lebih sexy..

  38. aaa… keren… keren..keren…🙂
    keluarga idaman..
    authorny keren deh pokoknya…
    semangat.. semangat😀

  39. daebakk, Nice fanfict
    so sweet banget🙂
    suka sama sifatnya kyu yang nyayangin keluarganya dengan caranya yang manis..
    Soo beruntung punya kyu gitu juga sebaliknya
    Dan yang paling beruntung itu Hyejin, karena punya orang tua kaya Kyuyoung…

  40. Wuah tau ff ini dipost brusan aku langsung buka trus baca puas bgt sama ff yg di buat sama author keren kyunya sweet bgt penyayang bgt pgn deh punya cowo kaya gtu kkkk
    Keluarga bahagia bgt smg kyuyoung seperti ini yg realnya:’)
    Sangat keren daebak TOP pokoknya thebest dah author satu ini^^
    Ditunggu ff kyuyoung lainya semangat author^^

  41. Aku nungguin postingan ff dari eonni tau.. setiap hari aku buka blog eonni trs berharap ada ff baru.
    eh pas buka twitter liat update status eonni ada link blog ini ywdh langsung aku liat deh…

    eonni gk tau mesti bilang apa lagi. ff kamu bagus”. imajinasi kamu tuh kyk gk ada habis nya eonni. pokoknya 대박!

    eonni jangan lama” ya klo update ff. hihihi thx

  42. Sebelumnya minal aidzin unni ^_^
    Satu kata aja deh buat ff kmu yg ini PERFECT, dan kuliat Ga ada Typo keren2 Rapih dan memuaskan Feel nya bener kerasa, Dilanjut Unni yaaaaaaaaaaaaa
    Aku mau tanya unni knp jarang post ff? Sibuk ya? Hehe

    • Minal aidzn jg jenny. ^_^ g tau ad ja hlngan mau ngtik ff. Yg ini q rsa typonya seambrek. Maaf y😀

  43. Pingback: Familie (Gratify) – Kyuyoung Shipper Indo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s